Dalam upaya menelisik misteri siapa sejatinya Sabdo Palon, saya mengawali dengan mengkaji Serat Darmagandhul dan ramalan Sabdo Palon. Di sini tidak akan dipersoalkan siapa yang membuat karya-karya tersebut untuk tidak menimbulkan banyak perdebatan. Karena penjelasan secara akal penalaran amatlah rumit, namun dengan pendekatan spiritual dapatlah ditarik benang merahnya yang akan membawa kepada satu titik terang. Dan ini akhirnya dapat dirunut secara logika historis.
Menarik memang di dalam mencari jawab tentang siapakah Sabdo Palon ? Karena kata Sabdo Palon Noyo Genggong sebagai penasehat spiritual Prabu Brawijaya V ( memerintah tahun 1453 – 1478 ) tidak hanya dapat ditemui di dalam Serat Darmagandhul saja, namun di dalam bait-bait terakhir ramalan Joyoboyo (1135 – 1157) juga telah disebut-sebut, yaitu bait 164 dan 173 yang menggambarkan tentang sosok Putra Betara Indra sbb :
164.
…; mumpuni sakabehing laku; nugel tanah Jawa kaping pindho; ngerahake jin setan; kumara prewangan, para lelembut ke bawah perintah saeko proyo kinen ambantu manungso Jawa padha asesanti trisula weda; landhepe triniji suci; bener, jejeg, jujur; kadherekake Sabdopalon lan Noyogenggong.
(…; menguasai seluruh ajaran (ngelmu); memotong tanah Jawa kedua kali; mengerahkan jin dan setan; seluruh makhluk halus berada di bawah perintahnya bersatu padu membantu manusia Jawa berpedoman pada trisula weda; tajamnya tritunggal nan suci; benar, lurus, jujur; didampingi Sabdopalon dan Noyogenggong)
173.
nglurug tanpa bala; yen menang tan ngasorake liyan; para kawula padha suka-suka; marga adiling pangeran wus teka; ratune nyembah kawula; angagem trisula wedha; para pandhita hiya padha muja; hiya iku momongane kaki Sabdopalon; sing wis adu wirang nanging kondhang; genaha kacetha kanthi njingglang; nora ana wong ngresula kurang; hiya iku tandane kalabendu wis minger; centi wektu jejering kalamukti; andayani indering jagad raya; padha asung bhekti.
(menyerang tanpa pasukan; bila menang tak menghina yang lain; rakyat bersuka ria; karena keadilan Yang Kuasa telah tiba; raja menyembah rakyat; bersenjatakan trisula wedha; para pendeta juga pada memuja; itulah asuhannya Sabdopalon; yang sudah menanggung malu tetapi termasyhur; segalanya tampak terang benderang; tak ada yang mengeluh kekurangan; itulah tanda zaman kalabendu telah usai; berganti zaman penuh kemuliaan; memperkokoh tatanan jagad raya; semuanya menaruh rasa hormat yang tinggi)
Serat Darmagandhul
Memahami Serat Darmagandhul dan karya-karya leluhur kita dibutuhkan kearifan dan netralitas yang tinggi, karena mengandung nilai kawruh Jawa yang sangat tinggi. Jika belum matang beragama maka akan muncul sentimen terhadap agama lain. Tentu ini tidak kita kehendaki. Tiada maksud lain dari saya kecuali hanya ingin mengungkap fakta dan membedah warisan leluhur dari pendekatan spiritual dan historis.
Dalam serat Dharmagandhul ini saya hanya ingin menyoroti ucapan-ucapan penting pada pertemuan antara Sunan Kalijaga, Prabu Brawijaya dan Sabdo Palon di Blambangan. Pertemuan ini terjadi ketika Sunan Kalijaga mencari dan menemukan Prabu Brawijaya yang tengah lari ke Blambangan untuk meminta bantuan bala tentara dari kerajaan di Bali dan Cina untuk memukul balik serangan putranya, Raden Patah yang telah menghancurkan Majapahit. Namun hal ini bisa dicegah oleh Sunan Kalijaga dan akhirnya Prabu Brawijaya masuk agama Islam. Karena Sabdo Palon tidak bersedia masuk agama Islam atas ajakan Prabu Brawijaya, maka mereka berpisah. Sebelum perpisahan terjadi ada baiknya kita cermati ucapan-ucapan berikut ini :
Sabdo Palon :
“Paduka sampun kêlajêng kêlorob, karsa dados jawan, irib-iriban, rêmên manut nunut-nunut, tanpa guna kula êmong, kula wirang dhatêng bumi langit, wirang momong tiyang cabluk, kula badhe pados momongan ingkang mripat satunggal, botên rêmên momong paduka. … Manawi paduka botên pitados, kang kasêbut ing pikêkah Jawi, nama Manik Maya, punika kula, ingkang jasa kawah wedang sanginggiling rêdi rêdi Mahmeru punika sadaya kula, …”
(“Paduka sudah terlanjur terperosok, mau jadi orang jawan (kehilangan jawa-nya), kearab-araban, hanya ikut-ikutan, tidak ada gunanya saya asuh, saya malu kepada bumi dan langit, malu mengasuh orang tolol, saya mau mencari asuhan yang bermata satu (memiliki prinsip/aqidah yang kuat), tidak senang mengasuh paduka. … Kalau paduka tidak percaya, yang disebut dalam ajaran Jawa, nama Manik Maya (Semar) itu saya, yang membuat kawah air panas di atas gunung itu semua adalah saya, …”)
Ucapan Sabdo Palon ini menyatakan bahwa dia sangat malu kepada bumi dan langit dengan keputusan Prabu Brawijaya masuk agama Islam. Gambaran ini telah diungkapkan Joyoboyo pada bait 173 yang berbunyi :
“…, hiya iku momongane kaki Sabdopalon; sing wis adu wirang nanging kondhang; …”
(“…, itulah asuhannya Sabdopalon; yang sudah menanggung malu tetapi termasyhur; …”). Dalam ucapan ini pula Sabdo Palon menegaskan bahwa dirinyalah sebenarnya yang dikatakan dalam kawruh Jawa dengan apa yang dikenal sebagai “Manik Maya” atau “Semar”.
“Sabdapalon matur yen arêp misah, barêng didangu lungane mênyang ngêndi, ature ora lunga, nanging ora manggon ing kono, mung nêtêpi jênênge Sêmar, nglimputi salire wujud, anglela kalingan padhang. …..”
(“ Sabdo Palon menyatakan akan berpisah, begitu ditanya perginya kemana, jawabnya tidak pergi, akan tetapi tidak bertempat di situ, hanya menetapkan namanya Semar, yang meliputi segala wujud, membuatnya samar. …..”)
Sekali lagi dalam ucapan ini Sabdo Palon menegaskan bahwa dirinyalah yang bernama Semar. Bagi orang Jawa yang berpegang pada kawruh Jawa pastilah memahami tentang apa dan bagaimana Semar. Secara ringkas dapat dijelaskan bahwa Semar adalah merupakan utusan gaib Gusti Kang Murbeng Dumadi (Tuhan Yang Maha Kuasa) untuk melaksanakan tugas agar manusia selalu menyembah dan bertaqwa kepada Tuhan, selalu bersyukur dan eling serta berjalan pada jalan kebaikan. Sebelum manusia mengenal agama, keberadaan Semar telah ada di muka bumi. Beliau mendapat tugas khusus dari Gusti Kang Murbeng Dumadi untuk menjaga dan memelihara bumi Nusantara khususnya, dan jagad raya pada umumnya. Perhatikan ungkapan Sabdo Palon berikut ini :
Sabdapalon ature sêndhu: “Kula niki Ratu Dhang Hyang sing rumêksa tanah Jawa. Sintên ingkang jumênêng Nata, dados momongan kula. Wiwit saking lêluhur paduka rumiyin, Sang Wiku Manumanasa, Sakutrêm lan Bambang Sakri, run-tumurun ngantos dumugi sapriki, kula momong pikukuh lajêr Jawi, …..
….., dumugi sapriki umur-kula sampun 2.000 langkung 3 taun, momong lajêr Jawi, botên wontên ingkang ewah agamanipun, …..”
(Sabdo Palon berkata sedih: “Hamba ini Ratu Dhang Hyang yang menjaga tanah Jawa. Siapa yang bertahta, menjadi asuhan hamba. Mulai dari leluhur paduka dahulu, Sang Wiku Manumanasa, Sakutrem dan Bambang Sakri, turun temurun sampai sekarang, hamba mengasuh keturunan raja-raja Jawa, …..
….., sampai sekarang ini usia hamba sudah 2.000 lebih 3 tahun dalam mengasuh raja-raja Jawa, tidak ada yang berubah agamanya, …..”)
Ungkapan di atas menyatakan bahwa Sabdo Palon (Semar) telah ada di bumi Nusantara ini bahkan 525 tahun sebelum masehi jika dihitung dari berakhirnya kekuasaan Prabu Brawijaya pada tahun 1478. Saat ini di tahun 2007, berarti usia Sabdo Palon telah mencapai 2.532 tahun. Setidaknya perhitungan usia tersebut dapat memberikan gambaran kepada kita, walaupun angka-angka yang menunjuk masa di dalam wasiat leluhur sangat toleransif sifatnya. Di kalangan spiritualis Jawa pada umumnya, keberadaan Semar diyakini berupa “suara tanpa rupa”. Namun secara khusus bagi yang memahami lebih dalam lagi, keberadaan Semar diyakini dengan istilah “mencolo putro, mencolo putri”, artinya dapat mewujud dan menyamar sebagai manusia biasa dalam wujud berlainan di setiap masa. Namun dalam perwujudannya sebagai manusia tetap mencirikan karakter Semar sebagai sosok “Begawan atau Pandhita”. Hal ini dapat dipahami karena dalam kawruh Jawa dikenal adanya konsep “menitis” dan “Cokro Manggilingan”.
Dari apa yang telah disinggung di atas, kita telah sedikit memahami bahwa Sabdo Palon sebagai pembimbing spiritual Prabu Brawijaya merupakan sosok Semar yang nyata. Menurut Sabdo Palon dalam ungkapannya dikatakan :
“…, paduka punapa kêkilapan dhatêng nama kula Sabdapalon? Sabda têgêsipun pamuwus, Palon: pikukuh kandhang. Naya têgêsipun ulat, Genggong: langgêng botên ewah. Dados wicantên-kula punika, kenging kangge pikêkah ulat pasêmoning tanah Jawi, langgêng salaminipun.”
(“…, apakah paduka lupa terhadap nama saya Sabdo Palon? Sabda artinya kata-kata, Palon adalah kayu pengancing kandang, Naya artinya pandangan, Genggong artinya langgeng tidak berubah. Jadi ucapan hamba itu berlaku sebagai pedoman hidup di tanah Jawa, langgeng selamanya.”)
Seperti halnya Semar telah banyak dikenal sebagai pamomong sejati yang selalu mengingatkan bilamana yang di”emong”nya salah jalan, salah berpikir atau salah dalam perbuatan, terlebih apabila melanggar ketentuan-ketentuan Tuhan Yang Maha Esa. Semar selalu memberikan piwulangnya untuk bagaimana berbudi pekerti luhur selagi hidup di dunia fana ini sebagai bekal untuk perjalanan panjang berikutnya nanti. Jadi Semar merupakan pamomong yang “tut wuri handayani”, menjadi tempat bertanya karena pengetahuan dan kemampuannya sangat luas, serta memiliki sifat yang bijaksana dan rendah hati juga waskitho (ngerti sakdurunge winarah). Semua yang disabdakan Semar tidak pernah berupa “perintah untuk melakukan” tetapi lebih kepada “bagaimana sebaiknya melakukan”. Semua keputusan yang akan diambil diserahkan semuanya kepada “tuan”nya. Semar atau Kaki Semar sendiri memiliki 110 nama, diantaranya adalah Ki Sabdopalon, Sang Hyang Ismoyo, Ki Bodronoyo, dan lain-lain.
Di dalam Serat Darmogandhul diceritakan episode perpisahan antara Sabdo Palon dengan Prabu Brawijaya karena perbedaan prinsip. Sebelum berpisah Sabdo Palon menyatakan kekecewaannya dengan sabda-sabda yang mengandung prediksi tentang sosok masa depan yang diharapkannya. Berikut ungkapan-ungkapan itu :
“….. Paduka yêktos, manawi sampun santun agami Islam, nilar agami Buddha, turun paduka tamtu apês, Jawi kantun jawan, Jawinipun ical, rêmên nunut bangsa sanes. Benjing tamtu dipunprentah dening tiyang Jawi ingkang mangrêti.”
(“….. Paduka perlu faham, jika sudah berganti agama Islam, meninggalkan agama Budha, keturunan Paduka akan celaka, Jawi (orang Jawa yang memahami kawruh Jawa) tinggal Jawan (kehilangan jati diri jawa-nya), Jawi-nya hilang, suka ikut-ikutan bangsa lain. Suatu saat tentu akan dipimpin oleh orang Jawa (Jawi) yang mengerti.”
“….. Sang Prabu diaturi ngyêktosi, ing besuk yen ana wong Jawa ajênêng tuwa, agêgaman kawruh, iya iku sing diêmong Sabdapalon, wong jawan arêp diwulang wêruha marang bênêr luput.”
(“….. Sang Prabu diminta memahami, suatu saat nanti kalau ada orang Jawa menggunakan nama tua (sepuh), berpegang pada kawruh Jawa, yaitulah yang diasuh oleh Sabda Palon, orang Jawan (yang telah kehilangan Jawa-nya) akan diajarkan agar bisa melihat benar salahnya.”)
Dari dua ungkapan di atas Sabdo Palon mengingatkan Prabu Brawijaya bahwa suatu ketika nanti akan ada orang Jawa yang memahami kawruh Jawa (tiyang Jawi) yang akan memimpin bumi nusantara ini. Juga dikatakan bahwa ada saat nanti datang orang Jawa asuhan Sabdo Palon yang memakai nama sepuh/tua (bisa jadi “mbah”, “aki”, ataupun “eyang”) yang memegang teguh kawruh Jawa akan mengajarkan dan memaparkan kebenaran dan kesalahan dari peristiwa yang terjadi saat itu dan akibat-akibatnya dalam waktu berjalan. Hal ini menyiratkan adanya dua sosok di dalam ungkapan Sabdo Palon tersebut yang merupakan sabda prediksi di masa mendatang, yaitu pemimpin yang diharapkan dan pembimbing spiritual (seorang pandhita). Ibarat Arjuna dan Semar atau juga Prabu Parikesit dan Begawan Abhiyasa. Lebih lanjut diceritakan :
“Sang Prabu karsane arêp ngrangkul Sabdapalon lan Nayagenggong, nanging wong loro mau banjur musna. Sang Prabu ngungun sarta nênggak waspa, wusana banjur ngandika marang Sunan Kalijaga: “Ing besuk nagara Blambangan salina jênêng nagara Banyuwangi, dadiya têngêr Sabdapalon ênggone bali marang tanah Jawa anggawa momongane. Dene samêngko Sabdapalon isih nglimput aneng tanah sabrang.”
(“Sang Prabu berkeinginan merangkul Sabdo Palon dan Nayagenggong, namun orang dua itu kemudian raib. Sang Prabu heran dan bingung kemudian berkata kepada Sunan Kalijaga : “Gantilah nama Blambangan menjadi Banyuwangi, jadikan ini sebagai tanda kembalinya Sabda Palon di tanah Jawa membawa asuhannya. Sekarang ini Sabdo Palon masih berkelana di tanah seberang.”)
Dari kalimat ini jelas menandakan bahwa Sabdo Palon dan Prabu Brawijaya berpisah di tempat yang sekarang bernama Banyuwangi. Tanah seberang yang dimaksud tidak lain tidak bukan adalah Pulau Bali. Untuk mengetahui lebih lanjut guna menguak misteri ini, ada baiknya kita kaji sedikit tentang Ramalan Sabdo Palon berikut ini.
Ramalan Sabdo Palon
Karena Sabdo Palon tidak berkenan berganti agama Islam, maka dalam naskah Ramalan Sabdo Palon ini diungkapkan sabdanya sbb :
3.
Sabda Palon matur sugal, “Yen kawula boten arsi, Ngrasuka agama Islam, Wit kula puniki yekti, Ratuning Dang Hyang Jawi, Momong marang anak putu, Sagung kang para Nata, Kang jurneneng Tanah Jawi, Wus pinasthi sayekti kula pisahan.
(Sabda Palon menjawab kasar: “Hamba tak mau masuk Islam Sang Prabu, sebab saya ini raja serta pembesar Dang Hyang se tanah Jawa. Saya ini yang membantu anak cucu serta para raja di tanah jawa. Sudah digaris kita harus berpisah.)
4.
Klawan Paduka sang Nata, Wangsul maring sunya ruri, Mung kula matur petungna, Ing benjang sakpungkur mami, Yen wus prapta kang wanci, Jangkep gangsal atus tahun, Wit ing dinten punika, Kula gantos kang agami, Gama Buda kula sebar tanah Jawa.
(Berpisah dengan Sang Prabu kembali ke asal mula saya. Namun Sang Prabu kami mohon dicatat. Kelak setelah 500 tahun saya akan mengganti agama Budha lagi (maksudnya Kawruh Budi), saya sebar seluruh tanah Jawa.)
5.
Sinten tan purun nganggeya, Yekti kula rusak sami, Sun sajekken putu kula, Berkasakan rupi-rupi, Dereng lega kang ati, Yen durung lebur atempur, Kula damel pratandha, Pratandha tembayan mami, Hardi Merapi yen wus njeblug mili lahar.
(Bila ada yang tidak mau memakai, akan saya hancurkan. Menjadi makanan jin setan dan lain-lainnya. Belum legalah hati saya bila belum saya hancur leburkan. Saya akan membuat tanda akan datangnya kata-kata saya ini. Bila kelak Gunung Merapi meletus dan memuntahkan laharnya.)
6.
Ngidul ngilen purugira, Ngganda banger ingkang warih, Nggih punika medal kula, Wus nyebar agama budi, Merapi janji mami, Anggereng jagad satuhu, Karsanireng Jawata, Sadaya gilir gumanti, Boten kenging kalamunta kaowahan.
(Lahar tersebut mengalir ke Barat Daya. Baunya tidak sedap. Itulah pertanda kalau saya datang. Sudah mulai menyebarkan agama Buda (Kawruh Budi). Kelak Merapi akan bergelegar. Itu sudah menjadi takdir Hyang Widi bahwa segalanya harus bergantian. Tidak dapat bila diubah lagi.)
7.
Sanget-sangeting sangsara, Kang tuwuh ing tanah Jawi, Sinengkalan tahunira, Lawon Sapta Ngesthi Aji, Upami nyabrang kali, Prapteng tengah-tengahipun, Kaline banjir bandhang, Jerone ngelebne jalmi, Kathah sirna manungsa prapteng pralaya.
(Kelak waktunya paling sengsara di tanah Jawa ini pada tahun: Lawon Sapta Ngesthi Aji. Umpama seorang menyeberang sungai sudah datang di tengah-tengah. Tiba-tiba sungainya banjir besar, dalamnya menghanyutkan manusia sehingga banyak yang meninggal dunia.)
8.
Bebaya ingkang tumeka, Warata sa Tanah Jawi, Ginawe kang paring gesang, Tan kenging dipun singgahi, Wit ing donya puniki, Wonten ing sakwasanipun, Sedaya pra Jawata, Kinarya amertandhani, Jagad iki yekti ana kang akarya.
(Bahaya yang mendatangi tersebar seluruh tanah Jawa. Itu sudah kehendak Tuhan tidak mungkin disingkiri lagi. Sebab dunia ini ada ditanganNya. Hal tersebut sebagai bukti bahwa sebenarnya dunia ini ada yang membuatnya.)
Dari bait-bait di atas dapatlah kita memahami bahwa Sabdo Palon menyatakan berpisah dengan Prabu Brawijaya kembali ke asal mulanya. Perlu kita tahu bahwa Semar adalah wujud manusia biasa titisan dewa Sang Hyang Ismoyo. Jadi ketika itu Sabdo Palon berencana untuk kembali ke asal mulanya adalah alam kahyangan (alam dewa-dewa), kembali sebagai wujud dewa, Sang Hyang Ismoyo. Lamanya pergi selama 500 tahun. Dan kemudian Sabdo Palon menyatakan janjinya akan datang kembali di bumi tanah Jawa (tataran nusantara) dengan tanda-tanda tertentu. Diungkapkannya tanda utama itu adalah muntahnya lahar gunung Merapi ke arah barat daya. Baunya tidak sedap. Dan juga kemudian diikuti bencana-bencana lainnya. Itulah tanda Sabdo Palon telah datang. Dalam dunia pewayangan keadaan ini dilambangkan dengan judul: “Semar Ngejawantah”.
Mari kita renungkan sesaat tentang kejadian muntahnya lahar gunung Merapi tahun lalu dimana untuk pertama kalinya ditetapkan tingkat statusnya menjadi yang tertinggi : “Awas Merapi”. Saat kejadian malam itu lahar merapi keluar bergerak ke arah “Barat Daya”. Pada hari itu tanggal 13 Mei 2006 adalah malam bulan purnama bertepatan dengan Hari Raya Waisyak (Budha) dan Hari Raya Kuningan (Hindu). Secara hakekat nama “Sabdo Palon Noyo Genggong” adalah simbol dua satuan yang menyatu, yaitu : Hindu – Budha (Syiwa Budha). Di dalam Islam dua satuan ini dilambangkan dengan dua kalimat Syahadat. Apabila angka tanggal, bulan dan tahun dijumlahkan, maka : 1 + 3 + 5 + 2 + 6 = 17 ( 1 + 7 = 8 ). Angka 17 kita kenal merupakan angka keramat. 17 merupakan jumlah raka’at sholat lima waktu di dalam syari’at Islam. 17 juga merupakan lambang hakekat dari “bumi sap pitu” dan “langit sap pitu” yang berasal dari Yang Satu, Allah SWT. Sedangkan angka 8 merupakan lambang delapan penjuru mata angin. Di Bali hal ini dilambangkan dengan apa yang kita kenal dengan “Sad Kahyangan Jagad”. Artinya dalam kejadian ini delapan kekuatan dewa-dewa menyatu, menyambut dan menghantarkan Sang Hyang Ismoyo (Sabdo Palon) untuk turun ke bumi. Di dalam kawruh Jawa, Sang Hyang Ismoyo adalah sosok dewa yang dihormati oleh seluruh dewa-dewa. Dan gunung Merapi di sini melambangkan hakekat tempat atau sarana turunnya dewa ke bumi (menitis).
SIAPA SEJATINYA “SABDO PALON NOYO GENGGONG” ?
Setelah kita membaca dan memahami secara keseluruhan wasiat-wasiat leluhur Nusantara yang ada di blog ini, maka telah sampai saatnya saya akan mengulas sesuai dengan pemahaman saya tentang siapa sejatinya Sabdo Palon Noyo Genggong itu. Dari penuturan bapak Tri Budi Marhaen Darmawan, saya mendapatkan jawaban : “Sabdo Palon adalah seorang ponokawan Prabu Brawijaya, penasehat spiritual dan pandhita sakti kerajaan Majapahit. Dari penelusuran secara spiritual, Sabdo Palon itu sejatinya adalah beliau : Dang Hyang Nirartha/ Mpu Dwijendra/ Pedanda Sakti Wawu Rawuh/ Tuan Semeru yang akhirnya moksa di Pura Uluwatu.” (merinding juga saya mendengar nama ini)
Dari referensi yang saya dapatkan, Dang Hyang Nirartha adalah anak dari Dang Hyang Asmaranatha, dan cucu dari Mpu Tantular atau Dang Hyang Angsokanatha (penyusun Kakawin Sutasoma dimana di dalamnya tercantum “Bhinneka Tunggal Ika”). Danghyang Nirartha adalah seorang pendeta Budha yang kemudian beralih menjadi pendeta Syiwa. Beliau juga diberi nama Mpu Dwijendra dan dijuluki Pedanda Sakti Wawu Rawuh, beliau juga dikenal sebagai seorang sastrawan. Dalam Dwijendra Tattwa dikisahkan sebagai berikut :
“Pada Masa Kerajaan Majapahit di Jawa Timur, tersebutlah seorang Bhagawan yang bernama Dang Hyang Dwi Jendra. Beliau dihormati atas pengabdian yang sangat tinggi terhadap raja dan rakyat melalui ajaran-ajaran spiritual, peningkatan kemakmuran dan menanggulangi masalah-masalah kehidupan. Beliau dikenal dalam menyebarkan ajaran Agama Hindu dengan nama “Dharma Yatra”. Di Lombok Beliau disebut “Tuan Semeru” atau guru dari Semeru, nama sebuah gunung di Jawa Timur.”
Dengan kemampuan supranatural dan mata bathinnya, beliau melihat benih-benih keruntuhan kerajaan Hindu di tanah Jawa. Maksud hati hendak melerai pihak-pihak yang bertikai, akan tetapi tidak mampu melawan kehendak Sang Pencipta, ditandai dengan berbagai bencana alam yang ditengarai turut ambil kontribusi dalam runtuhnya kerajaan Majapahit (salah satunya adalah bencana alam “Pagunungan Anyar”). Akhirnya beliau mendapat petunjuk untuk hijrah ke sebuah pulau yang masih di bawah kekuasaan Majapahit, yaitu Pulau Bali. Sebelum pergi ke Pulau Bali, Dang Hyang Nirartha hijrah ke Daha (Kediri), lalu ke Pasuruan dan kemudian ke Blambangan.
Beliau pertama kali tiba di Pulau Bali dari Blambangan sekitar tahun caka 1411 atau 1489 M ketika Kerajaan Bali Dwipa dipimpin oleh Dalem Waturenggong. Beliau mendapat wahyu di Purancak, Jembrana bahwa di Bali perlu dikembangkan paham Tripurusa yakni pemujaan Hyang Widhi dalam manifestasi-Nya sebagai Siwa, Sadha Siwa, dan Parama Siwa. Dang Hyang Nirarta dijuluki pula Pedanda Sakti Wawu Rawuh karena beliau mempunyai kemampuan supra natural yang membuat Dalem Waturenggong sangat kagum sehingga beliau diangkat menjadi Bhagawanta (pendeta kerajaan). Ketika itu Bali Dwipa mencapai jaman keemasan, karena semua bidang kehidupan rakyat ditata dengan baik. Hak dan kewajiban para bangsawan diatur, hukum dan peradilan adat/agama ditegakkan, prasasti-prasasti yang memuat silsilah leluhur tiap-tiap soroh/klan disusun. Awig-awig Desa Adat pekraman dibuat, organisasi subak ditumbuh-kembangkan dan kegiatan keagamaan ditingkatkan. Selain itu beliau juga mendorong penciptaan karya-karya sastra yang bermutu tinggi dalam bentuk tulisan lontar, kidung atau kekawin.
Pura-pura untuk memuja beliau di tempat mana beliau pernah bermukim membimbing umat adalah : Purancak, Rambut siwi, Pakendungan, Ulu watu, Bukit Gong, Bukit Payung, Sakenan, Air Jeruk, Tugu, Tengkulak, Gowa Lawah, Ponjok Batu, Suranadi (Lombok), Pangajengan, Masceti, Peti Tenget, Amertasari, Melanting, Pulaki, Bukcabe, Dalem Gandamayu, Pucak Tedung, dan lain-lain. Akhirnya Dang Hyang Nirartha menghilang gaib (moksa) di Pura Uluwatu. (Moksa = bersatunya atman dengan Brahman/Sang Hyang Widhi Wasa, meninggal dunia tanpa meninggalkan jasad).
Setelah mengungkapkan bahwa Sabdo Palon sejatinya adalah Dang Hyang Nirartha, lalu bapak Tri Budi Marhaen Darmawan memberikan kepada saya 10 (sepuluh) pesan dari beliau Dang Hyang Nirartha sbb:
- Tuwi ada ucaping haji, utama ngwangun tlaga, satus reka saliunnya, kasor ento utamannya, ring sang ngangun yadnya pisan, kasor buin yadnyane satus, baan suputra satunggal. ( bait 5 )
Ada sebenarnya ucapan ilmu pengetahuan, utama orang yang membangun telaga, banyaknya seratus, kalah keutamaannya itu, oleh orang yang melakukan korban suci sekali, korban suci yang seratus ini, kalah oleh anak baik seorang. - Bapa mituduhin cening, tingkahe menadi pyanak, eda bani ring kawitan, sang sampun kaucap garwa, telu ne maadan garwa, guru reka, guru prabhu, guru tapak tui timpalnya. ( bait 6 )
Ayahnda memberitahumu anakku, tata cara menjadi anak, jangan durhaka pada leluhur, orang yang disebut guru, tiga banyaknya yang disebut guru, guru reka, guru prabhu, dan guru tapak (yang mengajar) itu. - Melah pelapanin mamunyi, ring ida dane samian, wangsane tong kaletehan, tong ada ngupet manemah, melah alepe majalan, batise twara katanjung, bacin tuara bakat ingsak. ( bait 8 )
Lebih baik hati-hati dalam berbicara, kepada semua orang, tak akan ternoda keturunannya, tak ada yang akan mencaci maki, lebih baik hati-hati dalam berjalan, sebab kaki tak akan tersandung, dan tidak akan menginjak kotoran. - Uli jani jwa kardinin, ajak dadwa nah gawenang, patut tingkahe buatang, tingkahe mangelah mata, gunannya anggon malihat, mamedasin ane patut, da jua ulah malihat. ( bait 10 )
Mulai sekarang lakukan, lakukanlah berdua, patut utamakan tingkah laku yang benar, seperti menggunakan mata, gunanya untuk melihat, memperhatikan tingkah laku yang benar, jangan hanya sekedar melihat. - Tingkahe mangelah kuping, tuah anggon maningehang, ningehang raose melah, resepang pejang di manah, da pati dingeh-dingehang, kranannya mangelah cunguh, anggon ngadek twah gunanya. ( bait 11 )
Kegunaan punya telinga, sebenarnya untuk mendengar, mendengar kata-kata yang benar, camkan dan simpan dalam hati, jangan semua hal didengarkan. - Nanging da pati adekin, mangulah maan madiman, patutang jua agrasayang, apang bisa jwa ningkahang, gunan bibih twah mangucap, de mangucap pati kacuh, ne patut jwa ucapang. ( bait 12 )
Jangan segalanya dicium, sok baru dapat mencium, baik-baiklah caranya merasakan, agar bisa melaksanakannya, kegunaan mulut untuk berbicara, jangan berbicara sembarangan, hal yang benar hendaknya diucapkan. - Ngelah lima da ja gudip, apikin jua nyemakang, apang patute bakatang, wyadin batise tindakang, yatnain twah nyalanang, eda jwa mangulah laku, katanjung bena nahanang. ( bait 13 )
Memiliki tangan jangan usil, hati-hati menggunakan, agar selalu mendapat kebenaran, begitu pula dalam melangkahkan kaki, hati-hatilah melangkahkannya, bila kesandung pasti kita yang menahan (menderita) nya. - Awake patut gawenin, apang manggih karahaywan, da maren ngertiang awak, waluya matetanduran, tingkahe ngardinin awak, yen anteng twi manandur, joh pare twara mupuang. ( bait 14 )
Kebenaran hendaknya diperbuat, agar menemukan keselamatan, jangan henti-hentinya berbuat baik, ibaratnya bagai bercocok tanam, tata cara dalam bertingkah laku, kalau rajin menanam, tak mungkin tidak akan berhasil. - Tingkah ne melah pilihin, buka anake ka pasar, maidep matetumbasan, masih ya nu mamilihin, twara nyak meli ne rusak, twah ne melah tumbas ipun, patuh ring ma mwatang tingkah. ( bait 15 )
Pilihlah perbuatan yang baik, seperti orang ke pasar, bermaksud hendak berbelanja, juga masih memilih, tidak mau membeli yang rusak, pasti yang baik dibelinya, sama halnya dengan memilih tingkah laku. - Tingkah ne melah pilihin, da manganggoang tingkah rusak, saluire kaucap rusak, wantah nista ya ajinnya, buine tong kanggoang anak, kija aba tuara laku, keto cening sujatinnya. ( bait 16 )
Pilihlah tingkah laku yang baik, jangan mau memakai tingkah laku yang jahat, betul-betul hina nilainya, ditambah lagi tiada disukai masyarakat, kemanapun di bawa tak akan laku, begitulah sebenarnya anakku.
Akhirnya bapak Tri Budi Marhaen Darmawan mengungkapkan bahwa dengan penelusuran secara spiritual dapatlah disimpulkan : “Jadi yang dikatakan “Putra Betara Indra” oleh Joyoboyo, “Budak Angon” oleh Prabu Siliwangi, dan “Satrio Pinandhito Sinisihan Wahyu” oleh Ronggowarsito itu, tidak lain dan tidak bukan adalah Sabdo Palon, yang sejatinya adalah Dang Hyang Nirartha/ Mpu Dwijendra/ Pedanda Sakti Wawu Rawuh/ Tuan Semeru. Pertanyaannya sekarang adalah: Ada dimanakah beliau saat ini kalau dari tanda-tanda yang telah terjadi dikatakan bahwa Sabdo Palon telah datang ? Tentu saja sangat tidak etis untuk menjawab persoalan ini. Sangat sensitif… Ini adalah wilayah para kasepuhan suci, waskitho, ma’rifat dan mukasyafah saja yang dapat menjumpai dan membuktikan kebenarannya. Dimensi spiritual sangatlah pelik dan rumit. Tidak perlu banyak perdebatan, karena Sabdo Palon yang telah menitis kepada “seseorang” itu yang jelas memiliki karakter 7 (tujuh) satrio seperti yang telah diungkapkan oleh R.Ng. Ronggowarsito, dan juga memiliki karakter Putra Betara Indra seperti yang diungkapkan oleh Joyoboyo. Secara fisik “seseorang” itu ditandai dengan memegang sepasang pusaka Pengayom Nusantara hasil karya beliau Dang Hyang Nirartha.”
“Kesimpulan akhirnya adalah : Putra Betara Indra = Budak Angon = Satrio Pinandhito Sinisihan Wahyu seperti yang telah dikatakan oleh para leluhur Nusantara di atas adalah sosok yang diharap-harapkan rakyat nusantara selama ini, yaitu beliau yang dinamakan “SATRIO PININGIT”. Jadi, Satrio Piningit (SP) = adalah seorang Satrio Pinandhito (SP) = yaitulah Sabdo Palon (SP) = sebagai Sang Pamomong (SP) = dikenal juga dengan nama Semar Ponokawan (SP) = pemegang pusaka Sabdo Palon (SP) = berada di “SP” (?) = tepatnya di daerah “SP” (?) = dimana terdapat “SP” (?) = dengan nama “SP” dan “SP” (?) . Satrio Piningit tidak akan sekedar mengaku-aku bahwa dirinya adalah seorang Satrio Piningit. Namun beliau akan “membuktikan” banyak hal yang sangat fenomenal untuk kemaslahatan rakyat negeri ini. Kapan waktunya ? Hanya Allah SWT yang tahu. Subhanallah… Masya Allah la quwata illa billah…”
Dari apa yang telah saya ungkapkan sejauh ini mudah-mudahan membawa banyak manfaat bagi kita semua, terutama hikmah yang tersirat dari wasiat-wasiat nenek moyang kita, para leluhur Nusantara. Menjadi harapan kita bersama di tengah carut-marut keadaan negeri ini akan datang cahaya terang di depan kita. Semoga Allah ridho.
JAYALAH NEGERIKU,
TEGAKLAH GARUDAKU,
JAYALAH NUSANTARAKU…
senang sekali membaca blog ini. memberi semangat untuk kembali menggali warisan leluhur, memahami pesan-pesan yang ditinggalkan untuk dapat memahami dan menjalani hidup dan kehidupan di masa sekarang dengan benar. semoga lebih banyak lagi yang dapat ditulis di sini. tulisan ini dapat menjadi referensi yang sangat bermanfaat.
dengan tidak mengurangi rasa hormat saya pada penulis yang mempunyai “kaweruh linuhung”, ijin kan saya berpendapat. saya sangat senang membaca tulisan tulisan lama, namun satu yang harus kita perhatikan, bahwa jika kita berpegang teguh pada tali agama (islam) dengan segala konsep yang sudah sempurna, maka kini lah saatnya kita harus bertauhid pada yang ESA ALLAH SWT. ada yang tidak saya fahami dalam kata-kata di awal yang sabdo palon katakan, (mungkin pemahaman bathin saya yang masih penuh hijab),sangat kurang layak jika seseorang yang “sudah berilmu dan kawruh tinggi” tidak menyukai seseorang yang mau berubah ke arah yang lebih baik dengan konsep yang lebih sempurna(islam), hanya karena dia tidak sefaham dengan sabdo palon. ketidak mengertian itu yang menjadi pertanyaan bathin saya. kemudian sabdo palon pun mengatakan “seolah-olah” dia menguasai alam ini dengan mengatakan bahwa “Bila ada yang tidak mau memakai, akan saya hancurkan. Menjadi makanan jin setan dan lain-lainnya. Belum legalah hati saya bila belum saya hancur leburkan. Saya akan membuat tanda akan datangnya kata-kata saya ini. Bila kelak Gunung Merapi meletus dan memuntahkan laharnya.)”
itulah yang ketidak mengertian saya, mungkin karena saya yang bodoh, bukankah semua yang mengatur ini adalah ALLAH SWT yang ditugaskan kembali pada malaikat-malaikatnya (yang wajib kita imani), bukan Dia=sabdo palon, kenapa dia berani mengatakan hal yang seharusnya menjadi hak prerogatif allah swt. jika kita memakai kacamata ahlaq dan budi pekerti pun,bukanlah hal itu tidak baik jika kita menganggap diri ini kuat mungkin sedikit “angkuh”. yang berhak angkuh dan kuat hanyalah ALLAH SWT,? mohon kiranya jika ada yang lebih bisa memahami kata kata sabda palon tersebut untuk bisa menerangkan di forum ini. tak ada niatan dalam diri ini untuk tidak hormat pada leluhur, tetapi jika kita kurang sependapat ,bolehlah kiranya kita mengungkapkan demi mendapat penjelasan lebih baik.
islam rahmatan lil alamin. menyeru pada yang esa ALLAH SWT. yang menjadi pertanyaan saya kembali adalah “kenapa harus ada kata “titisan’, jika di gali dengan pemahaman saya yang kurang ini, apakah ALLAH SWT tidak bisa mencipta lagi sehingga harus “menitis”kan?, jika di kaji dari sisi tauhid, itu akan mengguncang Tauhid kita, kehati-hatian haruslah di pancarkan, tapi kewaspadaan harus lebih di intensifkan.
dengan tidak mengurangi rasa hormat saya, saya ucapkan terimakasih. semoga kita bisa lebih arif
ciri ciri SATRIO PININGIT, harus melalui MOMONGANE SABDOPALON dulu, dengan ciri khas: (YANG DICETAK TEBAL)
As wr wb,
Sdr. Hendrayana, Saya salut dengan pertanyaan kritis anda. Sangat tepat kalau hal-hal itu anda pertanyakan. Namun saya rasa forum ini bukanlah wahana yang tepat untuk membicarakan persoalan ini. Karena hal-hal tersebut telah memasuki wilayah “Sirrullah” (rahasia Ilahi). Dimana untuk mendapatkan jawaban-jawaban itu ibarat seorang guru/mursyid/syeh akan membisikkan lewat telinga kiri muridnya. Dalam kawruh Jawa, murid berhadapan dengan guru tapa yang waskita. Dan bagi yang beriman Islam seorang salik (murid) harus berhadapan dengan mursyid/syeh yang ma’rifat dan telah mukasyafah (al mutahaqiq). Tentu saja setelah melalui jenjang Syari’at, Tarekat (Thoriqoh), Hakekat, dan Ma’rifat.
Peluncuran blog ini semata-mata dilandasi oleh rasa keprihatinan yang teramat sangat menyaksikan carut marut negeri ini di semua lini kehidupan. Pemaparan wasiat-wasiat leluhur kita bukan saya maksudkan untuk membawa kita semua kepada alam ramal-meramal. Namun lebih kepada untuk bersama-sama “memahami hakekat dibalik sesuatu”. Saya lebih setuju dan sepakat pada pendapat anda tentang bagaimana kita semua berupaya menghimpun atau mengumpulkan para winasis : mursyid/syeh Thoriqoh yang mukasyafah, Pedanda sakti, Bhiku sempurna, Pastur/Pendeta mumpuni, dan Kasepuhan waskita dari “Timur sampai Barat” (masyriq wal maghrib) untuk bisa bertemu di satu titik. Caranya? Mungkin saja jika ada masukan-masukan dari para blogger yang memiliki link dengan beliau-beliau para waskita dan winasis. Sampaikan missi suci dan mulia ini demi negara dan bangsa. Insya Allah… Semoga Allah SWT ridho. Illahi anta maqsudi wa ridhoka mathlubi. Amin.
Was wr wb.
Mas Nurahmad…
Saya sepakat dengan anda, mohon petunjuknya, apa yang harus saya sampaikan kepada seseorang yang sudah mencapai mukasyafah (laduni)/ Syekh/ Mursyd sejati.Insya Allah mungkin saya mengenal dari salah seorang yang mas cari.
terima kasih atas comment dan link-nya ke situs kami. artikel anda sangat menarik, kami ingin mengalih-bahasakan ke bahasa inggris dengan seijin saudara. tolong hubungi kami di abldirector@baliwww.com atau di tanas_aramuk@yahoo.com atau ceblonx@yahoo.com
dear ariff,
Article nya berbobot sekali,,, bisa kita change link, sejalan dengan permintaan Bpk tunas aramuk, mohon infonya.
saya tunggu confirmasinya.
Salam sejahtera buat para pembaca semua terutama
Mas/Mbak pengasuh milist ini.
Kalo boleh nanya punya ngga’ ya naskah dari Gatholoco atau Serat Centhini (Suluk Tembangraras), saya nyari muter2 kok belum nemu je.
Thanks berat atas adanya blog yang sangat membantu buat para “pencari” makna sejati diri dan kehidupan ini dari sisi pandang yang lain.
Best Regards,
Anto
Semar…SEmar…Semar…dimanakah beliau berada karena hanya beliaulah yang bisa menceritakan segala kejadian yang terjadi dibumi ini.
Baik kejadian yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi.
Kenapa Prabu siliwangi bisa sakti dan bijaksana ya…karena diasuh oleh eyang Semar.
Posisi Eyang semar sekarang berada di….(maaf saya tidak bisa beritahu sekarang).
Khawatir dimarahin sama pinisepuh bogor sama cirebon.
Yang jelas bagi kita yang merasa umat Islam jangan pernah bosan berdo’a untuk ketentraman negeri ini.
Karena semua kejadian yang terjadi di bumi Indonesia sudah diatur sedemikian rupa oleh para Ghaib atas seizin gusti Allah. Hanya orang2x yang sabar dan iman kepada gusti Allah saja yang akan menemukan kedamaian dan ketenangan hidup.
Salam kenal untuk penulis..
Saya Made Sariada di Kuta, Bali. Secara pribadi, saya sangat menikmati tulisan ini, sangat berbobot dan sangat senang untuk berbagi ilmu tentang sejarah leluhur kita. Mungkin mengetahui bukan untuk mencari siapa yang salat atau benar, tapi untuk pada kesimpulan kita memiliki satu keturunan dan sudah selayaknya kita bersatu. Perbedaan adalah keindahan dan sebuah pilihan. Mari jalani bersama dan hidup bergandengan tangan..
Jayalah Indonesiaku…
saya sangat setuju sekali dengan sdr made dari bali
sudah seyogyanya kita tidak mempersoalkan siapa yang benar atau siapa yang salah karena sejatinya kebenaran hanyalah milik Allah YME.
saya harap blog ini bisa dijadikan tempat berkumpulnya orang2x yang perduli akan warisan para leluhur dan perduli akan nasib bangsa ini. sesungguhnya generasi sekarang lebih cenderung melupakan jati dirinya sebagai orang timur dan lebih menyukai hal2x yang berbau Barat.
ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk menegakkan kembali warisan budaya para leluhur dan mengembalikan semboyan Bhinekka Tunggal Ika.
Mari Bersatu Menuju Indonesia yang lebih baik.
“Bangsa Yang Besar Adalah Bangsa Yang Tidak
Melupakan Sejarah Bangsanya Sendiri”
Om Swastyastu,
Saya merasa yakin bahwa apa yang diungkap oleh penulis-penulis diatas benar, terutama didasari oleh pertanyaan: Mengapa Ida Danghyang Nirartha datang ke Bali dan akhirnya memilih tempat untuk moksah di Bali (Pura Uluwatu). Pastilah keputusan itu tidak diambil secara asal-asalan saja. Pasti ada rencana tertentu. Selain itu data sejarah tahun-tahun yang disebutkan oleh para penulis diatas, memang sesuai dengan apa yang terdapat dalam prasasti kuno di Bali : Babad Dwijendra Tattwa. Untuk membuktikan kebenaran itu, mohon para pakar dibidang sastra Jawa-Kuno (Kawi) untuk turut meneliti dokumen terkait. Disamping itu para Pendeta Hindu yang ahli dalam “tafsir” turut membahasnya. Tentu saja usaha-usaha ini sangat perlu dibantu oleh kelompok spiritual dimanapun beliau berada.
Walaupun demikian, dari tulisan diatas, saya mempunyai sumber lain yakni : Babad Arya, dimana dinyatakan bahwa Raden Pattah, ketika masih beragama Hindu bernama Sri Wira Kusuma, beliau adalah putra Sri Jaya Kusuma, cucu dari Sri Jayabhaya. Sedangkan Sri Jayabhaya adalah putra kedua dari Airlangga (1019 M)
Om Santih, santih, santih, Om
Bhagawan Dwija
(Ida Pandita Nabe Sri Bhagawan Dwija Warsa Nawa Sandhi)
Alamat :
Geriya Tamansari Lingga Ashrama
Jalan Pantai Lingga, Singaraja, Bali
Telpon : 0362-27010, HP 081-338-423-720
ATENTION !!!
para penguasa indonesia(petinggi_petinggi negara)segaralah tobat karena masa berlaku anda akan segera EXPIRED !!!!!!
Om Suastyastu,
Sepanjang pemahaman saya tentang dunia pewayangan Sang Hyang Tunggal mempunyai 3 putra :
1. yang berasal dari Kulit telur bernama Sang Hyang Antaga (TOGOG)
2. Yang berasal dari putih telur bernama Sang Hyang Ismaya (SEMAR)
3. Yang berasal dari kuning telur bernama Sang Hyang Manik Maya (Bathara Guru / Sang Hyang Otipati / Sang Hyang Jagatnatha)
Bila keterangan diatas benar bahwa Eyang Sabdopalon menyebutkan dirinya sebagai Manik Maya berarti beliau adalah Bathara Guru bukan Eyang SEMAR sebab sebutan Eyang Semar adalah Sang Hyang Ismaya / Ismoyo Jati.
Hatur Nuhun,
Om Santhi, Santhi, Santhi OM
P Astono Chandra Dana, SE, MM
0815-84151717 / 0811-1885253
Salam untuk Bhagawan Dwija di Singaraja. Terima kasih atas kesempatannya yang baik bisa bertemu. Semoga makin banyak yang peduli dan mau menggali warisan budaya leluhur, untuk kemajuan bangsa ini..
Salam,
Made Sariada
Om Swastyastu.
Semoga sang ’satrio piningit’ berkenan hadir dalam waktu yang tidak terlalu lama, untuk memberi ketenteraman bersama di alam Nusantara ini.
Namaste
Arya.
ass,maaf kalo dipikir”kita ini khan masih keturunan dr leluhur” kita yg memeluk agama hindu ataupun budha jd knapa kita mesti ribut”masalah keyakinan toh mereka juga bertauhid wassalam
apa itu baik dan buruk?
apa itu benar dan salah?
semua dari sudut pandang apa? semua dari pemahaman apa?
kita ini apa? alam semesta jagat raya ini apa? mana awal? mana akhir? apa batas semesta? apa batas waktu? apa itu rupa dan tak berupa?
Kosong tanpa rupa, tanpa bisa dimaknai dan tentu tanpa bisa dinilai oleh salah satu mahluk hidup di semesta yg disebut manusia yg penuh keterbatasan.
kajian hal spt ini dlm lingkup dunia sempit yg kita tempati tentu belum menjawab semua kuasa Sang Pencipta.
Sujud sembah bakti hamba pada Bapa Akasa
Sujud sembah bakti hamba ring Ibu Pertiwi
Sujud sembah bakti hamba kepada Ayah dan Ibu
Sujud sembah bakti hamba kepada Leluhur hamba
Sujud sembah bakti hamba kepada Leluhur Nusantara
Mari kita berkerja sebaik-baiknya sambil tetap eling dan waspada. Tak perlu menunggu karena pasti akan tiba dengan sendirinya.
Rahayu.
Om Suastyastu,
Saya sangat terharu dengan Sabda beliau yang maha suci, bahwa akan terjadi bencana di tanah Jawa, dan memang terbukti sudah mulai ada bencana besar di tanah Jawa.
Mungkin ada yang perlu disimak makna dari apa yang terjadi belakangan ini dengan melakukan hal hal yang telah diwariskan di tanah jawa, yaitu:
1. Menjaga dan melestarikan budaya Jawa dengan baik.
2. Menjadikan budaya luar untuk memperkaya Budaya Jawa, tapi bukan sebaliknya malah menghilangkan budaya Jawa itu sendiri(Mungkin bisa dilihat di Bali), jujur saja Bali mayoritas Hindu dan asal mulanya dari India, tapi kami dengan bangga bisa mengharmonisasi agama dengan budaya dan budaya India juga memperkaya budaya Bali, dan memang terbukti diakui dunia bahwa budaya yang kita miliki memang bisa membentuk karakter manusia menjadi bersahaja, tidakkah bisa diterapkan di Jawa?
3. Melaksanakan persembahan kepada alam (Menyembah alam berarti menghormati alam yang telah memberikan kita kehidupan duniawi dengan baik) disamping menyembah Nya YME.
Dalam hukum Karma, baik kita memberlakukan alam, alampun akan memberlakukan kita dengan baik dan seharusnya kita juga bisa berlaku sebaliknya.
perlu disimak: “arti sembah adalah hormat”,
Siapa yang perlu kita sembah/ hormati:
a. Ida Sanghyang Widhi/Tuhan YME
b. Para Rsi/Pendeta
c. Para Dewata sebagai manifestasi Tuhan YME
d. Sesama manusia (tanpa membedakan agama)
e. Alam beserta isinya
d. Buthakala atau arwah-arwah supaya menjadi arwah yang baik dan tidak mengganggu umat manusia.
4. Berlaku baik kepada pemeluk agama lain sehingga tidak ada lagi pertentangan dan permusuhan diantara umat beragama di Indonesia.
5. Menyerap hal – hal yang baik dari Kitab Suci untuk membentuk moral yang baik.
(Dalam kitab suci juga ada kesalahan, karena beliau yang menerima Sabda Tuhan tidak 100% bisa mengerti yang disabdakan olehNya, dan sudah barang tentu akan ada penambahan karena ego dari beliau yang menerima, karena beliau juga manusia yang masih terikat dengan hukum alam)
Demikian kiranya saran saya, kalau ada yang salah mohon dimaafkan.
Om Canthi Canthi Canthi Om
Jakarta, Sabtu 07-07-2007
LELUHUR MENGGUGAT
Adanya fenomena berita spiritual media massa Indonesia ( Tabloid Misteri )saat ini dan sebagai kelanjutannya menanggapi Media tersebut, maka dinyatakan bahwa memang sudah saatnya SANG PUTERA FAJAR MENCAPAI MATAHARI BERSINAR ( sudah saatnya muncul bersinar tidak hanya berada di ufuk Fajar).
Dan perlu diketahui bahwa Tuhan selalu menciptakan dari awal :
1.Bayangan 2.Wujud 3.Bukti 4.Nyata 5.Yang Berhak
Dengan demikian pada umumnya semua itu benar hanya penempatannya saja dan kedudukan nya di SARENGAT,TAREKAT,HAKEKAT,MAKRIFAT DAN KODRAT.
Sudah jelas petunjuk bagi bangsa Indonesia , petunjuk jelas bahwa Kuasa Allah (Allah ,Allah SWT ataupun Sang Hyang Widie ), bahwa Alam itu ada (AA= A 2,ada Awal ada Akhir tetapi masih ada yang ketiga yaitu Abadi
(Karma ) menjadi AAA= A3 ,jadi ada Awal ,Akhir dan Abadi.
Hali ini membuktikan bahwa tuntutan jaman agar ciptaan yang sempurna ( manusia )melaksanakan kesadaran dengan diturunkannya Nabi Allaihi Sallam, Rassul SAW dan Allah Sang Pencipta.Dengan demikian turunnya sebelum ada Nur Rassullullah, sudah ada Nurrun alla Nuriin dan ada AGAMA,METAFISIKA DAN ILMU EKSAKTA DAN PARA WALI di bumi tanah air kita.
Awal tahun ini identik dengan muncul Uang SERI 177777 di uang sah gambar Otto Iskandardinata Rp.20.000.-berarti sudah saatnya menyatu kepada Sang Pencipta .( kalau disangkut pautkan dengan jatuhnya pesawat terbang ADAM AIR BOING 737,yakni Adam ( Adanya Manusia ), AIR adanya ( Allah,Iman dan Roh/Ruh ). Yang pesawatnya hilang entah tidak diketahui rimbanya sebagaimana gambaran Jati diri ORANG_ORANG di Indonesia saat ini banyak yang belum menjadi MANUSIA .Wujud Manusia yang seutuhnya adalah secara Jasmani dan Rohani menyatu adalah Manungso = Manunggal Rasa ).
Berati sudah saatnya manusia untuk menyatu kepada Sang Pencipta,maka sebab itulah serahkan segala kekuatiran manusia itu kembali kepada Sang Penciptanya ( Pasrah dan berusaha menyatu denganNYa) sebab akan muncul di dirinya masing-masing dengan pancaran MATAHARI BERSINAR A5 adalah nama benua :
1.Amerika 2.Antartika 3.Afrika 4.Australia 5.Aerosia ( Eropa dan Asia ) yang bersemayam di hati Anak Bangsa ( Bangkit Bersama ) Indonesia.
Dengan demikian sesuai himbuan ke tiga Gusti yakni :
1.Gusti Ratu Adil Gumilang Sari ( Gusti Ratu Kidul )
2.Gusti Paduka Yang Mulia Ir.Soekarno (Putera Sang Fajar )
3.Gusti Sinuhun Sri Sultan Hamengkubuwono ke IX ( Mataram I )
Untuk itu menghimbau kepada semua manusia dimanapun berada , baik berada Dalam Negeri maupun Luar Negeri A5 :
1.AMERIKA
2.ANTARTIKA
3.AFRIKA
4.AUSTRALIA
S,EROPA DAN ASIA
“BAGI YANG MERASA TELAH MENGGUNAKAN DANA ,HARTA BENDA ,KEKAYAAN DAN LAIN-LAIN TERUTAMA ASSET PRIBADINYA ATAU APA SAJA KE TIGA GUSTI TERSEBUT DIATAS .
DIMOHON AGAR DENGAN SEGERA MENGEMBALIKAN KEPADA YANG BERHAK ( PEMILIK ) DAN BAGI YANG MERASA KETITIPAN ASSET KE TIGA GUSTI TERSEBUT DIATAS” yang ketiganya merupakan sebagai perwakilan dari TUHAN dengan dasar mewakili :
1.Gusti Ratu Adil Keluhuran ( Leluhur )
2.Pra Sejarah
3.Sesepuh Kerajaan
Untuk itu sesegera mungkin mengembalikannya Ihlkas secara Lahir Batin, Namun apabila tidak mengembalikan “AKAN DIAMBIL SEMUA KEKUASAAN DAN KEMULIAAN YANG ADA PADANYA”
Dan siapa saja yang menyatakan dirinya ,dan sanggup muncul sebagai PAHLAWAN SEJATI hendaklah BERSATULAH Anak Bangsa BANGKITLAH BERSAMA dalam keluhuran pribadi Indonesia yang murni manusia sejati dan seutuhnya .
Marilah hendaknya saling bergandengan tangan sedapat mungkin JANGAN SALING MENYAKITI.
Untuk itu tanyakan pada HATI NURANI DIRI masing-masing jawabnya.
PILIHAN HATINYA ITULAH YANG DAPAT MENYELAMATKAN BAIK DI DUNIA AKHERAT DAN SEPANJANG HIDUPNYA.
ttd
Pasukan Merah Putih
MeMo : Sudah Sangat Jelas…!!!
Salam Kasih dan Damai u/ kita semua,
Mudah2an Tuhan YME memberikan kedamaian dan kesejahteraan u/ kita semua, khususnya Nusantara ini agar cepat maju dan berkembang serta exist dan sebagai motivator di dunia internasional, Amin. Semoga sepuluh tahun kedepan perlahan-lahan bangsa ini dapat memperbaiki akhlak dan perekonomiannya, serta mendapatkan pemimpin2 yang amanah. Tunggu tanggal 10 November 2009, ada apa dengan beberapa wilayah tertentu di Jawa dan Bali????? Lihatlah Fenomena Alam Sekitar, khususnya arahkanlah pandangan anda kelangit, focus, teliti dan cermat. ( Lihat secara Fisik dan Bathin, jikalau perlu gunakan peralatan tercanggih yang pernah ada didunia). Kita semua berharap akan ada perubahan yang lebih baik, khususnya dalam kontex kesadaran spiritual dan kemanusiaan masyarakat Indonesia, Amin.
Semoga kasih dan damai selalu menyertai kita.
Salam.
maaf,,,,,inilah bedanya bangsa bangsa jawa dengan bangsa arab/israel/barat.dikala terkena musibah bukan berpikir secara rasional,malah membahas ribuan tahun yang lalu,seolah berseru ,,maju serang musuh sampai titik darah terakhir,,tapi dia lari mundur ke belakang…hahaha…maaf para pujangga telah telah berpikir untuk menggambarkan ribuan tahun yg akan datangtapi anda2 ini seolah olah ya keledai yang membawa buku ilmu pengetahuan….cobalah berkarya…jika kalian cinta negri ini…cobalah berpikir…jika kalian cinta asal usul klian sbgai org jawa….lihatlah bangsa israel arab jepang….mereka jadikan kitab2 pendahulunya sebagai pintu gerbang berbagai penemuan ,,,artinyamaaf jangan hanya menunggu semar….saudarakuuuu mengapa kalian tidak berpikir berangan angan berseru <mengapa aku harus menunggu semar…mungkin akulah semar itu,,,ya ,,,tidak mustahil…..aku yg baca …yg pegang yang memahami….buku2 kitab2 nenekmoyangku…ya…mungkin akulah semar….apa yang akan aku lakukan….aku akan berpikir….akan ku teliti ku kuak rahasia kitabini….ada yang tersirat…ya aku harus tau…aku akan berbuat….aku lah semar….demi negri ini aku akan mencoba untuk menjadi semar…..tidak ada yang mustahil….buatlah dunia tercengang dengan penemuanmu hai semar….lumpur lapindo,,,ya disitulah …nama semar akan bangkit….dan akulah semar…apa yang tersembunyi di kitab ini …..??????????????ingat saudara yang hebat dari sebuah ramalan bukanlah yang meramal……tapi orang yang mampu mengartikan ramalan itu….dan itu adalah anda….ramalan tanpa ada yg mengartikan bukanlah apa2…..buku joyoboyo buku ronggowarsito tanpa anda yg mengartikan bukanlah apa2…..kehebatan ramalan adalah yg mampu mengartikannya..dan saya pikir kitab2 itu bukanlah ramalan….tapi ilmu pengetahuan ,,….dan anda lah yang akan memecahkan xfile xfile dalam kitab itu ….saya yakinanda bisa jadi semar….
Salam Kasih dan Damai u/ kita semua,
Mohon maaf sebelumnya, bila tanggapan saya diatas kurang berkenan atau tidak sepaham dengan pola pemikiran anda-anda yg membaca. Saya hanya sedikit menjelaskan, bahwa setiap peristiwa2 besar pasti akan terlebih dahulu datang beberapa tanda2 yang mengikutinya. Terlebih lagi ini sudah di siratkan dalam kitab2 suci. Seperti halnya para orang2 mulia dan besar terdahulu, pastilah kemunculan beliau2 di dahului beberapa tanda2 besar yang sudah ditakdirkan oleh Gusti.
Saya disini hanya mengajak para pembaca untuk membuktikan hal2 tersebut. Baik itu para waskita, kaum intelek. teknokrat, ahli2 logik, doktor, ulama ataupun ahli tasawuf maupun awam.
Tidakkah Tuhan menyeru kepada para hambanya untuk melihat tanda2 kebesaran dan ke agungan ciptaannya ???
Dengan demikian kita mensyukuri segala nikmat yg diberikan-Nya dan menjadikan kita sebagai manusia2 yg bijak, eling lan wospodo. Sehingga tumbuhlah kesadaran2 spiritual kita yang pada akhirnya menjadikan para manusia2 yg berhati mulia dan insan kamil.
Bukan berarti aku menyarankan untuk menunggu2 sesuatu yg “tidak jelas”, justru pengetahuan itu kudapat dari…. untuk menyebarkannya kepada manusia2 lainnya. Dan untuk itulah aku mengajak kalian untuk membuktikannya bersama2. Jikalau ini kurang berkenan di hati anda2 semua, sudilah kiranya saya mohon di bukakan pintu ma’af yang seluas2nya.
Dengan demikian kita akan membuktikan, bahwa setiap peristiwa2 besar yang terjadi di alam semesta ini tidak akan terjadi begitu saja. Semua harus melalui suatu Proses yang mengikutinya. Tidaklah mungkin seorang yg baru lahir tiba2 bisa berjalan, pastilah ia akan melalui beberapa proses terdahulu. Karena yang abadi di dunia ini adalah PERUBAHAN. Dengan melihat fenomena2 alam yang terjadi, maka akan membuat kita intropeksi diri dan bersikap bijak dalam menghadapi sesuatu.
Semua itu terserah kalian2 menanggapinya, tetapi sudilah kiranya saya memberikan nasehat. Bahwa untuk menanggapi sesuatu hal, janganlah anda terburu-buru dan berburuk sangka. Tapi buktikanlah terlebih dahulu. Setelah anda membuktikan hal tersebut dengan sungguh2, maka pernyataan atau sikap baru dilontarkan. Jadi mari kita sama2 belajar menjadi bijak.
Salam.
Saya tidak yakin Sabdo Palon adalah Dang Hyang Dwijendra. Dang Hyang Dwijendra jelas-jelas bukanlah penasehat Prabu Brawijaya V. Beliau sendiri menjadi tokoh yang kontroversial di Bali karena memulai menerapkan sistem kasta yg dulunya tidak ada. Dan lebih parah lagi adalah sistem baru yang diciptakan telah merendahkan kedudukan pendeta-pendeta yang sudah ada di Bali yang adalah keturunan dan Maha Rsi Markenda dan Sanak Sapta Resi. Keturunan orang-orang mulia ini kemudian dianggap sebagai kasta rendahan.
Saya protes keras kalau Sabdo Palon disamakan dengan Dang Hyang Dwijendra..
Anom ini sepertinya orang yang tidak senang dengan keberadaan Danghyang Dwijendra. Beliau tidak pernah menciptakan kasta di Bali. Kasta itu ada dimana-mana dan setiap saat….bahkan pada saat anda bekerja sebagai kulipun anda sudah dalam sistem kasta.
Anda terlalu emosional dan terkesan tidak mengakui kebaikan orang lain. Tanpa Danghyang Dwijendra, anda mungkin sudah menjadi Muslim saat ini. Saya yakin itu…. dan barangkali anda sudah naik haji 3 kali.
Kenapa sanak sapta resi tidak mendapat tempat??? Karena mereka semua lalai menjalankan tugas kebrahmanan alias nyineb wangsa. Tidak bisa meneruskan swadharma sebagai brahmana. Menjadi brahmana adalah aguron-guron, sistem berguru yang berkelanjutan. Bila putus, beberapa generasi apalagi berabad-abad…. akan sirna ‘tapakan’ suci dari sang guru. Dan itulah yang mesti anda introspeksi, jangan menyalahkan saja.
Dan sekarang anda baru….mengganggap itu sebagai penghinaan??
Belajarlah dengan logika yang benar….!!!
engga salah kita mempelajari jaman dulu, sebab bisa dijadikan kaca benggala bagi masa kini.
Baca-baca teks di atas saja sudah membuat saya berpikir, apa mungkin generasi sekarang dapat memiliki kemampuan seperti itu? Apa yang salah dengan jaman sekarang sehingga kita tdk memiliki ketajaman intuisi seperti para leluhur?
Mungkin satriyo piningit bener2 ada dan akan muncul.
Mungkin pula satriyo piningit sebenarnya tidak ada, para leluhur hanya meninggalkan petunjuk bagaimana kita semua bisa berperilaku seperti satriyo piningit sehingga Indonesia jaya.
BTW, maap klo salah ….
terima kasih.
setujulah
indonesia jaya akan berjaya jika dipimpin oleh presiden yang tidak lupa akan identitasnya
tidak ada bangsa yang maju karena menggunakan kebudayaan bangsa lain
persia maju ketika menggunakan budaya persia ketika diarabkan jadi hanucur
jepang maju karena tidak lupa akan identitasnya walaupun dibom amerika dia tidak benci amerika
india juga sama
cina juga sama
eropa pun sama
amapalgi israel dia memengang teguh identitasnya
sementra indonesia semakin terpuruk karena melupakan identitasnya, kebuayaan sendiri dihina, kebudayaan arab dipuja, tidak ada sebab membenci amerika, yahudi dan israel, padahal jepang aja yang dibom usa aja ga benci malah bisa maju. sementara indonesia makin terpuruk. jadi agar indonesia maju ya jangan lupakan indentitas dan budaya indonesia yang kafir dan meninggalkan budaya arab
setuju pisan ma krinaji euy
Hebat . . saya acungkan jempol buat penulis yang telah mengarahkan pada pembaca ke arah perbaikan akhlak manusia Indonesia (ini menurut saya mohon ma’af kalau salah.
yang telah dilakukan penulis adalah membuka kembali sejarah kita sebagai manusia Indonesia,sebagai Pribadi ataupun sebagai Bangsa sebagai seorang yang mengaku ORANG INDONESIA YANG PUNYA MERAH PUTIH YANG PUNYA PANCASILA.
mari kita kaji tulisan Sdr.Nurachmad ini bukan dalam kajian agama saja namun lebih luas dalam kajian KEMANUSIAAN,KEINDONESIAAN DAN YANG TERPENTING KAJIAN PANCASILA.
Yang jelas apa yang diminta penulis secara tersirat saya menangkapnya adalah bukan hanya menceritakan Sabda Palonnya namun dibalik itu ada himbauan mudah-mudahan saja sampai kepada pembaca sebagai Orang INDONESIA untuk segera memperbaiki AKHLAK SECARA PRIBADI MAUPUN KEBANGSAAN UTAMANYA MARILAH KITA BERSAMA-SAMA KEMBALI KEPADA PANCASILA sebagaimana yang diinginkan oleh si EMPUNYA PANCASILA.
JANGAN BIARKAN BELIAU MENANGIS KARENA MELIHAT BANGSA INDONESIA SEAKAN-AKAN BAHKAN SUDAH MENINGGALKAN “PANCASILA”.
INDO = CAMPURAN
NE = NYA (bahasa Jawa)
SIA = KAMU/KALIAN/ANDA (bahasa Sunda)
INDONESIA = kita sekalian memang terdiri dari campuran- campuran yang kalau tidak bersatu kita tidak akan hidup.
Bukan hanya kita bicara lahir bahwa kita adalah campuran daripada berbagai suku bangsa/agama/adat istiadat ,namun badan kitapun juga INDONESIA yang terdiri dari Darah MERAH-PUTIH (bendera Kita)serta anggota tubuh yang lain yang saling membutuhkan.
Ma’af saya terlalu panjang. . . SAYA HANYA INGIN MENYAMPAIKAN SALAM KEPADA SEMUA PEMBACA MARILAH KITA KEMBALI PADA HAKEKAT INDONESIA ITU SENDIRI SERTA PEDOMAN HIDUP DASAR NEGARA KITA (PANCASILA) YANG HAKIKI,sedikit-sedikit mari rubah prilaku yang mengarah pada TUNTUNAN yang tertera dalam SILA-SILA PANCASILA.
(MEMANG TIDAK MUDAH TAPI MARILAH KITA COBA DARI SEKARANG).
terima kasih atas semuanya,dan mohon ma’af apabila ada kekurangan ataupun kehilafan kata-kata saya yang kurang berkenan sekali lagi mohon dibukakan pintu ma’af yang seluas-luasnya.
tulisan ini hanya sebatas untuk direnungkan dan bukan untuk diperdebatkan.
Bangsa kita adalah bangsa yang besar ini telah dibuktikan dengan kebesaran majapahit dan sriwijaya di masa lalu dan kini bangsa kita berada pada kebalikannya yaitu berada diambang kehancuran seyogyanya kita semua berpikir kenapa nenek moyang kita dulu bisa jaya????? dan kenapa bangsa kita sekarang merana ????
padahal dinegeri ini katanya banyak orang pinternya baik pinter secara lahir maupun Batin.
tapi anehnya yang paling seneng ribut ya…orang pinter itu karena merasa pahamnya paling benar. lalu kalau semua orang mengaku benar apakah mungkin?? sedangkan yang benar itu tidak mungkin ribuan melainkan hanya satu lalu siapakah yang pantas mengaku benar???? dialah Allah SWT.
lalu kita sebagai makhluknya apakah tidak malu jikalau merasa benar sendiri???
disini saya hanya ingin mengajak kepada rekan2x yang merasa peduli terhadap negri ini ayo singkirkan perbedaan , paham , dan lain sebagainya yang selama ini menjadi hambatan bagi terciptanya indonesia yang aman dan damai.
mari kita jalin persaudaraan yang erat demi kehidupan anak cucu kita kelak agar ketika anak cucu kita lahir mereka semua bisa merasakan indonesia yang aman dan damai, tapi apakah itu mungkin jika setiap perbedaan selalu disikapi dengan emosional????
Didunia ini ada yang terlihat dan tidak terlihat ada yang nyata dan tidak nyata ada yang bisa melihat alam ghaib dan ada pula yang tidak, itu semua adalah karunia dari Gusti Allah yang maha suci agar kita selalu waspada dan eling bahwa didunia ini tidak ada satupun makhluk yang sempurna semuanya saling membutuhkan dan disinilah letak perbedaan antara orang yang berpikir akan kebesaran Allah dengan yang tidak.
Semoga kita semua diberikan hati yang lapang agar selalu bisa menerima perbedaan.
Masalah ramalan nenek moyang kita itu semua hanyalah merupakan prediksi agar generasi yang akan datang dalam melaksanakan perbuatan apapun agar di pikirkan terlebih dahulu untung ruginya baik bagi dirinya sendiri ataupun bagi orang lain.
yang namanya ramalan bisa benar bisa tidak itu semua berada dibawah kekuasaan Gusti Allah semata kita hanya bisa memprediksi dan bukan menentukan.
salam sejahtera untuk bumi alam beserta isinya
Assalamualaikum…
Syalom…
Omswatyastu…
Salam sejahtera… salam damai seluruh rakyat Indonesia…
Rasanya seneng buanget aku menemukan tulisan ini… yang telah membuka tabir misteri bagi diri saya selama ini yang saya cari semenjak tahun 1998 hingga kutemukan saat ini. Saya yakin “Tekan titiwancine” tiba saatnya nanti semua akan terbukti.Terima kasih buat Bp.Nurahmad,Bp.Tri budi Marhaen Darmawan dan semuanya…
semoga Allah SWT meridhoi… Tuhan memberkati… Hyang widhi mengijinkan… Gusti Allah paring pitulung amiin…
Salam Kasih dan Damai u/ Kita Semua.
Misteri Sabdo Palon,…
Sangat menarik u/ di telisik warisan leluhur tersebut…,…
Kita semua berharap, bahwa ujung pencariannya menghasilkan ke satu muara besar…. yaitu Persatuan. Tapi ingat wahai saudara2 ku, tujuan ke muara itu takkan pernah tercapai bilamana KEEGOAN masih saja menyelimuti diri kita. Bukalah sudut pandang mengenai kebenaran dan keilahian. Sediakanlah waktu kita u/ menyelam kedasar batin, karena itu adalah salah satu “KUNCI” yang bisa menunjukkan kita pada terpancarnya KEJERNIHAN DIRI. Dan jika ucapan, sikap dan prilaku sudah menyatu,.itulah kondisi ketenangan yang akan menghasilkan pancaran cahaya dalam wajah sekeliling kehadirannya.
Jikalau boleh kuberikan SARAN, tidak hanya untukmu KAWAN,,,,, tetapi juga termasuk DIRIKU ini…….MARILAH kita Menyelam ke “DASAR BATIN”,…Karena itu merupakan sebuah refleksi total atas perjalanan kehidupan, bagai mengukir sejarah perlawanan diri sendiri yang egois, menuju kesenyawaan abadi dalam rengkuhan kasihNya, ditengah hiruk pikuk ketersesatan alur alir hidup.
Inilah kehidupan spiritual, yang berharap melalui tangan ‘kan menemukan ketercerahan mengulurkan kebaikan keseluruh penjuru semesta. Melalui telinga bisa mendengarkan bisikan terdalam yang hidup di jiwa alam. Melalui hati menemukan kedamaian. Melalui Mata ‘kan melihat Tuhan yang menyelinap di balik dedaunan dan seluruh wajah semesta alam.
Inilah JALAN KITA KESANA !!!…
Inilah SYARI’AT yang harus meng-AKAR kuat di jiwa, sebelum batang dan rantingnya mengajak tumbuh mencakar langit. Inilah dasar yang harus dihidupkan, bukannya dilalaikan, bahkan bukannya hal yang tak lagi dikenal setelah sang wajah mampu menyapa MATAHARI.
Ada BATANG dan RANTING, yang menjadi lantaran bagi kehidupan Jiwa, inilah THARIQAT yang harus kita tempuh, jalan untuk menuju ladang-ladang pendakian yang lebih tinggi.
Ada HIJAU DEDAUNAN yang menampakkan bagi kehidupan akar dan batang. Ada HAQIQAT yang menjadi ciri dari kehidupan jiwa, setelah syari’at dan thariqat ia jalani.
Dan diatas semua itu, inilah BUNGA KEHARUMAN jiwa, puncak dari semuanya. Inilah MAKRIFAT yang tidak akan tumbuh selain dari akar yang kuat, dari ranting dan batang yang kokoh dan dari hijaunya dedaunan.
Ada KESEDERHANAAN u/ menjaga jarak dengan kehidupan duniawi, untuk menandakan bahwa jiwa tidak terikat akannya,..dan tak silau oleh gemerlapnya.
Ada KEPASRAHAN yang harus di hidupkan yang akan menjadi pertanda bagi kehidupan JIWA dan RUH.
Ada KEARIFAN yang akan menyembulkan putik keindahan menyemarakkan kehidupan kesucian di wajah bumi.
Ada KESABARAN yang hendaknya dihidupkan ketika sadar perjalanan kehidupan ibarat roda yang senantiasa berputar, dan takkan ada manusia yang terhindar dari gilasannya.
Ada DUKA yang menemani SUKA, ada SUKA yang bersembunyi dibalik DUKA. Inilah dua sisi kehidupan yang hendaknya tidak diabaikan. karena inilah jiwa masih hidup, ketika disadari keduanya ada dalam SATU ATAP KEHENDAKNYA.
Ada KETERLEPASAN yang hendaknya kita kembalikan kepadaNya, ketika sadar perjalanan harus ditempuh, tdak lepas dari usaha2.
Ada DOA-DOA yang hendaknya ditiupkan bersama desahan angin dan hembusan udara.
Ada PUTIK-PUTIK KEHARUMAN dialik desah haru kita, menghantarkan kepada SANG KEKASIH dan menyerahkan sepenuhnya dalam jiwa kehendakNya.
Didalam dirimuterdapat sekuntum teratai SUCI, SUMBER kebijaksanaan yang tiada batas. Kembangkanlah Welas asihmu dengan arif, maka kuntum terataimu akan mekar.
Jangan sampaikan kepada dunia…,bahwa jiwamu telah mengetahui apa yang ada dibalik yang nampak, apa yang tersembunyi dikedalaman kalbu, tapi jadilah sebagaimana TERATAI yang tak menyadari keindahannya, dan tetap tinggal di kedalaman kolam.
Berhentilah mencari wahai jiwa,…berhentilah mendengarkan dan lalaikan telingamu dari sabda SANG GURU, karena guru itu kini ada di hati kita,…ada dialam semesta ini..Marilah bersamaku,…’kan kutunjukkan padamu KeagunganNya. Lewat setiap wajah alam raya,…mengikuti Kehendak yang ABADI, memberikan pengadian,… belajarlah darinya…, dari wajah yang dihamparkan olehNya,…wajah yang menyeratakankeheningan ditubuhnya.
Inilah sejatinya perjalanan, jangan berhenti jika belum merasakan kepedihan dan penderitaan. Jangan berhenti jika belum merasakan gelombangnya yang menghempaskan tubuhmu….
Menemukan HAKEKAT KEHIDUPAN, ibarat menemukan akar poho, lalu menyiram air pada akar itu. Ada 2 proses yang tersembunyi disini :
1.> Seseorang harus bebas dari ikatan alam
2.> Seseorang harus terikat terhadap aktifitas dalam kesadaran sepenuhnya akan Tuhan.
TEKUN dalam kesadaran akan TUHAN, lebih baik daripada sibuk dalam angan-angan TUHAN.
Inilah Jalan, bagi siapa saja yang dalam hatinya senantiasa terbesit kesungguhan akan CINTA untuk kembali kepada TUHANNYA,…kembali dari sifat2 tercela menuju KESEJATIAN AKHLAK….Bersyukurlah ia yang telah diberi cahaya,…ketika pembukaan hijab olehNya berarti KERIDHOANNYA.
INILAH JALAN PERTAUBATAN,…dari kealpaan, karena jiwa manusia senantiasa berteman dengannya. JANGAN KATAKAN “AKU TELAH BERTAUBAT”…., Karena kau akan kehilangan manisnya jalan menuju kesana,…atau dengan demikian, ini adalah pertanda bagimu yang telah kelelahan dalam menggapai pintu ketercerahannya.
INILAH ENERGI yang takkan terbeli oleh apapun,..kecuali oleh mereka yang serius dan tekun dalam pengendalian diri,..kecuali oleh mereka yang benar2 menyadari bahwa setiap pribadi adalah bahasa ruhaniNya dan yang menghayati peran sejati dalam kehidupan ini.
MARI BERTAPA BAGAI ARJUNA….
MENGAMBIL HATI BATHARA INDRA…
MEMOHON SENJATA SAKTI MENGHADAPI ANGKARA MURKA…
DENGAN BEGITU…..
KAU AKAN MENJALANI KEHIDUPAN INI DENGAN BENAR,..LURUS..DAN JUJUR.
Menjadi pertapa, adalah siap menjadi TERBUKA WACANA FIKIRANNYA,..tentang kebenaran dan keilahian,…
Menjadi pertapa, bukanlah menjaga jarak dari seluruh aktifitas dunia, lalu mengabaikannya,.dan berlepas dari tanggung jawab yang seharusnya ia lakukan.
Tapi menjadi pertapa, adalah MELUANGKAN SEJENAK dari waktu-waktu hidup kita, untuk mengadakan kontemplasi dan perenungan batin,…dan mengejawantahkan kepada kenyataan badan lahiriah.
Menjadi pertapa, adalah mengorbankan hidupnya dan mengalahkan egoisitas-egoisitas yang hidup dalam diri, dan menyerahkan hidup sepenuhnya dalam kehendak seluruh wajah alam, karena itu dipahami sebagai kehendakNya.
WAHAI DIRI….
JADILAH BAGAI ARJUNA…
YANG TAPANYA TAK TERGODA OLEH APA-APA.
KARENA TAHU….
SENJATA SAKTI ADA DI KEDALAMAN SAMUDERA SURGAWI
DAN MERAIHNYA HARUS MELANGLANG BUANA….
MENYUSURI RIAK RIUH GELOMBANG JAGAD….
INILAH JALAN yang pernah ditempuh MUHAMMAD, ISA, MUSA dan wajah-wajah suci lainnya. Ketika tak lagi melihat dunia sebagai sebuah wujud yang menyilaukan,…Ketika menyadari ada rahasia yang sangat besar dibalik penciptaan alam raya,…Ada rahasia agung yang tersembunyi dibalik berdirinya keindahan,…Ada kekuatan yang Maha Dahsyat dibalik beratnya beban yang dikandung bumi. Ada Keajaiban yang masih tertabiri dari pandangan mata, ketika menyadari dunia tak cukup memberikan penjelasan dengan keberadaannya,… Dunia hanya bias berkata, “RENUNGILAH… dan RENUNGILAH….
Pada Tuhan kunci semua kesejatian, pada Tuhan semua pertanyaan akan memperoleh kebenaran jawaban.
Inilah wajah PENCINTA,…yang lewat matanya,..memancarkan cahaya keagunganNya…Lewat bibirnya ucapan keindahan bak mutiara yang tersembul dari kedalaman samudera, lewat seluruh gerak tubuhnya memancarkan cahaya bagi jiwa sekeliling.
“Wahai yang Maha cepat ridhaNya…!
Ampunilah orang yang tidak memiliki apapun kecuali do’a…
Karena Engkau perbuat apa kehendakMu..
Wahai yang NamaNya adalah Obat…
Yang Zikirnya adalah Penyembuhan…
Yang KetaatanNya adalah Kekayan…
Kasihanilah orang yang hartanya hanya harapan…
Dan senjatanya adalah do’a.”
Inilah yang cabangnya adalah menghidarkan diri dari kerakusan akan dunia, ketika memang demikian dunia diciptakan senantiasa menggoda, bagai perempuan tua yang semakin cantik dan harum baunya,…Namun bagi jiwa yang menyadari akan hakekat kehidupan yang hakiki, tentu takkan terkecoh oleh keberadaanny,…takkan tertipu oleh manis anggurnya,…takkan terpana oleh gemerlapnya dan takkan tergoda oleh segala macam rayuan keindahan yang hadir di hadapan mata,…yang berkelebat diseluruh ikatan jiwa.
• Inilah yang cabangnya adalah MEMELIHARA KESOPANAN kepada seluruh kehidupan,…ketika demikian Muhammad diutus untuk menyempurnakan BUDI manusia.
• Inilah cabangnya adalah BELAS KASIH kepada sesame, memberikan yang terbaik dari yang paling dicintai untuk di persembahkan kepada KekasihNya.
• Inilah yang cabangnya adalah MENAHAN DARI NAFSU AMARAH, ketika demikian sabdaNya, bahwa kekuatan bukanlah pada jasad yang besar, tetapi mampukah ia menundukkan hawa nafsunya, seraya memohon perlindungan akan dicerahkannya jalan menujuNya, bukan jalan murkaNya.
• Inilah yang cabangnya adalah SEDEKAH, dengan seluruh KEBAIKAN lewat pemberian terbaik. Ketika disinilah tercapainya RAHASIA PENGABDIAN DAN CINTA.
• Inilah yang cabangnya adalah ZUHUD kepada dunia, ketika tiada kebaikan selain hidup di HadiratNya, tiada kebaikan yang hidup dalam jiwa selain bersikap santun dalam menghadapi SEGALANYA.
• Inilah yang bahasa hidupnya adalah Maha Pengasih dan Penyayang, yang memberi tak meminta balasan, dan yang mengasihi tak minta dikasihi.
Ketika mengetahui sejatinya kehidupan adalah melakukan sembah puji yang dalam demi menggapai lautan taat, maka,…..masihkah keburukan memperoleh tempatnya dihati, menempati singgasana dikedalaman batin.
Wahai jiwa,….!!! Bangunlah dari kelenaan ini…
Dunia adalah padang yang menghamparkan badai, topan dan ombak serta berbagai macam rintangan menuju cintaNya.
Aku yakin,….kita semua dapat melaluinya dengan baik,……
Walaupun keringat, cucuran air mata dan tetesan darah mengalir dari jasad ini…..
Hadapilah semua itu dengan gagah berani……
Jadilah kalian para Ksatrya yang tangguh….
Persembahkan yang terbaik untuk DIRIMU dan TUHANMU……
SALAM.
sabdo palon/semar/apapun sebutannya,…..sudah dicari SEJAK ORDE BARU mau jatuh,…INGAT P HARTO selalu mengadakan wayang SEMAR BABAR JATI DIRI,..sekitar 1996 an,….yg menurut saya MENCARI….SEMAR,…namun sayang beliau sdh tidak waskita pada saat itu,…GAJAH dipelupuk mata tidak kelihatan..semut diseberang lautan terlihat.
Bagaimana,..kalo TOKOH SEMAR yg anda cari2,…TIDAK MAU MUNCUL?…apa yg terjadi?….
Banyak sosok MENGAKU AKU,hanya INGIN DUNIAWI(kekuasaan,materi,dll),….tapi SOSOK SEJATI TIDAK MAU MUNCUL….kecuali tentu ATAS perintahNYA.
ADA KUNCI JAYABAYA,…yg belum DIPAPARKAN,..DIMANAPUN,…intinya,..TANPA SEMAR NUSANTARA SIRNA,…
YANG PENTING bukan AGAMA(ageming aji),….TAPI TUHAN.
SEMBAHLAH TUHAN,..bukan AGAMA,JABATAN,MATERI,EGO,PARTAI,ORGANISASI/KELOMPOK,DLL KEBENDAAN.
Kalo diridhohi olehNYA,….maka anda semua INSYAALLAH akan menemukan SEMAR SEJATI,….(saya sebut INSYAALLAH,jadi belum tentu…)
saya, tidak tahu apa ada satrio piningit itu/atau siapalah,, apakah kita bisa bertemu bapak nurahmad. saya baru beberapa hari di jogja, saya kesini karena sesuatu. bapak bisa datang ke Jogjakarta
saya kost di saya orang yang realistis,, akhir2 ini saya jadi sering mencari tau tentang RAMALAN itu,
Saya lahir 17 Agustus 1986, Umur 2 tahun saya mulai hidup dg neneks saya,selepas lulus SMA Tahun 2006, saya ke jakarta untuk kerja, jadi tukang semir, kuli bangunan, pengamen, terakhir tambal ban,, dari hal itu say tahu tentang kehidupan masyarakat..
yang buat saya heran adalah dulu sewaktu jadi kuli, saya pernah bermimpi di kejar oleh tentara saya lari, sampai saya tiba di sebuah gerbang disitu ada 4 orang memakai baju seragam ,satu orang yang saya kenal agaknya pak karno, lainnya saya ga kenal. setelah mimpi itu saya ada keinginan untuk kuliah saya coba ikut ujian padahal setahun saya ga buka buku tapi ternyata lolos ujian dan di terima di sebuah unversitas di jogja,,. sekarang yang jadi pikiran saya adalah kalo bisa Bapak datang saja ke sini ke jogja ( itu kalau anda berminat ) PURNAMA bulan kesembilan di,,,
kadang saya bertanya apakah saya si itu, tapi tidak saya dan hidup saya mungkin bagi orang lain sudah hancur, tak ada yang saya miliki…atau kah ini hanya permainan pikiran saya, ampuni saya ya Allah.
… flash back barangkali perlu untuk penyusunan proyeksi ke depan, namun adakah kemampuan untuk lakukan verifikasi terhadap masa lalu ? …
… flash back nih, … barangkali saudara-saudara ada yang tahu, “Adakah yang dengar/tahu/kenal/paham dengan siapa itu yang sering disebut dengan EYANG KINASIH ? …
… ada yang bisa ceritakan tentang beliau ? …
… terimakasih !
… saya ini cukup serius … pingin tanggapan … koq belum ada yang sambut …
… beliau yang saya maksud itu … diduga keturunan Brawijaya (mungkin Brawijaya ke-3 ?) …
… (diduga) kenal baik dengan Panembahan Ismoyo …
… siapa yang selalu mengantarkan (dugaan)seseorang sebelum yang bersangkutan menjadi pemimpin tertinggi negri ini …
… so, … berarti memang sulit … benar-benar sulit untuk menelusurinya …
… hanya Allah SWT yang mengetahui (dan pastinya menentukan) mau ke mana semuanya akan menjadi …
Semoea Milik Yang Maha Esa. Mari Kita Berjuang dan bekerja sesuai kemampuan kita. saatnya bersatu dan bekerja.
Jayalah Indonesia
Untuk saudaraku yang seagama dan merasa benar (padahal kebenaran itu hanyalah milik Gusti Allah)seyogyanyalah sebagai orang yang mengaku Islam seharusnya tingkah laku kita lebih baik dari umat yang beragama lain (Lihatlah tingkah laku Rosul Kanjeng Nabi Muhammad S.A.W )beliau tidak pernah berkata ataupun menghukum sesuatu berdasarkan Akal dan hawa nafsunya belaka melainkan berhukum berdasarkan ilmu Allah. maka terus terang saja saya sangat prihatin jikalau ada saudaraku yang notabene seagama akan tetapi merasa dirinya paling benar ataupun merasa dirinya paling suci sehingga dengan berani memvonis seseorang kafir atau sesat bukankah rosul pernah bersabda ” janganlah engkau sekali-kali memperolok2x oranglain atau mengkafirkan seseorang karena bisa jadi olok2x itu berada pada dirinya sendiri” jadi janganlah memvonis orang lain sesat atau kafir sebelum jelas kekafirannya atau kesesatannya.janganlah melihat sesuatu dari lahirnya saja melainkan lihatlah juga sesuatu yang tidak terlihat mata,sebagai contoh kecil saja ketika orang awan melihat ait putih maka orang awam akan melihat bahwa air putih ya air putih hanya untuk pengobat rasa haus. akan tetapi jika yang melihatnya seorang ahli Kimia ia akan berpendapat yang lain ia akan menjelaskan bahwa air putih bukan sekedar obat penawar haus akan tetapi merupakan salah satu zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dengan segala penjelasannya.intinya jikalau kita hanya mengetahui sesuatu hal dari kulit luarnya saja bagaimana mungkin kita bisa mengetahui segala sesuatu dengan benar jadi seharusnya selain melihat kulit (syareat) maka kitapun harus mengetahui isi dari kulitnya ( hakekat ).
Sebetulnya umat islam sudah dibekali dengan 2 senjata pusaka yang sangat hebat yang bisa menyelamatkan manusia dunia akherat( Al-Qur’an dan Al- Hadits)tapi sayangnya kedua pusaka itu sekarang hanya dipakai untuk menyerang atau memvonis seseorang lain itu kafir atau sesat bukan untuk dipelajari untuk direnungi apa maksud dari semua ayat Al Qur’an dan Sabda Rosul itu.
Jikalau kita buka kedua pusaka itu dengan ilmu hakekat maka yang kita dapati hanyalah kekerdilan dan rasa malu yang sangat terhadap gusti Allah Swt dimana gusti Allah sudah dengan sempurna membekali kita dengan ke 2 buah pusaka tersebut dan melengkapi alam ini untuk kita jadikan alat kembali kepadanya.jadi alangkah malunya kita jikalau merasa diri kita ini paling hebat ,paling pintar ataupun paling suci,kita ini hanyalah makhluk lemah dihadapan sang pencipta yang tidak memiliki daya dan upaya kecuali dengan pertolonganNya (Gusti Allah).
Jadi saya harap Blog ini disikapi secara wajar saja dimana kita bisa belajar dari orang2x lain dengan kemampuan yang lain. Masalah benar atau tidaknya semua Ramalan atau Prediksi teman2x kita diatas itu semua terbentuk dari rasa cinta mereka terhadap negri ini yang sekarang sedang dilanda banyak masalah jadi jangan disikapi terlalu jauh. Ingat kata kuncinya manusia boleh memprediksi dan berkehendak akan tetapi ketentuan dan keputusan adalah mutlak milik Allah Swt.
“Jayalah Negriku Jayalah Bangsaku”
Salam sejahtera untuk Seluruh Alam beserta isinya.
2k
Dengan mencari semar / sabdo palon pada diri kita sendiri.Maka sebenarnya diri kita adalah ratu adil secara pribadi.
salut>>>blognya
setelah membaca artikel diatas, dapat pula disempulkan bahwa akan tiba saatnya kembalinya keemasan seperti yang terjadi pada zaman majaphit. satrio piningit memang diri kita sendiri, orang yang menjelankan praktik kebaikan itulah yang jadi pelindungnya.namun bila kita lihat siapa pemimpinnya?, dia adalah orang yang tidak memintingkan kepentingan sendiri, tetapi mereka yang lebih mementingkan kebahagiaan semua mahkluk. dalam buddhism itu adalah para bhikkhu, mereka hidup penuh kesederhanaan dan kebijaksaan.
bila kita melihat perkembangan penybaran agama-agama yang masuk di indonesia, penyebaran agama yang tidak mengunakan kekerasaan adalah agama hindu dan buddha, berbeda dengan yang lain??????????????
hal ini mencerminkan kesucian dari ajaran yang penuh kedamaian.semoga semua makhluk bahagia
Saatnya kita introspeksi diri, karya-karya dan tulisan-tulisan seperti ini, dulu ditabukan ketika masih banyak orang yang bisa dengan mudah menangkap pesan dibaliknya, karena orang masih banyak yang perpegang pada kawruh diri, jadi cepat tanggap saamita akan pasemon dan makna dibaliknya, sekarang tulisan seperti ini, dibuka luas, setiap orang bisa mengakses, dan membaca, sayangnya orang sekarang banyak yang terjebak pada pola pikir praktis, jadi untuk menarik kesimpulan kadang hanya dari satu segi, … oh ini baik kok, lantas dipegang dengan sangat fanatik, dan mengabaikan bahwa yang lain juga baik, dan diantara yang baik-baik tadi ada yang cocok untuk kita, dan ada yang hanya cocok untuk orang lain.
MUstafa
good afternoon everybody
we so pleasant to read this blog, due to we found something diffrent and also there are many comments regarding the content of it.
as long as to improve our knowlegde and know how history of our nation, we do fully support to be disscussed
anyway thank you for creator of this blog, hope this blog (information) all the young successor understand and may continoue our development without ignoring the history our nation and prepare ourself to reach the better future.
best regards
ochea
Salam Kasih Dan Damai u/ kita Semua.
Salam Kenal u/ Saudaraku Hendrayana dan semuanya.
Sebelumnya sudilah kiranya saya diberikan ma’af bilamana tanggapan saya ini kurang berkenan di hati dan bukan pula saya bermaksud menggurui anda semua. Saya hanya mencoba u/ memaparkan dari apa yang saya ketahui sedikit.
Menanggapai tanggapan dan pertanyaan dari saudaraku Hendrayana ( tanggapan urutan kedua ), mengenai Perkataan Sabdo Palon yang dirasa menurut anda ataupun saudara lainnya “kurang Pantas”. yaitu pada kata ”
….” Bila ada yg tidak mau memakai akan saya hancurkan. Menjadi makanan jin, setan dan lainnya. Saya akan membuat tanda datangnya kata-kata saya ini. Bila kelak gunung merapi meletus dan memuntahkan laharnya.”…
Mengapa Sabdo Palon mengatakan hal tersebut ???
Tidak lain dan tidak bukan, karena beliau
“Sudah Tahu dan Paham”
Bahwa kondisi masyarakat yang akan datang nanti, lebih banyak manusia2 yg tidak tahu diri, akhlak dan budi pekertinya sudah jauh dari existensinya sebagai “Makhluk Tuhan yang bermoral dan beradab”.
Ini menunjukkan bahwa Beliau sangat peduli dan prihatin sekaligus menegaskan akan kondisi masyarakat yang akan datang. Agar mereka-mereka sadar (eling) bahwa dunia itu ada yang membuatnya. Dan manusia sebagai salah satu makhluk ciptaan sekaligus Khalifah Nya dimuka bumi ini, maka sudah sepantasnyalah menunjukkan kapabilitasnya sebagai Makhluk Tuhan.
Mengapa ada kata : “…akan saya hancurkan. Menjadi makanan jin, setan dan lainnya…”
Karena pada saat itu, sudah banyak manusia yang jauh dari standar “Manusia”, sehingga tidak hanya manusia saja yang muak melihat kondisi tersebut, para leluhur, alam dan makhluk2 lainnya pun juga ikut murka.
Karena jin dan setan ( yang kufur terhadap Tuhan )menyukai perbuatan yang kotor dan tidak baik, maka manusia2 yang tidak elinglah menjadi santapan yang empuk bagi mereka.
Gunung yang meletus dan tanda lainnya adalah sebuah tanda sekaligus peringatan di mulai nya suatu zaman baru, seperti kita ketahui di zaman Nabi Nuh dengan air bahnya dan para pendahulu kita lainnya.
Dan bagi manusia2 yg sudah melampaui batas, kelak akan menerima balasannya. Lihatlah di zaman para pendahulu kita. Tidakkah kita ambil hikmah dari para pendahulu kita??? Bukankah Tuhan tidak suka terhadap manusia2 yang melampaui batas???
Apakah perlu “diulang” kembali masa2 yang silam tersebut??
Walaupun semua apa yang terjadi dimuka bumi ini beserta isinya, adalah sudah tercatat dan menjadi Kehendak Nya.
Tetapi setidaknya kita berusaha agar tidak menjadi salah satu makhluk yang terkena Murka Nya.
Dan ini merupakan sebuah ujian dari Tuhan terhadap makhluk Nya,…apakah ia pantas mendapat sebuah kemuliaan disisi Nya. Tidakkah kita tahu, bahwa untuk mengetahui kualitas sesuatu barang maka diperlukan adanya sebuah ujian dan tes. Sehingga akan terlihat setelah ujian dan tes, mutu barang tersebut.
Sama halnya kita sebagai Makhluk Nya, yang sudah diberikan amanah untuk menjadi kholifah di muka bumi ini.
Tidakkah kita semua sama di mata Tuhan, kecuali taqwa kita kepada Nya???
Mari sama2 kita renungkan keberadaan kita dimuka bumi ini dan mari buktikan, bahwa kita diciptakan oleh Nya tidaklah sia-sia.
Berusahalah menjadi “MANUSIA” yang tidak hanya berguna bagi diri sendiri, tetapi juga makhluk disekitarnya. Seperti halnya Muhammad yang diutus ke muka bumi ini menjadi RAHMATAN LIL ALAMIN ( RAHMAT BAGI SEMESTA ALAM ).
Tidak ada kata terlambat bagi kita untuk memulai….
Selama Tuhan masih memberikan kesempatan kepada kita, yaitu dengan ditandai jantung yg masih berdetak di jasad kita. Dan sebelum ada tanda lainnya, besar ataupun kecil dari Tuhan, yang bahkan mungkin akan membuat hilang nyawa kita, saudara ataupun tetangga kita.
Jikalau boleh kuberikan saran, tidak hanya UNTUKMU KAWAN tetapi juga bagi DIRIKU ini. Mari kita sama2 buktikan kepada DIRI dan TUHAN.
Mari kita asah, hidupkan dan gunakan MUSTIKA kita.
Banyak cara untuk menghidupkan MUSTIKA kita, tetapi tidaklah mudah membuatnya BERSINAR.
Semua terserah kalian melakukannya, karena setiap diri mempunyai tanggung jawab yang harus di embannya dan dipertanggung jawabkan kepada SANG MAHA DIRAJA SEMESTA ALAM.
belajarlah pada orang2 yg telah lulus pengetahuannya.
Salam.
Salam Kasih Dan Damai u/ Kita Semua
Mengenai Pertanyaan “Titisan”.
Saya rasa belum pantas bila di bahas di dalam blog ini.
Karena untuk menjelaskan hal tersebut :
- Dibutuhkan pemahaman yang detail dan menyeluruh
- Dikarenakan nanti ada keterbatasan pemahaman dari
beberapa pembaca, yang mungkin dapat membuat negative
thinking dan sejenisnya.
- Mengingat kondisi saat ini, maka Persatuan umat
haruslah dijunjung tinggi.
Jikalau masih ada sedikit rasa ganjalan dihati,.. Tanyalah pada orang2 yg telah lulus pengetahuannya.
Sekali lagi saya mohon ma’af yg sebesar2nya.
Salam.
jayalah nusantara,indonesiaku…!!!!
ass..
sabdo palon … dimanakah beliau sekarang
lalu apa hubungannya dengan syech subakir
yang memasang tumbal ditanah jawa………….
mohon dikasih beritahnya donk……
aku pengin tau lebih jelas…
sallam
Salam.
Sebagai orang Islam membaca DARMO GANDOL hati sy PANAS.
Sebagai orang Jawa, hati saya ADEM.
Yg penting kita jaga bangsa kita tdk seperti ISRAEL X PALESTINA. Rugi besar tyada henti!!
Jujur saja saya SALUT pd masyarakat BALI yg tdk kehilangan jati dirinya, yg berjaya dg ciri khasnya.
Kapan Jawa menyusul yaaa? Jadi ngiri sama BALI.
Bagus.
Tulisan ini bagus.
Jadi tahu kelucuan orang Indonesia.
Orang Indonesia tuh sifatnya nggak ngalor , gak ngidul.
Ada yg ke-Barat Baratan, ada yg ke-Jepang Jepangan, ada yg ke-Arab Araban.
Begitu kita ke Barat, ke Jepang, ke Arab, nggak seorangpun dari mereka yg melirik KERJA KERAS kita bela belain negara mereka. Disapa aja kagak !
KACIAN DEH LOE ! ! !
Makanya , ayo kita gali jati diri kita yg sebenarnya.
AYO BANGKIT ! ! !
‘apabila waktunya telah tiba, dan atas kehendakNYA, aku akan hadir’
- jangan takut akan kiamat! takutlah akan segala perbuatanmu!
- dimana ada lelaki yang memiliki tanda lahir hitam di belakangnya akibat gerhana matahari, disitulah aku bersemayam!
- jin dan setan adalah ciptaanNYA, sepanjang masa mereka akan mengganggu manusia,
- jangan pernah takut apabila kau telah bertaqwa kepadaNYA
- Aku masih berada diseberang hingga kini, kelak ‘CUCU’ Ku yang akan meneruskanK
u
- ingatlah menyembah TUHAN !! jangan pernah bersekutu dengan jin atau setan!!!!
- INGATKAN PIKIRANMU AGAR SELALU INGAT KEPADAKU
Om Swastyastu
Artikel yang sangat berbobot yang mengajarkan kita untuk tidak lupa kepada warisan luhur leluhur kita. Semoga Semua mahluk berbahagia
Om shanti shanti shanti Om
Menarik sekali sejarah majapahit, khususnya sejarah Prabu Brawijaya V dan Sabdapalon pada masa kejatuhan majapahit. Umumnya hanya diketahui sebatas perpisahan Prabu Brawijaya V (PBV) dengan Sabdapalon (SP)dipuncak Gunung Lawu. Sebagian mengatakan PBV dan SP moksa (raib) dipuncak gununglawu, karenanya disebut orang puncak keabadian.
Padahal tidaklah demikian PBV da SP beserta rombongannya diam-diam menuruni puncak gunung lawu seterusnya mengembara kepedalaman pulau Sumatera tepatnya di mandailing. Mandailing adalah suatu nama yang diberi PBV berasal dari kata Mandah dan Eling yang berarti pindah sementara untuk mengingat . yang berarti pindah sementera dan tetap mengingat suatu saat akan kembali ke Tanah Jawa, karena sesuai dengan sumpah SP, yang akan kembali setelah 500 tahun, yang akan memimpin Tanah Jawa. Untuk mengenang dan melampiaskan kepahitan hidup terusir dari Majapahit/T.jawa, mereka menciptakan gendang sembilan serta tangga rumah sembilan anak tangga, sebagai simbol perlawanan kepada wali songo, dimana gendang dipukuli dan anak tangga dipijak-pijak, kalau naik turun rumah. dalam kehidupan selanjutnya keturunan PBV serta keluarga istrinya (putri campa)merupakan keluarga dekat dengan sistem keluarga silang, dengan penasehat SP sendiri.
SP sendiri menurut pantauan spritual bukanlah beragama budha melainkan agama parmalim. yang mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa atau semacam aliran kebatinan. Ketika terusir dari Majapahit telah ada konsensus antara BPV dan SP dengan Sunan Kalijaga. Bahwa nanti suatu saat apabila sudah ada keturunan BPV yang taat, jujur, bersih dan betul-betul manjalankan syariat agama, kepadanya akan diberikan kesempatan memimpin nusantara ini(Satria Piningit), inilah yang disebut Sabda Palon menagih janji.Kini setelah 500 tahun berlalu, keturunan BPV tidak menganut agama parmalim, tetapi agama Islam yang taat. Melihat kenyataan ini SP dari dunianya tidak lagi mempersoalkan agama leluhurnya. Tanda-tanda kembalinya SP sudah muncul. secara spritual SP sendiri sudah masuk Islam dan telah di Syahadatkan Sunan Kalijaga secara spitual(ghaib)dan itu terjadi tahun 1997, 500 tahun setelah terusir dari T.Jawa. Kalau ditelisik banyak tanda-tanda maupun nama-nama yang berasal dari Majapahit dijumpai di Mandailing yang kesemuanya ini menguatkan bahwa PBV dan SP mandah untuk eling. sementara makam PBV dan SP bersebelahan dikaki bukit yang sering diziarahi keturunannya. Para keturunannya menyebut PBV dengan Raja Godang (Raja Besar), sementara SP dengan Datu Godang ( Dukun Besar ). Sekian dulu ya…
sedih jika membaca semua ini!!
hanya menunggu dan menunggu, padahal sabdopalon/semar sudah berlalu (ga ada yang ngeh) tinggal menunggu jaman berganti jaman, nunggu datangnya ratu adil yang benar2 ratu adil/=imam mahdi??=kiamat???
(Wangsit siliwangi) :
1.Buta bakal jaradi wadal, wadal pamolahna sorangan. Iraha mangsana? Engké, mun geus témbong budak angon! Ti dinya loba nu ribut, ti dapur laju salembur, ti lembur jadi sanagara!=jamannya kerusuhan ambon,sampit,dll
2.Nu garelut laju rareureuh; laju kakara arengeuh; kabéh gé taya nu meunang bagian. Sabab warisan sakabéh béak, béakna ku nu nyarekel gadéan. Buta-buta laju nyarusup, nu garelut jadi kareueung, sarieuneun ditempuhkeun leungitna nagara.=asset2 negara dijual pada kapitalis
3.Laju naréangan budak angon, nu saungna di birit leuwi nu pantona batu satangtung, nu dihateup ku handeuleum ditihangan ku hanjuang. Naréanganana budak tumbal. sejana dék marénta tumbal. Tapi, budak angon enggeus euweuh, geus narindak babarengan jeung budak anu janggotan; geus mariang pindah ngababakan, parindah ka Lebak Cawéné! Nu kasampak ngan kari gagak, keur ngelak dina tutunggul. (nb:budak angon=anak gembala=sabdopalon=pengasuh raja2 jawa/indonesia)
Sekarang hanya tinggal ramalannya (Sabdopalon) saja:
1.Ngidul ngilen purugira,
Ngganda banger ingkang warih,
Nggih punika medal kula,
Wus nyebar agama budi,
Merapi janji mami,
Anggereng jagad satuhu,
Karsanireng Jawata,
Sadaya gilir gumanti,
Boten kenging kalamunta kaowahan.=sudah terjadi 2006
2.Alun minggah ing daratan,
Karya rusak tepis wiring,
Kang dumunung kering kanan,
Kajeng akeh ingkang keli,
Kang tumuwuh apinggir,
Samya kentir trusing laut,
Seia geng sami brasta,
Kabalebeg katut keli,
Gumalundhung gumludhug suwaranira.=Tsunami
3.Lindu ping pitu sedina,
Karya sisahing sujanmi,
Sitinipun samya nela,
Brekasakan kang ngelesi,
Anyeret sagung janmi,
Manungsa pating galuruh,
Kathah kang nandhang roga,
Warna-warna ingkang sakit,
Awis waras akeh kang prapteng pralaya.=aceh,padang,yogya,maluku,bengkulu etc.
(wangsit siliwangi):
1.Jaman bakal ganti deui. tapi engké, lamun Gunung Gedé anggeus bitu, disusul ku tujuh gunung. Génjlong deui sajajagat.
2.Hadé deui sakabéhanana. Sanagara sahiji deui. Nusa Jaya, jaya deui; sabab ngadeg ratu adil; ratu adil nu sajati.
jadi intinya ga usah ditunggu2 toh ditunggu2 juga ga pada ngeh kedatangannya, lebih baik kita jalani saja hidup ini dengan bijak, berpegang pada aturan agama sesuai dengan agama masing2
(wangsit siliwangi):
Jig geura narindak! Tapi, ulah ngalieuk ka tukang! = jadikanlah masa lalu sebagai cerminan untuk bangsa ini melangkah selanjutnya tanpa mengurangi rasa hormat pada leluhur
Indonesia Jaya
Ok!!!!!
Salam buat semuanya,..
Mbah rasa sih siapa saja boleh mencalonkan diri jadi ratu adil / satrio piningit. Tapi Mbah berharap, bagi siapa saja yg mencalonkan diri….ya mbo’ di “bersihin” dulu dirinya dari niatan, pikiran dan perbuatan yg jelek2.
Jangan cuma mencalonkan diri… tapi “diri”nya masih haus dengan kekayaan dan kekuasaan serta perbuatan bejat lainnya,…. apa tidak malu dengan dirinya sendiri, orang lain bahkan Tuhan Nya.
Ya,.. kalau bisa jangan gitu2 amat dong,…apa ndak kasihan dengan rakyat dan negeri ini.
Yang penting dengan segala kemampuannya mau membangun bangsa dan negara ini,…. tapi dengan ikhlas ya…
jangan neko-neko…
siapapun anda ( tanpa memandang SARA’ )…terbuka untuk mencalonkan diri menjadi “SATRIA ITU”….
Tapi kalo mbah saranin ya…., mo dengar atau tidak yo terserah kalian semua..
sebelum anda2 mencalonkan diri jadi “SATRIA ITU”….
Tolong buktikan dari DIRI SENDIRI dulu,… baik itu pikiran, perkataan dan perbuatannya.
Dan jangan lupa amalkan LELAKU ING SENDIKO ya,…
Setelah itu “NGACA DIRI DAN NGAJI DIRI”…Apakah pantas anda mencalonkan diri ??? kalau “sudah pantas” dan “siap”…yo monggo…. mbah dukung ko’…
Mbah punya cara agar negara ini cepat bangkit dan maju,…
caranya gampang ko’…
LANGKAH AWAL DENGAN MENGHIDUPKAN NURANI KITA SEMUA,…
( Khususnya masyarakat nusantara,…karena yg mo maju kan Nusantara )
Karena dengan begitu rasa untuk berbuat baik dan cinta kasih pasti akan terwujud dalam kehidupan sehari-harinya.
Terutama yang duduk di KURSI PEMERINTAHAN DAN PEMEGANG KEPUTUSAN YO..
MBO’ YA ELING… JG CUMA MIKIRIN PERUT SENDIRI…..
APA KALIAN2 INI SUDAH TIDAK PUNYA NURANI LAGI…???
Ya sudah,…Ayo saatnya kita sebarkan cinta kasih dan segala kebaikan ke seluruh penjuru bumi.
Salam Kasih untuk semuanya…
Salam kasih buat Mbah Jagad Buana…
buat : Mr. XXX, Mas Nurahmad, Mas Karebet, Mas Bagot Mas Kiki dan semuanya ya…
maaf kalo Aki ngga bisa sebutin satu2..
jADI Salam juga buat semuanya,…
Saya setuju dengan Mbah Jagd Buana…
Mari saatnya kita HIDUPKAN NURANI KITA…
Dan jangan lupa sebarkan cinta kasih dan kebaikan dalam kehidupan kita sehari-hari..
Mudah2an orang yang duduk di kursi Pemerintahan dan pemegang keputusan khususnya segera sadar….
kalau bisa semua masyarakat kita juga eling…
biar cepat2 deh negara ini maju…
Aki juga bingung,…kenapa mereka2 yg punya kekuasaan masih mikirin perut sendiri….
toh kan perut mereka sama dengan masyarakat lainnya…
masa sih tega2nya terus2an mikirin diri sendiri dan sedikit sekali dari mereka yang mau peduli dengan rakyatnya…
Masih sering ribut2 masalah politik dan kekuasaan…
ELING ‘NGGER..ELING…!!!
Aki harap kita semua segera berbenah diri,…
karena sekarang jaman “Pembersihan”…. siapa2 yg tidak eling akan menerima akibatnya….
dari pada nanti terlambat,… penyesalan nanti tiada berguna…
Salam
Salam Kasih dan Damai u/ Kita Semua…
Salam kasih u/ saudaraku : Ki Jagad Buana, Ki Cokro Darmo, Bhagawan Dwija dan saudara2ku semuanya….
Aku senang sekali jika kita selalu saling mengingatkan,.. tanpa adanya keegoan dan saling tanpa saling menyalahkan….
Apalagi mengenai cinta kasih dan kebaikan,…mudah2an kita semua dapat memancarkan cinta kasih dan kebaikan…
bukan karena kita sebagai pemangku agama & spiritual, pejabat, resi, raja atau siapapun kita semua…..
Tetapi karena sesungguhnya kita adalah SATU,…
yaitu sama2 makhluk ciptaan dari TUHAN YANG MAHA ESA ( SANG MAHA DIRAJA ALAM SEMESTA )
Oleh karena itu sudah sepantasnyalah kita saling mengasihi dan menyayangi, serta saling mengingatkan antara satu dengan yang lainnya.
Toh segala apa yang kita lakukan di muka bumi ini, pasti kita pula yang akan menerima balasannya.
Tidaklah mungkin jikalau kita menanam cabe,…tapi yang kita harapkan buah apel atau anggur yang manis rasanya akan kita tuai.
Jadi, mari sama2 kita buktikan, bahwa kita semua adalah makhluk yang baik dan berguna bagi diri sendiri dan orang lain.
Gusti,…
Kami tahu, kami bodoh…
Kami tahu, kami hina…
Tapi jangan biarkan kami terlelap dalam kebodohan dan kehinaan…
Jikalau ENGKAU berkenan,… berikan kami selalu PETUNJUK
Sehingga kami dapat menjalani bahtera kehidupan yang fana’ ini dengan baik…
Jikalau kami banyak kesalahan dan perbuatan dosa yang telah kami lakukan, baik itu disengaja maupun yang tidak disengaja…kami mohon dibukakan pintu ma’af yang seluas2nya…
Gusti,….
Jikalau kehadiran kami di muka bumi ini merepotkan bahkan menyusahkan-MU…
Sekali lagi kami mohon ampun YA TUHANKU….
Bukan karena ENGKAU salah menciptakan kami…
Tapi kami-kami inilah yang bodoh dan lalai…
Gusti,…
Tanpa Mu kami hampa,…
Tanpa Mu kami hina…
Tanpa Mu kami tiada artinya…
Nudah2kan kita semua diberikan anugerah dan petunjuk-NYA
SALAM.
Salam Kasih dan Damai u/ Kita Semua…
Salam kasih u/ saudaraku : Ki Jagad Buana, Ki Cokro Darmo, Bhagawan Dwija dan saudara2ku semuanya….
Aku senang sekali jika kita selalu saling mengingatkan,.. tanpa adanya keegoan dan tanpa saling menyalahkan….
Apalagi mengenai cinta kasih dan kebaikan,…mudah2an kita semua dapat memancarkan cinta kasih dan kebaikan…
bukan karena kita sebagai pemangku agama & spiritual, pejabat, resi, raja atau siapapun kita semua…..
Tetapi karena sesungguhnya kita adalah SATU,…
yaitu sama2 makhluk ciptaan dari TUHAN YANG MAHA ESA ( SANG MAHA DIRAJA ALAM SEMESTA )
Oleh karena itu sudah sepantasnyalah kita saling mengasihi dan menyayangi, serta saling mengingatkan antara satu dengan yang lainnya.
Toh segala apa yang kita lakukan di muka bumi ini, pasti kita pula yang akan menerima balasannya.
Tidaklah mungkin jikalau kita menanam cabe,…tapi yang kita harapkan buah apel atau anggur yang manis rasanya akan kita tuai.
Jadi, mari sama2 kita buktikan, bahwa kita semua adalah makhluk yang baik dan berguna bagi diri sendiri dan orang lain.
Gusti,…
Kami tahu, kami bodoh…
Kami tahu, kami hina…
Tapi jangan biarkan kami terlelap dalam kebodohan dan kehinaan…
Jikalau ENGKAU berkenan,… berikan kami selalu PETUNJUK
Sehingga kami dapat menjalani bahtera kehidupan yang fana’ ini dengan baik…
Jikalau kami banyak kesalahan dan perbuatan dosa yang telah kami lakukan, baik itu disengaja maupun yang tidak disengaja…kami mohon dibukakan pintu ma’af yang seluas2nya…
Gusti,….
Jikalau kehadiran kami di muka bumi ini merepotkan bahkan menyusahkan-MU…
Sekali lagi kami mohon ampun YA TUHANKU….
Bukan karena ENGKAU salah menciptakan kami…
Tapi kami-kami inilah yang bodoh dan lalai…
Gusti,…
Tanpa Mu kami hampa,…
Tanpa Mu kami hina…
Tanpa Mu kami tiada artinya…
Mudah2kan kita semua diberikan anugerah dan petunjuk-NYA
SALAM.
Salam buat semuanya…
Satu lagi nih pesan mbah…
Bagi angger2 yg mengaku satrio piningit / ratu adil, mungkin bisa kirimkan data dirinya ke email mbah.
Jangan lupa dimasukkan visi, Misi, Perencanaan2 angger dalam membangun bangsa ini,.. serta alasan2 mengapa angger menamakan diri satrio piningit / ratu adil itu…
Kalau angger benar2 satria,…ya nda’ usah takut..!!!
justru kalian semua harus berani dan mempertanggung jawabkan citra nama “satrio” tsb,… itupun kalau kalian benar2 seorang satria,…
bukan seorang “pengecut” yang hanya berani menunjuk diri,…tapi tidak punya visi, misi dan perencanaan2 yang jelas dalam membangun bangsa ini…
monggo,… mbah tunggu jawabannya…!
Kalau ada yang sudah “pantas” dan memenuhi “syarat” Mbah akan bimbing u/ mendapatkan ARTADAYAnya,..
semua tidak ada biaya…toh memang itupun titipan Gusti,.. khususnya orang yg bersih, jujur, ikhlas dan yang mau membangun bangsa ini tanpa pamrih…
Kalau Gusti sudah memperkenankan,…yo pasti takkan lari kemana…
Mungkin sudah waktunya “satria” ini mendapatkan daya-Nya… dan mudah2an jodoh dengan mbah.
Karena mbah sudah tua dan secara fisik tidak bisa berbuat banyak u/ negeri ini… apa yang mbah bisa bantu,..pasti mbah bantu…
Buat yang cuma mementingkan kepentingan diri sendiri dan berhati busuk ,..lebih baik tidak usah saja…
karena percuma,… 1 juta tahun pun kalau anda berdo’a/semedi/meditasi atau hal lainnya, kalau hatinya masih busuk,.. ngga’ akan mungkin dapat artadaya,…. kalau demit sih masih mungkin….
ditunggu ya ngger…di email: hyangjagad0@yahoo.com
salam.
Salam u/ semuanya.
Mohon maaf sebelumnya…
U/ Email mbah selanjutnya dan u/ seterusnya diganti.
dari hyangjagad0@yahoo.com menjadi jagad_lawu@yahoo.com
Mengingat banyaknya data yg tidak memenuhi “syarat”…
Sekali lagi mbah umumkan…
Hanya Orang2 yg BERSIH HATINYA dan BERBUDI LUHUR saja yg mendapat gemblengan… lain itu tidak..!!!
Salam
Kepada mbah jagad lawu: apa njenengan yg mbaurekso gunung lawu? Kata orang sunan lawu itu ya brawijaya v, jangan2 anda itu brawijaya v momonge sabdopalon & noyogenggong. Klo betul, njenengan pasti Satrio piningit. Kok dari tdk bilang klo anda itu SP. Tak tunggu ya mbah, nugel tanah jawanya.
Salam Buat Semuanya…
Salam Kasih u/Mas Nurahmad dan semuanya…
Sebelumnya mbah mohon izin sekaligus terima kasih, kepada Mas Nurahmad sebagai pemilik blog ini. Mbah mohon ma’af bilamana kehadiran disini kurang berkenan bagi pemilik blog maupun pengunjung… Mbah hanya ingin membantu membangun bangsa ini, sesuai dengan apa yang mbah bisa lakukan.
Mbah akan mencoba memberikan sedikit keterangan dan masukan…, jikalau kurang berkenan,…yo mbah minta ma’af…
Pada hakikatnya, jikalau anda benar2 ingin membangun bangsa dan negara tanpa pamrih, jangan melihat status apapun juga. Karena seorang “Satria yang Sejati” adalah orang2 yg rela mengorbankan dirinya demi kepentingan orang lain, apalagi untuk kepentingan bangsa dan negaranya, terlebih lagi hanya mengharapkan kerido’an dari Tuhan-Nya.
Dalam dirinya tertanam Sifat PATRIOTIK SEJATI, yang berbuat berbagai bentuk kebaikan dan menyebarkan cinta kasih dalam kehidupannya sehari-hari kepada apa dan siapapun juga.
Tidak mengharapkan sedikitpun balasan dari orang2 yg ditolongnya. Semuanya dilakukan tanpa pamrih, sebagai wujud syukur dan pengabdian sekaligus cinta kasih kepada Tuhan-Nya. Karena orang yang benar2 mencintai Tuhan-Nya, berarti ia mencintai juga semua makhluk-Nya.
Orang2 yang semacam inilah yang mempunyai HATI NURANI YANG BERSIH dan MULIA. Tidak mengharapkan harta, tahta dan segala bentuk pujian dari manusia, bahkan dari Tuhan-Nya sekalipun.
Hanya SATU LANDASAN yang menjadi PRINSIP HIDUP mereka, yaitu : bagaimana ia bisa menjadi MAKHLUK YANG BERGUNA bagi dirinya, orang lain, makhluk lainnya dan Tuhan-Nya.
Karena Orang2 yang semacam inilah, yang mudah mendapatkan rahmat dan hidayah-Nya, tentunya atas izin dari Gusti. Dan Mbah disini… hanya sedikit memberikan bimbingan dan arahan, serta selanjutnya semua di pasrahkan kepada SANG PENGUASA JAGAD RAYA.
Semua terserah kalian…
Apakah kalian ingin menjadi seorang :
“SATRIA SEJATI” atau “SATRIA MUNAFIK” atau seorang PECUNDANG…!!!
Untuk saat ini, yang harus menjadi TUJUAN kita adalah menjadi seorang SATRIA SEJATI tentunya…
Biarlah seiring dengan berjalannya waktu,…perlahan tapi pasti …Gustilah yang menentukan siapa SATRIO PININGIT SEJATI tersebut.
Dan peran kita disini,…. mari berlomba-lomba menjadi SATRIA-SATRIA SEJATI… Dan biarkan Tuhan yang menentukan siapa yang akan benar2 memilih SATRIO PININGIT sebagai pemimpin para SATRIA SEJATI dengan disertai tanda2 tertentu. Karena bukanlah kehendak siapapun juga selain Gusti.
A. Adapun kriteria2 untuk menjadi SATRIA SEJATI,
sebagai berikut :
- Berpedoman hidup pada TRISULA KARSA BUMI, yaitu :
Benar, Lurus dan Jujur.
- Mempunyai asas Sifat Ksatria, yaitu :
* Selalu berkata benar
* Tidak takut pada apapun
* Patuh kepada perintah agama
* Mengabdi kepada Negara
* Mencintai sesama makhluk Gusti
* Menyadari kodrat manusia
* Berpikir jernih dalam setiap keadaan
- Mengamalkan Asas Laku Ing Sedyo / Laku Ing Sendiko,
yaitu :
* Melayani dan menjalankan perintah Gusti Allah
* Melindungi dan mengayomi masyarakat
* Mengamalkan dan mengajarkan kebaikan-kebaikan
* Menyebarkan Cinta Kasih kepada apa dan siapapun
* Hidup tanpa pamrih
- Dan lainnya akan di jabarkan nanti dalam masa
penggemblengan.
Mereka semua akan digembleng, tidak hanya dari
pemahaman dan penghayatan saja, lelaku pun akan
diajarkan. Selanjutnya akan dikonfirmasikan ke email
masing-masing.
B.Adapun kriteria2 untuk menjadi SATRIA SEJATI,
sekaligus Pemimpin, syaratnya sama dengan diatas
hanya saja masalah intelektualitas dan kapabilitas
harus diatas standar serta ditambah kewaskitaan.
Diluar itupun mbah berharap, agar setidaknya masyarakat kita eling agar dapat mempercepat proses kemajuan bangsa ini.
Untuk sementara hanya itu dulu yang mbah jabarkan, mungkin dilain waktu bisa dilanjutkan.
Mohon ma’af bila ada yg kurang berkenan di hati.
Salam
On Oktober 20, 2007 at 2:22 pm awal Said:
Serat Dharmagandhul
1.nama Manik Maya, punika kula,…..
( pengakuan Sabdo Palon bahwa ManikMaya adalah namanya = Manikmaya adalah nama kecil dari bathara Guru/ konteks saat ini adalah Tuhan YME – kesimpulan : Seseorang itu mempunyai Manik Maya/ Tuhan YME sebagai “pegangan” )
2.Sabdapalon matur yen arêp misah, barêng didangu lungane mênyang ngêndi,ature ora lunga, nanging ora manggon ing kono, mung nêtêpi jênênge Sêmar,……
( Sabdo Palon memutuskan berpisah, tidak pergi meninggalkan tanah jawa tetapi juga tidak tinggal disana (Jawa Timur) hanya mengatakan meninggalkan nama semar ( semar = tersamar ) – kesimpulan : seseorang itu bisa tinggal di Jateng atau Jabar/ wilayah jawa yang lain / “tersamar”
3.ing besuk yen ana wong Jawa ajênêng tuwa, agêgaman kawruh, iya iku sing diêmong Sabdapalon, wong jawan arêp diwulang wêruha marang bênêr luput
4.woh wit kawruh, pênyêbute marang Kangjêng Nabi ‘Isa, agamane srani,
( Orang Jawa bernama “tua” bersenjatakan “kawruh” dan orang jawa akan diajari mengerti tentang benar & salah – kesimpulan : seseorang itu masih muda tetapi mempunyai nama seperti orang tua/ “didampingi” leluhur sepuh pulau Jawa & juga seseorang itu beragama Nasrani yang tidak hilang penghormatannya pada budaya jawa)
Sinom Jayabaya
1.Lahir di bumi Mekah.
( lahir di bumi “Mekah” – kesimpulan : seseorang itu lahir di keluarga yang sangat agamis )
2.Raja keturunan waliyullah.
( Raja keturunan Waliyullah – kesimpulan : seseorang itu masih mempunyai garis keturunan orang suci dimasa lalu/ Sunan )
3.Letaknya dekat dengan gunung Perahu, sebelah barat tempuran.
( Letaknya dekat dengan gunung perahu, sebelah barat tempuran – kesimpulan : seseorang itu tinggal bukan di Gunung Perahu tetap disuatu tempat “dekat” dengan gunung perahu ; Di Pulau Jawa ada 2 gunung Perahu ( G. Perahu di Jawa Tengah & G. Tangkuban Perahu di Jawa Barat – dan secara persis letaknya di sebelah barat dari pertemuan sungai yang dekat gunung tersebut. )
Bait Ramalan Jayabaya
1.bersenjata trisula wedha
2.membantu manusia Jawa berpedoman pada trisula weda tajamnya tritunggal nan suci benar, lurus, jujur didampingi Sabdopalon dan Noyogenggong
( Berpedoman pada Trisula Weda/ Tritunggal – kesimpulan : seseorang itu berpedoman/ memegang perlambang Trisula Weda/ bukan senjata trisula dalam arti yang sesungguhnya dan pedoman Trisula Weda ini tersamar didalam perlambang Sabdo Palon/ Manik Maya yang dipegang seseorang tsb, dimana arti : Manik = Inti, Maya = tersamar )
3.asalnya dari kaki Gunung Lawu sebelah Timur, sebelah timurnya bengawan
( Asalnya dari Kaki Gunung Lawu sebelaah timur dan sebelah Timur Bengawan – kesimpulan : Seseorang itu berasal dari sebelah Timur G.Lawu ( berasal dari Jawa Timur ) dan dari sebelah Timur Bengawan ( Sungai yang besar )- di Jawa Timur Sungai yang besar adalah sungai Brantas, jadi seseorang itu lahir di daerah sebelah timur sungai Brantas, misal : kota Malang, Mojokerto, Probolinggo. Lumajang, Banyuwangi, dll )
4.masih muda sudah dipanggil orang tua
( kesimpulan : seseorang itu masih muda tetapi mempunyai nama seperti orang tua/ terlihat “didampingi” oleh para sesepuh pulau jawa )
5.turunnya air brajamusti pecah memercik
( turunnya air Brajamusti – kesimpulan : seseorang itu telah menerima tetesan air suci pada suatu malam ( Bathara Indra penguasan malam/ bulan ); malam dengan perlambang “api” sehingga digambarkan pada salah satu sinom dikatakan bahwa ludahnya seperti api & sabdanya malathi/ terbukti )
Prediksi Ramalan Jayabaya
1.Sedangkan perlambang Semarang Tembayat merupakan tempat dimana seseorang memahami dan mengetahui solusi dari apa yang terjadi.
( kesimpulan : pada Jaman Prabu Jayabaya nama kota Semarang belum ada, semua ramalan diberikan berupa kiasan, demikian juga dengan kata “Semarang Tembayat” tidak semena-mena langsung berarti kota Semarang; Semarang Tembayat dapat diartikan Semar-ing-Tem-bayat yaitu ( semar = tersamar / ing = di / Tem = ke / bayat = Baitutah adapun kata Bait pada aslinya memiliki arti tempat tinggal, atau tempat kembalinya manusia di siang atau malam hari = Tegasnya, arti Ahl bait adalah : famili, kerabat atau anggota keluarga yang tinggal bersama dalam satu tempat sepanjang siang dan malam dengan penuh kehangatan dan keharmonisan = seseorang ini di tempat/ selalu ke tempat dimana berkumpul suatu komunitas yang tinggal bersama dalam suasana penuh kehangatan/ keharmonisan -misal: paguyuban, pesantren, pertapaan, biara, dll )
2.Kebenaran selalu saja tersembunyi. Kata sandi dari jawaban misteri ini adalah : JOGLOSEMAR. Joglo telah runtuh, yang ada tinggal Semar. Inilah hakekat kondisi negara saat ini. Sebagai panduan perlu saya garis bawahi kata kunci yang ada di dalam bait-bait karya leluhur kita, yaitu :
3.Di dalam ramalan R.Ng. Ronggowarsito menyiratkan bahwa Satria VI (Satriyo Boyong Pambukaning Gapura) harus menemukan dan bersinergi dengan seorang spiritualis sejati satria piningit (tersembunyi) agar kepemimpinannya selamat.
4.Dalam bait 22 ramalan Joyoboyo dikatakan “Di Semarang Tembayat itulah yang mengerti dan memahami lambang tersebut.”
5.JOGLOSEMAR = Jogja – Solo – Semarang. Dari peristiwa gempa Jogja telah membuktikan bahwa kerajaan Mataram Jogja & Solo sudah tidak memiliki aura lagi. Hal ini terbukti dengan hancurnya Bangsal Traju Mas (tempat penyimpanan pusaka kerajaan) dan Tamansari (tempat pertemuan raja dengan Kanjeng Ratu Kidul). Hal lain adalah robohnya gapura makam HB IX (Jogja) dan PB XII (Solo) di kompleks makam raja-raja Imogiri, sebagai perlambang bahwa Keraton Jogja – Solo sudah tidak memiliki aura dan kharisma. Sehingga yang tersisa tinggallah “Semarang” (Mataram Kendal).
( kesimpulan : Joglosemar = Jogya diambil dari kata awalan Jog, Solo diambil dari kata akhiran Lo, tetapi yang dimaksud akhiran disini berarti adalah telah berakhir sehingga tidak ada kode Sandi nama kota lagi, yang tersisa hanya kata semar, semar disini bukan berarti nama kota Semarang tetapi semar = tersamar, nama kota ini tersamar dan belum dapat ditentukan?…)
Uga wangsit Siliwangi
1.pemuda gembala sudah tidak ada, sudah pergi bersama pemuda berjanggut, pergi membuka lahan baru di Lebak Cawéné!”)
2.Lebak Cawéné adalah suatu lembah seperti cawan, yang dikatakan di dalam Kitab Musarar Joyoboyo sebagai Gunung Perahu. Tempat itu digambarkan sebagai suatu lembah atau bukit dimana permukaannya cekung seperti tertumbuk “perahu besar”.
( Bocah angon/ Sang Pengembala pergi membukan lahan baru di Lebak Cawe’ne’ ; di dekat Gunung Perahu – kesimpulan : Seseorang yang berasal dari “Timur” tersebut pindah ke “Barat” dan tinggal di lembah yang berbentuk seperti Cawan yang letaknya didekat G. Perahu ( G. Perahu di Jateng ataukah G. Tangkuban Perahu Jabar? )….prediksi Saya seseorang itu tinggal di Bandung…. karena gambaran letak lembah di sebelah barat tersebut mirip dengan bentuk lembah & letak kota Bandung di lereng G. Tangkuban Perahu
3.Terdapat 2 tempat tinggal dari seseorang yang dinanti tersebut ( tempat tinggal dan tempat yang sering disinggahi )
Serat Jayabaya
andhedukuh pindha Raden Gatotkaca
arupa pagupon dara tundha tiga
berumah seperti Raden Gatotkaca
berupa rumah merpati susun tiga
Uga Wangsit Siliwangi
” Laju naréangan budak angon, nu saungna di birit leuwi nu pantona batu satangtung, nu dihateup ku handeuleum ditihangan ku hanjuang.”
(”lalu mereka mencari anak gembala, yang rumahnya di ujung sungai yang pintunya setinggi batu, yang rimbun oleh pohon handeuleum dan hanjuang.”)
( – kesimpulan : seseorang itu bertempat tinggal pada rumah bertingkat di ujung sungai ( sumber air sungai adalah gunung sedangkan ujung sungai adalah di daerah dataran yang lebih rendah/ daerah kota ); tepatnya mungkin pada sebuah rumah bertingkat yang rimbun oleh pohon handeuleum & hanjuang di dekat sungai di daerah kota Bandung)
4.…..secara gambaran spiritual, di tempat itu terdapat 2 sumber air besar dan ditandai dengan 3 pohon beringin (Ringin Telu).
( – kesimpulan : merujuk pada kesimpulan Saya diatas…berarti selain rumah, seseorang itu sering singgah utk melakukan suatu aktivitas di suatu daerah yang dekat dengan 2 sumber air besar ( sumber mata air biasanya di gunung/ lereng Gunung ); seseorang itu sering singgah/ selalu kembali ke tempat di Barat Daya Lereng G. Tangkuban Perahu dengan tetengger 3 pohon beringin dan 2 sumber air besar…..tempat itu berada dalam suatu komunitas yang tinggal bersama dalam suasana yang hangat & harmonis ( seperti pertapaan )…mungkinkah tempat seseorang sering singgah itu ada di daerah Lembang…..mungkin para Winasis dapat memperjelas gambaran ini…)
Note :
Tentunya seseorang ini:
a)Berasal dari Jawa Timur dan mempunyai trah garis keturunan Majapahit, beragama “kawruh” Nasrani
b)Mempunyai sepasang pusaka pengayom nusantara/ perlambang penyatuan 3 kekuatan trah yang pada masa lalu bertikai memperebutkan kekuasaan ( trah Majapahit-Pajang/ Hadiwijaya; trah Majapahit-Mataram/ Senopati Pamungkas dan; trah dari garis keturunan Majapahit-Brawijaya/ Ki Ageng Mangir )
c)Menerima wahyu berupa tetesan air suci Brajamusti
d)Mempunyai “perlambang” pedoman Tri weda (suci, lurus, jujur)
e)Mempunyai “perlambang” mata satu (tegas)
Wassalam,
O…. Jd satrio piningit agamanya nasrani ya? Ya tidak apa2 klo satrio piningitnya seorang nasrani, lalu sabdopalonnya budha, yg mengabarkan prabu siliwangi agamanya hindu, nurahmad yg punya blog ini agamanya islam. Aku juga punya pendapat mengenai rumah satrio piningit, satrio piningit artinya satrio yg di pingit, setauku pingit ada 2. Yaitu 1. pingit sbelah utara pringsurat [jalan magelang kesemarang] yg banyak buah nangka, maka dia adalah seorang nasrani yg mungkin jualan nangka yg di pingit. 2. Pingit jogja, pinggir jalan banyak pedagang maka dia beragama nasrani yg buka toko kelontong atau dealer motor yg di pingit. Ciri fisiknya apa ya? Aku sering ke smarang jogja, siapa tau aku beruntung bisa liat dia lbih dulu dr yg lain
Ass.Wr.Wb.
salam hormat kepada semuanya…
sebelumnya saya mengucapkan terimakasih kepada bapak Tri Budi atas referensi-referensinya, dan juga kepada pak nurahmad atas tulisannya.hal ini sungguh sangat menggugah hati saya, ada rasa suka yang menyelimuti hati saya namun ada rasa duka yang menghimpit hati saya. sukanya,kini saya mendapatkan sebuah pengetahuan mengenai sejarah leluhur, sekali lagi saya ucapkan terima kasih. namun dukanya banyak komentar yang kurang bertanggung jawab, bicara seenaknya, tanpa ilmu dan pengetahuan, maka saran saya abaikanlah mereka, karena demi menggapai rahmat Alloh untuk bangsa ini, dibutuhkan orang arif dan bijaksana, bertanggung jawab, berpikir positif, terutama berbudi pekerti yang mulia.
yth, bapak Tri Budi dan Bpk Nurahmad…
percayalah, insya Alloh semua tabir misteri ini akan segera terjawab, sungguh hanya karena Rahmat Alloh saja semua ini akan segera terungkap, karena berdasarkan apa yang telah Alloh SWT karuniakan kepada saya sedikit pengetahuan tentang mukasyafah, maka apa yang telah bapak-bapak kemukakan adalah salah satu bagian dari bahasa mukasyafah, yang tidak dapat dimengerti oleh orang awam, hal itu hanya dimengerti oleh orang-orang yang telah mencapai maqom ma’rifat. saya percaya bahwa yang didapatkan oleh bapak-bapak bukan hanya sekedar warisan para leluhur bangsa ini, namun merupakan salah satu ilham atau wangsit dari Yang Maha Kuasa kepada para leluhur bagi masa depan anak cucunya. Insya Alloh, dengan mengikuti Risalah yang diturunkan Kepada Baginda Nabi Muhammad Saw, dan yang diamalkan oleh para pewarisnya akan segera terjawab. saya yakin beliau-beliau yang diutarakan baik dalam wangsit siliwangi,ramalan joyoboyo, dan yang lainnya sudah hadir ditengeh-tengah kita, namun masih disembunyikan. dan saya yakin beliau-beliau yang dimaksud adalah manusia pilihan Alloh yang telah ma’rifat dan bermukasyafah. hal ini saya ketahui, Hakekatnya dari Alloh SWT melalui sebuah perjalanan spiritual serta pencarian saya dari tahun 2005 hingga saat ini. Subhanaka laa ‘ilmaalanaa ilaa maa ‘alamtana innaka antal’alimulhakiim. wallohu’alam bishowab.
insya Alloh, tanda-tandanya telah datang dan hanya dapat dimengerti oleh mereka yang diberikan Oleh Alloh AWT akan pengetahuan tentang hal ini, karena kebersihan hatinya baik budi pekrtinya tawadlu serta istiqomah dalam memjalankan syariat islam, maka Alloh SWT membuka hizab dari mereka tentang Rahasia Nya akan kehidupan bangsa dan negara ini dimasa yang akan datang. wallohu’alam.
sebenarnya banyak hal yang ingin saya utarakan kepada bapak-bapak yang budiman, namun saya sadar akan keterbatasan dan kekurangan diri, insya Alloh lain waktu dan kesempatan semoga Alloh ridlo kepada kita semua. Amiin Yaa Robbal’alamiin.
sebelum saya amit mundur izinkan saya memohon maaf bila kata-kata saya tak sebaik para notulen lainnya, saya hanya manusia biasa yang tinggal disebuah kota kecil antara bandung-jakarta, terletak disebalah barat gunung tangkuban perahu, terdapat Dua Sumber Air Besar, Jatiluhur dan Cirata, PURWAKARTA nama kota itu.
wassalam.
Skarang jaman teknologi, jadi u/ tau letak lebak cawene tdk sulit. Jaman dulu Penjajah belanda pun sudah menemukan lembah tsb. Apa tindakan belanda klo sudah nemu L cawen? Koran terkenal pernah mbahas lembah tsb tetapi tdk dikaitkan soal pemuda gembala. Skarang soal gunung perahunya prabu jayabaya, gunung perahu adalah gunung yg kawahnya bisa untuk tempat tinggal, ada sungainya, bisa dilewati bis. Ini menunjukan wali jaman dulu hebat. itu yg disebut lebak cawene. Maksud dr tulisan adalah bahwa setiap orang boleh mbahas wangsit p siliwangi, joyoboyo, tdk hanya yang punya makrifat tinggi. Jd biarkan saja klo hadi bonzi nulis spt itu
Klo aku bukan spt yang dimaksud mbak endang, maksudku adalah di blog ini beberapa penulis sering mengatakan sbg orang biasa tapi ujungnya membuat kesan orang thd dirinya a/ SP krn SP tdk menyebut dirinya SP, atau merasa mempunyai makrifat tinggi sehingga SP pun wajib mengenalnya. Saya setuju sm mbak endang soal lembah cawan, kesanku thd beberapa yg menafsirkan lembah cawan adalah prabu silwangi dan joyoboyo bodhoh. Padahal p siliwangi dan jayabaya hebat, Mbok coba nonton Davinci Code siapa tahu terinspirasi cara memecah kode pada wangsit p siliwangi atau jongko joyoboyo
udah…tidak ada yang perlu diributkan…. ‘o)
Perlu diingat bahwa setiap informasi walaupun sekecil apapun tingkat kebenarannya perlu ditangkap sebagai masukan, lagian siapa sich yang berhak menilai benar salahnya sesuatu sebelum dicek kebenarannya….karena setiap orang punya sudut pandang yang berbeda, latar belakang yang berbeda….ingat lho kita hidup dialam yang sangat majemuk….
Saya pribadi tanpa bermaksud mengadili, justru malah sangat menikmati setiap informasi baru yang masuk sekalian cek & ricek….itung – itung tambah ilmu pengetahuan…biar ga cupu…. ‘o)
mengutip tulisan yang disampaikan mbak Endang bahwa kondisi Lembah Cawan sebenernya/ gunung perahunya prabu jayabaya, gunung perahu adalah gunung yg kawahnya bisa untuk tempat tinggal, ada sungainya, bisa dilewati bis. Ini menunjukan wali jaman dulu hebat. itu yg disebut lebak cawene
kebetulan Saya pernah 1 kali ke G. Tangkuban Perahu…dan memang disekitar kawah banyak berjajar tempat tinggal merangkap tempat berdagang oleh penduduk setempat, angkutan umum bahkan bis juga bisa naik keatas, persis disamping kawah…bahkan ada museumnya pula…yah ga ngerti ya jika ada gunung lain yang kendaraan umum/ bis yang bisa sampai ke pinggir kawah selain G. Tangkuban Perahu…
untuk semua warga bala blog ini yang mempunyai info…kirim-kirim ya…thanks atas ilmu pengetahuan yang telah dibagi…(pesen: mungkin dalam penyampaian bahasanya bisa lebih halus sedikit krn tidak semua warga bala blog ini siap menerima “perbedaan” )
setiap individu mempunyai “perbedaan”…yuk mari kita berlomba-lomba utk mencari persamaan didalamnya, kita saling melengkapi informasi dengan system brain stroming aja…tentunya kita sama-sama berharap negara ini cepat pulih khan…
Warm Regards,
Sabar…..
Terima kasih om sabar, bisa jadi maunya mbak endang klo mempelajar jangka jayabaya bertanya sama ahli bahasa, geografi, sejarah, bahkan pendaki gunung
Pak nurahamad, yang belum anda sentuh adalah anak2 dr brawijaya, ada berapa, kebanyakan dimana, kebanyakan agamanya apa. Hubungan anak2 prabu brawijaya dg kerajaan demak bagaimana [raden patah anaknya ario damar], siapa saja dibelakang putra mahkota majapahit [bukan raden patah lho]. Mudah mudahan bermanfaat.
Mbak Endang ini sedikit yang Saya tahu…..
Brawijaya V mempunyai 3 putra diataranya adalah:
(A)Ratu Pembayun
(B)R Bondhan Kejawan / Lembupeteng Tarub
(C)R Patah / Jin Bun / Sultan Buntoro Demak I
I Ratu Pembayun menurunkan 2 Putra :
(1) Ki Ageng Kebo Kanigoro
(2) Ki Ageng Kebo Kenongo
Ki Ageng Kebo Kenongo menurunkan 1 Putra:
(1)Mas Karebet / Joko Tingkir / Sultan Hadiwijoyo/ Sultan Pajang I
II R Bondhan Kejawan / Lembupeteng Tarub, menurunkan 1 Putera :
(1)R Depok / Ki Ageng Getas Pandowo
R Depok / Ki Ageng Getas Pandowo mempunyai 1 Putera:
(1)Bagus Sunggam / Ki Ageng Selo
Bagus Sunggam / Ki Ageng Selo mempunyai 1 Putera bernama:
(1) Ki Ageng Anis (Ngenis)
Ki Ageng Anis (Ngenis) mempunyai 2 Putera :
(1)Ki Ageng Pemanahan / Mataram
(2)Ki Ageng Karotangan / Pagergunung I
Ki Ageng Pemanahan / Mataram mempunyai 1 Putera:
(1) R Sutowijoyo / Panembahan Senopati/ Sultan Mataram Islam I
III R Patah / Jin Bun / Sultan Buntoro Demak I, menurunkan 2 Putera:
(1) Pangeran Hadipati Pati Unus / Sultan Demak II
(2) Pangeran Hadipati Trenggono / Sultan Demak III
(Keduanya penerus Demak – tetapi putus/ demak runtuh karena pemimpinnya tidak kuat)
Pak sabar & pak hadi bonzi, nama saya èndang bukan éndang, saya laki2. Mas sabar coba buka wangsit prabu siliwangi, sewaktu pengikut siliwangi bertanya “siapa ratu adil” dijawab sang prabu “nanti kamu juga tahu sendiri, sekarang carilah pemuda gembala”. Yang saya tangkap dr itu adalah 2 figur yg beda, ratu adil menurut joyoboyo adalah Al Mahdi, jd tokohnya sudah jelas[lahir, putra siapa], sedang pemuda gembala masih misteri krn harus ke lebak cawene, sedang lebak cawene dimana? Mungkin ini yg dimaksud Satrio piningit. Bisa jadi sang prabu menyuruh pengikutnya mencari pemuda gembala krn di lebak cawene ini hal ttg ratu adil akan dijelaskan. Bgmana mas sabar?
Coba cari bahan [bk sejarah/cerita rakyat] yg terkait dg A, B, C. Lalu kaitkan dengan marahnya sabdopalon. Kepada siapa dia marah? Apakah kepada agama tertentu- seperti yg sering ditampilkan di berbagai blog? Atau hanya kepada figur saja? Seandainya tdk ketemu kaitannya, anggap sj dongeng sebelum tidur.
pak sabar, seandainya saya sudah bisa bertemu SP, saya tdk akan mengajak anda, sebaliknya jika anda sudah duluan ketemu dia jg tdk perlu ngajak saya, krn saya yakin bila saya sungguh2 dan bertindak wajar pasti bisa ketemu SP. Yang saya harapkan dr SP, sabdopalon, noyogenggong adalah berkahnya.
Boleh ikutan nimbrung
Mengapa kita ribut menunggu dan mencari sosok Budak Angon, Sabdo Palon atau Satria Pininggit? Setiap orang punya potensi untuk menjadi figur yang di maksud. Permasalahannya adalah banyak di antara kita yang tidak mengetahui bahwa Budak Angon, Sabdo Palon atau Satria Pininggit adalah simbol pemimpin yang mempunyai karakter ksatria, berani membela kebenaran, welas asih, berani berkorban dan bekerja untuk kepentingan umum tanpa kenal pamrih. Pendeknya dia bisa mengejawantahkan sifat sifat Tuhan dalam tindakannya tanpa melihat latar belakang agama, budaya, warna kulit, suku dan perbedaan perbedaan lahiriah lainnya. Budak Angon, Sabdo Palon atau Satria Pininggit tahu (makrifat) akan jati dirinya. Dia mengetahui bahwa semua yang turun ke dunia (marcapada) berasal dari sumber yang sama. Dia mengatahui bahwa hidup itu satu, dia mengetahui bahwa Rasa itu satu. Dia mengetahui semua rahasia yang tersembunyi. Dia mengetahui yang awal dan yang akhir.
Kesimpulannya adalah kita tidak semestinya menunggu, tapi kita mesti menjadi figur Budak Angon, Sabdo Palon atau Satria Pininggit yang dimaksud karena setiap kita memiliki potensi yang sama. Ketahuilah bahwa Sabdo Palon, Budak Angon, Satria pininggit, Prabu Siliwangi, Syech Siti Jenar, Syech Abdul Qodir Jailani, Isa Almasih, Anggara, Nurachmad, Mbah Sapu Jagat, SBY, Sutiyoso dan banyak lagi yang lainnya hakikatnya adalah “AKU, ANA, AWAL, AKHIR, WUJUD, QIDAM, BAQO DLL” yang mengejawantah dalam setiap badan wadag. Kenali dirimu, niscaya kamu akan mengenal TuhanMU.
Demikian, mohon maaf apabila adalah salah. Terima kasih.
Wassallam
Anggara
Aku tdk mudheng mas anggoro
Untuk Mas Hadi Bonzzi,
Begini Mas, kita semua… baik tumbuhan, hewan, bumi langit dan seisinya berasal dari sumber yang satu. Sumber itu kalau dalam bahasa Sunda disebut Mata Holang atau Kholik dalam bahasa Arab. Itu sifatnya ghaib, tidak bisa diumpamakan (dat laesa kamisilihi sae’un), tidak berwarna, tidak berupa, tidak di atas, tidak di bawah, tidak bertempat dan tidak menempati ruang. Dari situ kemudian melahirkan yang namanya Nur Muhammad (Muhammad Awal). Berproses lagi dan akhirnya berwujud dengan rupa yang berbeda beda (Muhammad akhir). Jadi kita semua hakikatnya (intisari hidupnya) adalah sama. Saya dan Mas akan memiliki rasa yang sama bila memakan garam atau meraba api. Saya dan Mas akan memiliki penglihatan yang sama bila melihat gunung atau objek lainnya. Saya dan Mas akan memiliki pendengaran yang sama bila mendengar musik angklung. Sekali lagi, kita semua hakikatnya sama, Yang membedakan hanyalah rupa dan sifat (karakter).
Banyak di antara kita tidak mengetahui dari mana semua yang berwujud di dunia ini berasal? Sehingga lahirlah orang-orang pilihan yang diberi kelebihan untuk merisalahkan semua rahasia yang terjadi. Nabi Muhammad melakukan tahanut di Goa Hira untuk mengungkap semua rahasia yang tersembunyi hingga akhirnya beliau mengalami perjalanan spiritual yang agung, yaitu Isra dan Mi’raj. Begitu juga dengan Sang Sidharta Gautama, beliau meninggalkan semua atribut keduniawian yang beliau miliki untuk mengungkap semua rahasia sehingga akhirnya mendapatkan pencerahan(Budha)setelah mengalami perjalanan spiritual yang disebut Moksa. Dan masih banyak lagi, para aulia dan para wali yang mendapatkan hidayah yang serupa. Kata kunci untuk bisa mengungkap rahasia itu adalah bagaimana kita bisa mengungkap rahasia hidup yang ada dalam diri. Barang siapa yang bisa mengungkapnya, akan terbuka hijab/penutup semua rahasia. Kita akan mengetahui mana yang awal dan mana yang akhir. Kita akan mengetahui siapa kita dan siapa yang berada di sekeliling kita. Aku lebih dekat dengan kalian, bila dibaratkan leher dan uratnya, lebih dekat aku dengan kalian. Oleh karena itu, Kenalilah dirimu niscaya akan mengenal Tuhanmu, barang siapa yang telah mengenal Tuhannya niscaya akan merasa bodoh dirinya. Bodoh di sini artinya takut melanggar semua ketentuan yang sudah digariskan oleh Yang Maha Kuasa. Itulah pribadi Budak Angon, sabdo Palon Naya Genggong atau Satria Pininggit.
Kesimpulannya, Mas Hadi Bonzzi dan semua orangpun bisa menjelma tokoh pilihan yang dimaksud bila bisa mengungkap rahasia diri yang tersembunyi.
Demikian terima kasih.
Wassalam
Anggara
Terima kasih mas anggoro. Ternyata sidarta dan nabi muhammad sama sama mengesakan tuhan, mengajarkan pada manusia bagaimana mengenal diri. Bagus ya jika manusia bisa mengenal diri sendiri. Moga2 aku bisa spt itu. Amien….
Ya memang sudah seharusnya begitu Mas. Coba Mas renungkan, Bagaimana kita bisa kembali pulang kalau kita tidak mengetahui dari mana hidup ini berasal.
Mari kita sama sama belajar untuk mencari jati diri. Kalau sudah ketemu, berbahagialah, karena itu yang akan menyelamatkan kita, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Kita jangan terjebak dalam fanatisme suatu agama karena itu malah akan membutakan mata hati kita.
Terima kasih
OSA
salam kenal semua….
topik yang sangat menarik yang diangkat dalam blog ini, terimakasih kepada penulis yang telah membagi pengetahuannya mengenai sejarah, babad, cerita, legenda, mitos, atau apapun kata yang cocok untuk mendeskripsikan tulisan2 diatas
( mohon maaf kalau salah tulis and menyinggung hati para pembaca )
satrio piningit menurut saya, akan muncul dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu – ( kalau memang itu ada ) nah untuk itu kita tidak perlu susah2 mencari siapa satria itu? karena keterbatasan akal,fikiran dan energi kita sebagai manusia,
( banyak yang ngaku2 juga jaman sekarang dan mungkin kalaupun kita fikir sudah menemukanNYA, kita bisa menunjuk orang yang salah… ini melihat dari comments2 dari para sahabat pembaca mengenai tafsiran2 yang ditulis sangattttlah berfariasai tergantung cara pandang masing2 indifidu ) “tidak perlu susah2 mencari” bukan berarti kita tinggal diam meghadapi kemerosotan nusantara disegala bidang ( ekonomi, moral dan sepiritual ) *** karena Tuhan Paling benci dengan orang2 pemalas *** marilah kita mulai memperkokoh landasan nusantara mulai dari diri kita masing2, dimana ada 3 hal pokok yang harus kita jaga yaitu :
1. Pikiran
2. Perkataan
3. Perbuatan
karena segala sesuatu dan tindak-tandik yang kita lakukan berasal dari ketiga hal diatas!
jika pikiran kita bersih, maka perkataan kita akan bersih dan begitu juga dengan perbuatan kita tidak akan menyimpang dari norma2 kehidupan.
Tuhan menciptakan Nafsu (Kama) manusia tidak terbatas sedangkan pemenuhan Nafsu (Kama) tersebut sangatlah dibatasi. hanya dengan menjaga ketiga hal pokok dalam diri kita masing2 dapat menjaga Nafsu ( Kama ) demi mencapai keselarasan dan keseimbangan hidup yang nantinya akan jadi pondasi dari bedirinya nusantara yang kokoh, saling menghormati,adil,tanpa korupsi,tidak membabat hutan, tidak memihak dan tidak membeda2kan menuju masyarakat yang makmur seperti yang dicita-citakan.
OSSSO
khay
Apakah dengan pikiran,perkataan,perbuatan yg bersih seseorang akan mampu mengenal jati diri sehingga dia kenal tuhannya, mr. Khay?
Salah satu kemampuan linuwih orang jawa adalah otak-atik gatuk. Peristiwa, fenomena, angka, dan bahkan dongeng diotak-atik supaya gatuk. Memang, apa pun kalo diotak-atik yo wis mesti gatuk.
Yang menarik buat saya adalah 500 tahun lagi (yaitu saat-saat sekarang ini), orang jawa akan menganut agama budha (mengapa harus diberi keterangan “maksudnya Kawruh Budi”???), dengan sukarela maupun dipaksa. Yah, wait and see. Yang jelas mlesetnya ramalan Njeng Sultan HB X cuma beberapa hari. Hla kita hitung saja berapa puluh tahun mlesetnya ramalan Sabdo Palon.
Mas dede, ramalan HB X mengenai apa?
Setuju dengan apa yang dikatakan oleh Mr. Khay bahwa kita mesti menjaga 3 hal pokok dalam mewujudkan insan yang berbudi, yang outputnya akan berperanan besar dalam membangun kembali Nusantara jaya. Ketiga hal pokok yang dimaksud oleh Mr. Khay tadi adalah : pikiran, perkataan dan perbuatan. Dalam ajaran Sunda ketiga hal pokok tersebut di namakan ucap (perkataan), lampah (perbuatan), dan tekad (niat/pikiran).
Mas Hadi Bonzzi, seperti apa yang dikatakan Mr. Khay, kita lahir ke dunia ini disertai dengan hawa nafsu yang tiada henti2nya selalu mempengaruhi segala pikiran, perkataan dan perbuatan kita setiap saat dalam setiap tarikan nafas dan detak jantung. Dalam ajaran tasauf hawa nafsu tersebut terbagi menjadi 4 : amarah. lowamah, sawiyah dan mutmainah. Amarah, lowamah dan sawiyah selalu mempengaruhi dan mengajak kita untuk melakukan hal hal negatif. Hanya Mutmainah yang akan membawa kita mendapatkan keselamatan dan kebahagiaan lahir dan bathin karena mutmainah selalu mengajak kita untuk melakukan hal hal positif. Pada prinsipnya, mutmainah mengajak kita untuk selalu mengejawantahkan sifat sifat Tuhan. Dalam ajaran lainpun sama, yang berbeda adalah bahasa dan tata cara dalam mengungkap semua itu.
Mas, dengan kita selalu menjaga fikiran, perkataan dan perbuatan kita untuk selalu bersih, pada prinsipnya kita telah mengejawantahkan sifat sifat Tuhan. Tanpa diminta dan tanpa disadari, penghalang (hijab) segala rahasia akan terungkap dengan sendirinya, bukan berita atau kabar dari orang lain. Niscaya kita akan menjadi pilihan Tuhan dan Tuhan sendiri yang akan memberikan risalah semua itu melalui mata batin kita, rasa sejati, rasa suci titipan Illahi.
Terimakasih, mohon maaf kalau ada salah
Kpd mas anggoro: Keempat hawa nafsu kok rasanya spt manusia ya, bisa mengajak, layaknya aku ngajak seseorang u/ melakukan suatu hal?. Kemudian, bgamana spy aku bisa mengikuti ajakan mutmainah agar spy pikiran, perkataan, perbuatan bersih sdemikian hingga mengantar aku mengengal jati diri?.
Kpd mas anggoro: Keempat hawa nafsu kok rasanya spt manusia ya, bisa mengajak, layaknya aku ngajak seseorang u/ melakukan suatu hal?. Kemudian, bgamana spy aku bisa mengikuti ajakan mutmainah agar spy pikiran, perkataan, perbuatan bersih sdemikian hingga mengantar aku mengengal jati diri?.
Kepada Mas Hadi Bonzzi,
Apa Mas tidak merasa bahwa dalam diri mas selalu ada yang mengajak berbuat kebaikan dan keburukan. Dalam diri setia orang ada rasa marah, sifat iri, dengki, sombong,egois, bohong dan sifat sifat buruk lainnya. Di samping itu, setiap orangpun memiliki sifat kasih sayang (welas asih), sabar, menerima apa adanya, jujur, menghargai orang lain dan sifat sifat baik lainnya. Pada prinsipnya, kita di anugrahi sifat buruk dan sifat baik. Sifat buruk dimanifestasikan dalam nafsu amarah, lowamah dan sawiyah. Sifat baik dimanifestasikan dalam nafsu mutmainah. Bila yang dominan menguasai pikiran, perkataan dan perbuatan kita adalah nafsu amarah, lowamah dan sawiyah, pada hakikatnya kita merupakan manifestasi dari keangkaramurkaan. Dan bila sebaliknya yang menguasi pikiran, perkataan dan perbuatan kita adalah nafsu mutmainah, pada prinsipnya kita merupakan manifestasi keilahian barulah kita bisa disebut sebagai “manusia” yang menjadi khalifah di muka bumi yang bisa memberikan keselamatan bagi dirinya, keluarganya, bangsa dan negaranya (memberikan rahmat dan keselamatan bagi semua alam)
Kita harus mengenal semua nafsu tersebut biar kita selamanya eling/ingat/zdikir dan waspada setiap saat. Bila kita eling pasti kita bisa mengendalikan hawa nafsu yang mengajak berbuat hal hal buruk. Bila kita melihat setumpuk uang dan tidak ada orang yang melihat, dalam diri pasti ada dorongan untuk mengambilnya. Bila kita lupa pasti kita akan terjebak dalam lingkaran syaitan. Bila kita eling, ada yang mengingatkan dalam diri bahwa uang tersebut bukan hak kita.
Terima kasih
Kpd mar anggoro : O…. Jadi klo kita mengenal keempat nafsu tsb maka kita eling maka nafsu terkendali maka pikiran, perkataan, perbuatan jd bersih maka bisa mengel diri sendiri. Agak mudheng. Trims ya
Salam Kasih Dan Damai u/ Kita Semua…
BRAVO N THANK’S… U/ SEMUANYA….
MARI KITA BANGUN BANGSA INI…
DIMULAI DENGAN MEMUPUK KESADARAN DALAM DIRI…
SALING MENGINGATKAN, TANPA ADA KEEGOAN…
MENGAJAK … TANPA MEMAKSA…
MENGAJAR … TANPA MENGGURUI…
MENGASIHI … TANPA MEMINTA U/ DIKASIHI…
MENYAYANGI … TANPA MEMINTA U/ DISAYANGI…
MARI KITA BUKTIKAN :
BAHWA KITA ADALAH MAKHLUK YANG BERGUNA BAGI DIRI & ORANG LAIN
BIARLAH SANG WAKTU YANG AKAN MENJAWAB NANTI.
MUDAH2AN GUSTI MERESTUI,…
SALAM.
Semoga sang waktu memberi kesempatan u/ mengenal diri supaya “dia” bermanfaat bagiku.
Hallo…. Sudah ada yg bertemu sabdopalon noyogenggong n momongannya? Mereka bertiga menunggu kita, mari bantu mereka membangun negeri ini!!!
Pak, kalau boleh saya beri komentar, SP itu mungkin adalah Singalaya Pura di Jimbaran, Bali. Eyang Suryo mungkin tahu hal ini. Coba saja.
Namun saya di sini hanya menerka-nerka, sebab (Sugra Pakahulun) Dang Hyang Dwijendra sudah amukti dan tidak mungkin kembali ke hal-hal duniawi. Beliau mungkin mengutus seseorang yang berkekuatan sama.
Kita akan selalu mencari tahu.
Semangat Nusantaraku.
Ternyata setelah ditunjukkan kemungkinan Seseorang adalah SP, aku malah bingung sendiri, aku tidak tidak tahu cara menentukan seseorang SP atau bukan. Ah mundur saja dari blog ini. Wassalam.
Halo… Pak sabar, bgmana penulusuran sabdopalonnya itu? Momongannya menggembala ranting daun kering dan sisa potongan pohon. Tentu saja itu dilakukan di lebak cawene. Lebih sulit mengenali SP drpada letak geografis lebak cawene
Pak sabar, saya dah tdk sabar menunggumu. Saya mau menunjuk lembah cawan berdasar koran yang aku baca, letaknya disebelah barat daya semarang, klo anda naik gunung Ungaran lihatlah sebelah selatan, klo anda naik g andong, merbabu, merapi liatlah ke barat, klo anda naik g sindoro, sumbing, gianti liatlah ke timur, klo anda naik pegunungan menoreh liatlah ke utara. Klo tidak mau repot, naiklah ke candi borobudur, tengoklah sekelilingnya, anda akan melihat lembah spt cawan yg luasnya hampir 2 kabupaten. Menurut cerita rakyat dibawah lembah tsb merupakan kawah yg sangat besar, hanya saja pusat lembah cawan aku blm tau. Di lembah tsb tentu mengalir dua sungai. Tentu saja dilembah tsb ada sawah, terminal bus, pasar, ada canai borobudur, dll
Pak sabar, saya dah tdk sabar menunggumu. Saya mau menunjuk lembah cawan berdasar koran yang aku baca, letaknya disebelah barat daya semarang, klo anda naik gunung Ungaran lihatlah sebelah selatan, klo anda naik g andong, merbabu, merapi liatlah ke barat, klo anda naik g sindoro, sumbing, gianti liatlah ke timur, klo anda naik pegunungan menoreh liatlah ke utara. Klo tidak mau repot, naiklah ke candi borobudur, tengoklah sekelilingnya, anda akan melihat lembah spt cawan yg luasnya hampir 2 kabupaten. Menurut cerita rakyat dibawah lembah tsb merupakan kawah yg sangat besar, hanya saja pusat lembah cawan aku blm tau. Di lembah tsb tentu mengalir dua sungai. Tentu saja dilembah tsb ada sawah, terminal bus, pasar, ada canai borobudur, dll. Moga saja pak sabar ketemu pemuda gembala yg akan menjelaskan soal ratu adil krn dia bukan imam mahdi
Malam ini tangal 29 oktober 2007, Sekarang lagi jam 23.34 dinetherland,,,,,,trima kasih sejarahnya memang betul dan memang begitulah negara kita tercinta nusantara,,,,, saya di tugaskan negara sudah hampir 5 benua nah sekarang tinggal membawah salah satu kekuatan buat RI 2009,,,, karna ini harus diamankan,,,,,kita semua berharap kemakmuran negara kita akan segera terwujud insyah alloh dengan tangisan darah jutaan umat manusia indonesia,,,,,,,mohon doa restu karena apa yang ada diatas juga sepadan baik cerita maupun SP siapa kami sudah tahu dan kami juga bisa komunkiasi dengan Eyang Sabdo Palon maupun leluhur Nusantara tentunya dengan seijin Alloh
Buat mas/mbak Endang, 21 oktober. Putra mahkota Brawijaya V setahu saya adalah Adipati Ponorogo pada saat itu, Adipati Batara Katong. Sedangkan suami Putri Pembayun statusnya adalah menantu raja. Mohon dikoreksi, jika salah. Matur nuwun. Adi.
Buat mas/mbak Endang, 21 oktober. Putra mahkota prabu Brawijaya V adalah Adipati Ponorogo saat itu yaitu Adipati Batara Katong. Sedangkan suami putri Pembayun, statusnya adalah menantu raja. Mohon dikoreksi jika salah. Matur nuwun. Adi.
Klo putra mahkota majapahit Bethorong katong ya terserah m adi, yg penting apakah sejarah sanggup mengungkap misteri sabdopalon, sebab marahnya sabdopalon dikesankan seolah olah thd islam, bukan pada figur tertentu
Salam u/ Semuanya…
YAPS…!!!
SAATNYA UNTUK BANGKIT…!!!
Salam
Pak sabar, ada petunjul lagi dr wangsit prabu siliwangi, bahwa yg menuju timur yg akan menjdi raja, bisa jadi prabu silingiwangi lah yg menuju timur itu
Semua yg beragama mengajukan klaim bahwa ratu adil agamanya spt yg di anutnya. Semua agama memberitakan datangnya juru selamat. semua yg di indikasi sebagai juru selamat bila tdk sesuai agamanya adalah juru selamat palsu. Akhirnya yg jadi hakim adalah AMARAH bukan AKAL BUDI. Ingat! Nanti sabdopalon n noyogenggong jika sudah hadir punya nama lain yg nama itu anda tdk suka maka aku hanya bisa bilang “Kasian deh lu”. Atau seandainya BK memang masih hidup, ternyata BK nya bukan BK TEMANKU.
Saudaraku sesama makhkluk TUHAN, Satu Tumpah Darah Indonesia, ijinkanlah saya yang hina dan buruk ini untuk memberikan sepatah dua patah kata, untuk kita semua sebagai sesama hidup. Saya sadar bahwa apa yang saya tulis ini adalah sesuatu hal yang salah maka dari itu mohon dimaafkan dan di luruskan untuk kita semua sesama Makhluk Ciptaan Tuhan.
Saudara pada kesempatan ini saya mengajak saudara semua marilah kita bersama untuk saling mengoreksi diri kita masing-masing, Apakah yang kita perbuat dan kita lakukan selama menjalani kehidupan di Dunia ini sudah BENAR atau SALAH.
Yah benar dan salah adalah sebuah realita yang harus kita hadapi ibarat siang dan malam, panas dan dingin,arus listrik +/-, memang jika kedua unsur itu jika dipadu akan menyebakan sebuah bolam lampu menjadi menyala dan bermanfaat buat diri kita dan mahluk hidup lainya. Namun Terlepas dari arus listrik +/-, Apakah dalam diri kita masih sering menganggap bahwa AKULAH yang paling BENAR?, Tidak ada orang yang benar selain AKU!!, Semua Orang Bodoh Aku yang benar!!!
Saudara apakah hal di atas masih ada dalam jiwa kita?
Saudaraku saat ini banyak manusia yang menganggap dirinya benar bahkan yang paling benar sehingga yang terjadi dan muncul dalam kehidupan saat ini adalah sebuah Angkara Murka Dan HUKUM RIMBA yang dilakukan oleh Umat Manusia yang lebih biadap dari pada HUKUM RIMBA yang dilakukan oleh BINATANG.
Saudaraku menurut pujangga pilih tanding Tanah Jawa RM. Ronggowarsito ke III beliau mengatakan:
“SOPO SALAH SELEH, SOPO BENER SELEH”
Yang jika di Artikan ke dalam bahasa Indonesia adalah SIAPA SALAH MENGAKU SALAH dan BARANG SIAPA BENAR TETAP MENGAKU SALAH,
Yah kita berebut salah, Saudaraku walaupun kita benar sekalipun kita seyogyanya mengaku bahwa diri kitalah yang salah (besikap sebagai seorang Ksatriya), maka dari itu segala perbuatan yang kita perbuat akan senantiasa dilindungi dan mendapat pencerahan dari-Nya, maka perbuatan yang muncul dari kita adalah perbuatan yang mencerminkan Akhlak Budi Pekerti Yang Luhur Sejati.
Maka dari itu janganlah berbuat seperti pemimpin-pemipin bangsa ini yang seharusnya menjadi suri tauladan bagi kita sebagai generasi penerus bangsa dan rakyat Indonesaia, tapi apa yang mereka lakukan telah terbukti bersalah masih tetap mengaku dirinya benar,
Saudaraku kita sebagai rakyat di suguhi tontonan sandiwara politk dan pembodohan-pembodahan publik, yang merusak Citra, Jati Diri, MORAL dan Akhlak Luhur Bangsa.
INGAT!!! Pesan Suci Nenek Moyang Kita; KUTITIPKAN BANGSA DAN NEGARA KEPADAMU. Saudara kita hanya dititipi, Kita tinggal menjaganya,
INGAT!!! Kita Tinggal Menjaganya, Tapi apa kenyataanya yang terjadi Saat ini?
Angkara Murka dan Hukum Rimba.
LALU…!!!
BAGAIMANA JIKA KITA DISURUH UNTUK MERINTIS KEMERDEKAAN INI APA KITA JUGA SANGGUP?
Mari Kita koreksi diri kita masing-masing apa kesalahan yang telah kita perbuat sehingga Tumpah Darah Kita yang kita cintai bisa jadi seperti ini, Ibu Pertiwi menangis karena Luka yang disebabkan oleh Kita Selaku anak-anaknya yang telah lupa dan lalai akan Pesan SUCI NENEK MOYANG.
Mari Saudaraku Kita benahi mulai dari diri kita masing-masing kita cari GETUN NGAREP (Kecewa Dimuka) Untuk menuju Indonesia JAYA.
Cukup sekian dahulu sepatah dua patah kata saya yang salah dan hina ini. Pamit undur saya akan kembali meneruskan tugas saya sebagai oleng untuk mengemburkan tanah ini.
Salam
JAYALAH INDONESIAKU
Kok sama! Saya juga nggemburkan tanah di wonosobo. Tepatnya di Bumitirto Selomerto
Terimakasih sekali kepada Bpk. Nurahmad, Bpk. Budi Marhaen, kepada pengelola dan seluruh simpatisan blog ini.
Salam Sejahtera buat saudara-saudaraku semua.
Kepada mas Hadi Bonzii,
Betul sekali mas Hadi, “Semua yg beragama mengajukan klaim bahwa ratu adil agamanya spt yg di anutnya. Semua agama memberitakan datangnya juru selamat.” Benar sekali apa yang anda ungkapkan. Memang seperti itu dan harus seperti itu, agar setiap penganut agama yakin akan agamanya. Bagaimana dia bisa sempurna mendalami ajaran suatu agama, apabila dia sendiri tidak yakin? Jadi marilah kita yang beragama Islam, jadilah seorang muslim yang sebaik-baiknya. Kaji dan amalkan ajaran agamamu sebaik-baiknya, demikian juga dengan pemeluk agama dan kepercayaan lainnya, kajilah dan amalkan ajaran agama/ kepercayaanmu dengan sebaik-baiknya sesuai dengan keyakinanmu. Dan bukan hanya itu, dari suku-suku bangsa juga harus begitu. Orang Jawa harus jadi orang Jawa yang sebaik-baiknya, orang Sunda jadilah orang Sunda yang sebaik-baiknya, demikian juga orang Bali, Madura, Batak dan lain-lain.. tunjukkan bahwa andalah yang terbaik. Terbaik dalam arti keluhuran budi pekertinya, dengan cara mengosongkan diri dari perbuatan munkar, dholim, keji, sok suci dls… Mengisi dengan perbuatan yang baik, luhur, serta mewujudkan penghambaan kepada Tuhan YME sesuai syariat agama/kepercayaan yang diyakininya, sehinga Tuhan akan membening bersihkan hati kita, membeningkan angan cipta kita, baru dengan begitu kita bisa mengenal, melihat siapa jati diri kita. Kalu sudah begitu, wah… kita semua jadi satriyo piningit. Sehingga akan muncul satriyo-satriyo piningit dimana-mana diseluruh Nusantara, dari berbagai suku bangsa dan agama. Jadi kita tidak perlu menunggu-nunggu lagi atau mencari-cari lagi. Carilah di dalam diri kita. Perjuangkan, wujudkan, jadikanlah diri kita satriyo piningit itu. Tak usah mencari kelemahan, kekurangan orang lain. Jangan merasa paling hebat apalagi sok suci.
Melalui blog ini tahulah saya bahwa saudara-saudaraku semua disini adalah Satriyo Piningit itu. Marilah wahai Satriyo-satriyo Piningit…, satukan gerak langkah dan hati kita untuk bersama-sama, bahu membahu dengan segenap jiwa raga kita, daya dan kemampuan kita untuk mewujudkan tatanan Ratu Adil di bumi Nusantara tercinta ini.
Salam & Terimakasih.
Salam
Dari ciri-ciri Sabdo palon dan sang titisannya Satria piningit, seperti: bukan Islam (Budha atau hindu), bermata satu dan bisa membuat bencana, sehingga kesimpulannya:
SATRIA PININGIT BUKAN BERAGAMA ISLAM, SUKA MERUSAK SESUAI ILMU SABDO PALON DAN BERMATA SATU,
SATRIA PININGIT = DAJJAL
BERARTI AKAN MENJADI MUSUH IMAM MAHDI.
Sungguh sayang kalau begitu. Dajjal dari Nusantara kita, ironis sekali.
Salam
mas herucokro salah liat barangkali, yg betul adalah sabdopalon pernah merusak rumah anak yatim piatu, pernah membunuh pemuda, pernah merusak perahu nelayan. Klo gak salah liat dia sekarang berteman dengan tukang bambu/anyam bambu
Setahu saya, yg membuat seorang pemuda jahat, melubangi perahu nelayan dan mendirikan tembok baru sebuah rumah adalah Nabi Khidir. Yang memiliki makna filosofi tertentu mengenai perjalanan anak manusia mencari makna kehidupan. Pelajaran yg diberikan Nabi Khidir as kepada Nabi Musa as. Monggo dikoreksi kalo salah. Matur nuwun. Adi.
Maaf, salah ketik di postingan diatas. yg benar : yang membunuh seorang pemuda jahat. Matur nuwun.
iya itu nabi khidir, lha nama sabdopalon sudah di klaim milik tetangga. Sudah jadi cerita umum sejak dulu klo nabi khidir adalah yg momong masyarakat nusantara. Coba saja dicek di pesantren tradisional. Mereka akan mengiyakan. Jd bagiku tak ada beda n khidir & sabdopalon. Setahuku nabi khidir nabi sepanjang jaman, semua nabi didampingi /dimong kecuali rosululloh dan ahlul baitnya. Jadi klo sidharta nabi, di pasti murid sabdopalon
Kenapa sih masih terus ngeributin asma (nama atau sebutan). Saudaraku, ketahuilah siapa sebenarnya yang mempunyai semua asma itu. Renungkanlah, bahwa semua yang maujud di alam ini adalah sesuatu yang baru (hawadis). Badan wadag kita adalah sesuatu yang baru yang berasal dari sari pati tanah, api, air dan angin. Namun Saudaraku, inti atau isi setiap badan wadag itu tidak berubah, tidak kenal mati, tidak beranak, terdahulu dan kekal abadi selamanya. Yang berubah hanyalah badan wadag yang kena ruksak dan kena mati. jadi siapapun itu, baik sabdo palon, satria pininggit, prabu siliwangi, sulaiman, khidir, kalijaga, siti jenar, anggara, shienn, hadi bonzzi … intisarinya adalah itu itu juga. Keterangan mengatakan, siapa mengenal dirinya, pasti mengenal tuhannya karena tuhan sudah bersatu dengan semua yang maujud di dunia ini. Kemanapun anda berpaling, disitulah wajah tuhan. Seperti Gula dan manisnya, tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya (wanahnu aqrobu illaihi min habil warid). Tapi kebanyakan lupa, yang ada sekarang adalah rasa elingan yang baru.
Saudaraku Mas Hadi Bonzzi, seperti yang pernah saya bilang sebelumnya, kita akan tahu semua rahasia yang tersembunyi bila kita telah membuka penghalng/hijab untuk mengenal jati diri kita yang sebenarnya sehingga tidak terjebak dalam asma (nama/sebutan).
Demikian, terimakasih. Maaf kalau ada salah
iya
Biar saja pada ribut, saya saja klo lagi waras ya bisa ketawa sendiri krn bisa liat diri saya sok pintar, sok tau, logika gak jalan. He…he…he
kenapa kita harus meributkan ’siapa SP” itu, mau AGaMA saja itu terserah. Bukankah “Tuhan” milik semua orang, agama hanya sebagai sarana saja. Yang terpenting dalam kehidupan ini kita, “setiap orang harus memiliki “Cinta-Kasih” dalam kehidupannya, sehingga Dunia Menjadi Indah dan Damai.
Siapapun dia , kita tidak tahu ” Rencana Tuhan”, ” Jalan Tuhan Bukanlah Jalanku, Jangan Bimbang Ataupun Ragu, Ku yakin Tuhan Jadikan Segalanya, Indah Padawaktunya”
Ok Pak Nurahmad….
Thks atas hadirnya Blog ini, bertukar pikiran, untuk berdialog, menyampaikan pikiran tidak harus saling merendahkan, hargailah pemikiran orang lain, bukankah dengan saling menghargai, akan ada “Indah Pada Waktunya”
SaLam buat semuanya.
Iya
MAAP TIANG MAU NIMBRUG NIH…
MENURUT TIANG, SATRIO PININGIT ITU PASTI AKAN MUNCUL.
MUNCULNYA NGGA JAUH-JAUH. TAPI DARI LEMBAH/LUBUK HATI KITA MASING-MASING YANG TELAH BOSAN DAN MUAK MELIHAT CARUT-MARUT NEGERI INI, KEPONGAHAN PARA PENGUASA DAN KELICIKAN PARA PENJILAT. SEHINGGA KITA SADAR/ELING DAN MELAKUKAN PERUBAHAN DENGAN CARA-CARA ” KETUHANAN ” DAN BERLANDASKAN AJARAN KEBAIKAN DAN CINTA KASIH.DEMI KEBANGKTAN NEGERI INI.
TOH..KALAU SANG SATRIA ITU ADA, MARILAH KITA BANTU DARI SEKARANG,( DARI PADA MENUNGGU..MENUNGGU..DAN MENUNGGU kaya syair lagu PETERPAN )MENCOBA MEMBERIKAN JALAN BAGI ” BELIAU ” DENGAN MELAKUKAN PERBAIKAN MORAL..YAH MULAILAH DARI DIRI SENDIRI. SEHINGGA NANTI PADA WAKTU BELIAU HADIR BERSAMA-SAMA KITA MANTAPKAN TUJUAN KITA ” MENUJU NUSANTARA YANG JAYA.
MAAF KALO TIANG ADA SALAH KATA
Iya
Buat dewa. Yup. Ada salah dikit. Kok pake huruf besar/kapital semua sih? Kurang pas aja. Thanx
Yah..sekali lagi maap untuk Mas Adi, tujuannya untuk mengajak semua pembaca bersemangat dan berusaha menjadi Sang Satrio Piningit tersebut……
BTW Mas Adi..bagaimana…Kalo sekarang sudah benar nggak???
Wah…Mas Herucakra,kebanyakan mempelajari hal-hal yang berbau kekerasan dan kebencian…Disini janganlah berpikiran saya adalah orang ini..yang beragama ini…yang lain dari kepercayaan saya adalah setan/dajjal. Marilah berpikir saya adalah orang Indonesia yang berjiwa nasionalis dan berazazkan Pancasila & Bhinneka Tunggal Ikka. Pada hakikatnya kata Bhinekka Tunggal Ika bermakna Berbeda untuk Satu,dimana Nusantara dengan bermacam karakternya menjadi satu kesatuan. Tapi yang belum terjadi ( dan boleh dibilang sering terlihat sekarang ini )adalah YANG SATU UNTUK SEMUA, yang bermakna dimana yang Besar mengayomi yang kecil, bukannya memaksakan kehendak kepada yang kecil
PEACE FOR ALL
JAYA INDONESIA
JAYA NUSANTARA
DAMAILAH DUNIA
Buat Mas Adi Bonsi
IYA..Iya..iya…ngantuk mas?????
Iya. He…he…he. Aku memang ingin mengenal sosok ratu adil/SP secara real/fisik seperti pemulung mencari barang rongsok dan aku berharap ketemu. Aku memang gak dong u/ hal rasa, jati diri dll.
Buat bung sabar: kata temenku, ya borobudur itu watu gilang. Coba klo bung sabar ada waktu ke borobudur. Kalo t4 tinggalku jauh dari borobudur
Very thanks for mbah jagad-lawu…
ki pasti wong mediun dan sekitarnya (gn. Lawu)..hhehehek..
mbah jagad lawu begitu ksatriya sehingga siap menurunkan ilmunya yang diperoleh susah payah lahir bathin, tanpa imbalan alias gratis tis…pada siapa saja…jangan2 SP itu mbah ini sendiri..
mudah2an aja ya biar saya juga ngalami nih jaman kejayaaanya Indonesia…amiinn.
lagian film / cerita dunia khan udah selesai..
kita tinggal melihat, ngarasain dan menikmatinya aja
semua khan sudah di-skenario-kan..
setiap peristiwa dah ada skenario..bahkan daun jatoh..
walo nyang namenya manungso boleh berkiprah dalam koridor, namun tetap skenario utama gak berubah,,
jadi ngapain kita musti ribut2, pusing2, ngramal2, maju perang, emosi-an, putus asa, nangis2, akhirnya ketipu sendiri ..hehehek..
eh btw jangan2 itu jg tmsk skenario…??wkakakak.huu
mari kita tanya sama mbah jagad-lawu..
napa pancen makaten to mbah ..????
ohhh ..skenario dunia..takdir Illahi…
ahh…jadilah yang memang harus terjadi…
yaahh gitu deh….
On November 5, 2007 at 4:50 pm Putra Tidar Said:
Paman Lembu Amisan saudaranya mbah jagad lawu ya? Tolong tanyakan bagaimana lamaranku? Terus tanyakan dimana sabdopalon & adiknya. Aku dengar sabdopalon lagi pergi sama tukang anyam bambu?
On November 6, 2007 at 7:20 am Èndang Said:
Klo ratu amisan SP, klo lembu amisani siapa ya?
On November 6, 2007 at 12:48 pm Lembu Amisani Said:
Akhirnya….
Syukurlah ternyata sebentar lagi ksatriya
yang ditunggu2 segera hadir
Pangeran gagah perkasa sakti mandraguna
harum mewangi budi pekertinya
dan tanda2nya ada pada Putra Tidar…
karena beliau ngebet banget..ngedaftar
alhamdulillah….
saya akhirnya bakal merasakan kejayaan
kemakmuran keadilan dan kebahagiaan
di bumi pertiwi nan elok jelita ini
wahai ibu pertiwi hentikan tangismu
jangan sedih bunda..
sebentar lagi wajahmu akan cantik kembali..
berseri seri gilang gemilang ….
putra kandungmu sang sulung si Putra Tidar
akan segera menghajar para begundal
perusak keindahan dan ke-elokanmu
dengan gagah perkasa dan jiwa besar
akan menegakkan keadilan dan kebenaran
di tubuhmu yang sekarang ini…
masih penuh luka arang keranjang..
bersabarlah ibuku cantik sang pertiwi
segera engkau sembuh sehat segar bugar
lemah gemulai bersinar bak mentari
pangeran dari segala negeri
akan berlomba-lomba melamarmu
…
oke Putra Tidar
datang saja ke kawasan Tawangmangu
atau Telaga Sarangan
cari saja Mbah Jagad Lawu di sana
mudah2an kalo berjodoh
sampeyen segera ketemu
dan kita semua menunggu kiprah anda
demi bangsa, negara dan ibu pertiwi
thanks
salam buat mbak Endang juga
On November 6, 2007 at 12:49 pm Lembu Amisani Said:
halo Putra Tidar..
eh sorry lho !!!
aku guyon aja koq ….
tapi kalo emang anda SP itu
kami semua sangat bersyukur
dan akan selamatan 7 hari 7 malam
hehehe…
teruskan perjuangan anda..
thanks yaaa
aswrm wbt.
barangkali bapak bisa berhubung dengan Pak Hafiz di Jatim, yg bisa bercerita mengenai rohbul Masyriki ,kisah dalam Al-quran dalam surah Al _muzammil, terkait juga dalam cerita Kerajaan Allah-(surah Al-Mulk)., Kalian bisa contactnya – 006281336096006.
Kerana sejarah indonesia diperintah oleh keturunan wali songo yang sejati, lain dari itu pasti akan goro-goro. Hanya seorang “Raja” yang sejati bisa mengamankan Inodnesia,bukan orang biasa.
“Sudah lama manusia dahaga kan kedatangan seorang Super Paranormal yang dapat
membawa manusia ke zaman keemasan nya semula. Dari zaman ke zaman manusia telah
mencari Dewa Sang Tunggal yang juga bergelar Ratu Adil untuk membawa kebahagiaan
sejagat kepada manusia. Namun sebenarnya yang ditunggu bukanlah seorang Ratu
tetapi sebenarnya ialah RAJA ADIL.
Dahulu pokok nya tumbuh di Indonesia,
Jatuh buahnya sebiji di Malaysia,
Namun bayangan ceritanya banyak di Indonesia.
Dari kisah Joyoboyo yang mengenalkan kita dengan Raja Adil, kitab itu juga
memuatkan beberapa petunjuk di mana kah beliau berada kini. Bukankah di dalam
Joyoboyo terang-terangan menyebut “Negara Alas Tetangga” di situ lah tempat dia
berada? Mengapa tidak di cari di situ? Mengapa masih bercerita di Indonesia
sedangkan itu cuma bayang-bayang dia sahaja?
salam nusantara.
Sepertinya SP itu bakalan ada dua deh…satu jadi pembuka jalannya / panglimanya yang satu lagi balak jadi pemimpinnya persis seperti dwi tunggal kita yang dulu. Kemungkinan yang jadi panglimanya itu si BOCAH ANGON and pemimpinnya PEMUDA BERJANGGUT
Ato jangan-jangan SUPERMAN yang baru datang holiday dari Planet Crypton WHO KNOWS???
he..he..he..
Buat Alfaroki, 6 nopember. Wah. Apa negara tetangga sudah kehabisan ramalan produk dalam negeri, sehingga mengaku-aku milik tetangga? He he. Asal jangan didaftarin paten-nya ke PBB ya? He he.
Betul
Saya sangat salut kepada mas Kiki Kurniawan atas apa yang beliau tulis tanggal 9 Sept 2007. Saya bukan orang muslim dan saya kok jadi mendambakan saat dimana Pak Harto berkuasa dimana saya rasakan semua agama saling merangkul, yang mayoritas mengayomi dan menghormati yang minoritas begitu pula sebaliknya, tidak seperti sekarang saya sangat jijik melihat beberapa oknum yang mengatas namakan agama memvonis orang lain salah dan rasanya mereka dengan sah dapat merusak dan menghukum yang mereka anggap salah.Seakan tiada hukum dinegara kita ( he..he.. walaupun memang agak ompong seh…tapi kenapa nggak mendesak penegak hukumnya aja..rugi dong bayar pajak )
Andaikata sekarang kita berfikir kita adalah anak bangsa Nusantara, hidup di Nusantara, Makan dan minum kekayaan alam Nusantara. bisa melepaskan segala belenggu kepentingan kelompok dan pengkotak-kotakan rasial, saling menghormati dan mengasihi. Tiang yakin walaupun kita terkena imbas krisis global kita tidak bakal kesusahan menghadapinya seperti sekarang ini.
Istilahnya udah susah malah dibikin ruwet dan disusah-susahin….
WAHAI ANAK NUSANTARA……
BERSATULAH JIKA INGIN BEBAS DARI KETERPURUKAN
TIDAKKAH KAU INGAT……..
TONGGAK BERSEJARAH KEMERDEKAAN KITA
ADALAH SUMPAH PEMUDA
BUANG SEGALA KEPENTINGAN GOLONGAN
YANG ADA HANYA NUSANTARA
NUSANTARA YANG JAYA…….
Ganti aja nama INDONESIA menjadi NUSANTARA, sapa tau keadaan bisa lebih bagus. Anaka saya aja yang bandel setelah diganti namanya jadi kaleman dikit. Di negeri ini kan sering ada rubah-merubah nama kaya nama kereta api yg kecelakaan kemaren kan namanya mau diganti
Hallo Pak Ciek Alfaroki… bukanya negara pak ciek yang sekarang nak bikin gara-gara, kata kita serumpun tapi tak nak respect negara lain, maunya jadi superior sahaja
tunggu saja nanti……
Mas dewa bukan muslim? Harapanku mas dewa ndak usah ikutan yg ngatakan islam, pulau jawa akan akan hancur setelah 500 thn demak.
Sabda Palon sudah turun 12 Oktober 2007 lalu, tepat di hari kesepuluh bulan Margasirsa (Kalima).
Sabda Palon sudah turun 21 Oktober 2007 lalu, tepat di hari kesepuluh bulan Margasirsa (Kalima).
Yang benar 21 Oktober 2007…
Yang benar 21 Oktober 2007…
Sabdopalon sudah turun? Alhamdulillah, aku pingin sholat dibelakang beliau
Salam Kasih Dan Damai u/ Kita Semua.
Biarlah “sang waktu” yang akan menjawabnya nanti mengenai “satrio” tersebut, karena itu sudah menjadi hak dan kehendak Gusti. Jikalau berkenan, mungkin apa yang bisa kita persembahkan untuk kemajuan bangsa ini, segera kita aplikasikan dan realisasikan sesuai dengan peran dan kapasitas masing-masing individu.
Alangkah indahnya jikalau kita sama-sama membina kebersamaan dan kedamaian serta kebaikan.
Banyak konsep dan dasar-dasar dalam mewujudkan hal tersebut, semua tergantung tingkat pemahaman dan pengetahuan seorang anak manusia sebagai kholifah dimuka bumi.
Sekedar masukan, dari butiran debu di padang gurun pengetahuan yang Maha Luas, yang mungkin berguna dan bermanfaat dalam menjalankan perjalanan hidup di dunia. Jika kurang berkenan dihati, mohon ma’af yang sebesar2nya.
TRI KAYA :
-Sesungguhnya seseorang itu dikenal dari perbuatannya,
perkataannya dan pikirannya.
-Hal itu yang dapat menarik perhatian setiap orang
untuk mengetahui kepribadian seseorang.
-Oleh karena demikian, maka kebaikan itulah yang harus
dibiasakan dalam perkataan, perbuatan dan pikiran.
DELAPAN JALAN UTAMA :
-Pikiran yang benar
-Pembicaraan yang benar
-Pelaksanaan yang benar
-Penghidupan yang benar
-Pergaulan yang benar
-Pertimbangan yang benar
-Perguletan yang benar
-Putusan yang benar
DASAR KEBAIKAN :
-Tidak suka mencuri
-Tidak menuruti hawa nafsu
-Tidak berpura2 dan berdusta
-Tidak memfitnah
-Menindas pikiran yang keliru
-Jangan bicara kasar
-Tidak benci dan iri hati
-Selalu punya kasih sayang
“Dari marah, timbul kebingungan,
karena kebingungan, ingatan menjadi kalut,
karena kekalutan, ingatan kebijaksanaan lenyap,
karena lenyapnya kebijaksanaan, seseorang akan hancur”.
…dan lain2nya.
Mari jadikan “hidup” kita, lebih “hidup” dan “indah”.
Salam.
tuk arya thanaya…
bukankah satrio piningit dah ada sejak dulu??
tuk anggara…
gue 90% SETUJU BANGET….
Buat mr xxx, 10 nopember. Nuwun sewu, mas xxx, kok seluruh komentarnya sama semua (copy paste) dalam 1 hari yg sama di seluruh topik yg berbeda judulnya? Mohon maaf sebelum nya ya. Peace . . . Peace . . . . .
Salam Kasih Damai u/ Kita Semua.
Salam buat mas Adi,… terima kasih atas masukannya.
Sabdo Palon, merupakan sebuah fenomena yang cukup menarik. Mengisahkan tentang sosok seorang satria, yang akan mengarahkan sekaligus mengembalikan peradaban akhlak manusia, untuk kembali kepada kesejatian akhlak.
Tahukah kita,
-apa yang dimaksud dengan akhlak yang sejati ?
-langkah2 apa saja untuk mencapainya ?
-bagaimana cara mengaplikasikannya dalam kehidupan
kita sehari2 ?
-apa kegunaannya bagi diri dan orang lain ?
-apa akibat yang terjadi bagi diri, orang lain bahkan
tatanan dunia umunya ?
-peran apakah yang harus kita jalani di kehidupan ini ?
-apakah kita sudah baik dan benar, dalam menyusuri riak
riuh gelombang hidup ini ?
-dll.
Mari kita cari dan capai, dengan sebuah KEPASTIAN yang jelas hal tersebut. Karena HIDUP adalah sebuah KEPASTIAN.
Salam.
Mudah2an mr.xxx segera ketemu spt anda telah bermimpi satrio itu. Anda pernah nulis doa yg aku tahu sbg doanya nabi khidir u/ memperbaiki akhlak manusia sesuai tugas beliau momong manusia. Semoga ketemu nabi khidir
jadi kesimpulannya apakah orang SP itu dari keturunan Majapahit ???
kebetulan menilik ke belakang saya masih ada keturunan Prabu Bhre Wijaya V, tepatnya dari keturunan Sultan di Palembang (HaryaDamar dan sampai sekarang saya masih pegang silsilah keluarganya) dan keluarga saya masuk ke dalam Eyang Sukisno Reksonegoro (Pemalang)
terimakasih …
Buat Hadi Bonzzi
Saya anak Nusantara yang beragama
Tapi saya lebih senang menjadi putra Nusantara
bukan karena agama saya
Biarkanlah kehadiran Satrio Piningit memberi harapan bagi bangsa ini, setidaknya biar bangsa ini tidak berputus asa bila terjadi kekacauan seperti sekarang ini…
Mungkin itu yang ingin disampaikan para leluhur kita
SALAM KENAL MAS..
MAAP KALO ADA SALAH KATA
Lam kenal buat mas rizki…
mungkin anda bisa membantu menuliskan silsilah prabu brawijaya lima….
atau mungkin bagi anda yg masih keturunan dari pajajaran bisa ikut membantu…
kali aja dengan begitu kita tahu sosok satria itu..
buat dewa: betul
Memang agak sulit untuk kalian menemukan AKU,
sebab ada pihak pihak yang menginginkan ketidak hadiranku, ingat bunyi Wangsit Prabu Siliwangi
…………” Waspada! Sebab mereka nanti akan melarang untuk menceritakan Pajajaran, karena mereka takut ketahuan, bahwa mereka yang selama ini menjadi penyebab goro-goro itu “…………………………………
………..” Suatu saat nanti akan banyak hal yang ditemui, sebagian-sebagian.. sebab terlanjur dilarang oleh Pemimpin Pengganti “……………………
Dan memang hanya aku si Budak Angon yang berani menentangnya, untuk kembali menegakkan ajaran kebenaran berlandaskan budaya nusantara..bukan budaya bangsa lain.
Menanggapi surat saudara Nurahmand kepada saya dalam blog ini, bahwasanya saya sudah berusaha untuk melakukan apa yang anda perintahkan, namun sayangnya masih ada sebagian pemuka agama yang menganggap saya syirik karena mempercayai ramalan. Padahal saya ingin sekali melakukan hal lain selain mencari pemecahan secara alam nyata ( dengan teknologi) demi bangsa ini, tapi sekali lagi apakah seluruh masyarakat Indonesia ini percaya ???
HI…HI…HI…
KACIAN PAK SBY TAKUT DIDEMO F.P.I
HI…HI…HI…
hah..ada lagi mas Rizki
ininih jelas banget banget punya bukti otentik..
wahh Putra Tidar atau SATRIO PININGIT..
punya saingan berat nih..
atau di combine aja …
sapa tau mereka itu pasangan yang kita tunggu2
si Bocah Angon dan Pemuda Berjanggut..
hooiyy…
dah ketemu nih Satrianya…
hayo mas Endank…
kita proklamirkan sekarang..
khan pas banget nih 500 th sejak Sabdopalon
menghilang dari hadapan Prabu Brawijaya ..
ayo kita ketemuan semua..dimana gitu
di Senayan kali yaaa..
supaya gak nyolok pas ada pertandingan bola
sekalian manfaatin tuh supporter..
tuk jadi pasukannya mereka..
piye mas Endank..
laanjuut ..
On November 10, 2007 at 6:55 pm Rizki Said:
jadi kesimpulannya apakah orang SP itu dari keturunan Majapahit ???
kebetulan menilik ke belakang saya masih ada keturunan Prabu Bhre Wijaya V, tepatnya dari keturunan Sultan di Palembang (HaryaDamar dan sampai sekarang saya masih pegang silsilah keluarganya) dan keluarga saya masuk ke dalam Eyang Sukisno Reksonegoro (Pemalang)
terimakasih …
On November 12, 2007 at 4:35 pm Lembu Amisani Said:
hah..ada lagi mas Rizki
ininih jelas banget banget punya bukti otentik..
wahh Putra Tidar atau SATRIO PININGIT..
punya saingan berat nih..
atau di combine aja …
sapa tau mereka itu pasangan yang kita tunggu2
si Bocah Angon dan Pemuda Berjanggut..
hooiyy…
dah ketemu nih Satrianya…
hayo mas Endank…
kita proklamirkan sekarang..
khan pas banget nih 500 th sejak Sabdopalon
menghilang dari hadapan Prabu Brawijaya ..
ayo kita ketemuan semua..dimana gitu
di Senayan kali yaaa..
supaya gak nyolok pas ada pertandingan bola
sekalian manfaatin tuh supporter..
tuk jadi pasukannya mereka..
piye mas Endank..
laanjuut ..
BUAT MAS RIZKY : ….SAMMMA….
Yang nulis serat itu kan bukan Sabdopalonnya……..jadi yah sedikit banyak kepengaruh dengan apa yang dianutnya dan apa yang dianggap baik dan benar walalupun diterima dalam keadaan hening manusiawi ……….heningnya akal pikiran dan perasaan hati adalah manusiawi bukanlah NING SEJATI karenanya isi dari serat tersebut itu tidak mungkin melebihi wadah,kemampuan batin dan tua mudanya jiwa si penulis. jadi belum tentu Serat Sabdopalon dan Jongko Joyoboyo Sabdopalon adalah cerita yang benar2 nyatanya begitu,bisa jadi penulisnya (yang pasti bukan Sri Aji Joyoboyo) hanya menerima penglihatan dalam bahasa lambang,bahasa sanepan,sebab memang sebelum TERANG ROHANI itu hadir didalam diri manusia karena BINUKA atau TINARBUKA dan mencekam kedirian manusia maka segala sesuatu petunjuk dari kegaiban Gusti itu hanya merupakan perlambang yang masih minta diartikan lagi melalui lantiping pamikir dan landeping panggraita.Sebab memang segala sesuatu petunjuk dari GUSTI itu tidak mungkin melebihi atau mengurangi daripada wadah dan isi batin manusia yang menerimanya.Tetapi memang yang perlu kita sadari adalah bahwa serat dan jongko2 leluhur itu dibuat oleh manusia jawata dan untuk manusia jawata pula,yaitu manusia2 yang ngerti tata bebrayan dan tata kahanan,manusia yang ngerti bahasa tersirat bukan yang tersurat,jalma linimpad prasasat wus tamat,tanpa butuh penjelasan panjang lebar tapi langsung mengerti isinya,tanpa perlu banyak kata2 tetapi sudah mengerti maksudnya,tidak perlu banyak berkata2 tetapi sampai KAJATEN,tidak mencari dan tidak merasa bisa tetapi menerima WAHYU dan KASIHNYA,tidak banyak membaca buku tetapi banyak membaca dirinya sendiri dan membaca Sastrajendrahayuningrat,Papan tanpa tulis dan Tulis tanpa papan di Alam kehidupan yang gumelar ini.Tetapi manusia2 yang pola pikir,perasaannya dan nafsu baik buruknya itu sudah dicetak dan kepengaruh pola pikir dan pola merasa bangsa asing itu sedikit banyak tentunya susah untuk menerima apalagi mengartikan secara wajar dan pada tempat yang semestinya semua sastra sandhi leluhur yang dicecerkan dengan sengaja tetapi juga tersembunyi rapi bagi para keturunannya yang masih berjiwa JAWA JAWI JAWATA itu supaya ELING kepada KAWITAN dan WASPODO kepada keadaan sekarang atau didepan nanti.Dan memang mereka2 yag memang tidak dikarsakaken untuk mengerti yah selamanya akan tidak mengerti.
Sesungguhnya Sejarah Jawa itu ada tertulis di darah kita………jongko2 dan sejarah dari leluhur itu juga sudah tertulis menutupi kalbu kita sehingga sebelum kita mampu membongkar,menggali dan meruwat semuanya itu maka tidak mungkin kita bisa melihat dan mengerti “bukan Apa” tetapi mana yang sesungguhnya ada!!!APa itu jiplakan dari buku2,dari pemikiran sedangkan kemampuan meraba MANA itu tumbuh dari kerendahan hati karena tidak merasa mampu dan merasa mengerti maka disitulah tumbuh bahwa GUSTI aldah Kemampuan dan Pengertian kita!!.Dan Jika kita itu memang berdarah dan berJIWA JAWA JAWI JAWATA,sejatinya SEJARAH,BUDDHAYA ,KAWRUH dan NGELMU JAWA itu sudah membalung sungsum dalam pribadi kita,karenya kita tidak perlu terlalu banyak berzinah dengan buku2 dan kitab2,kita jangan lelamisan percaya dan mangro tingal dari pribadinya sendiri,kita jangan terlalu banyak berzinah dengan kebudayaan dan kepercayaan dari luar dirinya pribadinya sendiri,termasuk percaya kepada aliran2 yang mengaku ini dan diaku itu atau orang2 yang mengaku sebagai ini sebagai itu atau guru2/pinisepuh kebudayaan jawa dan guru2 kaweruh kejawen.Untuk menyadari Kabuddhayan Manusia Jawa itu,kita yang muda2 ini cukup menyadari saja PRIBADI,BUDDHI dan HIDUP kita sendiri dalam perbandingan yang sebenarnya dihadapan GUSTI kita saja maka itu sudah menggali,membongkar,meruwat dan merawat sekaligus mengembangkan dan menyempurnakan seluruh KEBUDDHAYAAN yaitu KETUHANAN dan KEMANUSIAAN warisan leluhur Jawa yang sesuai dengan Karsaning Gusti di jaman ini.Memang boleh dikata bahwa serat2,suluk2,kitab jongko,pusaka-pusaka,aliran kepercayaan,kawruh dan ngelmu jawa adalah peninggalan leluhur yang berharga untuk dikenal,untuk dimengerti,untuk didalami dan dipelihara tetapi DIRI PRIBADI SENDIRI dan DARAH YANG MENGALIR dalam tubuh ini adalah WARISAN, WASIAT,PETUNJUK,PESAN dan PUSAKA LELUHUR YANG LEBIH BERHARGA dan PALING TERUTAMA untuk dimengerti, digali, diruwat, dirawat,dikembangkan dan disempurnakan sesuai dengan HUKUM KAJATEN yang hakikatnya adalah Karsa Gusti.Dan BUDDHI adalah pusaka dan kurnia pembawaan dari Gusti yang paling berharga bagi kita,bukan bagi bangsa Jawa saja,bukan pula bagi bangsa Arab atau Yahudi saja,juga bukan pula bagi bangsa Arya saja tetapi bagi kita semua,BANGSA KETURUNAN MANU,MANUSIA.Dengan kesadaran akan Buddhinya maka kita manusia mampu membedakan kesadaran diri kita dengan binatang,bahwa kita manusia itu mempunyai kesempatan untuk menyadari diri sebagai kawulo yang mempunyai Gusti,mempunyai sangkan dan parannya sebagai dumadi dan mempunyai kerinduan serta kebutuhan akan kemurnian jiwa……….karena Buddhi,maka kita itu akan bisa menjawab sendiri pertanyaan hidup sepanjang masa : KENAPA SAYA DILAHIRKAN DI DUNIA INI?.Karena Buddhi,kita bisa merindukan dan hidup kayungyun serta tuhu tresno kepada KArsaning GUSTI.Karena Buddhi pula maka kita manusia bisa merindukan dan bercita-cita agar dunia ini kembali kepada kodratnya semula sewaktu dunai ini diciptakan yaitu menjadi tempat manusia untuk bhakti dan Dharma,membabarkan Karsa Gusti yang sesuai dengan HUKUM KAJATEN atau HUKUM YANG HIDUP. Dan mata buddhilah yang bisa melihat dan membedakan mana manusia yang tua akal pikiran otak dan nafsu2nya serta mana manusia yang sungguh tua jiwa dan rokhaninya.Dalam Kesadaran akan buddhilah maka kita bisa mengerti mana manusia yang sungguh tua KAWERUH PAMIKIRnya dan mana manusia yang sungguh sudah PUTUS ING NGELMUROSO.Dan karena KEBANGKITAN BUDDHI MANUSIA NUSWANTARA pula maka kita semua nantinya akan mampu melihat,menghayati dan membedakan tanpa pengaruh dan campur tangan buku2,kitab2 dan bacot mulut propaganda orang lain, mana sesungguhnya TEMBAGA dan mana yang dikatakan EMAS,mana yang dinamakan baik dan mana dikatakan YANG BENAR,mana garis KADEWATAN mana GARIS KENABIAN,mana yang namanya manusiawi,mana yang alami dan mana yang disebut SEJATI!!!Karena semuanya itu sudah diliputi oleh MANUSIA JAWA….manusia yang ngerti TATA,ya tata bebrayan sekaligus tata kahanan (jagad semesta).!!!.
SIRNA ILANG KRTANING BHUMI saka SUNYI NORA YUGANING WONG (1478 M)adalah sangkala Pararaton menandai runtuhnya Keraton Mojopahit.Pararaton adalah surat wasiat Trah dinasti Siwa dan Iswara (Hindu Jawa) dan disusun atas perintah Maharaja Ranawijaya Girindrawardhana,keponakan Sang Sinagara,Arya Lembusura alias Srigiripati Singhawikramawardhana.Sang Sinagara adalah paman dari Prabu Brawijaya Pamungkas.Pararaton memang menunjukkan secara halus tetapi sangat tajam sebab musabab dan benih2 kehancuran Majapahit yang intinya bahwa Putera-puteri Jawadwipa itu tidak melakukan Dharmanya sebagai YUGANING WONG,yaitu para panditho tidak lagi pinandhito sehingga para Satriyo juga menjadi tidak sinatriyo lagi.Sangkala itu adalah AMANAT,PESAN,WASIAT dari leluhur bagi kita semua,putra-putri Jawadwipa,bahwa hilangnya seluruh kesejahteraan bhumi jawa adalah akibat perilaku manusia2 jawa yang tidak menepati Dharma Hidupnya karena tidak mempunyai SRADDHA/SADA/IMAN kepada Pribadinya sendiri,kepada Hidupnya sendiri,kepada Buddhinya sendiri,kepada TUHAN YANG HIDUP yang sesuai dengan HUKUM KAJATEN atau Karsaning Gusti.Memang selama 500 tahun ini kita mewarisi ketidak sejahteraan jagad karena kita tidak mempunyai Sraddha Sempurna sehingga kita tidak mampu untuk mengerti mana bukan apa sesungguhnya DHARMA HIDUP PRIBADI yang tertulis nyata di KALBU kita.Memang arti kata SADA itu dari SRADDHA yang artinya IMAN,rasa percaya kepada Gusti yang tumbuh bukan karena pemikiran tetapi karena Wahyu/Kurnia Gusti sendiri.Itulah Pesan Sabdopalon………SADA SEMPURNA!!.
Upacara Sraddha Sempurna pada Jaman Mojopahit itu arti sesungguhnya untuk jaman ini adalah IMAN YANG BULAT.Upacara Sraddha Agung atau Sempurna hanya pernah dua kali dilakukan dalam cerita Sejarah Jawa Kuna,yaitu pada Jaman Majapahit yang diadakan bagi MAHARANI SUCI RAJAPATNI pada tahun 1362 dan bagi MAHARAJA SINGHAWIKRAMAWARDHANA pada tahun 1486.Upacara Sraddha diiringi dengan tari2an dan bunyi2an merupakan Upacara 12 tahun kematian dengan mempunyai tujuan mengantarkan roh2 yang diupacarakan agar dapat memasuki Swarga Tertinggi.Tetapi memang dijawa sekarang ini isltilah Sraddha sudah berubah menjadi sadranan atau nyadran yaitu nyekar dan menabur bunga di atas makam.
Bagi saya pribadi,SABDOPALON NAYAGENGGONG (ASMARASANTA,SASTRO CETHO,KALAM HIDUP,SABDA ALLAH,SEMAR BODRONOYO adalah PRADJNA PARAMITHA,BUDDHA JAWA………..JIWA MANUSIA YANG SEMPURNA,yang bukan laki-bukan perempuan,bukan pula banci,sebab itulah HIDUP/HYANG MOHO SUCI dari seluruh anasir diri manusia,SabdoPalon itulah SEJATINING URIPNYA BRAWIJAYA,GURU SARIRONYA BRAWIJAYA,BUDDHI dan HIDUPNYA BRAWIJAYA PAMUNGKAS yang hakikatnya BUDDHI dan URIPNYA MANUSIA JAWA.DIA tertidur atau SEMARE karena putra momongnya itu senang berzinah dan mangro tingal yaitu lebih percaya dan beriman kepada KEBUDDHAYAAN MATI,KEBUDDHAYAAN DUNIAWI dan KEBUDDHAYAAN PAMRIH (untung-rugi,dagang,pahala) akibat pengaruh buku2 dan kitab2 serta pengaruh dari luar diri pribadinya sendiri daripada Anggugu dan tut wuri kepada HIDUP dan BUDDHINYA SENDIRI.Kebudhayaan mati, dunia dan pamrih untung rugi itulah yang diterima oleh si penulis dalam bahasa sanepan sebagai Agama Islam,Putri Cempa,Bangsa Tionghwa dan Arab!!!!.Jadi kita yang muda2 itu tidak perlu salah terima sebab segala sesuatu yang tertulis dan tersurat itu hanyalah sekedar BAYANGAN daripada Keadaan yang sesungguhnya. HIDUP itu SAWETAH tidak mengenal bangsa dan agama,jadi tidak ada SESUATU YANG HIDUP dan MENGHIDUPI itu membenci bangsa ini atau agama itu,menyalahkan golongan ini dan golongan itu karena Dia SANG ASMARASANTA itu tidak bisa mengingkari sifatnya sendiri yaitu HIDUP.Dan HUKUM KEHIDUPAN adalah KASIH!!!!.
SIRNA ILANG KERTANING BHUMI saka SUNYO NORA YUGANING WONG….yah sirnanya kesejahteraan bhumi jawa karena anak2 manusia yang kosong dari rasa percaya kepada HIDUP dan BUDDHINYA sendiri sehingga tidak mampu untuk menetapi Dharma hidup pribadi.Dan itu semua bukanlah salah orang lain,bangsa lain,agama lain dan golongan lain,bukan salah orang islam,orang cina,orang arab,Raden patah dan Sunan bonang tetapi salah BRAWIJAYA selaku RATU TANAH JAWA dan salah leluhur kita semua sendiri BANGSA JAWA,tidak percaya kepada Hidup dan Buddhinya sendiri sehingga menjadi BANGSA JEMAJAH atau bangsa yang bikin orang lain ngiler buat ngejajah!!!!.Karenanya jika memang benar,ada titisan dan tumimbal lahir dari JiwaSejatinya Brawijaya Pamungkas sebagai Satriyo Piningit atau siapapun,bukan titisan dan tumimbal lahir dari sedulur2 dan anasir2 nafsunya Brawijaya Pamungkas maka betapa berat beban kesalahan yang WAJIB dia tanggung dan mempunyai HAK untuk diruwat dan disempurnakan,yaitu mengembalikan tanah dan bumi ini sesuai dengan kodratnya semula sesuai Karsa Gustinya dengan cara rokhani maupun dengan cara duniawi.!!!!!!.Itu dharma seorang TRAH dan TITISAN RAJA TANAH JAWA di jaman ini,yang diaku,mengaku dan yang tidak mengaku dan diaku,yang dibuang maupun yang terbuang!!!.
ANAK HARAM KERATON JOGJA-SOLO (PBX-HBVII)
Sabdopalon itu bukan islam,bukan buddha,bukan nasrani,bukan hindu,bukan pula kejawen,Dia bukan ini bukan itu,mancolo putro-mancolo putri,meliputi segala sesuatu yang ada dan DIA lah NING dan CINTA karenanya titisan Beliau yang sekarang ini digelari dan dinobatkan secara gaib pada tanggal 21 juni 2003 (tahun baru jawa kuno…bermulanya mangsa pertama……sesudah lebaran/masa pantang kerja atau bulan sela) oleh para leluhur RAJA2 JAWA sebagai SULTAN HAMENGKUBUWANA KAWELASAN karena dikarsakaken oleh GUSTINYA mampu meliputi segala sesuatu yang ada dengan Kasih dan didalam NING..Itulah Panatagama Jawa yang disanepankan dengan BUNGA TERATAI PUTIH oleh Jongko Joyoboyo dan juga oleh RM.Panji Sosrokartono (JOKO PRING).Tunjung Seto adalah singgasana Sang Hyang Wisnu/ Maitreya/Kalki (Artinya Peteng/Gelap).Bunga Teratai mempunyai arti tersirat bahwa hanya dalam kerendahan dan keburukan alam sekitar,dalam kolam lumpur kotoran dan sampah2 yang terbuang akan bersemi Bunga TUNJUNG SETO,BUKAN DI TAMAN SRIWEDARI KERATON!!!!.Karenanya tidak usah heran jika Kangjeng Sunan YANG MENJAGA JAMAN KALI ini selalu berbusana hitam,BAITULLAH di Mekah berselimutkan JUBAH HITAM,Laskar IMAM MAHDI di nubuatkan membawa bendera hitam,dan boleh percaya,boleh tidak,entah khayalan belaka,entah kasunyatan,entah wejangan dari setan atau dari Tuhan,monggo ditayuh,dikijab. sandhi namanya adalah JOKO WERUH,seorang anak muda dari bandung (jangan berprasangka kalo itu adalah saya,dia itu temen deket saya) menerima dan diperlihatkan bahwa”seseorang” oleh Kangjeng Pangeran Isa Al Masih sudah dikenakan JUBAH bertuliskan BAITULLAH berwarna hitam dan dibeat dengan membaca surat AL-MAHDI di KABAH ROKHANI pada tanggal 27 Ramadhan (Hari diciptakannnya Jagadraya) 3 tahun lalu seiring dengan turunnya Lailatul Qodar.JUBAH HITAM lambang berkabung,lambang duka,lambang kesederhanaan,lambang kerendahan hati,lambang duka atas derita IBU PERTIWI yang diperkosa sama ANAK -ANAK ADAM,lambang ketelanjangan dan kebukan apa-apaan diri,lambang PRIBADI BINUKA,Yang WANI,JUJUR LAN PRASOJO dihadapan Kuasa Langit.Kenapa kita anak2 adam malah lancang mengenakan busana putih hendak mengaku suci dan diaku suci?.Karena tidak tahu diri,jarang membaca diri tetapi rajin membaca buku,jarang eling YA Hu YA Hu Rasullulah…ulah rasa tetapi rajin bermain YA Hoo MESSENGER nyari cewe dan debat !!!!.
Memang Kabuddhayan Ketuhanan Jawa itu bisa disebut sebagai Agama Kawulo,Agama Abdi,Ya Agama Raja,Agama Ingsun,bukan dalam arti kumingsun tetapi dalam arti “Ing Pasungsun” yaitu manusia yang ada didalam penyerahan diri total kepada Gustinya,tetapi memang bukan AGAMA AKU karena memang ga berpangkal dari niat dan tekad manusia itu sendiri tetapi dari Kurnia dan Karsaning Gusti sendiri……….tanpa dikarsakaken oleh Gustinya maka manusia tidak akan bis amengerti mana yang dinamakan AGAMA JAWA itu,paling banter mengerti APA AGAMA JAWA itu dari guru2 dan buku2. Jadi memang ga bisa dipelajari,dipelajarkan atau diorganisir dan dioyo-oyo supaya jadi agama resmi,agama formal,agama yang laku serta butuh mengaku dan diakuin oleh masyarakat dan dunia….itu ga ada gunanya dan waktu yang kebuang percuma sia-sia (seperti tahun 1978,ngoyo supaya menjadi sesuai sama jongko 500 tahun kembalinya Sabdopalon).KABUDDHAYAN KETUHANAN JAWA itu AGAMA PRIBADI antara kawulo dengan Gustinya,antara insan dengan Khaliknya,orang lain tidak perlu tahu,tidak perlu melihat dan tidak perlu mengerti.Jadi memang kita tidak perlu tahu,tidak perlu melihat dan tidak perlu mengerti bagaimana Bunga Tunjung Seto itu bisa terjadi dan bisa bersemi tetapi nantinya kita boleh turut memetik dan merasakan manfaat dari berseminya BUNGA TUNJUNG PUTIH yang bernama KASIH itu!!!.Dan tidak ada bunga tunjung yang berputar-putar dan berteriak-teriak di masyarakat minta di petik bunganya.Bunga Tunjung tidak mempunyai kebutuhan akan manfaat dari bunganya.Jangan juga dinanti2 dan dicari-cari kemunculannya lebih baik kita semua yang muda2 itu sujud bertobat untuk memohon SIHING GUSTI supaya kita semua,putra-putri Jawadwipa itu dibangkitkan dari matinya,dibangunkan dari tidurnya,dikeluarkan dari makamnya,diberikan kemampuan untuk melihat,mendengar dan mengerti jika KARSA dan KASIH TUHAN itu sudah mengejawentah jadi manusia supaya kejadian di JERUSALEM/DARUSSALAM,2000 tahun lalu itu tidak terulang di TANAH INI.(Dan ingat bahwa DARUSSALAM itu adalah sebutan RM PANJI SOSROKARTONO akan kota BANDUNG,kota Pemimpin).Mari kita sujud dan bersembahyang menurut apa yang menjadi keyakinan dna kepercayaan kita,menurut kawruh dan ngelmu kita masing2,menurut wadah dan isi diri kita masing2 supaya kita semua diruwat semua JIWA JEMAJAHNYA….JIWA BABUNYA…JIWA BENDA/BATU/ PATUNGNYA ……JIWA BURUNG BEONYA…….JIWA ANUT GRUBYUKNYA………JIWA PENGEMISNYA…….JIWA WAYANG GOLEKNYA,jiwa yang meraba-raba dan mencari-cari penuh keraguan…….JIWA WAYANG KULITNYA,jiwa lelamisan yang masih penuh angan2 dan perlambang……dan JIWA BEDUKNYA,jiwa miskinnya yang kesadaran hidupnya di perut untuk kembali menjadi GONG….TELU2NING NGATUNGGAL SAWIJI GUMULUNG NENG SUSUHUNAN jadi WAYANG WONG,Dalangnya Pangeran Sejati…supaya pantas mengemban dan membabarkan Karsa Gusti di dunia ini dan berani menerima ketika KASIH TUHAN itu mengejawentah jadi Manusia. Dengan begitu maka kita hakikatnya sudah membantu kemunculan sang Satrio Piningit,kita sudah turut berdharma rasa,dharma yang tersembunyi dan sungguh berharga dimata TUHAN YANG JUGA TERSEMBUNYI dan sungguh berarti bagi Dia ,Sang Satriyo Aji, yang disembunyikan dalam genggaman tanganNYA dari tatapan iri dewa serta malaikat dan ratapan benci iblis serta dunia !!!.Ingat,sujud kepada Karsa…..yang mengAKU dan diAKU itu bukan…………….yang tidak mengAKU dan diAKU…..itu YANG BENAR dan YANG SETIA…RAJADIRAJA dan TUAN SEGALA TUAN…..AL HAQ dan ASH SIDDIQ…..KALIMAHTULLAH………RAJAMANUSIA dan BINTANG TIMUR…..YANG MEMBAWA PEDANG TAJAM BERMATA DUA…………….SABDA ALLAH…….ASMARASANTA…….KALKI…………HERUCOKRO………KASIH …….YANG MEMEGANG KUNCI DAUD…………..MAITREYA……….dsbnya!!!!.
Dan tidak perlu salah sangka ataupun salah terima,tulisan ini ditulis bukan karena kebutuhan untuk di dengar dan di percaya tetapi hanya sebagai sumbang sih saja…….supaya putra-putri jawadwipa itu lebih mudah menyadari diri bahwa KASIH TUHAN itu begitu besar kepada bangsa Manusia dan dunia ini dan akan terbabar di TANAH JAWA ini,melalui manusia2 jawa dan nuswantara,jangan ditolak dan disia-siakan nantinya tetapi juga jangan mudah percaya jika ada yang mengaku ini-mengaku itu.Seperti SABDA ALMASIH ; Bahwa seperti kilat yang memancar di sebelah timur melontarkan cahayanya sampai ke barat,begitu jugalah kemunculan ANAK dan RAJA MANUSIA YANG KEDUA KALINYA.
Dan umpama perjamuan,ga semua hidangan mesti dimakan,ambil yang suka,sempurnakan menurut selera dan cita rasanya sendiri masing2 ……. jangan pernah biarkan sesama kita manusia,sesempurna apapun dia,setinggi apapun rokhaninya,setua apapun jiwanya,sekuat apapun titisannya,sebesar apapun PRABAnya,seAGUNG apapun pengAKUannya menjajah jiwa dan batin kita sebab kita semua adalah ABDI GUSTI bukan abdi aku,abdi manusia dan dunia!!!!Dan .Jikapun ada JIWA TERBESAR di jagad raya ini yang akan mengejawentah jadi manusia maka disana ADA KEBANGKITAN,LUKAR (PELEPASAN),KENYATAAN AKAN HUKUM dan KEMERDEKAAN,bukan penjajahan dan penjara berupa ajaran,ancaman,konsepsi,ideologi,agama dan aliran spiritual baru ini dan itu yang malah akan membuat kita semakin bingung,ruwet,ragu dan nantinya malah menjadi jera dan kecewa.DIA tidak akan bisa mengingkari akan sifatNYA sendiri yaitu KASIH YANG MAHARDHIKA!!!.Dan AJARAN TERTINGGI ADALAH TANPA AJARAN dan YANG TANPA AJARAN itu hanyalah KASIH sebab siapa sudah dewasa maka dia akan mengerti dengan sendirinya Kasih karena dia sudah mempunyai kebutuhan untuk mengasihi dan dikasihi,dia sudah mempunyai kebutuhan untuk bertunggal dengan yang dikasihinya,itu manusiawi,begitupulah Kasih Sejati,siapa yang sudah dewasa rokhani,ia akan mengerti dengan sendirinya karena dia sudah mempunyai kebutuhan dan kemampuan untuk mengasihi dan dikasihi oleh segala sesuatu yang ada dan dia sudah mempunyai kebutuhan untuk bertunggal dengan YANG DIKASIHINYA.Memang KASIH adalah satu2nya JALAN,kepada KEBENARAN dan KEHIDUPAN.KASIH adalah KENYATAAN dan ADAM YANG AKHIR!!!!. “Didalam Kasih,tidak ada yang dikasihi dan mengasihi,yang ada hanyalah YANG TERKASIH!!!!.Didalam Kasih,tidak ada pertentangan dalam bentuk apapun,segala sesuatu yang ada itu ada didalam keindahannya,dan keindahan itu mencekam kedirian manusia yang telah dikarsakaken sehingga dia tidak mampu lagi untuk mengganggu sesama ada.Dan manusia dikarsakaken olehNYA itu juga merupakan bgian dari keindahan yang NYAWETAH bagi mereka yang mempunyai mata untuk melihat dan telinga untuk mendengar serta hidup untuk merasa!!!!.
AIB KERATON MATARAM (PB X-HB VII),30 tahun.
RAHAYU dan MAHARDHIKA!!!!
Agama Ciwa-Buddha dalam Keraton Wilwatikto itu cuma sekedar sastra sandhi raga dan jiwa saja……jasmani dan rokhani……syareat dan hakikat (bukan syareat dan hakikat agama tertentu tetapi artinya tata bebrayan dan kahanan) harus pinda mimi lan mintuna…….tidak boleh dipisah-pisahkan…..karennya TOPO SATRIYO JAWA itu tetopo ing rame,topo di grojogan sewu,yaitu sepi didalam keramaian sebab keheningan dan keramaian itu hakikatnya adalah SATU.Para satrio jawadwipa itu kalau Samadi Maladihening/manekung digambarkan dengan sedhakep saluku tunggal,tangan kanan bersedakep didepan tangan kiri dan kaki kanan bersila diatas kaki kiri sebagai perlambang bahwa leburnya segala sesuatu sifat yang mendua dan bertentangan.Dwitunggal Ciwa Buddha bagi kita dimasa sekarang ini adalah pesan bagi putra-putri Jawa bahwa Dwitunggal Jiwaraga itu tidak bisa dipisah-pisahkan,raga juga minta dibawa kedalam ALAM KEBEBASAN ABADI,karenanya KAMUKSWANING/RACUTING JIWARAGA adalah menjadi akibat bukan tujuan tertinggi dari Kebuddhayaan Ketuhanan Jawa.Sama seperti Sabda Kangjeng Pangeran ISA AL-MASIH binti Maryam bahwa apa yang dipersatukan oleh TUHAN itu tidak boleh dipisahkan oleh manusia,yaitu dwitunggal jiwaraga,seperti suami dengan istrinya,wadag dengan isinya,tidak boleh terpisah-pisah keduanya harus selalu bersama kembali kepada SANGKAN PARAN sebagai dumadi.Memang yang dinamakan dumadi itu adalah dwitunggal jiwaraga karenanya sangkan paraning dumadi tanpa racut/muskwanya jiwaraga itu tidak ada dalam Kebuddhayaan Ketuhanan Jawa!!!.Bagi Kebuddhayaan Kaemanusian Jawa,Ciwa dan Buddha adalah pesan dari leluhur bahwa Jalan Kemanusiaan dan Jalan Ketuhanan itu adalah SATU,jangan dipisah-pisahkan,jangan dibeda-bedakan,sebab dalam kerendahan,keburukan alam sekitar dan kehidupan duniawi itu ada JALAN GAIB yang bisa membawakan kita kedalam Kebenaran dan Kehidupan!!!.Dalam kehidupan sehari-hari yang biasa dan bersahaja itu ada JALAN yang mampu membawakan kita kedalam KEBENARAN.Dan Jalan Gaib itu memang tidak ada didalam sanggar pertapaan suci,petilasan2,biara2 perkosaan diri,rumah ibadat terbuat dari batu lambang kekerasan hati manusia sebab JALAN GAIB itu JALAN TENGAH…Kesempurnaan ada di tengah…..bukan ini dan bukan itu tetapi meliputi yang ini dna yang itu!!!.Jalan Gaib kepada Karsaning Gusrti itu yang disanepankan oleh leluhur Jawadwipa dengan SEMAR!!!!!.Memang Semar itulah JALAN, DAYA, KEHIDUPAN, KEBENARAN dan TERANG ROKHANI.SEMAR itulah NING dan CINTA.Karenanya bagi kita putra-putri Jawadwipa,ga perlu kita membenci yang buruk2,yang jelek2,yang kafir2,yang rendah2,yang haram2 tetapi kita menjilat yang baik2,yang indah2,yang benar2,yang tinggi2 dan yang halal2……..dengan begitu kita mengingkari dan berperilaku munafik, tidak berani mengakui TES DUMADI kita sendiri,Raga kita sendiri dan IBU pertiwi yang selalu ada dalam kerendahan!!!.DIA yang dinanti2 kedatangannya itu mencintai kerendahan dan keburukkan alam sekitar bukan yang tinggi2……….karenanya dikatakan :RAWUH INGSUN IKU APINDHA DURJANA,kedatanganKU itu umpama pencuri,yaitu HARAM menurut hukum manusiawi.Karenanya DIA tidak ada di langit sana………DIA bersembunyi dalam tempat paling rendah,paling hina dan paling dalam di bumi ini….yaitu dasar SAMUDRA!!!!.Rendahkanlah dirimu supaya engkau ditinggikannya!!!.Akuilah,semua kejahatan, kebusukan, kemunafikan yang tersembunyi didalam relung2 batin kita,Hayatilah,hidupilah lalu antarkan mereka pulang ke rumahnya masing2 …supaya kita itu mampu menyadari kebukan apa-apaan kita dan ketidakmampuan kita sebagai manusia dihadapan Kuasa Gusti!!!.Jangan ingin jadi seperti Malaikat,jangan ingin jadi seperti Dewa…Dewa dan Malaikat itu IRI pada manusia …Dewa-Dewi itu ingin menitis jadi manusia… dan Dewi2 itu ingin menjadi istri dan mempunyai anak dari seorang Manusia Sempurna……. KASIH TUHAN itu begitu NYATA bagi manusia,begitu nyata dan sungguh nyata dalam tempat yang dianggap derita,rendah dan hina!!!!!.Mereka2 yang berada dalam tempat yang tinggi2,baik2,muluk2 dan angkuh2 itu tidak akan mungkin bisa melihat dan menghayati secara utuh KASIH GUSTI!!!!!!.Seperti halnya Ahli2 taurat dan kaum Parisi pada jaman Isa binti Maryam itu tidak bisa menerima dan melihat Kasih Tuhan karena mereka meninggikan dirinya sendiri,mereka berzinah dengan kata2 yang mati dan buku2 buatan tangan manusia,mereka membuat beda dirinya sendiri dari sesama dan terlampau gemar mencintai hal2 yang muluk2,suci2 tetapi tidak berani mengakui,mengerti dan menerima segala sifat keburukan dan kejahatan serta kemunafikan yang tersembunyi didalam diri mereka yang setiap harinya mereka tutupi dengan segala macam tipumuslihat kata2 yang baik2 dan indah2.Mereka percaya jongko dan nubuat di buku2 yang mati dan bikinan tangan manusia,mereka percaya jongko2 dan nubuat dari kata2 bacot orang lain tetapi ketika jongko dan nubuat itu menjadi NYATA,mereka tidak mampu percaya dan menerimanya.Bagi orang2 bodoh,orang rendah,nelayan,pelacur2,lintah darat,kecu,rampok,bajingan, Tuhan itu begitu nyata dan menyentuh jiwa mereka karena mereka tidak merasa mampu,merasa hina,merasa tidak mengerti,merasa bodoh sehingga Kuasa Gustilah menjadi Kemampuan dan Pengertian mereka!!!. Sama seperti Kangjeng Nabi Muhammad yang tidak bisa baca dan tulis,UMMI,bodoh dihadapan Tuhannya…………….karenanya kerendahan hati yang murni itulah maka JIBRIL dan KALIMAHTULLAH yang menjadi BUKU dan GURU NAbi Muhammad!!!. Sang Sakyamuni Siddharta Gotama itu terlalu tinggi dan halus rasa akunya,karena beliau adalah seorang bodhisatwa yang sudah lelono broto di setiap alam kehidupan selama hampir beribu2 kalpa untuk mengumpulkan karma baik hingga mampu menjadi seorang ARAHAT SAMMASAMBUDDHA,ya memang sudah bawaan Bangsa Arya dan garis dari TRAH kadewatan itu selalu mengandalkan LAKUPERBUATANNYA dan Kepandaiannya sendiri dalam menempuh suatu cita2 apapun.Karenanya biarpun terlahir sebagai seorang manusia,seorang calon Buddha dan Cokrowarti/Raja dunia yang memiliki ciri 32 MAHAPURUSHALAKSANA,beliau tetap saja selama 6 tahun bersusah payah,mencari dan bertapa tanpa bisa menemukan apa yang dicarinya,karena pada waktu itu beliau masih terlalu percaya kepada daya kodrat manusiawinya sendiri hingga lupa kepada daya rahmat adikodrati,daya yang bisa mengatasi segenap kelemahan daya kodrat manusiawi!!!.Daya kodrat manusiawinya itu disanepankan dengan sahabat2nya sesama pertapa yang menemani dan mendampingi selama beliau bertapa. Beliau mencoba mencari JALAN GAIB yang berada diluar jangkauan pemikiran dan rasa hati manusia dengan JALAN YANG ADA DI BUKU2 dan KATA2 BACOT GURU2..Hanya ketika beliau sendiri,ketika semua pertapa sahabat2nya ( daya kodrat manusiawinya) itu pergi meninggalkan beliau,maka beliau mampu melakukan pelepasan dan penyerahan diri total kepada Dharma di bawah pohon boddhi.Manusia tidak bisa mencari WAHYU tetapi WAHYU yang mencari manusia. Memang WAHYU/TERANG ROKHANI itu tidak bisa dicari,tidka bisa diminta dan dimohon,tidak bisa juga usahakan dengan kekerasan kehendak sekalipun oleh seorang BODHISATWA MAHAPURUSHALAKSANA, apalagi oleh manusia2 biasa seperti kita ini,yang cuman pandai berpikir,membaca,beropini dan berkata-kata tanpa pernah mahir dan berani berbuat.WAHYU/TERANG ROKHANI hanya bisa diterima dalam kerendahan hati,dalam keadaan PASRAH dan PELEPASAN DIRI TOTAL Kepada DHARMA/HUKUM KEBENARAN yang hakikatnya adalah KARSA GUSTI.Bagi manusia biasa seperti kita ini…jika sampai melupakan daya rahmat maka segala macam laku tapa brata itu hanya akan sia-sia belaka.Semuanya itu hanya akan memperkuat rasa keakuan dan kesombongan serta nafsu ambisi spiritual kita saja tetapi tidak mempunyai arti bagi perkembangan akan kesempurnaan jiwa kita. Tetapi jika selalu mengandalkan daya rahmat saja,maka kita akan menjadi seorang pengemis, seseorang yang tidak pernah dewasa secara rokhani karena terlampau gemar berkata-kata,meminta dan memohon tanpa berani berusaha dalam lakuperbuatan nyata.Siapa masih meminta,dia belum usaha,siapa belum berusaha,dia belum dewasa.Dan tidak ada orang yang belum dewasa mempunyai kebutuhan untuk manunggal atau MENIKAH jikalau tidak karena terlampau banyak membaca buku2 orang dewasa dan orang yang sok dewasa secara rokhani.Jadi ada baiknya dalam melakukan suatu usaha rokhani,kita tidak pernah kehabisan NIAT dan melupakan RAHMAT. Jangan meninggikan dirimu sendiri……Jangan ingin mengerti sesuatu yang kita tidak mungkin mengerti………..jangan berzinah dengan buku2 dan daya kodratmu sendiri!!!!.Berdoa dan mencoba mencintai dan mengerti sesuatu yang bersifat tanpa batas dengan kemampuan kodrat kita sendiri itu adalah kesombongan,sama dengan NYOLI/NGOCOK SABUN/MASTURBASI yaitu pengabdian dan pemuasan kepada rasa keakuan dan nafsu ambisi kita sendiri!!!!.Manusia yang tahu diri itu pastilah manusia yang rendah hati dihadapan Tuhannya karena mampu menyadari dan menghayati kebukan apa-apaanya dihadapan Kuasa Gustinya.Dan manusia yang rendah hati itu selamanya hanya sekedar makmum,yang Sholat dan yang jadi Imam itu adalah KUASA GUSTI semata.
Lanjuuuuut
Boeat mas ANAK HARAM MENTARAM
=============================
Mas kalo berorasi tentang spritual jangan ngajak2 kata2 setan donk, yang halus dikit… masa bahasa “permanukan” di bawa ke blog kaluhuran kaya gini. Terus terang kalo mbaca suatu tulisan yang bagusnya luar biasa tapi dalam menulis diliputi tidak dengan ketenangan jiwa tapi rasa amarah ataupun kesombongan diri (syaitan) tetep gak masuk bagi yang mbaca. Sori sebelumnya loeh ya… cuman sekedar ngingetin aja…
someone-ngaku2
mas or mbak anak haram…………….minta emailnya dong supaya gue bisa lebih jelas lagi….
Toek Anak Haram :
Andaikata semua orang bisa berpikir seperti itu,
wahh…. pasti dunia ini damai…indah
Jadi yang saya tangkep intinya tetap :
* Bersujud dan Berserah kepada Tuhan YME
* Saling mengasihi ( Kepada Tuhan/leluhur, sesama mahluk dan kepada lingkungannya ) maka tidak ada yang namanya ketakutan akan apapun.
Aku sependapat atas pendapatnya mas jerink untuk tulisannya mas anak haram…
Sebenarnya kalo semua orang bisa saling memaafkan dan mengasihi kepada sesama terutama pada hari Akhir nanti dimana timbangan amal baik buruk dilakukan…. kalau boleh beranalogi bisa saja semua umat masuk surga kok.
Karena perlakuan saling menyakiti perasaan, jiwa baik kepada sesama manusia maupun alam. Bisa menimbulkan suatu karma yang tidak baik dalam diri jiwa manusia.
(sekedar membayangkan…)
Pada hari Akhir nanti…. sang Hakim Agung Gusti Allah adalah memutuskan antara kebenaran hakiki dari setiap kasus yang diderita umatnya selama hidup. Boleh jadi semacam CS yang menerima komplain2 dari umatnya.
Hanya lah satu hal yang sebaiknya diingat dan itu sudah diwanti-wanti oleh Gusti Allah sendiri bahwa tidak akan masuk seorang hambanya ke dalam surga “bila dalam hatinya terdapat sebercik sifat kesombongan”
Dan kesombongan itulah yang membenamkan syaitan/iblis ke neraka.
Kesombongan pun ada berbagai tingkatan dan itu bisa diderita semua insan selama masih hidup. Apapun tingkatan manusia tersebut baik dari level sufi, pejabat, rakyat jelata pun kalo tidak hati-hati bisa terperosok.
Kesombongan demi kesombongan yang membikin dunia ini menjadi semakin ruwet… yang akhirnya menyebabkan manusia saling bersaing… saling menjatuhkan… saling merasa lebih dan lain-lain…
Sehingga pernyataan “Eling lan Waspodo”, “Ojo Dumeh”, “Ojo Milikan” dan lain-lain adalah pernyataan dari ungkapan sanepan Jawa yang adiluhung yang tetap berlaku di setiap masa dan setiap saat.
KI WELING YO KUDU DI RUNGOK KE TENAN=……..?
JAMENE SAKNIKI SAMPON TUO MULAKNO KABEH WONG SENG NGERTI NDANG CEPET SADAR OJO NGANGGO SUI,KARONO BUKTI2 SENG NYOTO UWIS ONO.
>
>
>
…MONGGO SARENG-SARENG PODO SADAR KARONO MANUNGSO KUI ARAK BAKAL LUPUT SOKU SALAH LAN DUSO ……
… LAN MANUSNGSO ORAK ONO SENG SUCI KARONO MANUNGSO SENG UREP WETENGE SEH NGEMBONG TAI MULAK NO ORAK SAH SOK SUCI KARONO MANUNGSO SENG ISING UREP IKI ISEH DI KAI KASEMPATAN KANGGO TOBAT MARANG GUSTI ALLAH
Mas anak haram dari mentaram, apakah teman dekat anda suka makan bubur kacang ijo yg telah tersimpan ratusan tahun. Kalo anda dan teman dekat tdk paham, ya kembali ke lek top saja
haloo anak haram..
terima kasih banyak…. telah capai2..
menulis begitu banyak…
menurut saya..tapi mngkin ga sbrapa bagi sampeyan
walo tanggapan beragam..
tp feeling saya koq ada yang ngiri ditu
kalo si anak haram menulis begitu mantap..
janganlah ngiri ato dengki…
beliau jelas ksatria sejati yang pengen
negeri ini ato bahkan umat manusia sejahtera
aman tentrem kerto raharjo..guyup rukun..
krn itu keluarlah dari kungkungan agama anda
sikapi tulisan anak haram dengan netral
dan penuh rasa syukur pada Illahi
atas ilmu yang diberikan pada kita
melalui si anak haram…
lanjuut anak haram…
salam buat ibundamu..
kasihan gak ketahuan siap bapakmu
(jadinya si anak haram …hehehe)
sekali lagi terima kasih bauaanyak..
telah bagi2 ilmu tua begini…
bagi2 terus aja..biar makin PD kit semua….
damai selalu..
Paman lembu, kalo ada yg dengki ya tdk apa2, wong saya jg iri/dengki sama dia, kenapa yg jd anak haram bukan aku supaya aku bisa menjabarkan ilmu hidup yg bisa menyejukan rakyat nusantara. Ya takdirku cuma bantu SI PEMUNGUT SAMPAH/TUKANG KOMOS
Yoi mas endang ya kalo masalah ngiri gw ngikut lah
idem apa yang mas endang katakan. Ya seharusnya ginilah ki lembu amisan, ki anak haram berurun rembug, plus dibantu kita-kita yang masih nyantrik di padepokan spiritualis jawa. Bisa nyerap ilmu, tukar pengalaman. Syukur2 kalo SPnya dah ketemu bisa dapet surat tugas dari para sesepuh buat ngawal SP. Dapet kesempatan langka buat lihat dan ngebantu nuswantara bangkit lagi.
Setuju gak Ki lembu amisan sama Ki anak haram….
saya tertarik membaca blog ini, karena mengingat kan pertemuan saya dengan seorang satrio yang diberi kekuatan spiritual oleh Sang Maha Pencipta untuk bisa menyelaraskan diri dengan alam semesta. Dia yang memberi saya amalan “SUJUD” agar bisa hambeg manembah marang GUSTI ALLAH.
Alhamdulillah, tambah lagi satrionya, apakah jg mau menulis spt anak mentarom, jangan ya, kasian saya. Saya mau niru thukul, apakah satriomu jg suka makan bubur dari kacang hijau yg telah disimpan seratusan tahun, he..he..
Coba bayangkan kalau yg ngisi komentar disini semuanya spt: 1.dewa, isi komentarnya “Lanjuttt” kasian paman lembu nggak ada bahan u/ ngerjai calon SP, 2.hamba Allah, si dewa kupingnya gak tahan, 3. Mbah jagad lawu, blog ini spt PJTKI 4. Anak mentarom, yg jg merasa bisa tdk mau kalah, yg tdk mau disebut goblok ikut mengiyakan. Dasar manusia mau ngatur khayalan, syahwat, emosi malah gantian dikendalikan sampai nggak ngerasa. Hemm…
Satu kata nanggepin komentarnya mas Endang
huauauauauauauaueueueueue
asli ngakak akunya… suer deh…
Hmm…hm… wah jadi gak enak sendiri… kok ketawa-ketiwi di blog kejawen adiluhung gene… maafkan saya ya para pembaca… harusnya kalo gini di forum chatting. tq.
Tdk bisa dihindari, toh kalo sudah dilapangan wejangan harus dibuktikan dengan tindakan, klo plus chatting, ungkapan [sanjungan, dengki, marahmarah] bisa untuk menyambung perasaan, tinggal ngelola perasaan, bgamana spy mampu menampung ungkapan yg beragam. Jd kalo pingin ketawa ungkapkan saja, biar yg ngeliat menafsirkan sendiri ketawanya drpad dijabarkan dg kata2.
thanks mas Endang. Wah komentnya selalu bikin sejuk hati nieh buat saya. Hmm… gini ajah terkadang kita ngebayangin seorang satrio piningit seorang yang jozz segala-galanya… berwibawa… kalo orang melihat jadi terpana… dll.
Tapi setelah menurut wisik para leluhur menemukan seorang satrio piningit orangnya cengengesan, rada koplak, ya nyerempet-nyerempet kayak Wiro Sableng gimana tanggapan kita. Dan kalo misalnya pas dapet kayak gitu kelakuannya gimana ya…
Ya segala kemungkinan harus dijajagi lah… Percayakah kita, siapkah kita.
(sori just kidding ditengah stressnya nunggu hasil akhir siapakah SP.. biar pencariannya SPnya mas Endang ndang kelar…hehehe)
Iya, jangan2 SP tdk seperti yg kita bayangkan, sanggupkah SELERA kita, ANGAN2 yg sudah terbentuk, dukungan AMARAH yg luar biasa semangatnya, yg semuanya menjadi keyakinan, kemudian berhadapan dg ORANG yg mampu membuat PESAKITAN/TERDAKWA masih tertawa riang ketika dijatuhi hukuman o/ hakim.
BAGUS SEKALI UNTUK MENAMBAH PELAJARAN FILSAFAT JAWA
waduh… udah “ketinggalan” lama neh….
mas nurahmad…. minta ijin di link neh alamat blog yah.. terima kasih semuanya…
jaya negriku…
mangnya yang jadi satrio harus berdarah mataram apa???
kan Tuhan maha pengasih dan penyayang???
jadi bukannya siapa aja bisa jadi satrio itu???
ada yang bisa jelaskan…
Berdasarkan info dari teman saya (sori bisanya hanya bisa ngutip)
Semua orang sebenarnya mampu menjadi SP, wali atau apapun, asalkan beliau bersungguh-sungguh. Akan tetapi ada fenomena tertentu di bidang spiritual dimana itu menyangkut masalah wadag atau tempat atau badan kasar tempat bersemayamannya jiwa tersebut.
Dimana tempat dimana bersemayamnya jiwa tersebut tentu saja sudah didesain Gusti sedemikian rupa sehingga mampu menerima jiwa yang sudah mukti. Dan biasanya seseorang yang berkemampuan spiritual yang tinggi otomatis leluhur-leluhurnya sudah pernah “nglaku” hal yang serupa dan memiliki spritual yang tinggi juga.
Saya juga pernah dikasih tau oleh om temen saya begini… semisal seseorang memiliki nilai spritual 8 akan nurun ke anaknya jadi nilainya 7, kalo tidak diolah akan semakin turun. Tapi kalo diolah bisa saja naik menjadi 8 bahkan 9 pun dengan mudah.
Kalo mengingat apakah harus berdarah mataram ataupun bukan ya kita kembalikan lagi kepada masalah budaya. Budaya mana di Indonesia yang tetap mempertahankan nilai-nilai spiritual dan kebiasaan “ngelaku”-nya terjaga sampai saat ini. Dan boleh jadi disitulah seorang SP akan terlahir.
Demikian otak-atik gathuknya, smoga bermanfaat.
Kalaupun salah ya maafkan saja yah.
someone, ngaku2
Maaf ada salah ketik di
“Semua orang sebenarnya mampu menjadi SP, wali atau apapun, asalkan beliau bersungguh-sungguh.”
Kecuali nabi loeh ya.. kalo itu sudah tersurat semua di Kitab-kitab suci. Takut kalau kualat aja. en dikira bisa bikin aliran sesat…
Tq
Buat mas opik: doakan sj supaya SBY JK mampu mengatasi carut marutnya bangsa ini, dg demikian akan terbukti SP bukan darah mentaram, melainkan berdarah BIRU dan KUNING.
Endang…endang,jangan begitu dan salah menerima KENYATAAN yang ada.Jika Satrio Piningit itu berdarah ARAB entah JAwa,itu tidak mengurangi harga diri dan kehormatan SUKU ENDANG,sebab DARAH dan JASMANI itu tidak lagi mempunyai arti didalam rasa bagiDIA seorang SATRIA SEJATI,itu cuma sekedar kata2 saya saja,supaya lebih mudah dicerna dengan manusia2 yang diajak bicara…………Mohon maaf aja supaya jangan ada luka2 di hati sehingga mengeruhkan keheningan batin Endang jika ada salah kata,sebab secara RASA kita adalah TUNGGAL,jika endang merasa sakit tentunya saya merasakan juga seperti yang Endang rasa.Jika ada salah kata2 yang kurang pantes dan berbau kesombongan atau pura2 rendah hati atau berbau SARA yah maklum aja karena saya memang bukan RATU ADIL dan bukan SATRIO PININGIT apalagi BATMAN dan SUPERMAN……saya orang biasa2 aja,yang suka marah2,kadang keki,kadang bangga,kadang rendah hati,kadang hening,kadang ramai,suka melihat perempuan cantik walaupun tidak ingin memakai dan memiliki dan kadang suka juga membicarakan keburukkan orang lain dengan menganggap diri ini benar adanya,sungguh biasa seperti anak2 muda pada umumnya,dan saya itu kan anak haram jadi sesungguhnya masih pantas dan wajar jika kadang saya berkata kasar dan kurang tatakrama umpama:…..NGENTOT kan?.:D….
salam…jangan ada luka di hati,tidaklah perlu ada prasangka warisan jajahan leluhur masa silam,sebab dalam HAKIKATNYA KITA semua ada SATU……..SABDO TUNGGAL dan SEJIWA,bagi mereka yang mempunyai mata untuk melihat,telinga untuk mendengar dan hidup untuk merasa!!!.
Kpd yg menganggap dirinya anak haram: tau sendiri kan komentar blog keimanan, apa tidak kasian sama dia, nambah dengki walo pake ayat, yg tdk suka blog keimanan bilang “lanjjutt anak haram”, apa yg bilang lanjut itu semuanya tulus sama anda? Coba yg pernah ditulis diulang lg dg ungkapan yg mudah dipahami oleh umum. Yg terakhir kalo aku dengki sm anda, aku yakin anda mampu menampung kedengkian itu sesuai dg yg anda jabarkan. Tulisan anda yg terakhir di putra fajar lebih santai. Lanjuttt
Klo baca tlisan blokeimanan yg terakhir , orang akan bilang kyai islam itu pendengki, tapi klo tak pikir lagi, terserah dan lanjuttt saja, he…he
Btw ciri-ciri satrio piningit secara fisik sudah ada yang tau gambarannya belon yah… Dia tuh gagah, sexy ala pria kosmopolitan. Ataukah Gendut, tambun ala bos-bos. Apa Kurus kering karena sering tirakat yah.
Ada yang bisa kasih info… Kayaknya aku perlu ikut2an berburu neh ngebantuin kang Endang.
Kalo misalnya hasilnya ada yang cocok2 kayak postur tubuhku ikut2an ngedaftar ah… Btw lowongannya masih dibuka dimana neh. Paman lembu kalo gak salah formulir pendaftarannya sampeyan yang bawa khan.
Mas someone, aku punya saran, sebaiknya memberanikan diri berspekulasi bahwa “daun ranting kering yg digembalakan bocah angon” adalah semacam koperasi induk yg mempunyai cabang2, cabangnya mempunyai cabang lagi, anda kan SOMEONE,SE, perdalam ilmu anda dg harapan ketemu BOCAH ANGON,SP.
Hmm… bisa dijadikan bahan pertimbangan nieh. Btw mas punya alamat email pribadi gak. Biar lebih enak ngobrolnya. Ya istilahnya sesama pemburu harus sering koordinasi. Nanti hasilnya disampaikan pada redaktur blog nurahmad.wordpress.com
hehehehehe……
MAS ANAK HARAM PERMINTAAN GUE KOK G DIKABULIN….GUE KAN G MINTA ANEH2 CUMA MINTA ALAMAT YANG BISA DIHUBUNGI ALIAS EMAIL…..G BILEH YA BLAJAR BARENG MA MAS…. :{
mas endang dimana seh yang nunjukin ada kata2 ranting kering budak angon tak cari2 tak uprek2 ini blog kok gak ketemu-ketemu yah…. liat penjelasannya mas jadi bikin penasaran dimana tuh kata terletak.
Di wangsit siliwangi. sepertinya yg diungkapakan/penjelasan mengenai asma dr anak mentarom dan den bagus anggoro bisa mengantar kita dalam melacak perjalanan siliwangi ketimur, kalo aku mampu menjelaskan krn terlalu banyak spekulasi. Coba cari info di gantharwa.
Di wangsit siliwangi. sepertinya yg diungkapakan/penjelasan mengenai asma dr anak mentarom dan den bagus anggoro bisa mengantar kita dalam melacak perjalanan siliwangi ketimur, kalo aku tidak mampu menjelaskan krn terlalu banyak spekulasi. Coba cari info di gantharwa.
thank kiu kang endang. Btw satu pertanyaan belum dijawab tuh. Emailnya mana atuh. Biar bisa japri geto loh.
Tapi untuk masalah spekulasi mas Endang aku salut. Entar deh aku tak coba buka buku2 lama tentang koperasi hehehe. Karena menurut Bung Hatta gitu koperasi adalah salah satu sokoguru perekonomian Indonesia. (jaman pas aku sekolah dulu). Wah sekarang mas endang dah sama kayak mas anak harom donk…. Bisa “breaking code” ala Davinci Code. Hayo siapa lagi yang mau urun “breaking code”… hehehehehe
Paman Lembu Amisan ayo donk formulir pendaftaran buat pemburu SP segera dibagikan. Itu kang Endang sama Anak Harom dibagiin satu-satu. Saya juga minta loeh.
Di salah satu bait penjelasan Bp. Budi Dharmawan, SP saat ini sedang melakukan perjalanan spiritual ke Barat untuk meluruskan sejarah mengenai perang Bubat. (Perang antara Majapahit dan Padjajaran), gara-gara salah persepsi ketika raja dari Majapahit ingin meminang putri padjajaran Dyah Pitaloka.
Sampai sekarang dendam itu kelihatannya masih tetap membara. Karena sampai-sampai di Bandung sendiripun tidak ada nama Jl. Gajahmada dan Jl. Majapahit.
Nuwun sewu sebelumnya, bagi para postinger blog ini, apa yang kira-kira masih mendasari dendam para saudara kita sunda terhadap majapahit. Bagaimana jalan pemecahannya agar dendam itu bisa sirna. Dan bagaimana laku spiritual yang mungkin dilakukan baik dari Majapahit dan Sunda untuk meleramkan masalah ini.
Karena salah satu kunci kebangkitan Nuswantara adalah selesainya perselisihan antara Majapahit dan Sunda karena perang Bubat ini. Sehingga dendam anak cucu bagi saudara-saudara kita etnis Sunda bisa sirna.
Memang kalo kita rasakan perasaan antipati terhadap etnis Jawa pun terkadang masih terasa sampai sekarang. Terkadang ada perkataan yang terlontar tentang “imperialis Jawa” apabila berbicara tentang Jawa. Dan mungkin kesalahan itu bisa jadi diakibatkan karena kesalahan pendahulu kita Bp. Soekarno terutama Bp. Soeharto, karena mungkin keterbatasannya menimbulkan ekses-ekses terjadinya hal tersebut. Seperti misalnya pembangunan perekonomian yang tidak imbang, ataupun cenderung “meremehkan” orang daerah, dan lain sebagainya.
Hal itu bisa terlihat apabila kita membuka website Organisasi Papua Merdeka, dimana mereka sangat antipati “terutama terhadap TNI”. Padahal bila kita tarik benang merahnya sebenarnya mereka (mungkin menurut pendapat saya) ingin dihargai dan diajak bersama-sama berbarengan maju untuk membangun Indonesia. Dan tidak hanya sekedar berwujud kucuran dana yang besar saja, tapi atensi dan perhatian lebih dibutuhkan.
Sekarang yang menjadi pertanyaan mendasar… Siapkah kita sebagai generasi muda Indonesia. Bersediakah kita sebagai generasi penerus untuk mengubur segala luka-luka lama yang terjadi karena kesalahan para pendahulu kita. Bisakah kita bergandengan tangan bersama-sama dengan ikhlas, penuh kejujuran dan hati bersih, tanpa syak wasangka buruk kepada sesama kita.
Untuk maju bersama membangun Indonesia.
Karena seorang SP pun kalopun ada seratus pun tidak akan mampu bergerak tanpa dukungan dari kita semua saudara-saudaraku sebangsa setanah air.
Walaupun ini merupakan “duri” yang nyata dalam kehidupan berbangsa kita kedepannya. Kalau kita ingin maju tetap harus kita lampaui.
Marilah kita bangkit berdasarkan apa yang dikatakan hati nurani kita, hati terkecil kita. Dengan bimbingan dan Rahmat Tuhan YME, pemilik semesta alam, saya memiliki keyakinan kita semua bisa bangkit.
Seperti yang dikatakan kangmas BlogKeimanan, saat ini yang terpenting adalah kerja keras dan satukan tekad bersama.
(Sebelumnya maaf kalo terlalu menggebu-gebu, kayak jaman 45 aza. hehehe) – Terima kasih
Sory salah ketik, harusnya aku tdk mampu menjelaskan krn terlalu banyak spekulasi. Nanti tak bikin email dulu di warnet. Ini nulis pake 3105, n gratis
# On November 20, 2007 at 12:14 pm WatuBledeg Said:
Salam sejahtera saudara-saudaraku.
Sesuatu yang besar, peristiwa besar, kejadian-kejadian besar dan orang-orang besar, kemunculannya pastilah melalui usaha dan perjuangan besar pula, baik itu dari dalam diri ybs sendiri ataupun dari masyakat dan pengikutnya.
Demikian juga dengan sosok yang kita tunggu-tunggu ini. Apalagi diramalkan Beliau akan melakukan perubahan yang sangat besar di bidang Spiritual Sosial, Ekonomi dan Pemerintahan, bahkan akan membawa Nusantara sebagai Mercusuar Dunia. Hal ini tidak akan mungkin bisa dilakukan oleh orang-orang karbitan. Yang bisa hanyalah orang-orang yang tangguh. Yang sudah menjalani Gemblengan dan lulus menjalaninya. Mempunyai tingkat spiritual yang tinggi Ma’rifat – Mukasafah – Musyahadah – Sukun – Mahabah, sehingga semua tindakannya, kebijakannya bukan lagi berdasarkan oleh akal pikir, nafsu dan angan-angannya. Bener-bener segala tindakannya adalah semata-mata Gusti Allah sendiri yang menggerakkan dan menuntunnya.
Saudaraku, bener apa yang disampaikan eyang Lembu Amisan. Sedang “digodog”, sedang berjuang mempertaruhkan segenap jiwa-raganya, hidup matinya untuk memperjuangkan hak-haknya, misi sucinya. Setiap akan muncul orang-orang suci yang akan mengajak kepada kebajikan, Iblis pasti tidak akan tinggal diam. 40 Tahun adalah masa dimana ada keseimbangan antara fisik & kejiwaan. Jadi jangan pesimis dengan angka 40. Semoga saat genap 40Th tabir sudah dibuka sehingga kita bisa merasakan pancarannya. Kita hanya bisa berdo’a agar beliau senantiasa diberi perlindungan, keselamatan, kesehatan, umur panjang dan dikabulkan segala hajad cita-citanya. Amin. Dan Marilah kita bersiap diri untuk menyambut dan mendukungnya. Dengan terus mensucikan diri kita. Menuntaskan semua tugas dan tanggungjawab kita sebaik-baiknya, dimanapun kita, apapun tugas & jabatan kita, apapun suku bangsa, agama, trah, status sosial ekonomi kita, karena sehebat apapun SP itu beliau tidak akan sanggup berjuang sendiri.
Terimakasih.
Hanya urun rembug. Mohon maaf apabila ada salah-salah kata.
# On November 20, 2007 at 4:04 pm Lembu Amisani Said:
Terima kasih..mantaap sekali wejangan mbah Watu Bledeg
serasa teh botol dingin di gurun sahara yang panas tak berawan pada jam 14.00..
hehehehehe….
kata salah seorang waskita..
SP ini sekarang ini berusia sekitar 40 an tahun..
yaa antara 40 sampai 42 th gitu…
jadi emang belum mateng bener untuk ukuran kondisi saat ini yang carut marut gak karuan..
pokoke dia sedang dibentuk lahir n batine…
dan bener saat ini dia kesandung kesampar tersia-siakan hidupnya di lingkungannya..
sehingga pada saat munculnya nanti..walo gak mendadak banget..banyak orang masih kaget…koq dia yaaa ?
gitu kata eyang jambul ungu ….
hehehehehe..
yang penting anggota blog ini dah tahu..
jadi gak kaget…
cuman Putra Tidar aja yang kuciwa..koq bkn gw yaa..
hehehehe…apa gitu mas Endank n Someone n wisnu..
lanjuut mbah Watu Bledeg..
menurut sasmita yang njenengan terima gimana??
ciri2 fisik
katanya dia lahir n besar di salah satu kota sbl timur gn. Lawu…di sebelah timur bengawan ada darah sundanya..lalu pergi/merantau ke barat…dan seterusnya..seperti ramalan joyoboyo po ronggowarsito..itu lo..lha koq pas tenan gitu lo…
gimana mbah2..mas2..mbak2..????
terutama mbah Watu Bledeg..!!!
juga pak nurahmad..gimana pendapat anda ???
lanjjuutt..
Wah sudah ada titik terang kang endanks….. seperti yang diungkapkan Paman Lembu Amisani.
Gimana yah perasaan si SP saat ini yah…
Kalo pun dia dah tau kalo tanggung jawab besar ada di tangan dia. Yang mungkin kalo logika orang awam absurd untuk mewujudkannya.
Dia mesti diantara perasaan galau, kebingungan ditengah himpitan yang menderita dirinya. Tapi tetap harus bangkit, maju terus untuk menyelesaikan satu persatu pekerjaannya. Baik itu yang didharmakan buat negaranya ataupun dirinya sendiri (buat sehari-hari). Di tengah kondisi ekonomi yang menghimpit saat ini. Hanya gantungan dan bantuan dari Allah SWT yang diharapkan, untuk membantu untuk membukakan jalan dan menyelesaikan permasalahan satu persatu.
Dia gak ada bedanya dengan saudara-saudara kita yang lain, cuman dia diberi suatu amanat Nuswantara yang memang merupakan tugas dia dan harus diselesaikan.
Dia mungkin tidak menginginkan mendapatkan tugas tersebut, tapi berhubung dia diberi amanah dia akan berusaha menjalankan sebaik-baiknya. Walaupun dalam hati kecilnya pun mungkin berkata, “kenapa saya” bukankah masih banyak orang lain yang lebih pantas dan mampu.
Berdasarkan saran mbah Watu Bledeg, marilah kita bersama-sama doakan calon SP ini agar dapat melangkah dengan lebih tegar. Tuk menyongsong matahari Nuswantara yang lebih cerah di kemudian hari buat kita semua.
someone – yg selalu mendoakan SP.
Ya, aku lagi ketawa, ponakan lembu amisani mbocorin ke kita kalo pamannya buka usaha fotocopy. He..he..
Halo2 kang Endang alamat emailnya mana donk…. plz deh
Aku dah coba bikin tp gagal, mas someone nulis klo raden wijaya dr tanah sunda ya, bisa jd malah prabu siliwangi sendiri, hanya sj aku tdk mampu menjelaskan soal ini. hal itu akan masuk kedalam perjalanan/pembahasan pembawa amanah tuhan sampai ratu adil. Aku pun tdk mampu menjelaskan. Kalo mau saran dr aku, ya spt kemarin, belajar ilmu koperasi. Memang lewat wangsit bisa tau SP, tp yakinlah, belajar ilmu koperasi akan membawa someone ketemu SP lebih cepat, Seperti kemarin jg klo sudah tau/ketemu terus mau apa? Mungkin kalo gali dia mau ngompas SP, kalo dia ahli kitab kuno akan jd penasehat spiritual, kalo parnormal akan jd ahli nujumnya SP. Bisa jd seorang ahli teknik yg sekarng tidak nggubris soal kemunculan SP malah dikehendaki SP krn keahliannya. Aku jg lagi blajar nggemburkan tanah.
Gak pa pa kang Endang, masalah emailnya. Selamat bekerja tuk menggemburkan tanah. Biar pohon kelapa yang ditanam blog keimanan bisa tambah subur dan buahnya lebat.
Aku juga sedang berjuang dalam posisiku sekarang. Kalo Ekonom itu hanya lambaran aja.
Kerjaan malah melenceng jauh jadi orang IT di bidang keuangan dan manajemen. Kalo ilmu koperasi aku juga ingin menggali lagi. Siapa tahu bisa jadi jalan ketemu SP. Met berjuang…..
On November 20, 2007 at 4:12 pm rangkur rahardi Said:
Mudah-mudahan Pak Hidayat Nur Wahid yang saya hormati masuk kategori ini. Tapi sayang beliau tidak berkenan diminta jadi Presiden negeri ini.
Mudah2an beliau masuk kategori 10-11;
10. Kebetulan beliau mencapai S2 dan S3 nya di bidang tauhid di Arab (Madinah/Mekkah??)
- Tunjung Putih semune Pudak Kesungsang : Raja berhati putih namun masih tersembunyi (Satriya Piningit).
- Lahir di bumi Mekah : Orang Islam yang sangat bertauhid
11. Beliau lulusan Gontor, dan melanjutkan studi ke Arab. Terkenal ketika berbicara dengan bahsa Arab lewat stasiun tv Al-Jazirah untuk meminta para penculik wartawan MetroTV (meutia hafid & budi) di Afgahn unutk dibebaskan
dan kebetulan beliau memahami tradisi jawa.
wallahu ‘alam bishawab!
On November 21, 2007 at 10:05 am Lembu Amisani Said:
Syukurlah..
kayaknya pantas juga…n kapable
saya siap mendukungnya 100%
kalo emang SP itu beliau..
yang penting bener2 SP seperti di fotocopyan itu…
apakah dia Hidayat NW atao Putra Tidar
ato mas Endank, mas someone, masXXX dssb..
saya siap mendukung 100%…..
oke ..manggg lanjuutt..
Om Lembu Amisani minta donk selebarannya alias fotocopynya. Gratis khan.. Katanya buka usaha sendiri. hehehehe.
Jadi penasaran ternyata kok ada nominasi juga yah model ala piala Citra/Oscar.
Ya memang saya itu terlampau sombong,merasa mengerti dan merasa lebih,mohon maaf saja jika ada tulisan2 saya yang menyinggung atau melukai hati karena saya tidak sadar dan tidak eling,dan masih manusia juga yang masih punya aku dan membina rasa aku sedikit banyak,mungkin memang saya terlalu bernafsu untuk menyampaikan PEKABARAN yang menurut saya BAIK tetapi belum tentu Benar dan Baik menurut orang lain sehingga segala macam tulisan saya itu menjadi tidak murni adanya karena berbau nafsu dan bersentuhan dengan kepentingan diri sendiri yaitu INGIN DIPERCAYA SESAMA dan INGIN MENJAJAH PEMIKIRAN DAN BATIN SESAMA.Dan memang saya akui itu tidak baik dan salah.Sekali lagi mohon maaf…….. .Andaikata tulisan2 saya bisa dihapus,mohon dihapus saja oleh yang punya forum ini,benar2 ini menjadi pelajaran bagi saya supaya lebih sadar.Mohon maaf bagi yang terluka hati dan menjadi kecewa karena membaca tulisan saya….memang saya tidak eling dan terlampau bernafsu.Ini semua adlaah pelajaran yang berharga bagi saya,sungguh.Dan mungkin sudah watak dan sifat pembawaan saya sombong,adigung adiguno,jadi yah susah untuk diubah kecuali karena KASIH TUHAN semata.Dan kadang KASIH itu mewujud dan memperingatkan kita dalam cacian,hinaan dan ketidaksetujuan dari orang lain yang seharusnya memang kita TERIMA,SADARI dan NYATAKAN KEBENARAN prasangka orang lain itu.Dan bagi saya,memang benar begitu adanya, terima kasih karena telah membantu saya untuk kembali ingat kepada semua kelemahan dan kesalahan saya sebagai manusia.
karena menurut guru2 “cengkiling,berangasan,terlalu njangkar kurang tatakrama”
,jadi kiranya wajar dan harap dimengerti saja serta dimaafkan, jika saya yang bodoh dan kampungan ini secara sadar tidak sadar ingin cari perhatian dan mencari muka supaya dianggap mengerti,diakui adanya serta dianggap sederajat dengan putra-putri yang tuntas menjalani pendidikan formalnya bergelar sarjana2 yang tentunya terlampau sangat mahir dalam membawakan diri secara pantas didalam pergaulan hidup dengan sesama.
Karenanya memang pujian itu selamanya hanya membuat kita meninggi,meninggalkan prinsip jalan kerendahan dan hukum kerendahan,meninggalkan dan melupakan kodrat kita sebagai manusia sedangkan hujatan dan cacian itu selamanya membuat kita merendah dan menunduk walaupun kadang terasa nyeri di hati (karena sedikit banyak masih mengakui hati ini ) tetapi selaras dengan HUKUM KERENDAHAN yaitu SUJUD.Dan setiap kita dipuji,kita tertawa dan meninggi,melupakan tempat asal kita berpijak dan ketika kita di hina atau di caci lalu kita terima dan sadari maka aku ini menjadi sesuai dengan HUKUM SAMUDRA yaitu mengalir kebawah maka bagi mereka2 yang merindukan JALAN kepada SANGKAN PARAN bukan jalan kepada hormat dan kuasa daripada dunia dan hidup yang bisa binasa ,pujian hanyalah merupakan racun dan hiburan sesaat,hinaan dan cacian adalah wujud KASIH TUHAN bagi kita yang seharusnya kita terima dan cintai karena memang “DIA MENGHAJAR MANUSIA YANG DIKASIHINYA,DIA MENYESAH DAN MENIKAM MANUSIA YANG DIAKUINYA SEBAGAI PUTRA”……..
Memang selama kita masih menyadari danmenghidupi si AKU,masih ada khilaf,rasa sombong,rasa merasa bisa,rasa yang membuat kita lupa diri dan menjadi sebab kita menderita luka hati dan kecewa karena melupakan tempat kita berpijak karenanya MOHON MAAF dan Doanya supaya saya selalu bisa eling dan waspada,berpegangan kepada api kehidupan dengan membiarkan semua asap perbuatan berlalu,eling dan waspada bukan hanya kepada keadaan dan tanda2 JAMAN tetapi yang lebih penting dan utama adalah saya bisa ELING dan WASPADA akan segala macam kelemahan,kemunafikan,kesombongan dan tipumuslihat kemayan keakuan diri saya sendiri dalam watak dan sifat yang sembunyi2 ataupun terang2ngan dengan begitu saya sudah memayu hayuning bawono pribadi dan sesama.Janganlah percaya tulisan2 saya,anggap saja tulisan orang gila pengangguran kesepian pemimpi,yang selama 12 tahun ini memang hidup sendiri,lelono broto,telanjang tanpa mempunyai apa-apa kecuali rasa KEAKUAN ini sehingga menjadi lupa akan totokromo serta segala macam wewaler kekancan dan bebrayan.Anggap saja saya sebagai manusia yang sok tahu dan sok ngerti,kampungan,lancang mengumbar ini itu dan ikut-ikutan turut serta membuat ramai dan ruwet forum ini supaya dianggap PINTER atau dianggap pantas untuk mempunyai peran dalam JAMAN KENCONO RUKMI.Maklum,semenjak kecil memang saya sudha melanglang buana menyeberangi samudra meninggalkan tanah air ini jadi mungkin ada tatakrama dan unggah-ungguh yang berlaku yang saya kurang sadari serta lupakan. Dan ketika SMA saya kembali ke tanah air,tetapi tidak tuntas dalam mengikuti pendidikan formal alias drop out
Buat mereka yang masih keturunan KERATON JOGJA -SOLO,sekali lagi maaf,saya terlampau bernafsu sehingga tidak mampu menyadari diri hingga melupakan tempat saya berpijak dimana yang semestinya,anggap saja,saya hanyalah SUDRA yang mengaku-aku NINGRAT,SUDRA yang lancang mengenakan BLANGKON,ngaku2 sudah mencapai taraf gamBLANGe laKON supaya secara terselubung mendapat pujian atau hormat dari sesama dan dunia.Padahal mungkin saya baru pantas sekedar mengenakan SONGKOK saja alias masih koSONG KOK!!.Jadi tidaklah perlu didengar dan dianggap ada,apalagi dimasukin ke hati dan sampai dipikir2.Sekali lagi,mohon maaf ya semuanya dan tulisan ini adalah tulus bukan kedok supaya terlihat gemar mengalah atau dianggap sebagai seorang ksatriya atau apa tetapi tulus bahwa memang saya salah dan keliru karena terbawa lari asap nafsu sehingga tidak sadar diri alias tahu diri!!!!Kesalahan dan kelemahan yang sama dan selalu minta disadari ulang!!!.
Matur nuwun semuanya,memang kita bisa mengerti keadaan diri sendiri itu hanya karena bercermin atau berhubungan,entah berhubungan dengan orang lain atau sesuatu yang lain …entah karena berhubungan dengan dirinya sendiri atau dengan hidupnya sendiri……………………….dan kedua-duanya menurut pengalaman adalah BAIK dan BUTUH KEBERANIAN!!!!!.
Sampai ketemu disana,DI PUNCAK DARI SEMUA JALAN ,TANPA segala macam unggah-ungguh tatakrama warisan leluhur dan BUSANA PALSU TURUNAN ADAM!!.
bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa,30 tahun manusia.
“TEKANING PRAJA KAWITAN,
SING KABEH ANOM PADAA KUMPUL
SETYA TUHU MRING HYANG WIDHI,
KANGGO NGAWUJUDE SRI PAMUNGKAS.”
GUNUNG,
WASPADAKNA,ELINGA,
MARANG KUWASA TANAH JAWA,
OLEH USADA SAKA KUTHA DHAHA,
SAPUNGKURE SASI SURA,
YEN TAN YITNA,KUWASA BAKAL NENDRA.
GUNUNG,
PARA MARTA PADA TAPA,
KARANA NALANGSA,
AGAMA AWADAG ANGKARA,
NALAR KANG ORA TATA BISA NGRUSAK NYAWA.
GUNUNG,
BUTUHE KUWASA TANAH JAWA
NATA KAWULA PADA-A BAGYA LAN RAHARJA,
AGAMA WADAH PANGGULAWENTAHE SUKSMA,NYAWA,KARSA,RASA KANG RUMANGSA MRING SAPADA,
KONGSI BISA WUJUD MANUNGGALING GUSTI LAN KAWULA,
MUNCULE PARA MARTA SAKA SUTAPA,
BARENG KARO GEBYARE CAHYA,
KANG LUMEBER SAKABEHING SUKSMA,
ING WARSA,………,SAPUNGKURE SASI SURA,
SAKA KUTHA DHAHA,
LAWASE 9 WARSA.
GUNUNG,
ING KALA KUWI KAWULA NGGOLEKI GURU SARIRA,
AKEH KAWULA SING WIS PADA RUMANGSA,
KARAYA-RAYA NGGOLEKI,
NAKOKAKE SING WIS ORA ANA,
KARAYA-RAYA BAKAL NEMOKAKE,
SEDYA KANG PADA NYATA,
BAPA KANG DIDEREKAKE WONG TUWA KANG BAKAL NERUSAKE KARSA,
SAKA KUTHA DHAHA DISUBYA-SUBYA PARA KAWULA,
PADA BUSANA RUPA-RUPA,
MAKARYA KANTHI NGREKASA,
NGANTI MUJUDAKE RAHARJA,MULYA,YUWANA SAPADA-PADA,
PADA ANGKARA PADA WEDI KARO KAWULA LAN LELARA,
NATA BAKAL MULANG TATA,
RASA RUMANGSA MARANG KAWULA,
ORA KURANG PURBA WASESA,
CARA KANG WICAKSANA.
GUNUNG,
WASPADAA LAN ELINGA,
WIS ORA KURANG TERWACA,
MBANYU MILI MANUTA KANG NYATA LAN KANG ANA,
SING ANGKARA ORA BISA APA-APA.
TANCEP KAYON,
TUMANCEBING HAMBUKA JAMAN BAHARI,
IKU PULIH KUMPUL WEWENGKON KUWASANING GAIB KANG HAMULIHAKE TATANING WISNU,
IKU ADEG PANGUWASANING PUSER BUMI KANG ARAN TUNJUNG SETO.
TANGGAL,………….,IKU TUMURUNING GENI YOMANI KANG HANYIRNAKAKE KEHING JALMA KANG PADA NORA MERUHI SIPAT PIYANDELE,
HAPINDA “JALMA RINATA MUSNA”.
IKU JALMA AKEH KANG NORA MENANGI JAMAN IKU,
BIBITE HAMUNG SAPRATELONE BIBIT WIJI MULYA.
GEGAMBARAN IKU PIKUKUHE JAMAN KEEMASAN,
KAMULYANING TANAH JAWA,
HAMENGKU WEWENGKONING SANG WISNU,
TAHUN,………,GUMELAR WEWADINING GUSTI,
KINARYA TETULADHAN HANDANDANI SAISINING BUWANA.”
WAWANSABDA DIDALAM SABDA
RADEN AULYA-AHMADI-KI WERUH WISOTA ………………….12 BINTANG DI MERANTHI.
(RM JAWATA,JOKO WERUH)
.Di tengah pergumulan dengan uang (berhala),kadang ada satu waktu kita ditelanjangi untuk diseret kembali ke hakekat ,kita dipaksa untuk melihat sesuatu yang tak pernah disaksikan dunia,kadang pula disentuh untuk terus menatap itu dan menyaksikan untuk kita hidupi disini.Mereka menganggap kita pembohong,mencemooh dalam hatinya,berteriak dan mentertawakan di belakang telinga kita!!Nak,pada saat itu kita merasa sendiri….kadang kawan terdekat pun tak percayai kita…apa yang kita pegang saat itu?tak ada satupun atau apapun yang harus kita pegang..berpeganglah pada ridho Allah nak..meskipun yakin kita padaNya hanya sebatas kata dan Ragu,tapi hanya itulah yang kita punya saat ini…
Damar Arjuna, ketika para malaikat berjalan melintasi waktu dan menoleh pada sesuatu yang terlihat tak berguna,mereka tersenyum pada apa yang tersusun rapi di buku dunia…Yaa ini merupakan jawaban atas apa yang manusia rindukan saat ini. Salah satu malaikat mendekatiku dan memandangiku dari matanya yang bening seolah olah dia ingin berkata,” Pergilah kau jauh dari sini,agar kami para surgawi tak terhalangi pandangan dari tugas istimewa kami “,kedua tanganku terangkat dan mengembang seolah olah datang kekuatan dari matanya yang membuatku seakan melayang..hai Raja Manusia kedatanganNya adalah waktu yang sudah terbuang sambutlah kedatanganNya dengan tangan terbuka rawatlah Ia dengan KasihMu yang sudah lama Kau pendam…Gema suara yang kudengar adalah sebagian dari ketakutan yang akan ku raih….sebuah belati emas telah merobek jantungku mengeluarkan semua yang ada didalamnya lalu sesirapan mata kulihat angin taufan lari ke arahku dan merobek seluruh kulit yang ada di tubuhku lalu 3 dari pasukan berkuda patahkan kepala dan kaki ku hingga terpisah seluruh badanku…Lalu serombongan anak2 kecil berlarian dan memunguti bagian2 dari tubuhku itu dan membawanya lari lari kesana kemari,sakit yang menjalar dari tubuhku membawa aku pergi ke tempat sempit dan pekat oleh bau harum yang tak pernah ku cium selama ini….Gerangan apa lagi yang akan terjadi atas diriku ini?
Kurasakan tangan dan kakiku kembali pada tubuhku semula dan jantungku pun kembali berdetak,seorang Bikkhu mendekatiku dan mulai mengambil air yang ada di kolam cendawan lalu mulai mengguyurku perlahan sambil mulutnya terus bergumam..rasa hangat mulai terasakkan di seluruh tubuh baruku..dan akhirnya 11 wanita muda membawaku ke arah dalam bangunan yang sangat asing untukku,di dalam bangunan itu tak kujumpai siapa2 hanya wanita muda dan anak2 kecil yang sedang bermain tenaga ku mulai kurasakan seperti sedia kala,ketika aku sampai di dalam pintu besar itu kulihat PARA………………………….
Dimana kawan2 ku yang lain? yang selalu ada setiap harinya,yang selalu mencaciku seakan aku adalah si Gila yang pemimpi? dimana keluarga ku yang setiap saat selalu ada meskipun selalu menganggapku benalu tak berguna? dimana semua hartaku yang kukumpulkan dengan susah payah dan keringat dan darah?Dimana dunia yang penuh kasih itu? Etika dunia dalam pandangan manusia adalah sesungguhnya salah besar dunia adalah maya dan Akhirat adalah Nyata bukan kebalikannya…Aku menunggu kalian semua disini untuk kita bersama sama melihat yang sebenarnya..Aku sudah Mati dan Mati itu adalah gerbang pertama untuk kehidupanku!! Kawan semua adalah tiada dan dari ketiadaan itulah awal mula persaudaraan yang sejati tanpa cela tanpa dendam, iri,tamak dan hasut…!!!
Aku sudah sampai disini dan disinilah tempatku yang sebenarnya….
Suatu saat aku akan menggenggam dunia ini tanpa dendam,suatu hari aku akan meniduri bumi dengan cinta yang tak terbendung,Suatu saat seluruh makhluk hidup akan menatapku dengan takjub dan bersahabat..walau kini aku masih bersemayam dalam Kandungan Mahligai Embun! Tapi aku tahu untuk apa aku dilahirkan dan atas tujuan apa Aku ada..Semua berawal dari ketakutan Anak Adam yang selalu membuat Kekacauan Yang kelak akan membawa mereka dalam perebutan tahta yang tak bernilai di hadapanku,mereka adalah manusia manusia budak keinginan yang mereka namakan nafsu..mereka akan diseret pulang dengan paksa dengan jeritan dan tangisan seperti anak kecil yang diseret oleh ibunya pulang karena baru saja mencuri dan merebut mainan temannya..Mereka takan peduli dengan ujian dan adzab yang terus menerus diturunkan,mereka tidak takut pada apa yang kelak akan mereka dapatkan kelak,mereka akan terus begitu sampai suatu saat……
Apa yang kau tunggu di dunia yang kau namakan surga ini? Aku datang dengan kebencian yang dalam padamu..aku benar benar benci dan ingin sekali menikamkan ujung pedangku di kedua mata kalian,dan meghancurkan kepala kalian dengan kaki tungganganku….Sumpah Demi Langit dan Bumi dan Keagungan para Hati yang suci ingin sekali di detik ini pula aku turun dan menenggelamkan seluruh hidup dan penghidupan kalian yang sangat dibanggakan olehmu!!!Mencuri melukai meniduri dan memaki seakan menjadi halal bagi duniamu,Seakan akan masih ada maaf untukmu sekarang…berbuatlah sesuka hatimu,sekehendak iblis yang kini ada di kanan kiri mu dan sekelilingmu…NANTI saatnya………………….
Kini semua peringatan sudah tak ada artinya lagi hanya orang orang gila yang masih mendengarkannya karena merekalah dunia ini hidup karena keberadaan merekalah yang membuat ini lebih baik,Sabda telah dilontarkan dan terompet tanda kehancuran sudah diambil dari tempat abadinya serta anak anak kecil berhenti bermain untuk berdoa bersama Kami,dan air bah siap di turunkan…INI SAATNYA….
HARI INI BULAN KETIGA SANGKALA BUMI,KAMI AMBIL SATU PERSATU YANG KALIAN CIPTAKAN DAN KALIAN BANGGAKAN SELAMA INI,INGAT TAKKAN ADA SATUPUN KAMI LUPA AKAN PERBUATAN KALIAN YANG MENJIJIKAN ITU.KAMI ADALAH PENCINTA DUNIA TANPA CELA DAN KAMI AKAN MEMBUAT ITU SETELAH KAMI HANCURKAN GENERASI CABUL YANG KALIAN NAMAKAN SUEGA INI!!!.BERMIMPILAH TENTANG SEGALA SESUATU YANG KALIAN NAMAKAN RATU ADIL DAN BERHARAPLAH AKAN DATANG PERTOLONGAN ATAS DIRI KALIAN DARI IMAM KALIAN,KARENA MEREKALAH YANG AKAN MENGHUKUM SEGALA-GALANYA,MEREKALAH HUKUM ITU SENDIRI!!!!.
INI BUKAN PERINGATAN TAPI INILAH JANJI YANG AKAN KAMI TEPATI DISAAT MATAHARI PERGI BERSAMA BINTANG TIMUR MEMBELAH LAUTAN MEMBAWA 11 BOCAH ABADI,KAMI TETAPKAN HUKUM DIATAS HUKUM DUNIA.TUNGGULAH GIANJAR PAWUNG YANG AKAN MENERIAKKAN SEMUA JANJI KAMI SEHINGGA AKAN TERDENGAR SAMPAI ULU HATI KALIAN,MANUSIA TAH BERBUDHAYA!!APAKAH KALIAN MASIH BISA BERNAFAS SAAT ITU?APAKAH MASIH BISA KALIAN MERASA TINGGI ATAS MANUSIA LAINNYA?BILA KAU MERASA MAMPU MELIHAT DAN MENCURI RAHASIA KAMI MAKA SEBUTKANLAH BERAPA PURNAMA LAGI KALIAN MASIH BISA BERTAHAN MENATAP WAJAH KAMI?.BAHKAN IBLIS DIATAS IBLIS PUN TAK MAMPU MENYAMAI KEKUATAN YANG MAHA ABADI.COBA LIHATLAH,APAKAH KALIAN MAMPU MELIHAT PARA LELUHUR KALIAN YANG KESUSAHAN BERNAFAS DILUMPUR PANAS KAMI?.MANUSIA2 YANG MERASA MAHA PERKASA,COBALAH KETENTUAN KAMI,SURUHLAH PARA IMAM KALIAN UNTUK MENAHAN AMARAH DAN KETENTUAN KAMI,MEREKA AKAN BINASA SEBELUM WAKTUNYA SEBAB SELURUH KEKUATAN TELAH DIANGKAT ATAS MEREKA SEMUA………………..
BINTANG TIMUR DAN RAJA MANUSIA
AKULAH PEMBUKA MIMBAR NEGERI INI,BEKALKU SEBILAH PISAU DAN JANTUNG ANAK ADAM.PETAKA ADA DALAM LIDAHKU.SIAPA YANG MENYANGKAL UCAPANKU SAMA DENGAN MEMBELAH BUMI UNTUK RAGANYA SENDIRI,SIAPA YANG MELEMPARIKU DENGN KOTORAN,DIALAH YANG AKAN MEMAKAN KOTORAN TUNGGANGANKU,KATAKAN ITU PADA MEREKA,ANAK-ANAK ADAM……………………….BABAR!!!!!!.
BIARLAH AKU MENUNGGU DI BUKIT SINAR,TAKKAN KUBIARKAN SEDIKITPUN MENTARI SILAP DARI PANDANGANKU DAN TAKKAN KU BIARKAN BINTANG BARU MENARI SENDIRIAN DIATAS SINI.PERGILAH SEDULUR2,WAKTU SELALU MENCURI CURI DARI KESILAPAN KITA AKAN BEBAN TERTANGGUNG INI,KITA TIDAK PERNAH TAHU APA YANG ADA DIDEPAN SANA.SEJURUSAN MATA INI TELAH TERLIHAT,MEREKA MEMBURU APA YANG MEREKA BURU MESKIPUN MEREKA TAKAKAN PERNAH TEMUI MESKIPUN ITU ADA DI PUCUK MATANYA.BIARLAH KITA SONGSONG DERITA BARU WALAUPUN SIA-SIA SETIDAKNYA ADA TUNTUNAN RASA DISINI.JANGAN PERNAH PERCAYA HATI DAN PIKIRANMU KARENA MEREKA ADALAH PENIPU TERBESARMU.
TURUNLAH HAI YANG DIKURNIAI,TURUN DAN JADILAH SAKSI DERITA NEGRI,BUKAN SEBAGAI PAHLAWAN TETAPI SEBAGAI EMBAN DARI TANGISAN LANGIT DAN KEMARAHAN BUMI YANG DIKECEWAKAN OLEH MEREKA!!!!.JADILAH ABDI MESKIPUN ITU MELAWAN DAYA AKUMU.BEBAN INI MEMANG BERAT TETAPI TIDAK ADA YANG LEBIH BERAT DARIPADA DIASINGKAN DI DUNIANYA.
SEORANG PEMIMPIN TERDAHULU,DIANIAYA JAMAN KINI SELAMA 23 HITUNGAN TAHUN KEMBAR,SATU-PERSATU BANGSA PICIK DISAPU KE LAUT,MAHLIGAI PARA RAJA MENJADI TUMPUAN KAKI TUNGGANGAN PENGEMIS JAMAN INI.MENJADI HARAM BAGI SURGA DAN NERAKA UNTUK MENAMPUNG BANGSA INI KEDALAMNYA!!!!BABAR!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!.
Dari AirMata Bunda yang tercinta
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
“Raden,jangan dipusingkan lagi hal hal seperti ini!!Ini jamannya sudah tiba dimana semua Rasa ada di luar hati nurani!Kita adalah SATU! Apa yang ada di pikiran Ki Weruh ada juga di rasaku..kita cukup mengamati dan merasakan jaman ini…inilah takdirnya !! ini jamannya pembersihan! jaman dimana yang dulu dianiaya daan disakiti kembali menagih janji dan dendamnya.darah dibayar dengan darah pula.nyawa pun dibayar dengan nyawa.DIBALIK KENGERIAN MUNCUL PULA KEBAHAGIAAN SAAT INI!!!.LIHATLAH,DISANA ADA DILAHIRKAN MANUSIA SEMPURNA YANG SANGAT FASIH BERBAHASA,LEMBUT TATAPANNYA,BESAR JIWANYA,TERANG PARASNYA DAN KUAT RASANYA!!!!.DIALAH YANG DIIDAMKAN OLEH BANYAK MALAIKAT!!!.DENGAN TANGANNYA DIA BAHAGIAKAN KITA,DENGAN KATA-KATANYA DIA SEMPURNAKAN BAHASA DUNIA,DENGAN PERILAKUNYA,DIA HINDARKAN MEREKA DARI BAHAYA!!!.SEMUA HAL IKHWALNYA TERSEMBUNYI RAPAT DARI MEREKA MESKI MEREKA TERUS MENCARI TAHU SIAPA DIA.TEMAN MENCARINYA DAN LAWAN MENELUSURINYA MENCARI TAHU TENTANGNYA.MAHA ADIL GUSTI MENYEMBUNYIKAN DIA DARI TATAPAN IRI MALAIKAT DAN RATAPAN BENCI IBLIS.SEMUA YANG DIRAMALKAN MANUSIA TENTANGNYA ADALAH SALAH!!!!!.BAHKAN MALAIKATPUN TIDAKLAH PERNAH TAHU APA YANG DIRENCANAKAN GUSTI PADANYA.
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
RADEN AULYA,AHMADI DAN KI WERUH WISOTA (DENGARKAN RIBUAN DOA YANG MENGAMBANG DI ANTARA BUMI DAN LANGIT). GUSTI TELAH MENUTUP SEMUA PINTU DOA BAGI KITA!!!!87 PURNAMA LAGI KITA BERTEMU DISINI TANPA BUSANA KEHIDUPAN, TANPA WAJAH BERTOPENG TURUNAN ADAM!!!
Semua orang menanti seseorang yang berjuluk Ratu Adil!! Penantian yang akan menjadi hal yang sia-sia…..
Kita berpisah disini aki?ya sudah saatnya kita pergi untuk menghidupi beban kita sendiri2…selamat jalan Raden,selamat jalan Aki…RAGU DAN DERITA KITA SAMBUNG DI NEGERI INI,NEGERI YANG DIKELILINGI TUJUH SAMUDERA PERTEMUAN 9 ALIRAN SUNGAI INI………semoga kita bisa sampai di ridha Tangan Gusti!!
32 PURNAMA ADALAH 8 PAKARTI YANG AKAN DIJALANI ANAK2 NEGERI INI,SELAMA ITU PULA DERITA AKAN SELALU MENYERTAINYA,takkan ada yang pernah mengerti ini saudara2ku …sebab ini adalah merupakan misteri Gusti yang tak ada tandingannya!!
Aku tahu suatu saat aku akan ditinggalkan!suatu saat aku harus berjuang sendiri dan suatu saat akan terkalahkan..Senin Pahing kau Pamit untuk pergi selamanya!menumpukkan tugas Maha berat untukku!!satu persatu pergi dan hilang!!Kenapa harus aku Ibu?kenapa bukan anak2mu yang lain,baru sepenggalan jalan aku mengenalmu hangat oleh cinta kasihmu,hangat oleh nasehat2mu…Aku satria dari gelombang pasang,Ajiku Laut tenang,kerisku badai menghantam,Rajaku Langit biru,Ratuku Bumi,kawanku perahu Nelayan!!Guru-ku kehidupan fana,kekasihku 700 bidadari…
Mengapa tak satupun yang sadar kalau Akulah yang menghadirkan segala sesuatunya,yang menghantarkan nikmat dan susah,menghadirkan rasa dan Karsa,begitu hebatnyakah manusia?sehingga merasa mampu hidup diatas dunia tanpa sadar bila kapanpun Aku mampu menghancurkan hidup mereka,begitu pentingkah harga dunia diatas kepala mereka sehingga mereka terlalu asik hidup serasa tak akan pernah Aku tamati kisahnya di dunia.aku tak butuh do’a mereka,Aku-lah Doa itu sendiri dan akulah yang melingkupi doa itu;Hai satriya tugasmu adalah menjadi manusia,jadilah manusia sejelek jeleknya manusia,sehingga kau tahu artinya menjadi pendendam,tamak,dan segala sesuatu yang ada pada manusia jamanmu!!kau bukanlah Dewa,karena Aku benci para Dewa!!Aku mencintai Manusia dengan segala ikhwalnya!!Aku tak akan memberi tugas di pundakmu bila aku tahu kau tak akan mampu!Akan ku ambil satu persatu yang Kau Cinta di Dunia mu,akan ku tarik satu persatu hartamu,dan akan kutelanjangi dirimu!!Jangan takut Kau akan Kuasa Ku!Ridho_ku akan terus menjamahmu…
Aku Ragu pada keyakinanku bila satu persatu yang ku cintai hilang,aku hanya bisa berkata aku percaya padaMu!!hanya di mulut saja kurasa!!pada akhirnya aku lebih pada ingin mati saja daripada hidup penuh derita dan kotoran!!
TuhanMu lah yang paling tahu jalan hidupmu!!Jangan Kau bebani pikiranmu dengan hal2 yang merusak nuranimu..kembalilah pada Ning yang sempurna,kau akan tahu hakekat jalan hidupmu satriya!!
Mengapa Aku harus percaya pada apa yang ada di pikiranku??
Itu bukan Pikiranmu!!itu adalah daya2 yang telah kuberi pada manusia2 berjiwa !!
Mengapa aku harus percaya padamu?bahkan kaupun tak pernah sekalipun memperlihatkan wajahmu padaku?
adalah hal yang tak penting untuk melihat wajah seseorang,apakah kau suka melihat wajah bagus tapi hatimu tak riang?ataukah kau suka melihat wajah buruk tapi hatimu riang gembira dan jiwamu menari nari hai satriya?
saat ini yang kubutuhkan hanya seseorang untuk kuajak bicara tentang segala hal yang ku inginkan,akku haus ilmu dan pandangan akan segala hal!!
apakah itu tidak akan menjadi penjara bagimu hai Satriya?tidak cukupkah hanya aku yang menjadi temanmu saat ini?yang akan menjawab segala pertanyaan yang ada di kepalamu saat ini?
kau tidak nyata,teman!aku butuh teman2ku saat ini!!
apakah kau akan siap bila teman2mu mencemooh dan berkata kau Gila bila kau katakan semua pada mereka??kau akan terluka hatimu akan perih dan berdarah,wahai yang dicintai!!
Aku rindu pada sesuatu yang tak ku mengerti!
Itulah yang dinamakan cinta !! LIHATLAH KESANA,SEMUA MALAIKAT SEDANG MENATAP KE BAWAH,INILAH HARI PEMBERSIHAN ANAKKU!!!SETIAP HARI RATUSAN ORANG DIBAWA PULANG,BUKAN UNTUK PULANG TAPI DIBERSIHKAN DARI KEKOTORAN DUNIA,SISANYA AKAN DIBERSIHKAN DUNIA DARI KEKUATAN ALLAH UNTUK MENJADI HAMBA-HAMBA DUNIA SELAMANYA!!!HARI INI SEMUA KITAB SUCI KEMBALI KEPADA NURNYA,SETIAP TEMPAT IBADAH MATI KARENANYA,YANG KAU LIHAT KINI HANYALAH BUKU2 BIASA DAN RUMAH2 BIASA SAJA,MANUSIA TELAH MEMBUAT SEMUANYA BERHENTI PADA WAKTU INI,LIHATLAH ANAK MANUSIA,YANG KAU PUNYA HANYA BEBAN SAMPAI AKHIR HAYATMU,DOA-DOA MELAYANG DI LANGIT TAK PERNAH SAMPAI TERDENGAR DI SORGA,SAAT INI PENGHUNI SORGA PUN MENANGIS TANPA TAHU APA YANG DITANGISINYA.TELAH IA SIAPKAN JUTAAN NISAN UNTUK WAKTU INI,INILAH WAKTUNYA SAHABAT,BAHKAN GUNUNG2PUN ENGGAN MENGELUARKAN LAHAR PANASNYA SAKING TAK TEGANYA PADA MANUSIA,TAPI BISA APA MEREKA2 SEMUA ITU?
mengapa tak kau beri peringatan pada manusia untuk sadarkan mereka untuk kembali pada hak-nya?
Manusia terlalu angkuh saat ini,mereka terlalu pandai mengelabui hatinya sendiri!!keimanan mereka hanya sebatas berhala dan kekuasaan,LIHAT DI TIMUR SANA.PASUKAN DAJJAL TERTAWA RIANG,TELAH DIGIRINGNYA MANUSIA KE ARAH MEREKA!!!!KAMI MERELAKAN DUA GENERASI HILANG DIAMBILNYA…………………………….
Setu Wage,Besamu 337799
BABAR!!!!!
2006,RAJAMANDALA,BANDUNG.
JOKO KONTHOL KLONTANG KLANTUNG MENGGUGAT!!!!!.
Rasa diwejang oleh Cahaya….karenanya tidak bisa mengupas hakikat inti dari sebuah jongko/nubuat dari kitab2 itu dengan akal pamikir karena tidak akan sambung nantinya malah berat sebelah,tidaklah murni dan mengakibatkan pamrih2 tertentu yang menimbulkan perpecahan serta konflik belaka,dengan diri sendiri maupun dengan orang lain.Rasa di wejang oleh Cahaya…jangan sampai rasa itu dituntun oleh pamikir,itu yang disanepankan dalam gaib sebagai sifat BHATARA GURU,SANEPAN moyangnya Bangsa Arya……..kumingsun,kuminter dan kumawasis….seperti cerita sanepan bahwa LOHGAWE,guru Ken Arok itu menyeberangi tanah jawa dengan rumput katang 3 helai yang merupakan sastra sandhi,sindiran,sanepan leluhur JAWA yang halus,luwes tetapi sangat TAJAM umpama Keris mpu Sedayu akan kemiskinan batin dan jiwa dari para bhrahmana seberang/asing,yaitu mempunyai pemikiran dan pengetahuan muluk2 tanpa pernah mampu berbuat secara nyata dan mengandalkan puja puji tan rahayu karenanya tidak heran menghasilkan murid2 didik sejenis KEN AROK yang setelah 700 tahun berselang kita,putra-putri JAwadwipa masih mewarisi ketidaksejahteraan jagad yaitu SIRNA ILANG KERTANINGBHUMI saka SUNYO NORA YUGANING WONG.
Mencintai leluhur itu berwujud nyata dalam keberanian untuk berserah diri kepada Karsa Gusti untuk membongkar,menelanjangi dan menSWARGAkan semua kesalahan dan jejak2 ketidakbenaran dari leluhur yang masih tertulis didalam kalbu kita dan mengalir di dalam darah kita serta menjajah semua perilaku kita!.Karenanya selama kita masih belum dikehendaki untuk bisa menjadi Manusia NUSWANTARA Baru,manusia yang bebas dari jajahan karma2 masa lampau,warisan tradisi leluhur dan kebuddhayaan lancang dan munafik dari luar pribadinya sendiri maka GILA HORMAT,MERASA BENAR,MUDAH TERSINGGUNG,MERASA KUASA,MERASA SUCI,MERASA PANTAS,,GILA KUASA,GILA KESAKTEN,BERANI MENGUTUK,LANCANG MENGHAKIMI,SOK UNIVERSAL,KEINGINAN MENJAJAH ORANG LAIN SECARA BATINIYAH,MENGANDALKAN PUJA PUJI TAN RAHAYU, MEMPERTUHANKAN SEMAT,DRAJAD DAN KRAMAT,JIWA PERPECAHAN,PERANG SAUDARA,KHIANAT MENGKHIANATI,EKER-EKERAN,SOK TATAKRAMA,UNGGAH-UNGGUH SENYUM KEPALSUAN,KERENDAH HATIAN YANG DIREKA UNTUK BISA MENUSUK DAN MENIKAM SESAMA DARI BELAKANG adalah suatu nafsu yang wajar dan sifat bawaan yang memang pantas dan layak bagi kita semua,turunan Jawa,darah Jawa,TRAH JAWA!!!!.Tinggal kita semua yang muda2 ini TRAH JAWADWIPA mau bagaimana?.Menerima dan berbangga diri dengan menutupi semua borok dan bisul di pantat,dengan terus berangan-angan NUSWANTARA sebagai PANDU JAGAD RAT PRAMUDITO,apa kita berani dan mampu menerima, menyadari ,melihat ,menghidupi,membongkar,meruwat,lalu mengantarkan borok dan bisul itu kembali pulang ke alam dan rumahnya masing2 sehingga kita semua bisa jadi MANUSIA BARU,manusia yang merdeka dan bebas dari jejak2 masa lalu sehingga MOJOPAHIT BARU atau NUSWANTARA BARU itu bukanlah sekedar angan2 belaka dan gambaran sanepan didalam wejangan gaib belaka tetapi menjadi SUNGGUH NYATA dan SUNGGUH BARU,tidak mengulangi kesalahan yang lama dan yang sudah2.Dan yang sungguh2 baru itu selamanya tidaklah pernah ada didalam angan2 dan pemikiran kita manusia tetapi ada didalam KEGAIBAN KASIHNYA.Memang Kasih yang selalu memperbaharui dan melahirkan kembali segala sesuatu yang ada.Memang bebanten roso pangroso,dharma roso pangroso seorang Ksatriya dan Puteri Tanah Jawa adalah Berani bersedia menjadi tumbaling Karsa …..TUMBAL TANAH JAWA……TUMBAL BUMI INI SELARAS DENGAN KARSA GUSTINYA menurut watak sifat,situasi kondisi dan pembawaan hidupnya masing2 dari setiap putra-putri Jawadwipa.
Dan Masa depan selamanya ada di GARIS TANGAN kita yang muda2,bukan yang tua2!!!!Setiap Putra……….,setiap Putri Jawadwipa mempunyai Sifat watak,situasi kondisi ,pembawaan dan cita pengharapan hidup yang berbeda-beda.Setiap Putra dan setiap putri Jawadwipa mempunyai Bahasa, Perilaku, Kebuddhayaan,Jalan dan Swarga hidup sendiri yang berbeda-beda.Karenanya kita semua mempunyai jalan dan cara yang berbeda untuk mewujudkan Rasa cinta dan Bhaktinya kepada leluhur dan bumi jawa ini sesuai dengan cita rasa dan pembawaan hidup kita sendiri. Karenanya bagi yang merasa sepuh,jangan memandang kami yang muda2 serta menghakimi suatu masalah di tanah MERDEKA ini dengan sudut pandang rasa PERBUDAKKAN dan pola pikir berbau JAJAHAN!!!!!.
BABAR…………………..BANGKIT………………………………………..BINUKA………………………..LUKAR………………………..MAHARDHIKA!!!
Sarjana adalah manusia yang mumpuni didalam kaweruh pamikir sedangkan Sujana adalah manusia yang mumpuni didalam ngelmu roso.Sujana yang terkenal di jawadwipa ini adalah JANABADRA ,seorang WIKU dari Kamulan Bhumishambara sedangkan Sarjananya itu adalah GUNADHARMA yang mewujudkan secara nyata CANDI BOROBUDUR.
Jikalau memang ada seorang SATRIO PININGIT tentunya beliau tidaklah mesti menguasai seluruh disiplin ilmu yang ada tetapi mungkin karena DAYA RAHMAT TUHAN,dia dikehendaki untuk bisa menampung,mempersatukan dan menempatkan semua sarjana dan sujana yang mumpuni di bidangnya dari semua golongan dan aliran apapun pada tempatnya masing2 sehingga terwujud suatu kerjasama dan kinerja “Yang Baik dan “Yang Benar sesuai dengan HUKUM KAJATEN yang hakikatnya adalah KARSA GUSTI.Umpama sebuah tubuh,kepala tidaklah perlu untuk diusahakan supaya mampu menjadi kaki atau berjalan,dikarenakan bukan tempatnya,apalagi DIA yang bersemayam diatas kepala dan ubun2 semua makhluk.Karena memang yang dimaksud ADIL bukanlah dalam arti bahwa kepala harus menjadi sedrajad atau sama tinggi dengan telapak kaki tetapi mampu menempatkan segala sesuatunya ditempat atau dalam tatanan yang semestinya dan sewajarnya menurut HUKUM KEBENARAN.Karenanya jikalau memang ada seorang HERUCOKRO,tentunya dia akan menggelar TATANAN DUNIA BARU dan menggulung TATANAN DUNIA LAMA karena tidak bisa dipungkiri,jikalau sampai ada JANJI ataupun JONGKO/NUBUAT mengenai kedatangan seorang MANUSIA KARSA,bisa dipastikan bahwa keadaan dunia pada saat itu terjadi sedang dalam keadaan gonjang-ganjing tidak karu2an dikarenakan TATANAN YANG SALAH atau TIDAK PADA TEMPATNYA.TATANAN YANG SALAH dan RUSAK itu tentunya bukanlah rusak menurut HUKUM MANUSIAWI dan DUNIA saja tetapi sudah kadung RUSAK MENURUT HUKUM KAJATEN,HUkum daripada Hidup yang tidak bisa binasa.Karenanya maka tidak akan pernah bisa diselesaikan dengan kemampuan dan kepandaian kodrati manusia.Dan yang dikehendaki sebegai pembuka jalan yang mempunyai Hak dan Kewajiban untuk memulihkan semua TATANAN YANG RUSAK inilah DHARMA dari seorang MANUSIA KARSA,yang disebut sebagai Satrio piningit,Herucokro,Ratu Adil oleh kita manusia Jawa,atau disebut juga oleh beberapa kelompok sebagai JAGAD GURU/GURU DUNIA.
Jadinya jikalaupun memang ada seorang HERUCOKRO yang bukan hanya sekedar dongeng khayalan belaka dibuku2 maka dia tidaklah akan mampu menuntaskan semuanya dengan hanya mengandalkan segenap kesombongan daya kodrat manusiawi belaka, karena bukankah TATANAN YANG RUSAK ini karena disebabkan manusia terlampau gemar memuja akal pikirannya sendiri,perasaan hatinya sendiri dan nafsu ambisinya sendiri sehingga mengingkari dan tidak mau tunduk sujud kepada HUKUM YANG HIDUP?.Dan dia juga tidaklah mungkin seorang diri menuntaskan semuanya secara duniawi karena segala sesuatunya di dunia ini membutuhkan proses waktu dan gerak kebersamaan.Tetapi mungkin karena PRABA atau WAHYU seorang manusia Herucokro itulah nanti yang akan mempersatukan, menggerakkan dan mengembalikan semua manusia kedalam tempat dan tatanannya yang semula,mau tidak mau,suka tidak suka,dengan kita sadari ataupun tidak kita sadari,dengan kita akui ataupun tidak kita akui sehingga Manusia dan Dunia ini bisa menjadi sesuai dengan HUKUM YANG BARU yaitu KARSANING GUSTI bagi kita semua,manusia di jaman ini.Bagi seorang Manusia yang dikehendaki oleh TUhan untuk menjadi seorang Herucokro itu tentunya diperkenakan untuk mampu meliputi segala sesuatu yang ada dan hadir didalam segala sesuatu yang ada secara Gaib,karananya ketika dia sudah benar2 mangejawentah disini secara sempurna sebagai manusia maka sesungguhnya dia sudah ada didalam diri setiap manusia,diakui atau tidak,disadari atau tidak dan akan menjadi INTI DAYA atau API HIDUP atau DAYA GERAK dari setiap makhluk yang ada.Karenanya bisa dibilang bahwa sesungguhnya WAHYU PAMUNGKAS itu bukanlah hanya untuk satu orang manusia atau satu bangsa manusia saja atau untuk satu golongan manusia saja tetapi itu adalah KASIH TUHAN kepada seluruh bangsa keturunan Manu,Manusia yang memang pada awalnya hanya diterima oleh satu MANUSIA TUMBAL………………….ya TUMBALING KARSA……ya TUMBAL TANAH JAWA…….ya TUMBAL DUNIA juga dan ketika KASIH TUHAN itu sudah hadir secara sempurna dan utuh didalam diri manusia itu tentunya akan makarti kepada kita semua seluruh makhluk di bumi ini.Karena itulah maka sesungguhnya bukanlah manusia Herucokro sendiri yang nantinya mampu menuntaskan semua karya, memperbaharui bumi ini kembali kepada kodratnya semula dan mempersatukan semua manusia dalam satu JIWA YANG SAMA sehingga mewujudkan suatu kerjasama dan daya gerak atau laku perbuatan yang sesuai dan selaras dengan HUKUM KEBENARAN untuk membangun TATANAN DUNIA BARU ,tetapi kita semua bangsa manusia yang dipersatukan,digerakkan dan dijiwai oleh SATU JIWA YANG SAMA,yaitu JIWA HERUCOKRO,JIWA SAMUDRA,JIWA KARSA,JIWA PAMUNGKAS karena memang itulah JANJI TUHAN dari semenjak dunia ini dicipta dan mempunyai HAK untuk kita terima dan WAJIB untuk kita hidupi bagi kita kelangsungan adanya kita,Bangsa manusia.
Kita bangsa Manusia itu umpama TUBUH dari Herucokro sedangkan dia itu berada di atas kepala atau ubun2,berada di jantung kita dan meliputi seluruh tubuh kita diluar maupun didalam tubuh bangsa manusia. JAWA,ARAB, YAHUDI,ARYA,SAKKA ,TIONGHWA,bercumbu mesra didalam setiap tetes aliran darahnya, kenapa kita malah saling membenci sesama anggota tubuh?.Karena kita belum tahu diri….karena kita belum tahu Hukum…..karena belum tuntas semuanya dan karena memang belum waktunya.
Karenanya mungkin,seorang manusia HERUCOKRO itu hanyalah TUMBAL dan sekedar Pembuka serta penunjuk JALAN kepada TATANAN DUNIA BARU setelah TATANAN DUNIA LAMA ini di gulung kembali oleh HUKUM SAMUDERA.Mungkin dia hanya sekedar sebagai PAMONG DUNIA saja,tetapi bukanlah sebagai RAJA DUNIA apalagi BUDAK DUNIA.Satriya Yang Pamungkas atau yang terakhir datang itu mungkin bersifat Raja rokhani bukan Raja duniawi karenanya disebut dalam Jongko Ronggowarsito sebagai YANG KETUJUH atau SATRIYO PINANDHITO SINISIHAN WAHYU.Jadi janganlah sampai menjadi kecewa dan menolak dia dikarenakan tidak sesuai dengan angan2,pemikiran dan nafsu2 ambisi kebendaan kita sebab segala sesuatu yang baru tidaklah mungkin ada didalam akal pikiran dan angan2 kita manusia,segala sesuatu yang sungguh baru,MAJAPAHIT BARU,NUSWANTARA BARU,MANUSIA BARU,TATANAN DUNIA BARU,HUKUM YANG BARU tidaklah mungkin ada didalam akal pikiran kita manusia.Jika ada,tentunya itu bukanlah sesuatu yang baru tetapi yang lama dan sudah usang serta basi. Janganlah menjadi khawatir,karena tidak akan pernah ada lagi agama baru,ajaran baru,paham baru,aliran baru,nabi baru,buddha baru,awatara baru,yang ada hanyalah JIWA YANG BARU,BUDDHI YANG BARU dan HIDUP YANG BARU sesuai dengan HUKUM LANGITAN bagi kita semua,seluruh BANGSA MANUSIA.Yang ada hanyalah Kemerdekaan jiwaraga bagi seluruh bangsa Manusia.Janganlah sampai menjadi kecewa karenanya!!!!.
Memang Pulau Jawa itu sangatlah sempit bila dibandingkan dengan Indonesia.Tetapi Indonesia adalah sungguh kecil dibandingkan dengan NUSWANTARA.Dan Nuswantara ini adalah sungguh sungguh kecil jika dibandingkan dengan DUNIA.Dan dunia ini adalah sungguh kecil bagi MEREKA2 yang datang dari atas sana!!!.
Manusia cuma bisa berusaha,manusia cuma bisa meraba dan menghidupi,segala sesuatu terjadi MUNGGUHING KARSA ALLAH!!!.
Joko Klantung,30 tahun.
Sip..sip..sip.. mas joko klantung…. sungguh menyentuh sekali tulisan anda terakhir ini. Insya Allah kalo itu memang tujuan semua manusia damai lah dunia seisinya. Sebenarnya musuh bersama manusia adalah kesombongan, yang cenderung ingin “menguasai” sesamanya dan bukan “bekerjasama” terhadap sesamanya. Jadi paham kebersamaan ini secara lambat laun akan mengkristal dan berhadapan secara langsung terhadap paham yang “ingin” menguasai orang lain baik melalui media hukum, agama, budaya dan lain sebagainya, dan itu dijadikan sebagai pembenaran buat mereka sendiri untuk melakukan hal tersebut. Entah apa yang terjadi setelah itu….
Pernah saya berpikir, dimana sih letaknya “surga” dunia. Menurut saya (maaf kalo salah) ternyata surga dunia bukanlah terletak pada “pengakuan”, “harta”, “kebendaan”, “prestasi”. Bukan terletak disitu. Surga dunia yang sesungguhnya terletak “silahturahmi”, berkenalan dengan banyak orang, banyak pihak, saling memahami dan menghormati. Surga dunia sudah dilaksanakan oleh suku-suku di seluruh dunia sejak jaman pra-primitif sampai dengan sekarang jaman modern. Kebersamaan tersebut melahirkan suatu kegembiraan dan kebahagiaan, walaupun kondisi yang seadanya. Dari “silahturahmi” bisa ketemu rejeki, jodoh, saudara, temen spritual baru, dan lain-lain.
Dan ternyata hal-hal inilah yang sekarang menjadikan “hidup” dewasa ini jauh dari kebahagiaan yang hakiki. Kesulitan kita untuk bersilahturahmi karena tuntutan ekonomi. Kerusakan moral dan etika karena jarangnya interaksi orang tua dengan anak. Keserakahan yang tak terbendung, karena menganggap kekayaan adalah suatu hal yang terbaik dalam hidup. Paham materialisme yang sudah sedemikian akut sudah merasuk dalam diri manusia Indonesia. Bukan paham keselarasan hidup, bukan paham kebersamaan. Terkadang melihat hal ini kita bingung. Kita akan membenahi ini mulai dari mana? Ya seperti A’a Gym bilang (dan saya penggemar dia), yaitu 3M, Mulai dari diri sendiri, Mulai saat ini, (sori satunya lagi saya lupa). Dan prinsip silahturahmi sendiri juga didukung oleh Adat Istiadat dan Agama-agama di seluruh dunia, dengan contoh paling sederhana adalah “Menghormati Ibu”, “Menghormati leluhur”, “Bersedekah dan saling membantu”, dan lain sebagainya.
NB: Boeat A’a Gym keluar lagi donk di tipi kangen neh.
Sesungguhnya memang Jawa,Sunda,Madura,Majapahit,Mataram,Pajajaran dsbnya adalah bahasa jajahan,bahasa perpecahan tetapi memang sebelum titi wancinya maka sadar tidak sadar,mengaku tidak mengaku kita masih akan terus dibayangi oleh jiwa perpecahan dan jiwa jajahan seperti itu walaupun secara akal pikiran kita,dan menurut Falsafah dan ideal2 yang kita akui sebagai aku bahwa semuanya itu adalah PICIK atau TIDAK BENAR.Jangankan Jawa dan Sunda,pada masa sekarang ini umpama ada Trah Mentaram dan Trah Jipang atau Giri dan Surabaya bertemu maka tentunya jika kita mampu menyadari ada suatu “rasa pertentangan dan dendam” meliputi mereka,walalupun mungkin mereka tidak sadar,tahu,melihat dan mengerti kenapa.Tetapi memang yang sungguh jujur selamanya adalah RASA,dan rasa itu tidaklah bohong bahwa kita masih menyimpan benih2 dan karma2 jajahan dan perpecahan dari masa lampau walalupun semuluk apapun pemikiran kita,seindah apapun falsafah persatuan kita,RASA TIDAKLAH PERNAH MAMPU BERDUSTA.Bukan salah ini,bukan salah itu,salah LELUHUR KITA sendiri,salah kita sendiri……mempertuhankan apa yang tidak patut dipertuhankan (Semat,Drajad,Kramat) sehingga mempunyai jiwa eker-ekeran seperti yang sekarang ini kita warisi,diakui ataupun tidak.Karenanya mereka2 semua yang berperan besar membangun tetapi turut juga menghancurkan negri ini di masa silam itulah yang akan TUMIMBAL LAHIR dan MENITIS di JAMAN INI untuk menanggung dan menyempurnakan semuanya. Kesalahan-kesalahan itu semua tertulis nyata di jantung kita dan mengalir di darah kita karenaya juga menguasai sedikit banyak laku perbuatan kita disadari ataupun tidak.Dan Tidaklah perlu lari dari kenyataan yang ada,hadapi,terima dan hidupi semuanya itu sebagai kenyataan yang mempunyai hak untuk disempurnakan dan wajib di terima,jika kita memang benar PUTRA-PUTRI JAWADWIPA,calon PUTRA-PUTRI NUSWANTARA.calon MANUSIA-MANUSIA JAMAN BARU.Dan semua kesalahan2 warisan karma2 masa lampau tidaklah bisa diruwat dan diisempurnakan dengan pengeterapan kemampuan kodrati manusia,semua itu adalah KEGAIBAN GUSTI semata.Jalannya Gaib dan terjadinya Gaib pula.Walaupun mungkin karena Kasih Tuhan di masa sekarang ini,mereka2 yang mempunyai pertentangan,dendam,karma masa lampau warisan leluhur dan diri pribadi malah akan dikumpulkan sebagai saudara2 ,sahabat2,sebagai suami-istri atau malah mungkin sebagai rekan2 dalam forum ini
supaya menjadi lebih mudah untuk menyadari diri lalu menuntaskan segala sesuatunya.Umpama sebutir gabah,jikalau ditumbuk itu akan hancur,tetapi jika ditumbuk bersama-sama dengan gabah lainnya maka akan saling bergesekan dan akan saling terkelupas sehingga akhirnya sama2 menjadi putih.Memang bergesekan dan digosok itu tentu rasanya tidak enak,nyeri dan sakit tetapi itulah tapa dan laku tercepat untuk jaman ini!!!!.Gosok-ginosok sesama kadhang dan sedulur seNungswa Jawi adalah untuk mempercepat laku dan proses KEBANGKITAN BUDHI NUSWANTARA!!!!.
“MEMANG SEMUA PUTRA-PUTRI JAWADWIPA
MEMPUNYAI HAK DAN KEWAJIBAN YANG SAMA
UNTUK MENGERTI “APA” SESUNGGUHNYA KEHENDAK TUHAN KEPADA KITA SEMUA,
TETAPI MEMANG,
TIDAK SEMUA PUTRA-PUTRI JAWADWIPA DIHARUSKAN MENGERTI
“SIAPA” DAN “DIMANA” YANG DINAMAKAN KEHENDAK TUHAN ITU!!!!.
“JER BASUKI MAWA BEYA SARANA KURBAN TETAWUR!!!!!!!!”
BABAR DAN BANGKIT,JIWA2 KSATRIYA!!!!.
JOKO KLANTUNG,30 Tahun.
BANDUNG.
RAHAYU dan MAHARDHIKA!!!!.
saya pribadi tidak peduli jika nanti muncul seorang Herucokro,Imam mahdi,Satriya Piningit diiringi oleh Sabdopalon nayagenggong atau dengan nama apapun ia hendak disebut kecuali saya dikehendaki oleh Gusti sehingga menjadi peduli dan mau tahu.Sebab bagi saya yang penting bagi kita Putra-Putri Jawadwipa adalah berpegangan kepada APInya,jangan terbawa lari asapnya.API dari JAMAN KENCONO RUKMI bukanlah manusia-manusia yang mengaku ini dan diaku itu,manusia yang dianggap ini dan mengganggap dirinya itu,karena jikalau mereka benar begitu,mereka hanyalah sekedar TUMBAL belaka,ABDI saja,mereka adalah Asapnya,………dan APINYA adalah KARSA GUSTI semata.Karenanya meraba dan menghidupi Kehendak Tuhan dalam perbuatan nyata disini,sekarang ini,lepas dari kemarin dan besok,dulu dan nanti adalah API dan JIWA hidup kita,putra-putri Jawadwipa yang sungguh2 benar merindukan dan menantikan Kedatangan Dia yang bernama Kasih.Jika tidak begitu maka sesungguhnya yang kita nantikan dan kita rindukan bukanlah DIA,Karsa Tuhan tetapi angan-angan,khayalan dan nafsu ambisi kita sendiri.Dan ketika DIA itu benar2 sungguh datang dan nyata menjadi manusia biasa disekitar kita dan tidak sesuai dengan gambaran angan2,khayalan dan nafsu ambisi kita tadi yang selamanya berbau kebendaan dan pamrih akan hormat,kuasa dan kramat dunia maka kita akan segera menjadi jera dan kecewa lalu akan mencaci,menolak dan meludahi Dia.
Kita memang selalu terbawa lari oleh asapnya dan jarang berpegangan teguh kepada APINYA.Dan ketika asap itu tidak sesuai dengan gambaran kita maka kita akan menjadi kecewa lalu kita akan berbalik menghujat,mencaci dan menyalahkan mereka seperti biasa yang kita lakukan.Karenanya jangan memuja sesama kita manusia,sengeri apapun sebutannya,setinggi apapun titisannya,setua apapun jiwanya,seagung apapun prabanya karena memang bukan pada tempatnya.Manusia hanyalah manusia,mempunyai wadah dan kemampuan yang terbatas.Walaupun Isi dirinya adalah JIWA RABBANI sekalipun tetapi selama dia masih mengenakan BUSANA JALMI belum NGRASUK BUSANA JATI maka dia hanyalah manusia yang tidak luput dari kesalahan dan kekurangan.Memang yang membedakan seorang Manusia dengan manusia lainnya hanyalah ISI DIRINYA atau API HIDUPNYA atau pangkal kesadaran yang menggerakkan dia untuk berbuat.Tetapi semuanya itu adalah Gaib yang orang lain tidak bisa tahu,tidak bisa melihat dan tidak bisa mengerti karena memang tidak perlu kecuali dikehendaki oleh Tuhannya. Karenanya tidaklah perlu ada sebutan Manungsa Kasinungan Dewa di dunia ini,cukup ada di ALAM HAKIKAT atau dalam KegaibanNya saja supaya kejadian yang sudah2,tidak perlu ada lagi sehingga merugikan seluruh anak keturunan kita kedepan.MAnusia selamanya hanyalah manusia,tidaklah luput dari kesalahan.Jangan memuja dan merindukkan yang fana karena kita akan menjadi jera dan kecewa.Jangan bergantung kepada sesuatu yang fana karena kita akan menjadi jera dan kecewa.Dan selama kita masih mencari Asapnya bukan Apinya,mencari seorang MANUSIA HERUCOKRO bukan KEHENDAK TUHAN maka dia tidak akan pernah mucnul dihadapan kita.Dan ketika kita masih merindukkan kedatangan Sabdopalon Nayagenggong bukan merindukkan Hukum Tuhan maka merekapun tidak akan pernah muncul dihadapan kita.KArena dalam HAKIKATNYA mereka adalah KARSA dan HUKUM TUHAN itu sendiri.Karenanya maka pencarian,angan2,prasangka dan keinginan kita sendirilah yang akan menjadi WARANA sehingga kita tidak akan mampu melihat mereka sebagaimana adanya mereka dalam wujud manusianya,wujud deritanya!!!!.
Dan AL-MASIH Yang pertama,Isa Binti Maryam pun pernah mengucapkan sabdo-sabdo panembah sebagai berikut : Bapa,terima kasih karena semuanya ini Kau sembunyikan dari mereka2 yang pandai,yang tinggi,yang merasa benar dan merasa mampu tetapi Engkau nyatakan kepada mereka-mereka yang lemah,yang kecil,yang merasa salah dan merasa tidak mampu!!!Karenanya jika memang ada Satrio Piningit, Herucokro,Tunjung Seto,Imam Mahdi atau dengan nama apapun ia hendak disebut sesuai dengan JONGKO JOYOBOYO CATURSABDO bahwa DIA,Kangjeng Sultan Herucokro,Buddha Wekasan itu adalah Kangjeng Nabi Isa Rohullulah atau sebagai ALMASIH yang kedua atau ALMAHDI atau apalah namanya terserah situ,maka tentunya Dia juga akan melakukan panembah dengan menggunakan sabdo2 seperti yang terucap tepat 2000 tahun lalu di Jerusalem/Darusallam,di sini ini sekarang ini!!!.
“Adhimas………..adhimas…….mereka tetap saja merindukan asapnya sehingga tidak akan mampu melihat apinya!!!!.Jalan Terus Adhimas………….
RAHAYU MAHARDHIKA!!!!.
JOKO KLANTUNG,30 Tahun.
Bandung.
Untuk EndAng dan Someone :
Mungkin Endang benar bahwa Ranting itu adalah sebuah koperasi atau perusahaan.Tidak ada jiwa ksatriya yang suka dagang,tidak ada jiwa pinandhito yang suka “keramaian pasar” kecuali jiak dikehendaki oleh GustINYA.Memang pasar dagang adalah tempat terkotor bagi seorang ksatriya pinandhito.Keraton,Sanggar Pamujan,Palagan,petilasan,gunung samudra adalah tempat terindah bagi seorang ksatriya Pinandhito.Karenanya adalah sangat mungkin bisa diterima nalar dan rasa bahwa di pasar daganglah laku topo seorang ksatriya pinandhito di jaman ini untuk menghidupi Karsa Gustinya dari tempat terbawah sampai kepada tempat tertinggi,mengingkari segala macam kepentingan diri dan keinginan dirinya sendiri!!
MEMANG DARI PADA MENGADAKAN SARESEHAN BUAT MENCARI TAHU SIAPA DAN APA ITU SATRIO PININGIT ITU,LEBIH BAIK YANG ADA DI FORUM INI BERSAMA-SAMA BERKUMPUL DAN MEMBUAT SEBUAH PERUSAHAAN MURNI HASIL BUDHI DAYA ANAK NEGRI DEMI KEPENTINGAN BERSAMA LALU BEKERJA SESUAI DENGAN KEAHLIAN DAN TEMPAT MASING2 SAMBIL MENUNGGU KEDATANGAN DIA.SIAPA TAHU MALAH KETEMU SAMA BELIAU YANG LAGI JUALAN POSTER ATAU MALAH BAJU METAL MUNGKIN HEHEHEHEHEHEHEHE.JIKA DIA TIDAK DATANG-DATANG …………YAH BERARTI SATRIYA PININGITNYA ADALAH KALIAN2 SEMUA HEHEHEHEHEHEHEHEHEHEHEHEHE,YANG TIDAK SEKEDAR OMONG TETAPI BERBUAT UNTUK KEPENTINGAN BERSAMA,SUKUR2 BERBUAT UNTUK NGEBABARIN KARSA GUSTI DI DUNIA INI!!!!.
UNTUK APA DAN KENAPA?.LAKONI DULU,NGERTI BELAKANGAN,BEGITU CARA KARSA ALLAH BEKERJA!!!.UMPAMA MEMBANGUN SEBUAH “BAHTERA” DIJAMAN NUH!!!.
SALAM BUAT SEMUA DISINI!!!!!.
Memang harta benda bukanlah API daripada jaman baru karenanya adalah sungguh keliru jika kita yang muda2 mengharapkan harta gaib warisan leluhur untuk menuntaskan segala sesuatu masalah di negeri ini.Mungkin dimata mereka2 yang berhak,itu semua adalah sampah!!!.Tetapi memang maksud didirikannya sebuah koperasi atau perusahaan itu bukanlah untuk mengandalkan kekuatan kebendaan buat mungkasi semua karya tetapi untuk saat ini hanya sekedar pengisi waktu belaka daripada kita membahas dan mencari-cari sesuatu yang belum tentu ujung rimbanya,sesuatu hal yang belum jelas adanya.Entah didepan nanti sesungguhnya Gusti berkehendak apa….kita cukup menerima dan ngelakoni saja dulu,sedangkan pengertian mengenai segala sesuatunya ada dibelakang!!!.umpama membuat pondasi awal dari sebuah rumah,ya memang kebendaan sudah seharusnyalah berada di bawah telapak kaki kita,manusia,bukan di jantung apalagi di ubun2 kita.Umpama membuat Bahtera di jaman Nuh!!!!.Kenapa dan mengapa?.Ya embuh…sing penting kan kita semua JUMBUH!!!:D
Joko Klantung,30 tahun
Bandung.
Saya tidak mau banyak comment:
1.Apa yg dikemukakan di blog ini,…sangat benar.
2.Artadaya,…dll..itu NYATA.(terserah percaya ato tidak).
3.Memang NEGARA DN BANGSA KITA MEMBUTUHKAN,…PENGGEMBALA.Kalau presidennya hanya org2 biasa yg tidak MENGERTI atau setidaknya didampingi oleh orng yg MENGERTI,….negara ini SIRNA.
4.Sang penggembala,…TIDAK AKAN NGAKU2,…BANGSA INI YG HARUS MENCARI!!!(bukan satrio2/nabi2 yg ngaku2).
5.Marilah BERDOA sesuai agama dn kepercayaannya masing2,…agar TUHAN YANG MAHA ESA,..berkenan membuka mata hati kita,….SIAPA PENGGEMBALA YG DIKEHENDAKINYA.
AMIEN.
On November 24, 2007 at 4:44 am joko klantung Said:
Untuk EndAng dan Someone :
Mungkin Endang benar bahwa Ranting itu adalah sebuah koperasi atau perusahaan.Tidak ada jiwa ksatriya yang suka dagang,tidak ada jiwa pinandhito yang suka “keramaian pasar” kecuali jika dikehendaki oleh GustINYA.Memang pasar dagang adalah tempat terkotor bagi seorang ksatriya pinandhito.
On November 24, 2007 at 4:44 am Someone Said:
Memang secara pengertian Satrio (pendekar) apalagi yang pinandhito (pendeta) memang seharusnya tidak memasuki area perdagangan dimana disitulah tempat terkotor.
Akan tetapi bila ditarik secara realita saat ini, tidak ada bedanya para Profesor/Cendekia atau alim ulama yang duduk kursi kependetaannya tapi tidak turun ke masyarakat. Atau seorang pendekar yang tenang2 ngurusi negara tapi jarang mendengar rakyat.
Padahal satrio yang akan datang nanti adalah abdi dari rakyat, dimana rakyat adalah raja. Padahal kondisi yang terjadi sekarang ini adalah masyarakat membutuhkan bantuan terutama di bidang ekonomi, dan bidang2 yang lain. Jadi secara perlahan akan “ditata” segala sesuatunya sehingga menjadi “mapan”
Dalam perdagangan sendiri sebenarnya menyimpan suatu nilai-nilai ritual juga, yang tidak kalah pentingnya untuk menciptakan suatu keselarasan hidup. Nilai-nilai kejujuran dan kepercayaan sangat memegang peranan penting, termasuk nilai keikhlasan antara berbagai pihak yang berdagang. Suatu perdagangan yang tidak disertai perasaan saling menerima terhadap suatu nilai putusan (harga akhir) akan menimbulkan kejengkelan, perasaan tidak nyaman yang secara tidak langsung berakibat terhadap alam. Sehingga suatu perdagangan yang baik akan memberikan barokah (manfaat, kesenangan dan ketenangan jiwa masing2 pihak)
Bayangkan saja, apabila terjadi suatu kecurangan perdagangan dimana-mana pada suatu kaum atau umat yang menimbulkan kemarahan tertahan dari masing2 orang dan tiap-tiap orang tersebut memiliki doa sendiri2. Bisa dibayangkan akibatnya. Gusti pun bisa murka bila terjadi hal seperti ini.
Sehingga bila kita mau melihat semua hal di bumi ini, di alam ini, dimana merupakan cerminan dari Al’Quran bertebaranlah ayat-ayat tersebut. Dalam setiap gerak dan nafas kita dalam melakukan segala aktivitas hidup Dan itu adalah kalam yang hidup.
Sebenarnya kalau ditelisik secara dalam apa sih manfaat dari Agama tersebut (kalo boleh berkomentar) ataupun yang lainnya. Jawabannya sebenarnya cukup sederhana :
“Supaya hati manusia dalam menjalani hidup dengan batin selalu tenang, tidak terluka, dan selalu damai. Kehidupan bermasyarakat tertata rapi dan sebagainya sehingga pada akhirnya nanti bisa menggapai Cahaya-Nya”
Dan dalam masing-masing kitab Suci disajikan masing-masing cara “tools” untuk menuju tujuan tersebut, baik secara olah perilaku maupun olah batin.
Mengenai mana yang terbaik dari masing2 Kitab, menurut saya (maaf secara pribadi) adalah yang dapat menterjemahkan segala sesuatu di Alam secara terintegrasi dengan berbagai bidang ilmu apapun. Karena sang pencipta itu satu dan ilmunya pun sebenarnya satu.
Sehingga area pertempuran seorang satrio ataupun pendeta pun sebenarnya luas. Dan tidaklah hanya duduk- duduk di singgasananya sana. Dan hal tersebut sudah diajarkan oleh Sunan Bonang (url sdh saya postkan di blog ini).
Buat Raden Mas Anak Mataram atau Joko Klantung : 1. Saya kagum dengan sastra sandhi dan “sanepa” yg digunakan oleh panjenengan. Enak dibaca tapi maknanya dalam sekali. Membuat para pembaca menelusuri kakawin2x kuno dari jaman dulu. 2. Nuwun sewu sebelumnya, mohon maaf, sepertinya mas ada kaitan dgn Eyang Pungkur dan Eyang Sukuh ya? 3. Zaman Kalatidha dan Kalabendhu rasa-rasanya sedang terjadi sehingga kita semua harus “eling lan waspodo”. 4. Candra Sengkala berbunyi “Sirna Ilang Kertaning Bumi” dapat juga ditafsirkan sebagai “masa hilangnya keadilan dari bumi”. Inggih mboten, mas? 5. Namun Tuhan Maha Adil, dalam suasana demikian terjadi apa yang dalam bahasa Jawa dikatakan, “sing edan ora entuk dalan, kang ora edan bakal entuk dalan . . .”. Konsep “sing salah kudu seleh” (yang salah harus kalah) akan tetap benar-benar berlaku. 6. Perlambang “Tunjung Putih” dapat ditafsirkan sebagai teratai putih, berdiri dengan sederhana, tidak bernafsu dengan kekuasaan, suci murni, melimpahkan keadilan pada sesama. 7. Perlambang “Pudak sinumpet” dapat ditafsirkan sebagai disembunyikan dengan sempurna oleh Gusti Allah SWT. Andaikan ada yang tahupun pasti dengan sendirinya akan ikut menjaga rahasia itu. 8. Semoga Gusti Allah SWT Yang Maha Welas, Asih, dan Agung selalu melindungi sampai tiba saatnya nanti. Amin.
Yuk ngebahas makna penamaan (nama KTP istilahnya) SP baru……. dari bait (kutipan) diatas…
“….. Sang Prabu diaturi ngyêktosi, ing besuk yen ana wong Jawa ajênêng tuwa, agêgaman kawruh, iya iku sing diêmong Sabdapalon, wong jawan arêp diwulang wêruha marang bênêr luput.”
(“….. Sang Prabu diminta memahami, suatu saat nanti kalau ada orang Jawa menggunakan nama tua (sepuh), berpegang pada kawruh Jawa, yaitulah yang diasuh oleh Sabda Palon, orang Jawan (yang telah kehilangan Jawa-nya) akan diajarkan agar bisa melihat benar salahnya.”)
Apa yang dimaksud dengan nama tua tersebut. Kalo misalnya masih muda belia gak mungkin diberi nama “Aki”, “kakek”, “mbah”, de el el. Kecuali kalo memang dari golongan paranormal
Masalah penamaan tersebut, mungkin masih menggunakan nama-nama atau pun memiliki makna berat dalam bahasa Jawa/Jawa Kuno/Sansekerta. Baik sebagian kata ataupun secara keseluruhan. Jadi gak mungkin satrio piningit namanya “Valen” atau “Kevin”. Ya pada intinya bisa ditulis pake huruf honocoroko lah, yang paling sederhana….
Gimana ada usulan laen…. mumpung ada yang bisa dibahas nih… silahkan dihajar mang… lanjuttt…
Adi Said:
Buat Raden Mas Anak Mataram atau Joko Klantung : 1. Saya kagum dengan sastra sandhi dan “sanepa” yg digunakan oleh panjenengan. Enak dibaca tapi maknanya dalam sekali. Membuat para pembaca menelusuri kakawin2x kuno dari jaman dulu. 2. Nuwun sewu sebelumnya, mohon maaf, sepertinya mas ada kaitan dgn Eyang Pungkur dan Eyang Sukuh ya?
,maaf…….
Joko Klantung :
1.Wah saya sendiri malah jarang menelusuri Kakawin dan serat2 jawa kuno sekarang ini,dulu suka waktu umur masih belasan….jadi masih rada inget
2Wah saya malah ndak kenal itu sama beliau2
Rahayu dan Mahardhika!!!
On November 25, 2007 at 3:11 am Adi Said:
4. Candra Sengkala berbunyi “Sirna Ilang Kertaning Bumi” dapat juga ditafsirkan sebagai “masa hilangnya keadilan dari bumi”. Inggih mboten, mas?
JOKO KLANTUNG :
,bukan saya yang bikin condrosengkolonya hehehehehehehe,tapi mungkin memang kurang lebih artinya begitu menurut maksud pujangga yang menulis condrosengkolo tsb:D…….
Ya bebaslah dan merdeka,mau diartiin apa juga
Joko Klantung,30 tahun,Bandung
On November 22, 2007 at 3:58 pm someone Said:
Pernah saya berpikir, dimana sih letaknya “surga” dunia. Menurut saya (maaf kalo salah) ternyata surga dunia bukanlah terletak pada “pengakuan”, “harta”, “kebendaan”, “prestasi”. Bukan terletak disitu. Surga dunia yang sesungguhnya terletak “silahturahmi”, berkenalan dengan banyak orang, banyak pihak, saling memahami dan menghormati. Surga dunia sudah dilaksanakan oleh suku-suku di seluruh dunia sejak jaman pra-primitif sampai dengan sekarang jaman modern. Kebersamaan tersebut melahirkan suatu kegembiraan dan kebahagiaan, walaupun kondisi yang seadanya. Dari “silahturahmi” bisa ketemu rejeki, jodoh, saudara, temen spritual baru, dan lain-lain.
Joko Klantung :
.
Ya itu benar,yang penting memang kita semua yang muda2 ini JUMBUH didalam kehendak.Biarlah sebagai aku memang kita selamanya terpisah,tetapi didalam Kehendak,kita semua bisa bersatu.Dan kehendak yang bersatu itu dinyatakan dalam laku perbuatan yang dilakukan bersama-sama.
THE MESSENGER IS NOT IMPORTANT,karenanya yang ada di forum ini semua kenapa tidak menggunakan sarana Channel di YAHOO MESSENGER saja,supaya bisa terjadi dialog yang lebih mengalir dan lebih bisa saling memahami antara satu dengan yang lain tanpa perlu melihat secara langsung.Sebab SASTRA TANPA WUJUD lebihlah bisa mengungkapkan segala sesuatu uneg2 di hati!!!!Apa mungkin sudah?.
Tapi karena saya jarang browsing yah belum tentu ikutan terus hehehehe paling denger kabarnya aja diblog ini
Salam!!!
Joko Klantung,30 tahun,
Bandung.
On November 24, 2007 at 4:33 pm someone Said:
Yuk ngebahas makna penamaan (nama KTP istilahnya) SP baru……. dari bait (kutipan) diatas…
Joko Klantung :
“Mungkin namanya sedikit banyak seperti yang punya blog ini,NurAHmad.Sebab jika memang dia bener ada,dan sesuai dengan jongko joyoboyo bahwa salah seorang dari mereka itu adalah AL MAhdi tentunya bernama sama dengan Kangjeng Nabi,tetapi entah nama mudanya kangjeng Nabi atau Nama kenabiannya MUHAMMAD!!!. mungkin memang kita haruslah sedikit ARIF dalam mencari nama KTP dari dia!!!.:D.
Jangan berprasangka saya bernama seperti itu yah,sumpah nama saya ga berbau arab sama sekali,jadi ga mungkin!!!!.:D
JOKO KLANTUNG,30 Tahun,
BANDUNG.
Wah boleh juga mas joko usulannya….
Gimana mas nurahmad yang punya blog ini. Gimana statusnya mau dinaikin gak neh blog menjadi sesuatu yang lain. Biar kita2 ini bisa mencurahkan isi hati dengan lebih sip, gayenk dan terarah. Smoga hasil sarasehan besok 20 Desember sudah ada titik terangnya mau dibawa kemana selanjutnya. Masalahnya secara pribadi saya eman2 saja. Bukan begitu nenek shieen, mas endang, mas joko klantung, paman lembu amisani, dewa, putra tidar, mas anggara, mas Adhi, dll… setuju gak??
UNtuk paman lembuamisani : Formulirnya kalo kurang difotokopi lagi yah, dah dapet brp orang sekarang. hehehee.
Buat Mas Awal, 20 Oktober 2007. Nuwun sewu, mohon maaf sebelumnya ya. Setahu saya : 1. Bangsal Traju Mas = bukanlah tempat penyimpanan pusaka-pusaka kraton. 2. Bangsal Prabayaksa/Prabasuyasa adalah tempat penyimpanan pusaka-pusaka kebesaran kerajaan. 3. Traju Mas dari kata traju = timbangan; dan kata mas = suci atau bersih. 4. Makna Bangsal Traju Mas dapat diartikan : bahwa pertimbangan raja/pemimpin/khalifah senantiasa suci, bersih dan benar. 5. Runtuhnya Bangsal Traju Mas dapat ditafsirkan sebagai runtuhnya nilai-nilai keadilan dan atau runtuhnya nilai-nilai kesucian, kebenaran dan kebersihan. 6. Fungsi Taman Sari, selain yang sudah disebutkan oleh mas Awal, adalah juga sebagai tempat pertahanan dari serangan musuh. 7. Runtuhnya sebagian bangunan Taman Sari dapat ditafsirkan : adanya gangguan dalam pertahanan. 8. Ini hanyalah penafsiran saja. Jika ada kesalahan harap maklum, namanya juga manusia tidak luput dari kesalahan. 9. Semoga Gusti Allah SWT Yang Maha Welas, Asih dan Agung selalu melindungi alam Indonesia, isi dan seluruh penghuninya. Amin. 10. Matur nuwun. Adi
sebuah harapan buat seluruh rakyat Indonesia.
PANTUN JERITAN HATI RAKYAT JELATA
NUSANTARA NEGERI YANG KAYA
TEMPAT KORUPTOR BERPESTA PORA
HUKUM HANYA MILIK YANG KAYA
KESEWENANG – WENANGAN MERAJALELA
SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA
LIHAT ORANG SUSAH MALAH TERTAWA
BENCANA JADI OBJEK WISATA
PENGGAL SAJA BIANG KEROKNYA
DUNIA DISEMBAH LAYAKNYA TUHAN
AGAMA JADI BAHAN CEMOOHAN
TAK DIRASA SEMUA PERINGATAN
NUSANTARA NEGERI KUTUKAN
BEBAN HIDUP SEMAKIN BERAT
ORANG BAIK BERUBAH JAHAT
TOBAT NASIONAL SUDAH TERLAMBAT
NUSANTARA MENUJU KIAMAT
KAMI WONG CILIK INGIN MENGADU
KEPADA SIAPA KAMI TAK TAHU
BERULANG KALI NYOBLOS PEMILU
KAPAN LAKU GELOMBANG CINTAKU
KAMI WONG MLARAT PALING NGGA KUAT
BILA LIHAT TINGKAH POLAH PEJABAT
SEMUCI – SUCI SEOLAH NINGRAT
PADAHAL DIBELAKANG . . . . BEJAT
KAMI WONG CILIK CUMAN PENGEN TAHU
MEMANG BENAR ATAU CUMAN ISU
AKAN MUNCUL SEORANG RATU
MEMIMPIN ATAS PERINTAH WAHYU
KEYAKINAN TAK BUTUH PEMBUKTIAN
MANUSIA BEBAS TENTUKAN PILIHAN
DIPUNCAK ZAMAN KEHANCURAN
ADAKAH JENDRAL BERHATI INTAN
AKU MEMANGGILMU KESATRIA NUSANTARA
KARENA DHARMAMU PADA KEBENARAN
WALAU NASIBMU TERLUNTA – LUNTA
SEMOGA ENGKAU BEROLEH PENGAYOMAN
AKU MEMANGGILMU PANDITA NUSANTARA
KARENA LAKUMU – LAKU YANG SUCI
WALAU DITEMPA BADAI DERITA
SEMOGA HIDUPMU SELALU DIBERKATI
MANUSIA PICIK GAMPANG BERMUSUHAN
LANTARAN NAIF MEMAKNAI FIRMAN
BILA TAK TURUN WAHYU KEPEMIMPINAN
PENAFSIRAN EGO MENJADI TUHAN
UMAT MENCARI – CARI DISAAT SEKARAT
SOSOK MANUSIA YANG MENERIMA WAHYU
MELURUSKAN KEMBALI AJARAN MUHAMMAD
BUKAN WAHYU AGAMA BARU
NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
TERBITNYA SANG MENTARI HARAPAN
LANGKAH AVATAR SANGAT HATI – HATI
GELAP MALAM PENUH JEBAKAN
SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI
JUGA PENERAWANGAN GAIB TERTINGGI
KELUAR MASUK PURO MANGKUNEGARAN
ALLHAMDULILLAH ORA KONANGAN
KELUAR MASUK RUMAH PEJABAT
TETAP SAJA TIDAK TERLIHAT
KECUALI OLEH MEREKA YANG DIKEHENDAKI
DIANTARA HAMBA – HAMBA SEJATI
YANG RELA MEMPERSEMBAHKAN DIRI
DEMI TEGAK HUKUM KEADILAN ILLAHI
NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
JUJUR, TEGAS, TAK BETAH BASA BASI
CUKUP MENGAMBIL YANG BENAR BERNYALI
NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
SEDERHANA TAK BANYAK KONSEP TEORI
CUKUP MENGAMBIL YANG TULUS SUCI
RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI
TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI
MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
HANYA JALANKAN AMANAH ILLAHI
RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI
TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI
CUKUP MENCETAK KADER MUMPUNI
LALU MENGHILANG BAK DITELAN BUMI
KITA SAMPAI DIBATAS WAKTU
KEBENARAN SEJATI MENUNTUN LAKU
LETAKKAN SEMENTARA PEMAHAMANMU
KITA DENGARKAN PENUTURAN WAHYU
BAGI YANG SUNGGUH MEMBUKA HATI
DENGAN POLOS TANPA PRASANGKA
IMAM MAHDI SIAP MENEMANI
SAMPAIKAN KEBENARAN APA ADANYA
TABIR MASA MEMBUNGKUS RAHASIA
KAYAKAN CERITA AKAN NUANSA
BERDETAK JANTUNG KARENA ASA
MENGUJI NYALI JIWA PERKASA
WAHAI APARAT PENEGAK HUKUM NEGARA
WAHAI ULAMA PANDITA NUSANTARA
WAHAI PUTRA – PUTRA TERBAIK BANGSA
APAKAH AKAL DAN NARUNIMU BUTA !!
Oleh : M. Mahbub Al – Majnun
Semarang 15 Nov ’ 07
buat mas nurahmad,
Satrio piningit adalah sesorang yang menerima wahyu, tetapi bukan wahyu kenabian yang mengajarkan ajaran agama baru..ada 7 – 10 satrio piningit palsu..seorang satrio piningit pastilah tau ilmu2 sejarah penyebaran agama maupun sejarah perkembangan dunia,dan ilmu2 kebenaran agama yang hakiki, seorang satrio piningit pastilah tau bacaan tasbih untuk malaikat jibril,, malaikat israfil dan yng lainnya,, seorang satrio piningit pastilah tau shalawat yang dibaca kaumnya nabi isa,, nabi musa maupun nabi – nabi yang lainnya.. jiwa, raga, dan aura gaibnya disembunyikan oleh Allah. bersabarlah..
cukup diyakini dalam hati,, tidak usah dicari.. kalu sudah waktunya insya Allah pasti keluar untuk memimpin negeri,, kelemahan kita adalah karena kita kurang bersabar.. bersabarlah
buat mas nurahmad,
Satrio piningit adalah sesorang yang menerima wahyu, tetapi bukan wahyu kenabian yang mengajarkan ajaran agama baru..ada 7 – 10 satrio piningit palsu..seorang satrio piningit pastilah tau ilmu2 sejarah penyebaran agama maupun sejarah perkembangan dunia,dan ilmu2 kebenaran agama yang hakiki, seorang satrio piningit pastilah tau bacaan tasbih malaikat jibril kepada Allah,, malaikat israfil dan yng lainnya,, seorang satrio piningit pastilah tau shalawat yang dibaca kaumnya nabi isa,, nabi musa maupun nabi – nabi yang lainnya.. jiwa, raga, dan aura gaibnya disembunyikan oleh Allah. bersabarlah..(maaf klo ada penulisan yang kurang fasih)
On Oktober 20, 2007 At 2:22 Pm Awal Said:
Serat Dharmagandhul
1.Nama Manik Maya, Punika Kula,…..
( Pengakuan Sabdo Palon Bahwa Manikmaya Adalah Namanya = Manikmaya Adalah Nama Kecil Dari Bathara Guru/
Konteks Saat Ini Adalah Tuhan Yme – Kesimpulan : Seseorang Itu Mempunyai Manik Maya/ Tuhan Yme Sebagai “Pegangan” )
2.Sabdapalon Matur Yen Arêp Misah, Barêng Didangu Lungane Mênyang Ngêndi,Ature Ora Lunga, Nanging Ora Manggon Ing Kono, Mung Nêtêpi Jênênge Sêmar,……
( Sabdo Palon Memutuskan Berpisah, Tidak Pergi Meninggalkan Tanah Jawa Tetapi Juga Tidak Tinggal Disana (Jawa Timur) Hanya Mengatakan Meninggalkan Nama Semar ( Semar = Tersamar ) – Kesimpulan : Seseorang Itu Bisa Tinggal Di Jateng Atau Jabar/ Wilayah Jawa Yang Lain / “Tersamar”
3.Ing Besuk Yen Ana Wong Jawa Ajênêng Tuwa, Agêgaman Kawruh, Iya Iku Sing Diêmong Sabdapalon, Wong Jawan Arêp Diwulang Wêruha Marang Bênêr Luput
4.Woh Wit Kawruh, Pênyêbute Marang Kangjêng Nabi ‘Isa, Agamane Srani,
( Orang Jawa Bernama “Tua” Bersenjatakan “Kawruh” Dan Orang Jawa Akan Diajari Mengerti Tentang Benar & Salah – Kesimpulan : Seseorang Itu Masih Muda Tetapi Mempunyai Nama Seperti Orang Tua/ “Didampingi” Leluhur Sepuh Pulau Jawa & Juga Seseorang Itu Beragama Nasrani Yang Tidak Hilang Penghormatannya Pada Budaya Jawa)
Sinom Jayabaya
1.Lahir Di Bumi Mekah.
( Lahir Di Bumi “Mekah” – Kesimpulan : Seseorang Itu Lahir Di Keluarga Yang Sangat Agamis )
2.Raja Keturunan Waliyullah.
( Raja Keturunan Waliyullah – Kesimpulan : Seseorang Itu Masih Mempunyai Garis Keturunan Orang Suci Dimasa Lalu/ Sunan )
3.Letaknya Dekat Dengan Gunung Perahu, Sebelah Barat Tempuran.
( Letaknya Dekat Dengan Gunung Perahu, Sebelah Barat Tempuran – Kesimpulan : Seseorang Itu Tinggal Bukan Di Gunung Perahu Tetap Disuatu Tempat “Dekat” Dengan Gunung Perahu ; Di Pulau Jawa Ada 2 Gunung Perahu ( G. Perahu Di Jawa Tengah & G. Tangkuban Perahu Di Jawa Barat – Dan Secara Persis Letaknya Di Sebelah Barat Dari Pertemuan Sungai Yang Dekat Gunung Tersebut. )
Bait Ramalan Jayabaya
1.Bersenjata Trisula Wedha
2.Membantu Manusia Jawa Berpedoman Pada Trisula Weda Tajamnya Tritunggal Nan Suci Benar, Lurus, Jujur Didampingi Sabdopalon Dan Noyogenggong
( Berpedoman Pada Trisula Weda/ Tritunggal – Kesimpulan : Seseorang Itu Berpedoman/ Memegang Perlambang Trisula Weda/ Bukan Senjata Trisula Dalam Arti Yang Sesungguhnya Dan Pedoman Trisula Weda Ini Tersamar Didalam Perlambang Sabdo Palon/ Manik Maya Yang Dipegang Seseorang Tsb, Dimana Arti : Manik = Inti, Maya = Tersamar )
3.Asalnya Dari Kaki Gunung Lawu Sebelah Timur, Sebelah Timurnya Bengawan
( Asalnya Dari Kaki Gunung Lawu Sebelaah Timur Dan Sebelah Timur Bengawan – Kesimpulan : Seseorang Itu Berasal Dari Sebelah Timur G.Lawu ( Berasal Dari Jawa Timur ) Dan Dari Sebelah Timur Bengawan ( Sungai Yang Besar )- Di Jawa Timur Sungai Yang Besar Adalah Sungai Brantas, Jadi Seseorang Itu Lahir Di Daerah Sebelah Timur Sungai Brantas, Misal : Kota Malang, Mojokerto, Probolinggo. Lumajang, Banyuwangi, Dll )
4.Masih Muda Sudah Dipanggil Orang Tua
( Kesimpulan : Seseorang Itu Masih Muda Tetapi Mempunyai Nama Seperti Orang Tua/ Terlihat “Didampingi” Oleh Para Sesepuh Pulau Jawa )
5.Turunnya Air Brajamusti Pecah Memercik
( Turunnya Air Brajamusti – Kesimpulan : Seseorang Itu Telah Menerima Tetesan Air Suci Pada Suatu Malam ( Bathara Indra Penguasan Malam/ Bulan ); Malam Dengan Perlambang “Api” Sehingga Digambarkan Pada Salah Satu Sinom Dikatakan Bahwa Ludahnya Seperti Api & Sabdanya Malathi/ Terbukti )
Prediksi Ramalan Jayabaya
1.Sedangkan Perlambang Semarang Tembayat Merupakan Tempat Dimana Seseorang Memahami Dan Mengetahui Solusi Dari Apa Yang Terjadi.
( Kesimpulan : Pada Jaman Prabu Jayabaya Nama Kota Semarang Belum Ada, Semua Ramalan Diberikan Berupa Kiasan, Demikian Juga Dengan Kata “Semarang Tembayat” Tidak Semena-Mena Langsung Berarti Kota Semarang; Semarang Tembayat Dapat Diartikan Semar-Ing-Tem-Bayat Yaitu ( Semar = Tersamar / Ing = Di / Tem = Ke / Bayat = Baitutah Adapun Kata Bait Pada Aslinya Memiliki Arti Tempat Tinggal, Atau Tempat Kembalinya Manusia Di Siang Atau Malam Hari = Tegasnya, Arti Ahl Bait Adalah : Famili, Kerabat Atau Anggota Keluarga Yang Tinggal Bersama Dalam Satu Tempat Sepanjang Siang Dan Malam Dengan Penuh Kehangatan Dan Keharmonisan = Seseorang Ini Di Tempat/ Selalu Ke Tempat Dimana Berkumpul Suatu Komunitas Yang Tinggal Bersama Dalam Suasana Penuh Kehangatan/ Keharmonisan -Misal: Paguyuban, Pesantren, Pertapaan, Biara, Dll )
Menurut Saya (Lembu Amisani) :
Apa Yang Di Tulis Sdr Awal, Dah Bener.
Tapi Kok Gak Masukin Ya Kota Di Sebelah Timur Gn. Lawu spt Ngawi, Magetan, Madiun, Ponorogo N Pacitan.
Kenyataannya Ada Bengawan Besar, Yaitu Bengawan Madiun
Jadi SP Itu Sebenarnya Berasal Dari Kota2 Yang Berada Di Sebelah Timur Bengawan Madiun, Bukan Bengawan Brantas.
Jadi Itu Adalah Kota Madiun.
Kalo Emang Dia Agamanya Nasrani (Dimana Ya Dapat Stensilan Yang Nyebut Itu, Baru Saat Ini Saya Membacanya..??)
Ada Tuh Kandidatnya…Asli Dari Madiun
Beliau Orangnya Gagah, Tinggi Besar, Alumni S2 Australia, Tegas Berwibawa, Seorang Pendekar/Warga Dari Perguruan Pencak Silat Asli Madiun, Sekarang Jadi Pejabat Di Instansi Pemerintah Di Jakarta (Dari Timur Ke Barat) Umurnya Sekarang Sekitar 42 – 43 Th.. agamanya Nasrani dan Namanya Pake Nama Salah Satu Tokoh Wayang Digabung Dengan Nama Jawa (Mungkin Ini Yang Disebut Menggunakan Nama Tua) Rumahnya Bener Ada Di Sebelah Timur Bengawan Madiun..Juga Kantornya di Jakarta Kayak Pagupon Doro (Burung Merpati..Karena Bertingkat Banyak Hehehehe….)
Lahir Di Bumi Mekah (Arab)..
Mungkin Mangsudnya Kalo Di Arab Sana Kota Madina/ Medina, Tapi Di Jawa Jadi Madiun/Mediun…Nahh Looo…
Ini Saya Dapet Info Dari Koncoku Yang Kerja Di Jakarta Yang Juga Seneng Ngamati Perkembangan Tentang Satrio Piningit Ini….Sedang Dia (Koncoku Itu) Juga Hasil Diskusi Dengan Temennya Lagi Yang Kebetulan Kenal Dekat Dengan Orang (Kandidat) Dari Madiun Itu..
Hehehehhe….Saya Seneng Aja Mengamati Perkembangan Di Blog Ini Sambil Nyari2 Orang2 Yang Kira2 Cocok Gitu..
Tombo Ati…Tombo Ati..Kata Tukul..
Gimana Para Sesepuh Blog Yang Mumpuni ???
Mas Joklan, Mr Xxx, anak haram Mataram Dllll…
cobalah semedhi atau meditasi ato ritual apalah…
Apa Betul Hasil Penemuan Konco Saya Ini..
Tolong Diteropong Melalui Mata Batin Anda2 …
Apa Bener Itu…Matur Suwun Sedoyo…
Mas Endank, Someone, Wisnu Saya Tunggu Stensilannya..Mau Tak Copy..
Tak Tunggu Di Pojokan Galeria, Jogja Yo..Oke..
Wah aku gak berani komen mas Lembu amisan. Lha ada yang tabrakan, yang satu ada yang bunyinya “Bumi Mekah, Waliulah” yang satunya lagi, “Srani/Nabi Isa SAW”. Paling2 kepala yang manggut2 aja sambil ngisep rokok GG ajah… iya gak Mas Endanks, Joklan, Blog Keimanan, dan sesepuh2 lain… hehehehe
On November 29, 2007 at 3:53 pm Lembu Amisani Said:
Gimana Para Sesepuh Blog Yang Mumpuni ???
Mas Joklan, Mr Xxx, anak haram Mataram Dllll…
cobalah semedhi atau meditasi ato ritual apalah…
Apa Betul Hasil Penemuan Konco Saya Ini..
Tolong Diteropong Melalui Mata Batin Anda2 …
Apa Bener Itu…Matur Suwun Sedoyo…
JOko Klantung :
,jika sudah menjadi bagian dari bendera dan golongan tertentu,setinggi apapun tingkat batinnya jika belum sampai kepada WANGKIT AKU, tetap sedikit banyak masih terpengaruh dan kebegal kepentingan rasa “aku”nya yaitu agamaku,kitabku dan golonganku. Karenanya mungkin mereka menganggap bahwa Kebangkitan Buddhi Nuswantara adalah kembalinya “Doktrin Agama Buddha” di tanah jawa!!!!..Seperti halnya di desa Bejijong, Trowulan, dekat Sitihinggil,disana dibuat sebuah Pertapaan Wiku2 Bendera Buddha juga dengan harapan dan pamrih yang sama yaitu demi kepentingan agama dan golonganku karenanya tidaklah akan jalan karena tidak sesuai dengan berputarnya RODA HUKUM CAKRANINGRAT yang sudah turun dan berputar di bumi jawa ini, yaitu Untuk Bangsa Manusia dan Demi Kelangsungan adanya bangsa manusia!!!.Tetapi yang rada lumayan ada gunanya sih,kalo dulu saya dolanan kesana,bisa numpang mandi dan beol di situ soalnya WCnya bersih hehehehehehe!!!!.
.”Tai sapi” itu kan Teosophie
.Dan juga janganlah ada prasangka bahwa saya mengemukakan ini semua dikarenakan ada pamrih2 tertentu yang berhubungan demi kepentingan golongan saya sendiri sebab SAYA tidaklah termasuk golongan manapun dan BUKANLAH ANGGOTA dan WARGA dari organisasi2 spiritual kejawaan manapun!!!!!. Saya orang merdeka yang terpaksa ikut peduli sama keadaan bangsa ini!!.Kenapa?.Ya embuh mungkin karena kurang kerjaan tau yah pengen cari muka …..EMBUH…………..sing penting JUMBUH!!!.
Lembu Amisan,gua bukan sesepuh apalagi mumpuni,cuma bisa menulis doang sama berteori doang heheheh,bekerja ga bisa sama ga suka hehehehehehe,tapi “Nulis” juga kan kata kerja ya?.:).
Memang apa yang kita anggap baik dan benar belumlah tentu benar bagi sesama kita apalagi Benar menurut HUKUM KAJATEN.Mana yang kita anggap baik dan benar belumleh tentu baik dan benar bagi sesama kita apalagi BENAR menurut HUKUM KAJATEN.Karenanya segala macam anggapan dan kesimpulan kita disini hanyalah sekedar sarana belaka untuk mencapai satu pengertian dan tujuan yang sama melalui jalan,situasi kondisi hidup dan sifat watak pembawaan dari kita masing2 yang berbeda.Karenanya anggap saja ini hanyalah sekedar sumbangsih yang tulus murni dikeluarkan dari kalbu hati dengan harapan supaya kita semua Putra-Putri Jawadwipa bisa bebas daripada rasa ragu2,khawatir dan kurang percaya bukan kepada “seseorang ataupun beberapa manusia yang dinanti itu” tetapi lebih kepada percaya akan tanda2 jaman dan percaya bahwa KASIH dan KUASA TUHAN itu akan turun kepada Bangsa Manusia di tanah ini.
Mengenai Semarang Tembayat,mungkin itu mempunyai arti yang tersirat seperti yang dikatakan oleh saudara PM AWAL bahwa rabalah saja jejak2 seorang anak muda,yang berdarah jawa, sunda, bangka,kutai, tionghwa dan arab,berpegangan kepada Sahadat dari Kangjeng Nabi Muhammad dan berKTP Islam tetapi mempunyai garis ngelmu yang berlambang SEMAR dan juga mempunyai garis ngelmu dari AHlul Bayt Kanjeng Nabi Pamungkas dari Trah Kadilangu,Kangjeng Sunan Kali.Mungkin dia yang dikarsakaken untuk membabarkan Kehendak Tuhan itu “APA” bagi bagi kita semua di masa sekarang ini tanpa dia mampu mengerti kenapa dan mengapa.Mohon dimaafkan,jika terlampau lancang dan sok tahu, mungkin itulah arti tersirat dari SEMARANG TEMBAYAT menurut saya,manusia yang kuminter ini,dan penggangguran ga bisa bekerja cuma bisa berteori dan berkata2 …….yaitu Semar yang berada di Tempuran dua aliran sungai/dua aliran ahlul bayt,sungai selatan kedewaguruan dan kewikuan serta sungai utara kewaliyan dan kenabian sehingga mampu Hamengku keduanya.Hamengku dua aliran sungai Garis Anwas dan Anwar sehingga menjadi sebuah Jalan TENGAH yang sungguh tengah dan sungguh baru!!!!!.
Dan mengenai Gunung Perahu,sebelah barat tempuran yah itu tadi tempuran spiritual dari sungai si lungjonggo yang mengalir didalam diri pribadi,pangiwa dan penengen atau jika ditelaah secara wadag,mungkin di RAJAMANDALA,BANDUNG!!!.Dia berasal dari Gunung lawu sebelah timur,karena mungkin memang dia dari garis ibu dan nenek berasal dari Madiun.Dan mungkin memang dulunya,semenjak ia mulai menerima hal-hal yang dia sendiri tidak mengerti APa dan Kenapa walaupun pemuda itu berKTP Islam tetapi sering pergi ke daerah Lembang untuk melakukan samadi maladihening menurut ngelmunya sendiri,tempat itu memang sebuah pertapaan wiku2 ,dan mungkin kalau menurut rasa saya,Pertapaan itu memang dibangun atas dhawuh dari Guru besar Samadhi yang mungkin namanya Long Pu Wen Sucinno di Thailand yang menerima bahwa WAHYU KEBANGKITAN BUDDHI NUSWANTARA itu turun dari Kota Bandung dan Lembang!!!!. Tapi dasarnya manusia
Dan memang manusia itu selalu terbawa asap nafsunya sehingga lupa kepada api hidupnya!!!!!.Ingat tahun 1978,beberapa Aliran hendak memperjuangkan golongannya supaya di”aku”i oleh pemerintah demi menggenapi jongko 500 tahun kembalinya Sabdo Palon??.Perilaku dan pemikiran yang sungguh konyol dan kekanak-kanakan dari orang2 yang mengaku menjalani Kawruh Batin dan Ngelmu Roso!!!!Maaf dikata nih ya,bangsa yang penuh tatakrama!!!.
Karenanya maka kita akan kecewa jika kita berusaha mencari dan meraba jejak seorang Ksatriya,seorang Pinandhito didalam sebuah organisasi spiritual manapun.Tidak ada Ksatriyo Pinandhito atau seorang Aulya yang bisa diorganisir.Karena jika tanpa tedeng aling2 dan blak2kan,sebelumnya maaf,organisasi spiritual itu jika PENDIRI/ PEMIMPINNYA sudah tiada maka akan menjadi sarang penyamun,ular2 dan dedemit.Dan tidaklah perlu bertanya kepada yang mengaku tua dan diaku sepuh,karena sesungguhnya mereka itu tidak mengerti,kecuali mengaku2 ngerti!!!.Maaf beribu maaf,bangsa yang penuh tatakrama dna kerendahan hati!!!.
Akhir kata, janganlah sampai salah menerima,pemuda itu bukanlah saya.Sekali lagi,janganlah salah menerima,pemuda itu sungguh mati bukanlah saya.Sebab saya “tidaklah bersunat” ,”tidak suka meditasi”, “tidak suka menyanyi”,”suka makan daging babi”, dan saya suka “makan sapi”,tetapi tentunya bukan “tai”nya tapi paling suka lidah sama otaknya
Jadi Percaya boleh,tidak juga boleh,karena memang ditulis bukan karena kebutuhan untuk didengar dan dipercaya tetapi hanya manut miturut kepada HARDO daripada Hidup yang sedikit banyak mungkin dipengaruhi nafsu dan rasa keakuan saya sendiri supaya lebih rame dan sungguh manusiawi hehehehehehehehe……….
Jadi mohon maaf ,”wahai bangsa yang penuh tatakrama dan kerendahan hati”,mohon beribu maaf,”wahai bangsa yang sungguh2 berTUHAN dan berKEMANUSIAAN”,jika terasa dalam tulisan ini bahwa saya tidak berdiri di TENGAH dan ada kata2 yang sepertinya “Jahiliyah” dan “Barbar!!!.:)
Rahayu dan MAHARDHIKA!!!!.
JOKO KLANTUNG,Bandung
On November 24, 2007 at 5:02 pm bronxman Said:
Saya tidak mau banyak comment:
1.Apa yg dikemukakan di blog ini,…sangat benar.
2.Artadaya,…dll..itu NYATA.(terserah percaya ato tidak).
3.Memang NEGARA DN BANGSA KITA MEMBUTUHKAN,…PENGGEMBALA.Kalau presidennya hanya org2 biasa yg tidak MENGERTI atau setidaknya didampingi oleh orng yg MENGERTI,….negara ini SIRNA.
4.Sang penggembala,…TIDAK AKAN NGAKU2,…BANGSA INI YG HARUS MENCARI!!!(bukan satrio2/nabi2 yg ngaku2).
5.Marilah BERDOA sesuai agama dn kepercayaannya masing2,…agar TUHAN YANG MAHA ESA,..berkenan membuka mata hati kita,….SIAPA PENGGEMBALA YG DIKEHENDAKINYA.
AMIEN.
JOKO KLANTUNG :
Gembala itu selamanya adalah KARSA TUHAN semata, manusia hanyalah sekedar wadah dan sarana karenanya di Jalan menuju Gapura Pintu jaman baru ini memang ada baiknya kita yang muda2 mempunyai JIWA dan API SEMANGAT yang baru dan berbeda dari mereka2 para pendahulu kita,JIwa dan API Semangat itu salah satunya adalah TIDAK BERGANTUNG KEPADA SESUATU HAL YANG FANA alias manusia,tetapi bergantung kepada Karsa dan Hukum Tuhan semata supaya kita semua tidak menjadi jera dan kecewa.
Jika kita mau menerima dan kembali kepada keadaan kodrat diri kita sebagaimana adanya dihadapan Karsa dna Hukum Langitan maka tentunya segala macam SATRIO PININGIT,HERUCOKRO dan ALMAHDI itu tidaklah perlu dicari-cari adanya.Untuk masa sekarang ini,Biarlah mereka semua tetap TERSEMBUNYI sebagaimana Gustipun berdiam di tempat yang tersembunyi.Jika mereka sampai ada dan muncul tidak tersembunyi lagi karena Kuasa Langitan tetapi kesempatan yang diberikan kepada kita selama ini untuk menyadari diri kita buang dengan percuma dan sia-sia maka sesungguhnya kita yelah terbawa lari asapnya dan tidak berpegangan kepada APInya.API daripada KENCONO RUKMI.
Janganlah sampai mereka itu dimunculkan secara NYATA oleh Kuasa Gusti,jangan….sungguh jangan,dan semoga jangan.Lebih baik Karsa dan Hukum Tuhan itu muncul dan kita terima didalam pribadi kita masing2 secara Gaib sebagai akibat dari berbaliknya kita untuk bersedia tunduk sujud kepada Karsa Allah sehingga segala macam laku perbuatan kita itu nantinya digerakkan oleh Hukum dan Karsa Tuhan semata.Dengan begitu sesungguhnya kita tidaklah perlu lagi berhadapan dengan mereka2 yang kita nantikan tetapi menjadi SATU KESATUAN dengan JIWA dan API HIDUP mereka semua tanpa kita perlu mengerti sesungguhnya “Siapa” dan “Dimana” mereka itu!!!.
Kita patut mengasihani diri kita dan seluruh anak turun kita jika kita masih berlaku seperti masa 2000 tahun yang lalu dan kita juga patut mengasihani mereka2 yang kita bebani dengan segala macam cita pengharapan kita karena mereka2 belumlah tentu sesuai dengan segala macam gambaran yang kita buat sendiri.Karenanya janganlah bergantung kepada sesuatu yang fana,sujud dan tunduk kepada Karsa Tuhan semata supaya segala sesuatunya menjadi lebih mudah nantinya!!!!.Sekali lagi,janganlah bergantung kepada sesuatu yang fana dan sesama manusia supaya segala sesuatunya menjadi lebih mudah nantinya!!!!!.Mohon maaf,sekali lagi,Janganlah bergantung kepada sesuatu yang fana dan sesama kita manusia supaya segala sesuatunya menjadi lebih mudah nantinya!!!.Beribu-ribu maaf,Janganlah bergantung kepada sesuatu yang fana dan sesama kita manusia supaya segala sesuatunya menjadi lebih mudah nantinya!!!!.
SUJUD kepada KARSA……..
SUJUD kepada KARSA……..
SUJUD kepada KARSA……..
“Pangeran,bukakan hati kami sehingga kami diberikan kemampuan untuk mengerti sesungguhnya apa yang Kau kehendaki atas diri kami semua,sehingga kami tidaklah salah menerima segala sesuatu yang sudah menjadi HUKUM dan KARSAMU!!!!.”
SATUHU!!!.
Rahayu dan Mahardhika!!!!.
Joko Klantung,30 tahun,
NB : SORI JEK,KALO KUMINTER LAGI N SOK SUCI HEHEHEHEHE,NAMANYA JUGA MANUSIA
Menuju Timur
Sabda telah terlontar dari mulut sang Raja,gerangan apa yang akan terjadi pada tanahku ini?apabila kembar 300 wajah itu terus menerus menatap dan mengharap sebuah ucapan dari mulut ini,untuk menggerakan kaki2 mereka menuju tanah api di Timur…”ingatlah aulia,saat ini mereka sangat mengharapkanmu,mengundangmu untuk bergabung di tanah sesak mereka untuk sekedar mencuci baju kumal yang mereka gunakan untuk membunuh bapaknya sendiri,serta menanggungkan karma mereka di pundakmu,sungguh kasihan kau pemuda!! seluruh hidupmu hanya untuk dijejali napsu mereka mereka yang ingin keluar dari neraka yang mereka bangun sendiri!! Ingatlah pula masa bulan madu-mu telah habis dengan sang terkasih,saatnya kau bangun dari maya,ke arah hakekat dunia dimana kau sendiri yg menelisik semua garis jangka leluhur,
saat ini di bawah sana mereka menunggumu,melambaikan tangan seolah rindu sudah tak tertahankan!
tahukah kau pemuda?saat kau hadir tak sedikit yang akan menyangsikanmu,tapi mereka takut untuk berbicara hanya mata mereka berpandangan sesamanya seolah olah berucap “inikah dia yang kita tunggu2 ?” ANEH….
BUKANKAH AKU YANG LEBIH DARI SEKEDAR DIA?”
saat itu datang lihatlah ke atas dan ke bawah jangan melihat ke samping kanan dan kirimu…
disanalah cermin mu sebenarnya….
ini hanyalah jalan dimana kau pernah meminta kepada kami sebelum berjuta tahun lalu,jalan kemana para terkasih berada,kami mendengar kami berbicara kepada yang mendengar,kami berlaku sebagai hukum ucapan manusia,kami menitah kepada yang kami restui,kami inilah KASIH..
beranikah kau pemuda?
Kami tak pernah salah menurunkan panglima perang melawan dunia,tapi panglima itu sendiri yang selalu terlalu manusia saat dititah….
Alhamdi, menanggung 300 wajah,meniti jalan di ujung pedang mahkota embun,tetes tangis perawan pun diembannya untuk dia bawa ke hadapan sang Roba…datang kau ditunggu pulang kau dicampakkan!!itulah wujud kasih kami padamu…berdoalah kau setan belalang saat dia aku tunjukan…!!!
Ibunda Ratu Jagat wajah inikah yang akan kubawa saat kau tinggalkan telaga kemarin?Bapaku Jagat Batara tangan inikah yang kau hendaki untuk mencatat semua pergerakan dunia esok?
Mari 300 wajah,sudah tak ada lagi wisik dan perintah lagi,yang ada hanya arus sungai mengalir maka diujungnya kita temukan tujuh pertempuran akhir dan pulang….awalan dan akhiran KASIH.
Matari di Atas Sungai tujuh
(palangkaraya timur Hyng Marende)
TANPOTETENGER
Seperti yang telah disebutkan di atas oleh Joko Klantung,
mungkin nama seorang yang dinanti untuk membabarkan Karsa adalah sama
dengan nama Kangjeng Nabi Terakhir MUHAMMAD
tetapi memang kita haruslah sedikit ARIF
dan tanggap ing sasmita ketika mencoba menemukan nama wadag dari seorang mahdi,
supaya tanggap dengan segala macam sandhi2 yang mungkin telah dijabarkan oleh manusia2 jawa,dahulu dan sekarang ini.
Tentunya kita mesti berada didalam keadaan sebagai manusia2 FITRIAN
sehingga mampu membedakan
mana yang batal dan mana yang SYAH
dimata hati nurani dan hukum yang hak.
Seperti ketika meraba 23
sandhi gaib dari para winasis,
awal SEPTEMBER,
maka kita sadar bahwa 1977
adalah kurang 1 tahun daripada waktu yang dijongkokan oleh Condrosengkolo pararaton.
entah karena REKAYASA TEKNOLOGI INDONESIA yang begitu rumit dan semrawut
atau karena salah sasaran LAPANGAN TEMBAK,
atau dikarenakan hati kita tidaklah SUCI dan semurni yang mereka2 yang kita cari
Dan memang seorang RAJA dan Senopati Perang itu haruslah lebih mengutamakan Kehendak Gustinya daripada diri dan kepentingannya pribadi
karenanya seorang Ksatriya Pinandhito digembleng di sebuah MANDALA pertapaan
sehingga mampu menjadi seorang Imam dan Panglima Perang yang berjiwa Besar!!!!!!.
seperti kata Saudara Karebet,
diawali dengan Bayangan,Wujud,Bukti,Nyata dan Yang Berhak.
Karenanya segala sesuatu yang kita temui sesungguhnya adalah jejak2 kepada mereka2 yang datang atas nama Karsa,
Jika kita senantiasa awas lan waspada!!!!.
“hanya sekedar membantu tanpa ada pamrih dan tujuan apapun kecuali hanya menghidupi Dharma Hidup Pribadi,
sebab segala sesuatu bentuk hormat dan kekuasaan dunia hanyalah sekedar sampah di mata dia yang menulis,
sampah yang tiada patut untuk di perjuangkan kecuali hanya demi Kebabarnya Karsa.
andaikata ada sesuatu pamrih dan tujuan
tidak lain hanya sekedar semoga diperkenankan untuk kembali kepada Sangkan Paran
ketika semua dharma hidup pribadi telah dituntaskan semuanya!!!.
Sebab semenjak Buddhi ini bangkit,
tidaklah ada yang lain yang dirindukannya,
selain daripada JALAN PULANG kepada SANGKAN PARAN
dan TIDAKLAH PERNAH KEMBALI LAGI KESINI!!!!!.
Bukan Pandawa,bukan kurawa,sekedar PONOKAWAN!!!!!.
tidak ada urusan,tidak mau peduli,
kecuali hanya sekedar menghidupi Dharma Pribadi!!!!.
Bandung.
On November 26, 2007 at 1:53 am Joko Klantung Said:
Adi Said:
Buat Raden Mas Anak Mataram atau Joko Klantung : 1. Saya kagum dengan sastra sandhi dan “sanepa” yg digunakan oleh panjenengan. Enak dibaca tapi maknanya dalam sekali.
Joko Klantung :
…..yang dicaci dan diludahi oleh manusia itu yang paling dikasihi ALLAH
,tapi belon tentu juga ding,cuma sekedar “TEORI” doang…..:D
Yang dikagumi manusia itu dibenci ALLAH
Buat mas Joko klantung, 26 Nopember 2007. Apakah yang mas maksud dengan “Sastra Tanpa Wujud” adalah “Sastra Hidup” atau “Sastra Urip” ? Inggih mboten, mas ? Matur nuwun. Adi.
Buat mas Lembu Amisani, 29 Nov 2007. Pada dasarnya “perlambang”, & “sastra sandi” atau “sanepa” dpt dijelaskan secara multi tafsir. Tergantung kemampuan dan kearifan yg menafsirkannya. Mengenai perlambang “Lahir di Bumi Mekah”, dapat juga ditafsirkan dgn “Seorang bijaksana yang luas pengetahuannya tentang dunia seperti, ilmu agama, ilmu tauhid, ilmu ekonomi, politik, sosial, budaya dll.” Penafsiran ini dgn melihat kondisi pada masa hidup si pujangga kraton kartasura yg membuat “jangka jayabaya” yaitu Pangeran Wijil, bahwa Mekah juga disebut “Puser Bumi”. Yang dimaksud dengan “Puser Bumi” berarti “Pusat Dunia”, karena merupakan pusat dunia Islam. Sekali lagi yang terpenting dari kitab2x ramalan seperti Jangka Jayabaya, Ramalan Sabdopalon adalah hikmah moral yg dapat dipetik darinya sesuai dgn kondisi masing2x jaman. Di masa kini, hikmah moral-nya antara lain : menjunjung nilai2x keadilan, kejujuran, kesucian, kebenaran, tanpa pamrih, anti korupsi, anti kekerasan, tidak merusak alam sekitar, hidup harmoni dengan alam, menyayangi sesama mahluk hidup. Harmoni (keselarasan) juga merupakan ajaran Jawa. Karena pada dasarnya segala sesuatu mahluk hidup, baik binatang, manusia, tumbuhan memiliki “keterkaitan” dan “keterikatan” antar sesama-nya. Semoga Gusti Allah SWT Yang Maha Welas, Asih dan Agung melindungi alam Indonesia, isi dan para penghuninya. Amin Ya Rabbal Alamin. Matur nuwun. Adi.
On Juli 30, 2007 at 1:50 am manusia Said:
maaf,,,,,inilah bedanya bangsa bangsa jawa dengan bangsa arab/israel/barat.dikala terkena musibah bukan berpikir secara rasional,malah membahas ribuan tahun yang lalu,seolah berseru ,,maju serang musuh sampai titik darah terakhir,,tapi dia lari mundur ke belakang…hahaha…maaf para pujangga telah telah berpikir untuk menggambarkan ribuan tahun yg akan datangtapi anda2 ini seolah olah ya keledai yang membawa buku ilmu pengetahuan….cobalah berkarya…jika kalian cinta negri ini…cobalah berpikir…jika kalian cinta asal usul klian sbgai org jawa….lihatlah bangsa israel arab jepang….mereka jadikan kitab2 pendahulunya sebagai pintu gerbang berbagai penemuan ,,,artinyamaaf jangan hanya menunggu semar….saudarakuuuu mengapa kalian tidak berpikir berangan angan berseru <mengapa aku harus menunggu semar…mungkin akulah semar itu,,,ya ,,,tidak mustahil…..aku yg baca …yg pegang yang memahami….buku2 kitab2 nenekmoyangku…ya…mungkin akulah semar….apa yang akan aku lakukan….aku akan berpikir….akan ku teliti ku kuak rahasia kitabini….ada yang tersirat…ya aku harus tau…aku akan berbuat….aku lah semar….demi negri ini aku akan mencoba untuk menjadi semar…..tidak ada yang mustahil….buatlah dunia tercengang dengan penemuanmu hai semar….lumpur lapindo,,,ya disitulah …nama semar akan bangkit….dan akulah semar…apa yang tersembunyi di kitab ini …..??????????????ingat saudara yang hebat dari sebuah ramalan bukanlah yang meramal……tapi orang yang mampu mengartikan ramalan itu….dan itu adalah anda….ramalan tanpa ada yg mengartikan bukanlah apa2…..buku joyoboyo buku ronggowarsito tanpa anda yg mengartikan bukanlah apa2…..kehebatan ramalan adalah yg mampu mengartikannya..dan saya pikir kitab2 itu bukanlah ramalan….tapi ilmu pengetahuan ,,….dan anda lah yang akan memecahkan xfile xfile dalam kitab itu ….saya yakinanda bisa jadi semar….
************************************************
************************************************
Saya setuju dengan pendapat anda kalo kita musti mulai bekerja untuk merubah keadaan bangsa ini, tapi saya kurang setuju kalo kita musti melupakan sejarah, men”CUEK”kan ramalan apalagi mengacuhkan leluhur semata-mata mengejar materi dan keduniawian.
Ingatlah kita sekarang ada dan kemudian akan menjadi sejarah…apakah kita mau dilupakan sedemikian rupa oleh anak cucu kita…YA NGGAK LAH……
On November 1, 2007 at 11:08 pm herucakra Said:
Salam
Dari ciri-ciri Sabdo palon dan sang titisannya Satria piningit, seperti: bukan Islam (Budha atau hindu), bermata satu dan bisa membuat bencana, sehingga kesimpulannya:
SATRIA PININGIT BUKAN BERAGAMA ISLAM, SUKA MERUSAK SESUAI ILMU SABDO PALON DAN BERMATA SATU,
SATRIA PININGIT = DAJJAL
BERARTI AKAN MENJADI MUSUH IMAM MAHDI.
Sungguh sayang kalau begitu. Dajjal dari Nusantara kita, ironis sekali.
Salam
***************************************************
***************************************************
Whatever you say man…..
Emang udah pasti DAJJAL itu jahat dan Imam Mahdi itu baik ??? Itu khan kata elo..Kepercayaanmu adalah milikmu, jangan sama ratakan sama yang lain…ciri2 orang yang udah kena dogma onta arab…..
On November 30, 2007 at 1:20 am joko klantung Said:
……….. …………..
…….. ……
…..EMBUH…………..sing penting JUMBUH!!!.
Jadi Percaya boleh,tidak juga boleh,karena memang ditulis bukan karena kebutuhan untuk didengar dan dipercaya tetapi hanya manut miturut kepada HARDO daripada Hidup yang sedikit banyak mungkin dipengaruhi nafsu dan rasa keakuan saya sendiri supaya lebih rame dan sungguh manusiawi hehehehehehehehe……….
Jadi mohon maaf ,”wahai bangsa yang penuh tatakrama dan kerendahan hati”,mohon beribu maaf,”wahai bangsa yang sungguh2 berTUHAN dan berKEMANUSIAAN”,jika terasa dalam tulisan ini bahwa saya tidak berdiri di TENGAH dan ada kata2 yang sepertinya “Jahiliyah” dan “Barbar!!!.:)
Rahayu dan MAHARDHIKA!!!!.
JOKO KLANTUNG,Bandung
SENANG SEKALI MENEMUKAN BLOG INI
DAN MEMBACA SEMUANYA, TERUTAMA PARA PENGISINYA
BTW..
LUAR BIASA PAK JOKO KLANTHUNG INI
HEBAT SEKALI ILMU YANG DISAMPAIKANNYA
TAPI ADA LAGI ISTILAH BARU NIH “HARDO”
MOHON DITERANGKAN APA ITU ARTINYA DAN PENJELASANNYA
TERIMA KASIH PAK JOKO, SEMOGA AMAL ANDA BERGUNA
BAGI SELURUH BANGSA INI DAN DI RIDLOI ALLOH SWT.
KAMI TUNGGU JAWABANNYA
salam sejahtera buat kita semua
saya senang bertemu para pakar dan remaja serta mahasiswa dalam situasi yang damai, tenang, dalam berdiskusi. Dalam sejarah Indonesia yang pertama menjadi batas purba dan mengenal huruf melalui Hindu-Budha dan Buddha kemudian diteruskan oleh sahabat dari Arab memberi pengayaan warna keberagamaan kita dengan Islam, datang lagi bangsa Erofa kita menjadi tambah mengenal agama Nasrani. kalau kita mau adil dan jujur pada hati apakah ada diantara itu yang bukan diciptakan oleh Yang Maha Agung ? Kelompok agama Semitism (Samawi) dan kelompok agama Timur(Pelepasan)apakah bukan ciptaan Yang Maha Agung ? Jadi seperti air dalam gelas yang terpisahkan oleh air yang ada diluar sana, begitulah sekarang muncul di Indonesia.
Jarang kita berpikir bahwa semua agama ciptaan-Nya. Kalo ada yang tidak setuju dengan kalimat saya.. analoginya sederhana. Ketika yang semua ini ada maka tidak ada kekuatan lain yang bisa mengalahkan kekuatan Maha Agung. Tuhan itu satu, tidak ada duanya. Ada yang mengatakan ada 100 nama Tuhan hanya 99 yang ditahu, ada mengatakan 3 ada yang memiliki dewa 330 juta dewa, semua hanya keterbatasan para penerima wahyu mengetahui keadaan di benua lain pada saat wahyu itu diturunkan. bukankah agama itu awalnya bersifat lokal ? Hanya berlaku bagi sukunya sendiri ?
Indonesia punya agama suku yang sering dikatakan Animisme Dinamisme, salahkah mereka ? Apakah mereka masuk Neraka ? Agama akan benar bagi pengikutnya, dan akan benar jika melaksanakannya dengan benar, jangan menggangu orang yang beragama lain. Dimana-mana yang namanya minoritas itu hidupnya susah. jangan lagi mereka bikin susah di Indonesia.
Salam hormat saya sama Nabe Nawa Sandhi, hormat sama teman se agama dan teman se akhidah. Satyam Eva Jayate.
On November 2, 2007 at 5:53 pm Hadi bonzzi Said:
iya itu nabi khidir, lha nama sabdopalon sudah di klaim milik tetangga. Sudah jadi cerita umum sejak dulu klo nabi khidir adalah yg momong masyarakat nusantara. Coba saja dicek di pesantren tradisional. Mereka akan mengiyakan. Jd bagiku tak ada beda n khidir & sabdopalon. Setahuku nabi khidir nabi sepanjang jaman, semua nabi didampingi /dimong kecuali rosululloh dan ahlul baitnya. Jadi klo sidharta nabi, di pasti murid sabdopalon
***************************************
***************************************
Lho Nabi Muhhamad kok ngga didampingi ?
Udah pinter ato…………………..
Jujur Toto Susilo (subyek) Nuraini Puji Astuti (predikat) Antariksa (obyek) + K(?)
pengen ngerti?
nontono wong sing gawe tahu…
apa mangan ana warung rames(ndhase) pecel(atine) soto(ndaging)
dajjal (dinding jalal) sing ngerti dewaruci,
senjatane yo merah putih (getih),
rajahana dal jim lam.
Mas endank, someone, wisnu..
ngerti pora mangsude guess ewess hwess ini..
wah ketok bodone aku..hehehehe
aku ra dong mangsude mas guess ini…
pancen cetek ilmuku….hehehe
ato mas guess ini asal nulis aja sing ora jelas
untuk bikin bingung kita…
bikin ontran2 di sini….
syukur2 mas guess kasih penjelasan n ilmunya ke kita
juga si mas Layet Jagaraga..nulis opo kuwi..
eh sorry bos..boleh2 aja..bebas koq disini…
hehehe sorry yo..mudah2an makin bermutu tulisannya..
yo wis terus waelah…..
eh mas Joklan jo lali tentang Bhrewijaya III
juga sejarah sekitar gunung Lawu..
eh mbah jagad lawu kemana yaaa ???
jangan2 sama dengan mas Joklan nih..??
yo embuh mas lembu… sing jelas guees ewess hwess kih termasuk pakar… dadi bahasane susah dimudengi (ngerti). Bisane yo pake ilmu kira-kira karo kebatinan thok… karo gedek2 plus manthuk2….
SENANG SEKALI MENEMUKAN BLOG INI
DAN MEMBACA SEMUANYA, TERUTAMA PARA PENGISINYA
BTW..
LUAR BIASA PAK JOKO KLANTHUNG INI
HEBAT SEKALI ILMU YANG DISAMPAIKANNYA
TAPI ADA LAGI ISTILAH BARU NIH “HARDO”
MOHON DITERANGKAN APA ITU ARTINYA DAN PENJELASANNYA
TERIMA KASIH PAK JOKO, SEMOGA AMAL ANDA BERGUNA
BAGI SELURUH BANGSA INI DAN DI RIDLOI ALLOH SWT.
KAMI TUNGGU JAWABANNYA
joko kalntung ;
,kalo “Hardopusoro” yah getaran yang dikendalikan
,ga tau sih bener apa enggak
…
wah jgn panggil bapak,masih muda,baru 30,hardo yah getaran
salam!
175. GueSS – Oktober 10, 2007
kanjeng ratu kidul atawa nyi roro kidul sekedar legenda. yang dimaksud sebenarnya adalah jenis siluman (tingkatan tinggi dari golongan jin). bicara soal pantai selatan adalah palung di selatan pantai pulau jawa yang arus bawah ombak menyedot ke arah palung sehingga kecil kemungkinan selamat jika terseret arus tersebut, hati-hati juga karena banyak terdapat ikan hiu yang cukup besar. kalau dalam ilmu tasauf/kebatinan jawa pantai selatan adalah langit dimana setelah melewati psoses wola wali akan memasuki lautan ilmu tanpa batas ibarat “segara sat prasasating darat malih segara malih-malih”, mutiara2 didasar laut adalah lautan bintang-bintang yang digambarkan sebagai wahyu Illahi. ingat lagu jawa lir-ilir? siapa si bocah angon? teka-teki apa dibalik merapi-keraton-samudra?
176. GueSS – Oktober 10, 2007
“Selamat Idul Fitri.. Mohon Ma’af Lahir Batin”. lebaran.. lebar-lebarnya pintu ma’af. met bodooo.. dab!
assalamualaikum wr wb,
salam sejahtera.
met ngidul fitri ya para dulur.. lepat kawula myuwun ngapunten.
sekedar ingin menjelaskan yang disebut proses “wola wali’” yaitu ketika hijab dibuka pikiran seakan diputar balikkan, hati-hati bagi yang mengalami hal tersebut untuk bisa mengendalikan diri, kalau tidak kuat bisa gila beneran… suwer kewer-kewer deh!
dan yang disebut “segara sat prasasating darat malih segara malih-malih” adalah ketika memahami “kamanungsan sejati”, DIKAU AKAN MENANGIS SEJADI-JADINYA (tembok ratapan) sampai kering airmata atau segara sat maka masuk ke dalam tangising ngakas, ngekes, ngukus “sang hati” (masjidil haram, masjidil aqsa, sidratul muntaha
untuk dapat membuka pintu taubat, mohonlah ampunan padaNYA!
ketika hati ini sudah terasa kering kerontang atau “ati langking”, Dikau akan dapat bertemu sang Dajjal sebagai penguji terakhir untuk dapat mencapai TABIR PALING DEKAT dari ALLAH SWT.
untuk saudara-saudara yang mau membuktikannya, cobalah puasa ramadhan anda teruskan sampai 100 hari, sampai Idul Adha. dan ati-ati… hati-hati… ati-lati-mati-mlasati-melasati… ngatos-atos.
194. GueSS – Oktober 18, 2007
njaluk satus wenehana satus (99+1)
pitik kate jalune dawa rong kilan (barat.timur)
tumungkul ratune ponorogo (jagat cilik=jagat gedhe)
semoga bermanfaat.
196. GueSS – Oktober 19, 2007
benar juga, kalau hati bersih akan cepat sampai.
setelah puasa melewati 40 hari dan masih ikhlas meneruskannya akan memasuki puasa hawa sanga yang sebenarnya dan fisik menjadi lemah/pucat dan suhu tubuh hangat tetapi anda tidak sakit,
disini anda melatih kekuatan ruh untuk menyokong kelemahan fisik. dalam prosesnya nanti akan dituntun oleh guru sejati (hati suci) anda yang akan mampu berdialog langsung. disitu anda belajar membedakan hitam dan putih yang dipisah oleh garis lurus yang disebut “sirathal mustakim” dimana anda berdiri sebagai manusia (bukan malaikat maupun iblis). jika hawa nafsu maupun ego masih besar maka garis tsb terasa sangat tajam ataupun licin. akan sangat membantu jika anda tidak punya hutang, musuh maupun kebencian terhadap segala sesuatu.
nggiligodhaning syaithan ana ing SIRAH
nggiligodhaning iblis ana ing DADA
nggiligodhaning dajjal ana ing KEMALUAN
untuk sampai ke nukat ghaib melewati 3 fase rintangan tersebut dengan selamat sampai ke inti bumi (memahami asal penciptaan tata surya). Jika TUHAN meridhai akan turun cahaya dari langit (dewandaru jayadaru) dan akan tampak sebagai cahaya warna warni yang kemudian menyatu menjadi cahaya terang benderang. Anda berdiri sebagai cahya pancer sada lanang. Anda bisa menelan bumi bulat-bulat dan menuliskan Mangsakala. Anda akan memegang amanah SABDA PANDITA RATU tan kena wola-wali dan “karma berbalik sanalika”. fenomena tersebut akan berpengaruh pada alam sekeliling Anda.
Semoga Anda bisa menunaikan haji kubra… thawaf diantara bintang-bintang… apakah ANDA SIAP DIPANGGIL YANG MAHA KUASA? labbaik Allahumma labbaik
197. GueSS – Oktober 19, 2007
WELCOME IN STARWARS!!!
winarah RAH
winaruh RUH
sumurub ROB
mudeng po ra son?
HIN DI NA SI YA
NU SA HAN TA RA
TA NA HI JA BA
HA LAM SA MAS TA
Buat mas GueSewonSawiji mau nanya
kalo begitu pas idul fitri sama idul adhane ikut puasa juga gak… katanya gak boleh kalo main tabrak gitu…
Nek misale taun ngarep arep iseng2 njajal nglakoni kuwi… hehehhe… sip and thanks infone…
-someone-
Sek durung mudeng Lek Guess…
tulung dunk dijelasin
winarah RAH
winaruh RUH
sumurub ROB
wah makinmenarik aja nih..
lha bener kalo aku msh bodo…hehehe
ternyata mas Guess ini wong waskito
boleh gak aku meguru ke sampeyan…
mas Joklan dah dapet wangsit mengenai Bhrewijaya III
..sorry yo bos23…
malah nanya mulu, bukanya nambah2 isi blog
maklum masih bua kencur n ngelmu terus..
ayo mas endank mas someone mbak wisnu dlll
hajar terus blog ini dgn ilmu2 tua yang berguna untuk masa depan Nusantara Jaya….
…(huwakakakak…mbah Jio manggut2 aja…)
wah nek ilmu tuwo gak mudeng mas… saking tuwone dadi durung lair pas kuwi… kekekekeke. Ngertinya ilmu kekinian plus utak-atik gathuk siapa tau cocok….
Beneran, sampai bingung mau ngebahas apa lagi….
Buat yang lain, para pendatang baru dan embah2 yang barusan masuk ke blog ini… sikat abis… keluarin semua ilmu kedigdayaanmu di blog ini… Biar sip tuk semuanya….
-someone-
Wah kemarin, sempat mbuka-buka ramalan bangsa lain, yaitu maya… ini kutipannya :
Kalender Bangsa Maya hingga saat ini disebutkan adalah kalender yang paling akurat yang pernah ada di bumi. Sudah banyak kejadian dan fenomena mereka kumpukan dan diterangkan dalam sebuah simbol-simbol dan karakter untuk meramal kehidupan budaya dan akhir jaman. Salah satunya perhitungan kalender menyebutkan bahwa tepatnya tanggal 21 Desember 2012, merupakan “End of Times”. Maksud kata ini masih banyak diperdebatkan oleh para ilmuwan dan arkeolog namun makna tersebut salah satunya dimaknai sebagai berakhirnya kehidupan manusia di bumi.
Untuk jelasnya liat saja di :
Ramalan Akhir Dunia
Gimana nieh para pewaskita-pewaskita kita ada komen gak biar diutak-atik gathuk sama ramalan2 diatas. Nek ramalane podho berarti khan ada kans jadi kondang (ramalan dunia)
-someone-
pakd lembu, gue juga pucing mbaca punyanya gueSS
ngerti ra acara titik balik.. akhirnya datang juga.. supermama.. dll?
judul mencerminkan ISI
Salam,
Pembahasan yang memikat.
Dari sini kita bisa melihat bagaimana asimilasi Islam, Hindu dan Buddha sekaligus benturan-benturannya dengan begitu indah. Jelas tergambarkan, Hindu dan Buddha dapat menempatkan Buddha dan Dewa-dewa dalam proporsinya masing-masing. Bahkan konsep nitis dan sebagainya memungkinkan manusia memiliki martabat setara Pencipta sendiri. Hal ini terbentur konsep “keterasingan” ALLAH dalam ajaran tauhid Islam, paling tidak seperti yang banyak dikenal. Sekedar menyegarkan ingatan, ada anomali berikut, apakah SANG MAHA KUASA mampu mewujudkan Diri-NYA jadi sekecil-kecilnya sehingga dapat menunggang lalat? Kalau bisa, lalat jadi bisa lebih berkuasa diri DIA. Kalau tidak, berarti kekuasaan-NYA terbatas.
Saya sendiri muslim dan insya ALLAH bertauhid. Saya tidak percaya dewa dan Buddha sebagaimana Hindu, Buddha dan Sabda Palon sendiri mempercayainya. Saya tidak akan mengkompromikan kemutlakan-NYA, atau menjadikannya se-kufu dengan Sang Hyang apalah namanya, atau menggambarkan-NYA sebagimana nafsu saya boleh jadi menggambarkan-NYA. Biarlah saya jadi santapan jin dan syetan seperti ngedumel-nya Sabdo Palon, saya ikhlas.
Tapi saya suka pembahasan mengenai Sang Maha Pencipta yang dikenali sosok-NYA oleh manusia, memomongi manusia laiknya seorang ibu. Memikat.
Buat mas Lembu Amisani, 5 Desember. Mas lembu, jika tidak salah tafsir nich, makna “winarah rah, winaruh ruh, sumurub Rob”. Arti maknanya adalah : sebagai manusia kita membaca dan mengetahui makna darah baik dalam arti harfiah maupun spiritual. Sebagai manusia kita membaca dan mengetahui makna ruh manusia baik harfiah dan spiritual. Dan pada akhirnya kita sebagai manusia akan mengerti tentang Cahaya di atas cahaya yaitu Yang Maha Pencipta (Rabb) dan jalan untuk ke sana. Arti resmi-nya nanya ama mas Guess, khan dia yg melontarkan kalimat itu dalam diskusi ini. Kalo ada salah tafsir, mohon maaf, maklum pemula. Matur nuwun. Adi.
Buat mas Hening, 6 Desember. 1. Tentang anomali itu, jawabanku : yang hebat adalah yang menciptakan penunggang lalat. Yang bisa menunggangi lalat banyak banget, ada bakteri dan virus. 2. Apa bener mas bilang : “Biarlah saya jadi santapan jin dan syetan seperti ngedumel- nya Sabdo Palon, saya ikhlas”. Apa mas hening ikhlas membiarkan diri dikuasai nafsu angkara murka, nafsu syahwat, nafsu amarah, termasuk hasrat keduniawian, serakah dan menghalalkan segala cara? Nafsu2x itu ada di diri tiap manusia, dan jangan pernah ikhlas membiarkan diri kita dikuasai nafsu2x itu. Makna jin dan setan yg dimaksud bukan jin, setan yg nongol di film Jaelangkung, Suster Ngesot dll. He he he. Maaf kalo ada salah kata ya, mas hening yang ikhlas dan pintar. Matur nuwun. Adi.
untuk mas2/akang2/abang2 netter telaahnya jangan hanya satu2 coba telaah dari wangsit2/ramalan lain dan jangan lupa hadist nabi Muhammad SAW (siliwangi, sabdopalon, joyoboyo,suku maya, nostradamus dll)semuanya pada titik yang sama tentang datangnya pemimpin yang adil & bijaksana, tapi apakah benar2 yang asli tanpa adanya pengaruh jaman dan penguasa??. bisa disimpulkan: ratu adil = Imam Mahdi datang dari timur ( Indonesia), dari garis keturunan Sunda-Jawa-Arab (ketutunan nabi Muhammad SAW) datang setelah terjadinya jaman huru-hara.
berarti sudah mendekatnya akhir jaman (kiamat kubro) jadi segeralah bertobat!!!!
kalau mau mencari silahkan cari, yang sebenarnya ga perlu dicari karena sudah merupakan Sunatullah.
Ini hanya unek-unek saya aja, bukan berarti ga perlu membahas hal tsb di blog ini, malah sebagai ajang untuk bertukar pikiran dan menambah pengetahuan!!
sesama BIS (bodoh itu sehat) dilarang saling mendahului
alip (banyu) dal ruku (bumi) mim sujud (geni) dal lungguh (angin)
Nu maca inya ulah dipipanawasan
Rengekan teher rasakan picarek teher turutan
(sewaka darma)
Tadaga carita angsa
Gajendra carita banem
Matsyanem carita sagarem
Puspanem carita bengbarem
(sanghyang siksakandang karesian)
diskusinya dilanjut mas!
punapa sampun sami kapanggih swara kutut gung?
punapa sampun sami kapanggih si jago driji 10?
punapa sampun sami kapanggih dara ali-ali mas?
waduh butuh penterjemah neh… kang jokoklan, mas endang, paman lembuamisani, bisa nerjemahin code-code ini gak? Bingung deh…..
sunaringsun = NURAHMAD = nur muhammad
sajroning kotak teka-teki isine tasbih, keong, watu bening, watu ijo, benang abang, wiji kapuk
(babarno!)
sabdopalon = sabda PApatteLU
reng… truk… gong… renea!
Mas Endank, mr. Someone…dll..
semakin lama getaran Blog ini semakin kencang
asyiik juga..akhirnya para waskita gak tahan juga tuk turun gunung ngisi blog ini….hehehehe..
tapi efek negatifnya..kita2 yg masih bodho ini
jadi tambah kliyengan..mumet…
ra ngerti opo mangsude..sanepa2 itu…
…..
aku pake nama2 dapur keris aja sekarang..
abis gak sanggup ngasih kotoran Lembu ke mas Endank
…….
kita keluarkan ilmu pamungkasnya nanti aja
kalo para bloger ini dah mulai keluar jalur..
monggo para waskito di jlembrengke..dijabarkan
dengan jelas….sandi2..Java Code sampeyan2 itu
mohon maaf saya hanya belajar dulu saja…
sepiiiii….nyessssssss
Tapi kalo Thukul itu aku gak percoyo..
dia hanya guyon aja….
soale lagi off….preii
Sekedar sharing info perjalanan spiritual saya; sesungguhnya para Utusan Agama/Rasul Allah adalah keluarga langit, cuma “pakai baju” siapa:
Hindu – Brahma isinya adalah Hasan
Budha – Sidarta Gautama isinya adalah Fatimah (Dewi Kwan Im)
Yahudi – Musa isinya adalah Ali
Nasrasi – Isa isinya adalah Husain
Islam – Muhammad isinya adalah Ahmad
Hasan & Husain adalah pemimpin pemuda Surga; Hasan & Husain dari Aku – Aku dari Mereka.
Fatimah AS adalah pemimpin Wanita surga; Fatimah dari Aku – Aku dr Fatimah.
Ali adalah pemimpin para Imam; Ali dari Aku – Aku dari Ali.
Muhammad adalah pemimpin para Nabi, ana adalah Ahmad tanpa M.
Senjata Trisulawedha adalah Shalawat Allah & para Malaikatnya kepada Nabi & Keluarganya.
Kesempurnaan agama hadir ketika kelima “Jendral Utusan Allah” ini berkumpul dalam satu ruang & waktu… menjadi “keluargarasulullah”.
Imam Mahdi keturunan keluargarasulullah, semua ilmu para nabi dan agama dunia dia pahami. Dia diasuh oleh Ali (Sabdopalon) & Hasan (Noyogenggong).
Silakan diendapkan dengan hati yg suci, jangan ketipu sama “wadah & nama” seperti Iblis ketipu sama wadahnya Adam yg terbuat dari tanah.
Salam,
iblis itu tak tertipulah sama wadahnya Adam….Bah…
lihat galeri ISI jogja ya!
Nuwun sewu poro sepuh, kawulo dapat wangsit untuk mengurai java code Pancasila:
1. Ketuhanan yang Maha Esa = Muhammad SAW Rasulullah
2. Kemanusiaan yang adil & beradab = Fatimah binti Muhammad
3. Persatuan Indonesia = Hasan bin Muhammad
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan = Ali bin Abithalib
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia = Husain bin Muhammad
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika = Imam Mahdi (“keturunan Rasulullah” yang membawa nilai-nilai para Nabi & Rasul Allah)
Burung Garuda/Rajawali = Ali RA(Rajanya para Wali)
Selendang Pita yg dicemkram Rajawali = Ular Naga / Tongkat Nabi Musa
Nuwunsewu kalau ada yang beda tafsir, monggo dilanjut…
Mudah-mudahan Imam Mahdi segera muncul, kami2 jadi panitia pilkadanya saja
Ya mungkin begitu,mungkin juga tidak begitu,segala sesuatunya masih SAMAR….tapi memang mungkin “salah seorang dari mereka yang kita nanti-nantikan itu ” secara rokhani memang di dampingi di depan belakangnya oleh “Raja Manusia” dan “Panglima Perang “.Panglima Perang itu memang adalah Sayidina Ali!!!.Sedangkan Raja Manusia itu adalah………hmmm…embuh ah..sing penting kita semua JUMBUH!!!:)
Mahardhika!!!!.
Joko Klantung,
Bandung.
Kiamat Kubro itu kalau menurut saya,pemuda pengangguran dan tukang berteori dan berkata-kata ini maksudnya mungkin adalah KI AHMAD BABAR atau terbuka sehingga dikarsakaken oleh Gusti mampu untuk membabarkan tanda2 Jaman dan Kehendak Allah itu APA,MANA dan SIAPA bagi kita semua bangsa Indonesia!!!.Tetapi seperti sabdo2 Kangejeng Pangeran Al Masih bahwa : ” TIDAK ADA UTUSAN YANG DIAKUI DI TEMPAT ASALNYA!!!” maka mungkin kita2 ini sebagai “BANGSA YANG PERTAMA TAHU DAN MENDENGAR” akan menjadi BANGSA YANG TERAKHIR MENERIMA dan MENGERTI!!!.Tapi ka batru mungkin,sebab belum tentu juga kan mereka2 yang kita nanti2kan itu benar2 ada..:).
Siapa dan dimana seseorang yang diparingi oleh Gusti dengan ASMA AHMAD?..ya embuh….sing penting kita semua yang muda2 itu JUMBUH!!!…Sujud kepada Karsa….sujud kepada Karsa…..Sujud kepada Karsa!!!
Mahardhika!!!
Joko Klantung,
bandung.
Disederhanakan saja dan diperjelas bahwa untuk project ahir zaman semua ruh para Nabi, para Rasul, para Wali dan para kekasih Allah akan turun sebagai team suksesnya Isa Muhammad Al-Mahdi. QS.4:69
Merdeka
Cepot
Simpangtiga, Swarnadwipa
On Desember 2, 2007 at 5:32 pm Adi Said:
Buat mas Joko klantung, 26 Nopember 2007. Apakah yang mas maksud dengan “Sastra Tanpa Wujud” adalah “Sastra Hidup” atau “Sastra Urip” ? Inggih mboten, mas ? Matur nuwun. Adi.
Joko Klantung :
………
.
Yah enaknya jadi manusia yang merdeka itu yah bebas mengartikan segala sesuatunya menurut keadaan dan pribadi masing2 orang serta bisa disesuaikan dengan keadaan jaman.Hidup itu Merdeka sebab Hukum kehidupan Awalan dan akhiran adalah KASIH.Didalam Kasih tidak ada perbudakkan dalam bentuk apapun.
Karenanya memang jika sebuah Jongko dan nubuat yang ditulis berdasarkan daripada tuntunan HIDUP YANG TIDAK BISA BINASA maka tentunya mempunyai daya hidup yang bukan sekedar kata2 yang mati tetapi “KALIMAH/SASTRA YANG HIDUP” dan disusun oleh “HURUF2 HIDUP”,umpama COROKO JAWI.”KALIMAH/SASTRA YANG HIDUP” karena ditulis oleh “HURUF2 HIDUP” itu tentunya mempunyai API dan ARTI yang pastinya SERBABARU tetapi SERBA TETAP DENGAN TIDAK MENGINGKARI API AWALNYA!!!!.Api Awal dari semua bentuk kehidupan adalah KARSANING GUSTI semata.Sedangkan Jongko yang ditulis oleh “KATA2 YANG MATI” dengan HURUF2 MATI itu akan musnah hilang ditelan jaman karena sifatnya MATI. dan STATIS.Mungkin itu yang membedakan JONGKO serta NUBUAT di KITAB2 SUCI dengan ramalan bintang/shio di majalah dan buku2 picisan
Dan sesungguhnya “huruf2 yang hidup” itu ditulis dengan tinta emas didalam kalbu kita sendiri
Salam!!!.
Honocoroko,
.
dotosowolo,
podhojoyonyo,
mogobothongo sesungguhnya bisa juga menjadi sastar sandhi jaman ini
Mahardhika!!!
bukan ini,bukan itu,
bukan siapa,bukan juga apa,
mukti apa mati…..
segala sesuatu terjadi mungguhing karsa Pangeran.
joko klantung,
bandung
TERIMALAH… SALAM BAKTI…
UNTUK TANAH AIR, BANGSA, NEGARAKU
TERIMALAH… SALAM SEJAHTERA…
UNTUK ULAMA, UMARA, SAUDARAKU WALI-WALI UMAT
MOHON DO’A RESTU…
UNTUK KEBAIKAN, KEBERSAMAAN, KESEJAHTERAAN
Ttd,
blandhong
(cap jempol tengen)
surga neraka sama-sama enak lho, sawise bubar madhang bareng-bareng (nyuwarga) trus neNGrokoK (udud)
NGK VX tenaga spontan
“ga’ ada tandingannya”
50,313 = solusi elu?
terkarunia akal nurani… resapi rasa pikir
berkelana relung jiwa… temukan jati diri
menanam budi pekerti… bangun prinsip hidup
amalkan nilai luhur… lahirkan kasih sayang
tegakkan keadilan sejati… “pengemban keselamatan”
siapa yang mau berteman denganku?
Woro-woro
Dengan ini kami membuka pendaftaran bagi temen2 yang berminat dan pasrah ikhlas untuk kejayaan lahir dan batin Nusantara untuk bergabung ke dalam Sinar Garuda Putra Jaya (Sigar Puja).
Kami adalah club anti maksiat dan kejahatan, siap membasmi kejahatan yang dilakukan oleh siapapun.
ayoo…mari..beramai-ramai bergabung..gratis gak bayar
Pendaftaran terbuka sampai kapanpun, termasuk jika SP telah muncul dan memimpin Nusantara.
Demikian woro-woro ini.
Selesai
Sinar = Cahaya, Nur
Garuda = Raja-Wali
Putra = Keturunan, tempat turunnya
Jaya = Hebat, Sukses, Berhasil
Sinar Garuda Putra Jaya = Cahaya Keturunan Raja Wali yang Hebat dan sukses…
Mohon maaf kalau salah tafsir.
Selamat & sukses,
Kujang, Denpasar
oke aku daftar man….
# On Desember 10, 2007 at 4:26 pm Sinar Garuda Putra Jaya Said:
Woro-woro
Dengan ini kami membuka pendaftaran bagi temen2 yang berminat dan pasrah ikhlas untuk kejayaan lahir dan batin Nusantara untuk bergabung ke dalam Sinar Garuda Putra Jaya (Sigar Puja).
Kami adalah club anti maksiat dan kejahatan, siap membasmi kejahatan yang dilakukan oleh siapapun.
ayoo…mari..beramai-ramai bergabung..gratis gak bayar
Pendaftaran terbuka sampai kapanpun, termasuk jika SP telah muncul dan memimpin Nusantara.
Demikian woro-woro ini.
Selesai
# On Desember 10, 2007 at 7:59 pm Kujang Said:
Sinar = Cahaya, Nur
Garuda = Raja-Wali
Putra = Keturunan, tempat turunnya
Jaya = Hebat, Sukses, Berhasil
Sinar Garuda Putra Jaya = Cahaya Keturunan Raja Wali yang Hebat dan sukses…
Mohon maaf kalau salah tafsir.
Selamat & sukses,
Kujang, Denpasar
boeat salapi lan wahabi
jan jane sing ora paham ki sing melu apa kepelu-pelu yo?
o… lha dhasare nyembah manungsane yo kleru to!
critane ki guru golek murid trus dipilihi sing ketok gampang diapusi (oon), senenge njaluk dipuji-puji (aleman). iki patrape wadon yen wadon, yen lanang yo patrap wandu. WEK!
babagan dalat!
empaning raga iku… mangan ngombe…
empaning sukma iku… anggatekke’
empaning rasa iku… ikhlas…
empaning nyawa iku… iman…
ayo… mangan-mangan…
sejatine ora ono wong kafir kejaba sing ngafirke, sebabe manungsa iku sinau lan ngupaya becik salawase urip
assalaamu’alaikum
look… kae apa?
gimana keadaan dakwah Sunnah di daerah ente…
moga tetap istikaroh dan tidak goyah menghadapi berbagai fitnah akhir zaman… moga dakwah Sunnah tetap Jaya di tempat asalnya saja…. amin…
mari kita jaga keikhlasan (sepi ing bea) kita dalam berdakwah (rame ing abab) … semoga Allah mempertemukan kita di barzah-Nya bersama para mukhlishin…amin….
salapi… wahabi… bule nyasar!
di Indonesia berlaku faham BHINNEKA TUNGGAL IKA berlambang GARUDA PANCASILA dengan rasa CINTA TANAH AIR “IBU PERTIWI”.
jadi yang nggak suka ya… silahkan angkat kaki saja dari Indonesia.
dari CAH ISENG eh IRENG
para skaters… yo’ kita ke moon!
notholi ndas ‘dajjal’
One Response to “Al-’Ilmu”
1. aboezaid, di/pada Oktober 31st, 2007 pada 6:46 am Dikatakan:
Assalaamu’alaikum
semoga tetap bersabar dalam menuntut ilmu syar’i..
Wa’alaikumsalam warohmatullahi wabarokaatuh
Amin insya Allah..
2. P 3 CAH ndasmu!, di/pada Desember 10th, 2007 pada 4:40 pm Dikatakan: Komentar anda sedang menunggu moderasi.
sing jenenge ahli kitab yo sing ahli moco kitab trus rumongso koyo sing nulis kitab, tambah keblusuk maneh yen wis wani ngafirke wong liya (merasa menjadi Tuhan alias dajjal / picik matane)
3. P 3 CAH ndasmu!, di/pada Desember 10th, 2007 pada 5:04 pm Dikatakan: Komentar anda sedang menunggu moderasi.
diparingi ilmu apik malah disetipi marga nganggo boso jowo yo? wong arab kok kuntet tur pesek?
semoga tetap bersabar… SABAAAR… SHUABHUAAAR dalam menuntut ilmu syar’i..(aboezaid)
terkarunia akal nurani… resapi rasa pikir
berkelana relung jiwa… temukan jati diri
menanam budi pekerti… bangun prinsip hidup
amalkan nilai luhur… lahirkan kasih sayang
tegakkan keadilan sejati… “pengemban keselamatan”
SIdik AMAnaT TAblik PAtonah (si amat tapa)
1. KOMODOR, di/pada Desember 11th, 2007 pada 4:00 pm Dikatakan: Komentar anda sedang menunggu moderasi.
assalamualaikum wr wb
salam sejahtera
surga berada dibawah telapak kaki ibu.
tak ada yang pernah tahu surga dan nerakanya orang yang sudah meninggal dunia sebelum dirimu meninggal dunia. orang hidup berceritalah kehidupan, jangan terpesona pada goresan di kertas karena duniamu tidak sesempit itu.
ini hanya sebuah perjalanan sang hidup dari asal kembali ke asal
asal(kun) > perjanjian adam > alam rahim > alam fana > alam barzah > pembalasan > asal(nir)
wassalamualaikum wr wb
weleh weleh weleh
Nuwun sewu poro SANAK KADANG kang wus podho WINARAH lan WINASIS
LUAAAA BIASA Blog ini….
semoga tetep JEJEG, NGADEG, BANDHEL lan KUMANDEL anggene ngelaksanakno LAKU UTOMO marang sapodho padhane.
Badhe urun rembug tumraping METANI twin NGGLEDHAI ukoro ” SABDO PALON “. Kira-kira ada nggak yah korelasinya dengan ini…??.
TES PUTIH SOKO BOPO
TES ABANG SOKO BIYANG
WUJUD GEDHANG
CAGAK PAPAT LAWANG SONGO
ISEN ISENE SUKMO SEJATI
GUMANTUNG TANPO CENTELAN
LUNGGUHE BATIN SING SUCI
Sesungguhnya SABDO PALON ini merupakan perwujudan dari pada manusia-manusia yang memiliki KECERDASAN SPIRITUAL dalam kesehariannya yang sama sekali TIDAK TERKAIT dengan LABEL FORMALITAS nama AGAMA yang disandangnya. Karena SUKMO SEJATI tidak terkurung oleh sebuah LABEL AGAMA, PANGKAT, JABATAN, PREDIKAT yang disandang oleh seseorang. Ia berada di dalam maupun luar AGAMA itu sendiri.
Sepertinya dalam kurun dekat ini 2012, Bangsa Indonesia akan berada dalam PUNCAK SPIRITUALITAS dan sebagai MERCUSUAR DUNIA…
Artinya bangsa Indonesia akan dihuni oleh manusia-manusia yang telah memiliki BATIN YANG SUCI sebagai tempat duduknya SUKMO SEJATI untuk bangkit dari KETERPURUKAN dan DEGRADASI MORAL yang sekarang ini lagi melanda seluruh sendi-sendi kehidupan bangsa.
jadi SABDO PALON merupakan PENGEJAH WANTAHAN sifat dan KEPRIBADIAN LUHUR, BUDI PEKERTI LUHUR dengan landasan ISLAM yang saya maknai BUKAN sebagai nama AGAMA, melainkan perwujudan dari sifat-sifat yang IKHLAS, PASRAH dan RIDHO semata-mata hanya untuk PENGABDIAN kepada TUHAN yang APLIKASINYA adalah MELAYANI sesama makhluk ciptaan-NYA dan semesta Alam. Barang kali inilah sifat-sifat yang dimiliki oleh bangsa Indonesia guna mewujudkan negara yang ” GEMAH RIPAH LOH JINAWI ” agar bangsa ini menjadi komunitas yang TOTO, TENTREM, KARTO, RAHARDJO ” sebagai efek DOMINONYA.
Mohon maaf kalau saya memahami tentang SABDO PALON dalam nuansa UNIVERSAL yang dimiliki oleh DIRI-DIRI manusia di bumi pertiwi ini, bukannya terfokus pada keberadaan JASAD yang bakal tumungkul ” SAWIJI-WIJI “.
Supaya kito-kito poro sedulur ora bakal KECELEK ing tembe mburi, yen sok wis wektune TINIMBAL LAHIR SABDO PALON iki biso soko pro Sanak Kadhang ing Blog kene iki bisa saja terjadi kan…??.
Mulo poro sanak kadang kabeh
Monggo, Ayo Podho CANCUT TALI WONDO NGLOKOR SABUK GEMBOLO GENI dengan semangat RAWE RAWE RANTAS, MALANG_MALANG TUNTAS untuk bergandengan tangan turut serta ” HAMEMAYU HAYUNING BAWONO “…
Salam
Bocah KENCUR
soko Padepokan Borneo Timur.
Jika kita sedikit banyak menggali dan mengamati sejarah,sejarah Nuswantara atau sejarah Asia Tengara dalam jaman kuno itu selalu menunjukkan peperangan dan permusuhan antara kerajaan2 dan agama2 yaitu KERAJAAN TRAH BANGSA ARYA YANG BERAGAMA HINDU dan KERAJAAN TRAH BANGSA SAKKA YANG BERAGAMA BUDDHA serta KERAJAAN TRAH BANGSA DRAWIDA YANG BERAGAMA TANTRAYANA.Peperangan dan permusuhan itulah kiranya yang menjadi sebab Kerajaan2 itu senantiasa berpindah-pindah tempat.Peperangan2 itu memang sudah dimulai dari semenjak mereka masih di ANAK BENUA INDIA dan terus dilanjutkan ketika mereka sampai di NUSWANTARA.Pertentangan dan permusuhan turun menurun yang terus berlansung adalah antara WANGSA SYAILENDRA yang merupakan GARIS BANGSA SAKKA yang menganut BUDDHA MAHAYANA dengan WANGSA JAWADWIPA,dari GARIS BANGSA ARYA yang menganut HINDU AGATSYA.Tetapi memang,hal yang paling konyol adalah dalam permusuhan dan peperangan antara WANGSA SYAILENDRA dan WANGSA JAWADWIPA yaitu antara penganut BUDDHA MAHAYANA dan HINDU AGATSYA tersebut,WANGSA KALINGGA dari GARIS KETURUNAN ARYA yang menganut BUDDHA THERAVADA itu selalu memihak kepada DINASTI HINDU AGATSYA.Sejarah ini membuktikan bahwa UNSUR KEBANGSAAN merupakan sarana pengikat PERSATUAN YANG L:EBIH KUAT daripada UNSUR KEAGAMAAN!!!!!!!!!!!.
Jadi memang sesungguhnya TANAH ini tidaklah dari semula bernama JAWA,sebab JAWA/JAVADWIPA/JAVABHUMI adalah nama KERAJAAN dari GARIS BANGSA ARYA yang menganut HINDU AGATSYA dan bergeser setapak demi setapak dari JAMBUDWIPA/INDIA menuju ke NUSWANTARA karena peperangan2 yang sanantiasa terjadi secara turun temurun.TANAH ini diwarisi nama JAWA sampai sekarang ini pertama kalinya oleh PURNAVARMAN sebagai AHLI WARIS dari DINASTI ARYA HINDU AGATSYA.TARUMA adalah nama KERAJAANnya.Bahkan setelah itu KERAJAAN JAWA masih bergesr lagi ke arah utara.BALAPUTRADEWA menyebut KEMAHARAJAANnya dengan nama JAVABHUMI dan tempatnya itu di MALAYA,bukan SUMATERA. Kemudian baru KERAJAAN JAWA dari MALAYA pindah ke SUMATERA.
Karenanya sesungguhnya DONGENG AJI SAKA sebagai bagian pembuka dari PUSTAKA RAJA PURWA adalah cerita yang yang ditulis oleh DINASTI SAKA untuk menunjukkan bahwa BANGSA SAKA dan AGAMA BUDDHA adalah LEBIH UNGGUL daripada BANGSA ARYA dan AGAMA HINDU.AJISAKA itu menceritakan bahwa seorang RAJA BANGSA SAKA yang berperang mengalahkan RAJA BANGSA ARYA yang disindir dengan sebutan RAJA RAKSASA DEWATACENGKAR (Berbadan besar/tinggi) dan BUAYA PUTIH (Kulitnya memang putih). Sebaliknya,menurut gambaran BANGSA ARYA,SANG HYANG NARADA,yang gendut,kate tetapi belagu,moyangnya BANGSA SAKKA itu memang diakui LEBIH UNGGUL daripada BHATARA GURU,moyang BANGSA ARYA,tetapi dalam jabatan KADEWATAN tetaplah lebih rendah daripada BHATARA GURU. Memang,menurut “katanya orang”,Sejarah Dinasti Mamenang itu diceritakan oleh SANG HYANG NARADA dan BHATARA PANYARIKAN setiap 40 hari sekali kepada para PUJANGGA KERATON MAMENANG,yang mendapat perintah dari SRI AJI JAYABAYA untuk melaksanakan tugas tersebut. Karenanya penyebutan SANG HYANG NARADA dalam “PUSTAKA RAJA PURWA” itu menegaskan bahwa SRI AJI JAYABAYA adalah PEWARIS DINASTI AJI SAKA.PUSTAKA RAJA PURWA yang asli adalah sejarah resmi dari DINASTI BUDDHA MAMENANG yang disusun atas perintah SRI AJI JAYABAYA,tetapi memang PUSTAKA RAJA PURWA yang kita warisi sekarang adalah buah karya dari R.Ng. RONGGO WARSITO.
AJISAKA itu arti tersuratnya adalah RAJA BANGSA SAKA,INDOSYCTH,RAS MONGOL dari TURKISTAN sedangkan arti tersiratnya adalah RAJA BUDDHA CAKRAVARTI YANG IDEAL. Jadi memang DONGENG AJI SAKA ditulis sebagai perlambang daripada SRI AJI JAYABAYA,karena beliau menganggap dirinya sebagai seorang AJI SAKA yaitu MAHARAJA KETURUNAN BANGSA SAKA dan MAHARAJA BUDDHA yang terpanggil untuk mengembangkan AGAMA BUDDHA di tanah JAWA karena beliau juga merupakan PENERUS DINASTI dari MAHARAJA JAVABHUMI DYAH PANCAPANA/RAKAI PANANGKARAN dari DINASTI SYAILENDRA yang ditulis dengan sanepa DONGENG AJI SAKA NGEJAWA.Dia itulah yang disebut pada masa mudanya dengan nama JAKA SANGKALA yang menurut garis pangiwa berasal dari DINASTI SYAILENDRA BUDDHA MAHAYANA dan menurut garis panengen berasal dari DINASTI KALA BUDDHA TANTRAYANA.Dia adalah putra tiri dan cucu dinastik dari MAHARAJA SANJAYA, yang melalui garis pangiwa adalah TRAH dari PRABU WISNUPATI yang menggulingkan PRABU WATUGUNUNG/ SANGKURIANG dari TAHTA MENDANGKAMULAN. Memang yang dimaksud dengan AJISAKA dalam PUSTAKA RAJA PURWA adalah Dyah Pancapana, Maharaja Javabhumi yang memang sesungguhnya adalah TRAH LANGSUNG dari AJI SAKA yang menciptakan TARIKH SAKA (78 M)yaitu MAHARAJA KANISHKA dari INDIA UTARA.Dan MAHARAJA KANISHKA inilah yang merupakan MAHARAJA PANUTAN bagi RAJA2 BUDDHA sesudahnya karena dia menghendaki bahwa AGAMA BUDDHA dan KERAJAAN BUDDHA adalah SATU yaitu Muktamar ke IV di Jalandara pada tahun 67 M. Sedangkan PRABU DEWATA CENGKAR sesungguhnya adalah RAKAI PANUNGGALAN,bukan Raja Raksasa yang suka makan orang.Dia adalah PUTERA KANDUNG dari MAHARAJA SANJAYA dari KERAJAAN MEDANG KAMULYAN dari DINASTI HINDU AGATSYA.KERATONNYA berada di DATARAN TINGGI DIENG,yaitu KAMULAN BHUMI SHAMBARA yang lalu disebut MATARAM.Dan PERSATUAN DINASTI2 SAKA BUDDHA itu baru bisa di wujudkan oleh MAHARAJA SINGHASARI,SRI KERTANEGARA,yang berhasil membentuk PERSEKUTUAN TIGA KERAJAAN BUDDHA” yaitu SINGHASARI, MALAYU dan CAMPA untuk menghadapi politik expansi KUBILAI KHAN!!!.
Pertanyaan bagi kita PUTRA-PUTRI JAWADWIPA sekarang ini adalah apa masih ada “AJISAKA2″ menurut keadaan jaman sekarang ini?.Yaitu AJISAKA yang bukanlah penganut DOKTRIN AGAMA BUDDHA dan menghendaki AGAMA BUDDHA atau NEGARA BUDDHA adalah SATU,bukan juga AJI SAKA sebagai RAJA Keturunan BANGSA SAKA,karena semenjak 1000 tahun ini tentunya segala macam suku bangsa dan aliran darah itu sudah bercampur padu mengalir didalam darah kita Putera-Puteri Jawadwipa.Tetapi AJISAKA yang dimaksud sesuai dengan jaman sekarang ini adalah manusia2 yang mempunyai JIWA BUDDHA…JIWA PURBO…….JIWA ADAM………JIWA SAMUDERA………………..Seorang PRADJNA PARAMITHA …………… JIWA MANUSIA SEMPURNA…………yang memang dipilih dan dikarsaken oleh Gusti Kang Murbeng Dumadi untuk HAMENGKU segala sesuatu KEBUDDHAYAAN HIDUP yang ada dan mempersatukan seluruh BANGSA MANUSIA.???……………Yah embuh ……..tanya kedalam diri kita sendiri. ……………….sing penting kita semua JUMBUH!!!!:)
HO NO CO RO KO
DO TO SO WO LO
PO DHO JO YO NYO
MO GO BO THO NGO.
PS : Sori sobri smoki dongki nih ye,kalo rada ngarang2 dan ngawur,maklum aja,kan SMA aja saya ga selesai dan saya ga suka berguru,ga punya guru dan ga pernah percaya sama orang yang ngaku sebagai guru kawruh dan ngelmu jawa.Dan lagian emang sedari kecil memang udah ga dididik pake CARA JAWA karena berada di “seberang samudera sana/negeri orang”,baru semenjak SMA saja kembali ke tanah air sini,jadi wajar kiranya kalau banyak salah dan sok tahu!!!:). Gampangnya sih seperti biasa,yang cocok di ambil,yang ga cocok di buang,atau mungkin disempurnain menurut selera dan cita rasanya sendiri sebab memang ga semua hidangan dalam sebuah perjamuan makan wajib dimakan apalagi kan …….emang ga semua masakan itu HALAL bagi tiap orang!!!!Kalau bagi saya sih ……,semua “makanan” HALAL……….. tapi emang ga semua “makanan” saya suka ……….dan ga semua “makanan” memang ada gunanya buat di makan,apalagi ada gunanya buat pertumbuhan JIWA dan API HIDUP kita !!!!.:).
MAHARDHIKA!!!!!.
TORAH-PSALM
110 : 1-7
GOD says to my Lord, “Sit at my right hand,
TUHAN BERSABDA KEPADA TUANKU,”DUDUKLAH DISEBELAH KANANKU,
until I make your enemies your footstool for your feet.”
SAMPAI KUBUAT MUSUH2MU MENJADI TUMPUAN KAKIMU”
God will send forth the rod of your strength out of Zion
TUHAN AKAN MENGULURKAN TONGKAT KEKUASAANMU DARI ZION :
Rule in the midst of your enemies.
MEMERINTAHLAH DIANTARA MUSUHMU!!!.
Your people offer themselves willingly in the day of your power, in holy array
PADA HARI TENTARA BANGSAMU MERELAKAN DIRI UNTUK MAJU,BERHIASAKAN KEKUDUSAN;
Out of the womb of the morning, you have the dew of your youth.
DARI KANDUNGAN FAJAR TAMPIL KEREMAJAANMU SEPERTI EMBUN.
God has sworn, and will not change His mind:
TUHAN TELAH BERSUMPAH DAN TIDAK AKAN MERUBAHNYA :
“You are a priest forever in the order of Melchizedek.”
“ENGKAULAH IMAM ABADI MENURUT HUKUM MECHIZEDEK.”
ELOHIM……ELOHIM….ELOHIM!!
jewscommunity@hotmail.com
On Desember 15, 2007 at 11:15 am Kariyan Said:
Nuwun sewu poro SANAK KADANG kang wus podho WINARAH lan WINASIS
LUAAAA BIASA Blog ini….
semoga tetep JEJEG, NGADEG, BANDHEL lan KUMANDEL anggene ngelaksanakno LAKU UTOMO marang sapodho padhane.
Badhe urun rembug tumraping METANI twin NGGLEDHAI ukoro ” SABDO PALON “. Kira-kira ada nggak yah korelasinya dengan ini…??.
TES PUTIH SOKO BOPO
TES ABANG SOKO BIYANG
WUJUD GEDHANG
CAGAK PAPAT LAWANG SONGO
ISEN ISENE SUKMO SEJATI
GUMANTUNG TANPO CENTELAN
LUNGGUHE BATIN SING SUCI
Sesungguhnya SABDO PALON ini merupakan perwujudan dari pada manusia-manusia yang memiliki KECERDASAN SPIRITUAL dalam kesehariannya yang sama sekali TIDAK TERKAIT dengan LABEL FORMALITAS nama AGAMA yang disandangnya. Karena SUKMO SEJATI tidak terkurung oleh sebuah LABEL AGAMA, PANGKAT, JABATAN, PREDIKAT yang disandang oleh seseorang. Ia berada di dalam maupun luar AGAMA itu sendiri.
Sepertinya dalam kurun dekat ini 2012, Bangsa Indonesia akan berada dalam PUNCAK SPIRITUALITAS dan sebagai MERCUSUAR DUNIA…
Artinya bangsa Indonesia akan dihuni oleh manusia-manusia yang telah memiliki BATIN YANG SUCI sebagai tempat duduknya SUKMO SEJATI untuk bangkit dari KETERPURUKAN dan DEGRADASI MORAL yang sekarang ini lagi melanda seluruh sendi-sendi kehidupan bangsa.
jadi SABDO PALON merupakan PENGEJAH WANTAHAN sifat dan KEPRIBADIAN LUHUR, BUDI PEKERTI LUHUR dengan landasan ISLAM yang saya maknai BUKAN sebagai nama AGAMA, melainkan perwujudan dari sifat-sifat yang IKHLAS, PASRAH dan RIDHO semata-mata hanya untuk PENGABDIAN kepada TUHAN yang APLIKASINYA adalah MELAYANI sesama makhluk ciptaan-NYA dan semesta Alam. Barang kali inilah sifat-sifat yang dimiliki oleh bangsa Indonesia guna mewujudkan negara yang ” GEMAH RIPAH LOH JINAWI ” agar bangsa ini menjadi komunitas yang TOTO, TENTREM, KARTO, RAHARDJO ” sebagai efek DOMINONYA.
Mohon maaf kalau saya memahami tentang SABDO PALON dalam nuansa UNIVERSAL yang dimiliki oleh DIRI-DIRI manusia di bumi pertiwi ini, bukannya terfokus pada keberadaan JASAD yang bakal tumungkul ” SAWIJI-WIJI “.
Supaya kito-kito poro sedulur ora bakal KECELEK ing tembe mburi, yen sok wis wektune TINIMBAL LAHIR SABDO PALON iki biso soko pro Sanak Kadhang ing Blog kene iki bisa saja terjadi kan…??.
Mulo poro sanak kadang kabeh
Monggo, Ayo Podho CANCUT TALI WONDO NGLOKOR SABUK GEMBOLO GENI dengan semangat RAWE RAWE RANTAS, MALANG_MALANG TUNTAS untuk bergandengan tangan turut serta ” HAMEMAYU HAYUNING BAWONO “…
Salam
Bocah KENCUR
soko Padepokan Borneo Timur.
Joko klantung :
,ada kadhang dari “TANAH PERJANJIAN” & “MASA DEPAN NUSWANTARA dan DUNIA”,Salam ya
!!!
Memang semenjak dulu hingga sekarang yang berperan besar membangun dan menghancurkan negri ini masih tetap sama yaitu MANUSIA MERAH yang mempunyai watak KASIH tetapi BERANI yaitu TUT WURI HANDAYANI lan INGARSA SUNG TULADHA.Golongan ini memang dilakoni oleh PARA PANAKAWAN yang salah satu artinya adalah teman hidup yang “JAWA”/NGERTI karena memiliki SRADDHA SEMPURNA dan BUDDHI DHARMA. Mereka2 itulah BANGSA BANTENG dan GARUDA alias JAWADWIPA,golongan PANDHITO SINATRIYO.Sedangkan MANUSIA PUTIH yang memiliki sifat2 MURNI dan BENAR yaitu rame ing gawe dan sepi ing pamrih lan pandaku untuk Memayu hayuning bawana dimainkan oleh PARA PANDHAWA yaitu BANGSA SINGA/BUAYA dari GARIS BANGSA ARYA yaitu manusia2 SATRIYO PINANDHITO.Sedangkan MANUSIA2 HITAM yang memilliki sifat SERAKAH dan TIDAK BERSRADDHA (IMAN),dilakoni oleh golongan BHAIRAWA/KALA (RAKSASA) yaitu BANGSA GAJAH atau NAGA dari garis BANGSA DRAVIDA yatu manusia yang haus kekuasaan dan mengandalkan kebendaan/ kesakten dan kekuatan.Dan MANUSIA KUNING yang mempunyai watak PICIK,LICIK dan LICIN yang dimainkan oleh golongan TANTRA/BHAIRAWA alias PARA KURAWA,BANGSA KERA dan BELUT yaitu Manusia2 yang hanya cari untung dan enaknya saja.Memang yang dikarsakakekn untuk bisa HAMENGKU SEMUANYA ITU di JAMAN MANUANTARA YANG KE V INI mungkin adalah MANUSIA2 SAWO MATANG sebagai PANCER SEMESTA,LELANANGING JAGAD,JAGADPURUSHA!!!!.
Memang API HIDUP JAWA DWIPA itu selamanya membentuk JIWA GARUDEYA,MANUSIA BERJIWA GARUDA,MANUSIA2 PENGAYOM JAGAD. Ada pesan2 dari leluhur mengenai kisah tentang GARUDEYA ini yang dijadikan HIASAN DINDING CANDI KEDHATON GORISHAPURA di LUANG,dekat KRAKSAAN,yaitu MAKAM dari MENAK JINGGO,BHRE WIRABHUMI,MANUSIA MERAH,KSATRIYA JAWADWIPA.
Inti ceritanya begini ,GARUDEYA harus pergi ke tempat penyimpana AMRTA (AIR HIDUP) yang harus dicurinya untuk melepaskan IBUnya,WINATA,dari perbudakkan.Tetapi di tengah perjalanannya,GARUDEYA membunuh GAJAH dan BULUS yang sedang bertempur untuk melepaskan mereka dari TULAH/ KUTUKAN.ARti yang tersirat adalah GARUDEYA itu MENAK JINGGO atau BHRE WIRABHUMI sedangkan GAJAH itu KERTAWARDHANA TRAH MALAYA dan BULUS adalah WIJAYARAJASA,PANGERAN CAMPA.Sedangkan arti KUTUKAN adalah kebijaksanaan politik MAHARAJA KERTANEGARA yang mempersatukan KERAJAAN MALAYU dan CAMPA yang akibatnya PANGERAN2 CAMPURAN HITAM-KUNING mencengkram MAHKOTA MAJAPAHIT!!!!!!.
MENAK JINGGO dan SINGHAWARDHANA adalah adik ipar dari WIKRAMAWARDHANA,keduanya yang mengorbarkan GUNTUR PA MADYASIYA (1385-1389) sebagai GUNTUR /Pemberontakan/ BLEDEG/kegemparan yang mengguncangkan nurani/TRAGEDI YANG PALING PAHIT karena semua PANGERAN HITAM dan KUNING dibantai habis!!!.Tetapi inti jaman MAJAPAHIT (1445-1478) merupakan gambaran yang paling buruk dari masa sebelum2nya sehingga sampai SINGHAWARDHANA/ BEGAWAN LEMBUSURA/SRI GIRIPATI meninggalkan cucu harapannya yaiti WUJAYAKUSUMA SINGHAWARDHANA karena menikahi PUTRI KUNING TULEN!!!!!!!!!.Dan pada tahun 1478,tentara Demak pura-pura melayat atas wafatnya SUNAN AMPEL tetapi ketika semua lengah malah menyerang KERATON MOJOPAHIT yang menyebabkan gugurnya MAHARAJA WIJAYAKUSUMA SINGHAWARDHANA/PRABU TUNJUNG SETO.Dialah yang dalam PARARATON diberitakan sebagai : “BHRE PRABHU KANG MOKTARING KEDATHON i saka SUNYA NORA YUGANING WONG (KEDURHAKAAN ANAK MANUSIA!!!!!!!!).
Dan mungkin mereka itulah,para leluhur yang mempunyai peran serta dalam membangun dan juga yang turut menghancurkan negeri ini karena TIDAK MEMPUNYAI SRADDHA SEMPURNA yang sekarang ini tumimbal lahir dan menitis menjelang turunnya WAHYU PAMUNGKAS untuk mengumpulkan semua KADHANG dan SADHEREKnya,semua Lawan2nya,supaya semuanya itu BERSATU/JUMBUH ING KARSA LAN RASA, untuk mungkasi semua karya,nerusaken KARSA,untuk MEMASUKI GAPURA KENCONO RUKMI dan mempersiapkan MANUSIA2 berpusaka
“KAMANUNGSAN,KABUDDHAYAAN,KEPANGERANAN”
Mungkin ini makna GARUDEYA,KSATRIYA2 dan PINANDHITO2 JAWADWIPA sebagai TUMBAL KERTANING BHUMI,dan KERTANING BHUMI yang sebenar-benarnya hanya dapat dicapai didalam HIDUP JUMBUH dengan SESAMA MANUSIA,SESAMA DUMADI,ALAM SEKITAR,KAHANAN DAN JUMBUHING KARSANING GUSTI!!!!!!!.
Tapi kan ini baru kemungkinan,sebab kan belon tentu mereka2 itu ada,siapa tau cuman khayalan,teori dan angan2 doang.:D,seperti biasa yang suka dimakan,yang enggak dibuang atau disesuain sama cita rasanya sendiri…:D.
BABAR dan BANGKITLAH JIWA2 GARUDEYA!!!!!!!!.
JOKO KLANTUNG,
BANDUNG!!!!.
On Desember 17, 2007 at 12:49 am Joko Klantung Said:
BABAR dan BANGKITLAH JIWA2 GARUDEYA!!!!!!!!.
JOKO KLANTUNG,
BANDUNG!!!!.
oke..
bener khan HIDUP…… SIGAR PUJA !!!
SINAR GARUDA PUTRA JAYA
Buat mas Joko Klantung, 16 Desember. 1. Nuwun sewu. Bolehkah saya minta dikirim file “Serat Pustaka Raja Purwa” ke alamat e-mail saya? Saya senang membaca terjemahan serat kuno dari masa lalu. Ada hikmah moral yg dapat dipetik dari intisari kitab2x kuno. 2. Menurut Kitab Tantu Panggelaran dan Kitab Purwajawa, sejak masa purwacarita nama “Jawa” berasal dari kata “jawawut” alias “padi”. Jadi jawadwipa = pulau padi. Jawadwipa juga berarti pulau yang dawa = panjang. Sungguh sangat disayangkan, sekarang ini “Tanah Jawa” terpaksa mengimpor beras dari mancanegara. Wassalam. Adi.
skor skaters terhitung sejak tgl.07-12-07 s/d 18-12-07 sbb :
juara 1 nurahmad = 4050
juara 2 gantharwa = 2150
juara 3 jayabaya = 1817
juara harapan ngajisalaf = 174
“DAMAI DI BUMI.. DAMAI DI HATI”
SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA
SELAMAT HARI RAYA NATAL
SELAMAT TAHUN BARU
laluilah hari-hari dengan kegembiraan dan kebahagiaan walaupun masih serasa setetes air di padang pasir, setidaknya masih tumbuh rumput walaupun di kerasnya beton. seiring berjalannya waktu kita akan sampai ke syurga yang kita ciptakan bersama.
On Desember 19, 2007 at 1:06 am Adi Said:
Buat mas Joko Klantung, 16 Desember. 1. Nuwun sewu. Bolehkah saya minta dikirim file “Serat Pustaka Raja Purwa” ke alamat e-mail saya? Saya senang membaca terjemahan serat kuno dari masa lalu. Ada hikmah moral yg dapat dipetik dari intisari kitab2x kuno. 2. Menurut Kitab Tantu Panggelaran dan Kitab Purwajawa, sejak masa purwacarita nama “Jawa” berasal dari kata “jawawut” alias “padi”. Jadi jawadwipa = pulau padi. Jawadwipa juga berarti pulau yang dawa = panjang. Sungguh sangat disayangkan, sekarang ini “Tanah Jawa” terpaksa mengimpor beras dari mancanegara. Wassalam. Adi.
JOKO KLANTUNG :
,wah kalo saya ada sih boleh aja mas adi,tapi sumpah mati,saya ga punya bukunya sekarang ini apalagi filenya..:D,nti deh saya cariin,kalo ada saya fotocopiin aja but ga janji yah?:D….males punya utang jaman gini,utang duit kek apalagi utang dosa sama karma masa lalu….mau ke tujuan malah jadi kesampar kesandhung hehehehe..but yah mau ga mau mesti di tuntasin juga semua utang2 itu hehehe…..kalo sungguh kita emang LAKI-LAKI!!!:)
Omong2 Tantu Panggelaran,disitu kalo enggak salah ada CERITA tentang MPU BARANG yah pas maen ke INDIA? …:)..lucu yah ceritanya hehehe…..
Kembali lagi ah:) ke jongko joyoboyo :
“PETENG NDEDET LELIMENGAN
KANG BAKAL AMBABAR SUNARING PEPADHANG,
KANG CINANDRA ING JANGKA
BAKAL RAWUHIRA SANG TUNJUNG SETA.”
Salam!!!
TUNJUNG SETO Siap ya, ndak usah kemproh kok!
Wah paman lembu kok gak nongol2 yah…. apa lagi rame tuh fotokopiannya. Buat mas joklan makasih loh uro2nya yang panjang lebar di blog ini. Jadi lebih rada2 paham dikit walaupun bacanya sambil pegangin kepala saking banyak bahasa “sastra tanpa maujud”-nya sing kejawen, atawa bahasa jawa kuno banget. Ngomong2 dulu les dimana mas kok bisa fasih geto. Boeat om endang sori diskusi pipis dimana2 sampe kepanjang2. Habis lucu seh…. asli aku sampe ngakak abis baca komen2 di blog ini tentang pipis itu.
Yo uwis met dilanjut….
Waduh ramalan sabdo palon terbukti lagi nieh….
Sanget-sangeting sangsara, Kang tuwuh ing tanah Jawi, Sinengkalan tahunira, Lawon Sapta Ngesthi Aji, Upami nyabrang kali, Prapteng tengah-tengahipun, Kaline banjir bandhang, Jerone ngelebne jalmi, Kathah sirna manungsa prapteng pralaya.
(Kelak waktunya paling sengsara di tanah Jawa ini pada tahun: Lawon Sapta Ngesthi Aji. Umpama seorang menyeberang sungai sudah datang di tengah-tengah. Tiba-tiba sungainya banjir besar, dalamnya menghanyutkan manusia sehingga banyak yang meninggal dunia.)
Sekarang terjadi banjir besar2an di seluruh Jawa dan Indonesia….. banyak bendungan, tanggul sungai yang jebol. Moga2 waduk2 dan bendungan2 gak bergolak saja. Ati2 kawasan2 bendungan2 yang semebar. Awasi pintu airnya kalo perlu pesen semen yang banyak biar ditebelin tuh tembok2nya. (contoh: waduk kedungombo jebol hiingga kawasan grobogan kerendem)
Setelah ini berlalu prediksi 2008.. 2009 smoga tambah cerah… tinggal entar gimana nieh pilpresnya…. smoga aja sukses…
On Desember 19, 2007 at 8:51 am NGINTIP Said:
“DAMAI DI BUMI.. DAMAI DI HATI”
SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA
SELAMAT HARI RAYA NATAL
SELAMAT TAHUN BARU
laluilah hari-hari dengan kegembiraan dan kebahagiaan walaupun masih serasa setetes air di padang pasir, setidaknya masih tumbuh rumput walaupun di kerasnya beton. seiring berjalannya waktu kita akan sampai ke syurga yang kita ciptakan bersama.
Saudaraku memang jika kita amati bersama saat ini bangsa kita berada dalam nuansa kegelapan, bencana alam melanda di mana-mana namun janganlah kita berputus asa sesungguhnya jika setetes air di padang pasir jika bersatu akan berubah menjadi air disamudra masayarakat yang dapat menghijaukan dan menyuburkan rumput walaupun di atas beton sekalipun. jadi sekarang BERSATULAH setetes air demi stetes air di samudra masyarakat.
Basahi Sekelilingmu dengan kejernihan dan kemurnian Airmu bak embun di pagi hari.
Salam
JAYALAH INDONESIAKU
Wong_ndeso
Ini saya lampirkan sedikit kata2 petuah dari Bpk.Damardjati Supadjar,penasihat spiritual HB X,mengenai keadaan jaman sekarang ini………
Dunia ini memang sedang bergerak dari Millenium ke II menuju Millenium ke III.Logika unggulan itu AL-QURAN tetapi cara membacanya harus wudhu konsepsional terutama ruang,waktu dan ruh.Jadi AL QURAN itu tuntunan untuk meninggalkan alam menuju ALIF,LAM,MIM yaitu induk tetap UMMUL KITAB disisi TUHAN.Untuk itu perlu Iman,tetapi IMAN YANG IHSAN dan MUHSIN.Itu termasuk etos kerja IKHLAS seperti malaikat.Malaikat itu tidak pernah lelah dan luar biasa taatnya.Barangsiapa yang tidak menangkap kehendak ALLAH,ia termasuk bagian yang nanti larut,lalu yang menangkap kehendak Allah,sesungguhnya kodrat iradat ALLAH pasti terjadi.Jadi memang sekarang ini sedang terjadi proses penyaringan antara manusia yang gagal,yang egonya ego keiblisan,yang tidak mau sujud,yang mengAKU-AKU yang nantinya berkembang menjadi sistim yang namanya DAJJAL.Saya berbeda pendapat dengan yang mengatakan DAJJAL akan muncul di segitiga bermuda,itu mitos.
Pada waktu Nabi Sulaiman melakukan sensus,dia menemukan yang namanya DAJJAL.Tapi DAJJAL itu sistim sehingga ketika di tangkap oleh Nabi Sulaiman bisa meloloskan diri.Mana mungkin sistim bisa di tangkap.Kemudian DAJJAL berkata yang bisa mengalahkanku adalah NABI ISA yang datang di akhir jaman.Tetapi cerita NABI ISA itu kembali mitos yaitu akan turun dari langit pakai jubah tasawuf.NABI ISA disini diungkapkan sebagai MUNCULNYA GERAKKAN ORANG MUDA DENGAN KEBANGKITAN SPIRITUAL.Jadi sekarang memang sedang terjadi pergeseran orang muda dengan kemampuan Extra Sensory Perception untuk mengalahkan sistim.SISTIM DIKALAHKAN OLEH SISTIM!!!!.
Reyser dalam bukunya HUMANISME KOSMIS mengatakan bahwa manusia memiliki CONDRO JIWO BARU terhadap dirinya.Orang yang selamat itu akan bagus sekali condro jiwonya yaitu integrasi antara kepala dan dada.Orang itu AHLI DZIKIR juga AHLI FIKIR.TAFAKUR TADZABUR.Dan kemampuan tadzaburnya mengagumkan.
Mengenai integrasi fikir dan dzikir jadi begini,agama itu menuntun pada waktu kita tidak makan,tidak minum buat orang yang percaya kuat karena ALLAH waktu lemah lunglai berpegang kepada LA HAULA WALA QUWATAILLAH BILLAH.Kalau orangnya itu beriman kepada ALLAH,maka terjadilah darah itu piknik ke otak ke daerah IDT,daerah yang tidak pernah dimasuki.Tapi gelombangnya santun sekali.Jadi relung2 otak yang lembut tergetari oleh ayat,nanti vibrasinya menjadi pencerahan.
Dunia sekarang sedang bergerak menuju kesadaran kosmis yang oleh orang muda disebut KEBANGKITAN SPIRITUAL.Yang dimaksud adalah KEDATANGAN NABI ISA di akhir zaman.Saya merasa aneh kalau umat Kristiani selamat hanya dengan mengabdi NABI ISA,itu tidak nyambung.Mereka mencari caranya mencari selamat.NABI ISA berkata : “TUNGGU,PARAEKOTOS namanya AHMAD HAMID MAHMUD MUHAMMAD!!!.
Saya mulai dengan surat AT TIEN,DEMI POHON TIEN JANGAN KITA MENGAKU_AKU DIHADAPAN ALLAH,sebab kalau kita mengaku-aku dihadapan ALLAH maka kita mengENGKAUKAN TUHAN,kita terpelanting.Dan terbukti kita terpelanting ke dunia.
Seperti NABI NUH,kamu turunlah ke darat,setelah memakai kapal yaitu sistim yang menyelamatkan sesudah kamu lihat pucuk pohon zaitun.Minyak Zaitun dipilih ALLAH untuk menjelaskan kesadaran kosmis awal.Dari surat itu menurut saya trance itu menangkap semesta,ada api tapi api yang tidak membakar.Pengalaman yang paling bagus ketika NABI MUSA di bukit Sinai.Tapi jangan berhenti disitu,ahli2 kebatinan pada umumnya berbahagia karena mengalami trance,tapi sebetulnya buat NABI ISA itu sudah berlalu.NABI ISA itu,maaf,mengalami “orgasme” spiritual karena NABI ISA itu berhasil mencapai dalam filsafat jawanya “KROMO INGGIL” yaitu menyetubuhi alam,senyawa dengan alam.NABI ISA itu puncak komunikasi antara hamba dan KHALIK.
# On November 24, 2007 at 4:48 pm Someone Said:
Ya Gusti ndawi sabdopalon n noyogenggong buat bisik2. Lha menawi Gusti ingkang mbisiki menapa manungsa kiyat (Apa ya manusia kuat dibisikan langsung). Dados Sabdopalon n Noyogenggong punika utusanipun Gusti. Kadosipun mekaten. Inggih semacam hidayah utawi pencerahan lah, ngadepi masalah. Saged ilham lan sanesipun tapi awujud dienggih Nuswantara (khalayak banyak).
Joko Klantung :
Yah memang gitu,jika bener emang seorang piningit itu dititisi oleh Sabdopalon yah tentunya sabdopalon itu berswara didalam kemurnian batinnya si piningit.Tetapi mungkin juga bukan hanya sekedar Sabdopalon doang yang bisik2 ke si piningit itu,bisa jadi sekarang itu sudah sampai tataran KALIMAHTULLAH.Dan memang manusia ga mungkin kuat nerima itu kecuali sudah dikarsakaken untuk mampu melepas semua kemampuan manusiawinya!!!Dan seseorang yang berada dalam keadaan seperti itu sudah tidak lagi berdiam didalam kesadaran manusiawi tetapi diam didalam kesadaran SEJATI!!!.Kalimahtullah itu tidak lagi bersuara didalam batin si piningit tetapi MENCEKAM diluar kedirian si piningit sehingga mau tidak mau,suka tidak suka,semua sudut suasana menyajikan KALIMAHTULLAH yang wajib di terima dan digugu oleh si piningit!!!!.Rasa yang mencekam diluar kedirian manusia piningit itu ketika menerima KALIMAHTULLAH adalanh RASA CINTA YANG SEJATI,dimana semua yang ada itu mengada didalam kemurnian asalnya dan tentunya hadir didalam keindahannya sehingga seorang piningit itu tidka mempunyai lagi kemampuan untuk bisa menolak KARSA GUSTINYA untuk mencintai segala sesuatu yang ada dan ikut bertanggung jawab atas kelangsungan daripada berputarnya RODA HUKUM LANGITAN sekalipun dirinya itu haruslah menjadi TUMBAL karenanya!!!!.Didalam cekaman RASA CINTA kepada segala sesuatu yang ada,PAMRIH dan RASA AKU tidak bisa lagi diketemukan!!!!!.Karenanya bagi saya pribadi,seorang Satriya Piningit itu pastinya sungguh seorang LELANANGING JAGAD,sungguh LAKI2 dan sungguh BERNYALI,ga bisa dijalani oleh sembarangan orang karena sudah semenjak jutaan tahun lalu pun telah ditulis dan digariskan bahwa DIALAH YANG AKAN MENJADI YANG PAMUNGKAS!!!!Jadi bukan umpama sayembara gini gitu,sebab ini bukanlah hanya sekedar WAHYU KEPRABON,yang sedikit banyak bisa dijadikan ajang rebutan dan sikut sikutan tapi ini adalah WAHYU PAMUNGKAS !!!!!.Sungguh saya akan memberikan hormat saya sebesar-besarnya,menundukkan kepala serta merendahkan hati dihadapan seorang PININGIT karena saya sungguh mengerti, ……………………………..BETAPA BESAR NYALI DAN PENGORBANAN YANG TELAH DAN AKAN DILAKUKAN OLEH SEORANG PININGIT ITU DEMI KEBABARNYA KARSA LANGITAN DI ATAS MUKA BUMI INI!!!!!.
Tetapi kan ini semua baru mungkin,teori doang,belum tentu begitu,sebab belon tentu jugakan si piningit itu bener2 nyata ada,jangan2 dongeng doang,angan2 doang,teori doang,sekedar ramalan doang hehehe (bagi mereka2 yang jadi TAMU dirumahnya sendiri!!!!) ………….
WOIIIII PININGITTTT……………..ELO CEPET DATENG NAPA?.
JOKO KLANTUNG,
BANDUNG
KREnTEKe SIGAREt KrETEK ana KRETEG
SCENARIO AKHIR ZAMAN !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
(Ini terjadi waktunya akan berlangsung berapa lama, mungkin 1 abad, 1 dekade, 1 millenium??!! he..he..)
1. suatu saat akan terjadi kehancuran besar2an di seluruh dunia bisa karena bencana atau karena peperangan? (kemungkinan besar sih perang, nostradamus=akan terjadi perang dunia III, joyoboyo=goro-goro)
2. seluruh dunia ambruk dari segala aspek segi kehidupan, ekonomi,politik dll. INDONESIA lah yang pertama bangkit dari keterpurukan dengan kemunculannya seorang pemimpin (SATRIO PININGIT/IMAM MAHDI) akhirnya seluruh dunia menoleh dan menjadikan INDONESIA sebagai mercusuar dunia, kemudian negara-negara yang mayoritas beragama islam bersatu (berkedaton dijawa dan mekkah)kehidupan berlangsung dengan damai entah berapa saat/waktu
3. kemudian munculah dajjal yang akan mengobrak-abrik dunia ini dengan kekafirannya, disini SATRIO PININGIT/IMAM MAHDI tidak berdaya melawan kekuatan dajjal yang dahsyat maka Allah SWT menurunkan Nabi Isa AS kedunia ini untuk membantu SATRIO PININGIT/IMAM MAHDI melawan dan menghancurkan kekuatan dajjal (lagi-lagi akan berlangsung entah berapa saat/waktu he..he..)
4. dunia kembali damai sejahtera, bumi dan langit sunyi sepi………………..
5. kemudian meninggalnya seluruh orang2 beriman dari dunia ini……….
6. AKHIRNYA SAATNYA KEHANCURAN AKAN TIBA……..
nb. skenario ini dibuat singkat biar ga memakan tempat di blog ini, takut kepanjangan…
Mohon maaf apabila ada kesamaan nama dan tempat, semua ini hanyalah fiktif/karangan belaka
ttd.
SUTRADARA.COM
……..disini SATRIO PININGIT/IMAM MAHDI tidak berdaya melawan kekuatan dajjal yang dahsyat maka Allah SWT menurunkan Nabi Isa AS kedunia ini untuk membantu SATRIO PININGIT/IMAM MAHDI..
Satrio Piningit, Isa Al masih, Muhammad bin Hasan Askari Al Mahdi
…….WOIIIII PININGITTTT……………..ELO CEPET DATENG NAPA?.
JOKO KLANTUNG,
BANDUNG
Komentar :
lha ikii.., nek kesusu, terus SPne nguyuh sak nggon-nggon
On Nopember 14, 2007 at 2:49 am ANAK HARAM MENTARAM Said:
titisan Beliau yang sekarang ini digelari dan dinobatkan secara gaib pada tanggal 21 juni 2003 (tahun baru jawa kuno…bermulanya mangsa pertama……sesudah lebaran/masa pantang kerja atau bulan sela) oleh para leluhur RAJA2 JAWA sebagai SULTAN HAMENGKUBUWANA KAWELASAN karena dikarsakaken oleh GUSTINYA mampu meliputi segala sesuatu yang ada dengan Kasih dan didalam NING..
Laskar IMAM MAHDI di nubuatkan membawa bendera hitam,dan boleh percaya,boleh tidak,entah khayalan belaka,entah kasunyatan,entah wejangan dari setan atau dari Tuhan,monggo ditayuh,dikijab. sandhi namanya adalah JOKO WERUH,seorang anak muda dari bandung (jangan berprasangka kalo itu adalah saya,dia itu temen deket saya) menerima dan diperlihatkan bahwa”seseorang” oleh Kangjeng Pangeran Isa Al Masih sudah dikenakan JUBAH bertuliskan BAITULLAH berwarna hitam dan dibeat dengan membaca surat AL-MAHDI di KABAH ROKHANI pada tanggal 27 Ramadhan (Hari diciptakannnya Jagadraya) 3 tahun lalu seiring dengan turunnya Lailatul Qodar.JUBAH HITAM lambang berkabung,lambang duka,lambang kesederhanaan,lambang kerendahan hati,lambang duka atas derita IBU PERTIWI yang diperkosa sama ANAK -ANAK ADAM,lambang ketelanjangan dan kebukan apa-apaan diri,lambang PRIBADI BINUKA,Yang WANI,JUJUR LAN PRASOJO dihadapan Kuasa Langit.
Komentar :
He..he..he… berarti kangmas joklan dah ketemu sendiri donk sama SP (Joko Weruh). Tapi jarene mas endang gak nguyuh sak nggon2 tho??
(Guyon loeh)
eh sori salah alamat… tapi kalo seandainya
mas joklan = anak haram mentaram
berarti dah ketemuan sama sp donk. hehehehe…
SELAMAT TAHUN BARU 2008 TUK SEMUA
SEMOGA KESUKSESAN MENGIRINGI DALAM SETIAP LANGKAH KITA
DALAM MENJALANI KEHIDUPAN INI.
Komentar :
He..he..he… berarti kangmas joklan dah ketemu sendiri donk sama SP (Joko Weruh). Tapi jarene mas endang gak nguyuh sak nggon2 tho??
(Guyon loeh)
JOKO KLANTUNG/ANAK HARAM :
Hehehe,menerima pekabaran dari LANGIT mengenai datangnya “DIA atau mereka2 yang dinanti” bukan berarti bisa mengAKU dan diAKU sebagai mereka2 yang dilihat itu dalam Kegaiban Gusti….sekalipun seandainya yang disaksikan dalam kegaiban itu mempunyai WAJAH dan RUPA seperti diri kita sendiri, tetapi itu bukanlah kita,selamanya bukanlah kita!!!.Itu Kekuasaan Tuhan yang meminjam wujud diri kita manusia agar kita mudah menerimanya.Memang segala sesuatu itu haruslah ditempatkan dalam tempat semestinya dan sewajarnya karena JAWATA itu artinya NGERTI TATANAN. Sebab Manusia hanyalah sekedar saksi belaka akan KEBESARAN KUASA LANGITAN
supaya bisa menyampaikan PEKABARAN itu kepada sesamanya agar kita percaya bahwa KASIH TUHAN itu begitu besar kepada kita bangsa manusia dan Tanah Jawa ini,agar kita semua percaya bahwa Jongko2 Leluhur itu tidaklah sekedar omong kosong belaka,agar kita juga mempunyai API SEMANGAT untuk segera bangkit,bertindak dan berbuat tetapi memang pekabaran itu disampaikan bukanlah dengan maksud agar membuat sesama percaya dan tunduk takluk kepada kita manusia!!!:)…Manusia itu apa sih, sampai berani mengaku sebagai ini dan diaku sebagai itu?.Manusia itu siapa sih,sehingga berani menentukan sendiri lelakon hidupnya?.
Mengenai JOKO WERUH itu SP,Mahdi atau bukan,yah saya gak tahu…..sungguh ga tahu…..dan ga juga mau tau hehehe……… yg pasti yah dia menjadi SAKSI, nerima PEKABARAN begitu semenjak tahun 2002 akhir tanpa dia sendiri mengerti apa dan kenapa.
Masalah doyan kencing dimana-mana yah ga tau yah…hehehehehe.. yg saya tau JOKO WERUH sukanya lagu NINE INCH NAIL sama KREATOR hehehe……
Salam!!!
On Desember 29, 2007 at 7:44 pm endang Said:
…….WOIIIII PININGITTTT……………..ELO CEPET DATENG NAPA?.
JOKO KLANTUNG,
BANDUNG
Komentar :
lha ikii.., nek kesusu, terus SPne nguyuh sak nggon-nggo
JOKO KLANTUNG :
hehehe…..biar dia sekalian beol dimana-mana hehehe
Piningit…piningit……kasihan lo,jadi harapan banyak orang dengan macam2 angan2 dan gagasan yang berbeda ….,kenakan Jubahmu Hai piningit,sebelum mereka semua datang untuk mencaci dan meludahimu!!! Siapa mereka itu,piningit?.ANAK ADAM!!!!!.
Piningit…..piningit……kasihan lo,menanggung semua beban yang sebenernya elo ga tau apa dan kenapa…….
bahasa betawinya sih : KERING DEH LUH PININGIT!!!!.
kalo yang jadi piningit itu tau jati dirinya bakalnya takut gak turun2 gunung tuh… takut dicaci dan diludahi. walaupun itu sudah takdirnya. hehehehe
biar gak kering dipanggang sana-sini sih….
Siapa tau lagi belajar en latihan supaya gak kencing dimana-mana en baru belajar boker yang memenuhi tata krama alias belajar ilmu budhi…. hehehehe….
tahu kagak lo kalo cuma ‘TAI’ gue jadi rebutan orang yang cari berkah? enaknya jadi ‘ningrat-ning ratan’, kalo malam di wingit (wengi-wengi ing langit).
semua ramalan leluhur saudara tersebut semuanya mengenai tanah jawa.padahal endonesia bukan cuma pulau jawa.dan kami yang luar jawa tidak setuju kalau endonesia disamakan dengan jawa.
kalian orang2 yang percaya tahayul dari para mayat2 yang sedang dibakar api neraka.kami tidak percaya semua ini.Terserah kalau jawa mau jawa dengan dipimpin para mayat mayat itu.
Endonesia jaya dan makmur kalau tidak bergabung dengan jaya
Terserah kalau jawa mau dipimpin para mayat2 itu.
Endonesia jaya dan makmur tanpa pulau jawa
blog ini sangat bagus dan comment2nya pun sangat bagus. Ada yang mengatakan kenapa sabdopalon tidak senang klo orang pindah ke arah yang lebih baik(islam)..
Saya sebagai orang Hindu, sadar bahwa agama saya MUNGKIN bukan agama yg terbaik, dan sayapun sadar tidak ada agama yang absolutely BENAR dan BAIK, karena agama adalah bukan sesuatu yang KEKAL, yang paling KEKAL adalah SANATA DHARMA yaitu kebenaran itu sendiri.
Contoh, dalam kelahiran Agama Budha, Tuhan turun sebagai Budha Gautama (Di Hindu, Budha adalah Avatar ke-7), saat itu Beliau berkata jangan IKUTI WEDA tapi IKUTILAH Saya, Beliau berkata demikian karena orang orang pada saat itu melakukan Korban Suci/Yadnya/Pemotongan Hewan atas nama Weda secara BESAR BESARAN… padahal di Weda tidak ada yadnya besar besaran seperti itu.
Beliau ingin agar kita semua tetap di ajaran Beliau (yang tak lain Tuhan itu sendiri)..
Jadi menurut saya, tidak baik kita memperdebatkan Agama mana yang terbaik, karena agama bukanlah SANATA DHARMA.
*Avatar : Nabi/Tuhan turun ke Bumi dengan mengambil wujud tertentu